Arab Saudi: Siarah Ibadah Haji 2015 minta korban jiwa kembali

769 pesiarah haji tewas di MinaHanya dua minggu setelah tragedi tragis runtuh crane ke atas Mesjid al-Haram, 114 peserta naik haji tewas, tragedi yang lebih besar terjadi saat mereka melakukan ibadah ”Melempari batu kepada Setan.” Setan pada ibadah haji ini dilambangkan dengan Pilar Obelisk, adalah bagian dari perayaan Idul Kurban (Eid). Pilar Obelisk ini sesungguhnya adalah lambang dari dewa Ra (dewa Matahari Mesir kuno) sekaligus lambang dari alat kemaluan dewa Osiris (lambang multiplikasi/ kesuburan).
Kepanikan tiba-tiba terjadi diantara beberapa peserta ibadah Haji, yang mengakibatkan saling dorong dan menginjak-injak yang terjatuh, mengakibatkan korban jiwa diantara mereka sendiri lebih dari 700 orang tewas, dan ratusan lainnya luka-luka.
Berita terbaru dari Menteri Kesehatan Arab Saudi mengatakan korban jiwa mencapai 769, dan 934 luka-luka.


Kritik kepada pemrintah Arab Saudi.  ibadah haji menimpuki Setan dilambangkan dengan Pilar Obelisk
”Ada keramaian, namun polisi telah menutup semua jalan masuk dan keluar ke kamp, kecuali satu terbuka,” Ahmed Abu Bakr, pria Libya usia 45 tahun yang berhasil selamat dari tragedi panik itu berkata. Menurut Ahmed, polisi pada kejadian tersebut tidak berpengalaman, ”Mereka bahkan tidak tahu jalan-jalan dan tempat-tempat sekitar sini,” dan orang-orang lain mengangguk setuju.
Muhammed Hasan, pria Mesir 39 tahun, mengkuatirkan tragedi ini ”bisa terjadi lagi.” ”Kalian baru saja menemukan sekumpulan tentara di suatu tempat tidak melakukan apapun,” ia berkata.
Sebelum tragedi kamis ini, para pesiarah lainnya telah mengeluh atas kurangnya manajement dari pihak tuan rumah.
Pemimpin Rohani Shiah Iran tertinggi, meminta pertanggung jawaban pemerintah Saudi atas tragedi yang mematikan di ibadah haji 2015.

Pemerintah Saudi membela diri. Khalid al-Falih, Menteri Kesehatan Saudi, menyalahi para yang tewas, berkata bahwa mereka tidak disiplin dan tidak mengikuti petunjuk arah jalan.


Korban jiwa telah sering terjadi selama siarah haji.
Tragedi kepanikan yang mematikan di Mina, sebelah timur Mekka, di hari Kamis, 24 September 2015 ini bukanlah peristiwa baru, namun tercatat sebagai siarah ibadah haji terburuk sejak tragedi 25 tahun lalu, dimana 1.426 pesiarah tewas – kebanyakan dari mereka adalah orang Malaisia, Indonesia dan Pakistan.
Penyebab kematian dan luka-luka lainnya selama siarah ibadah Haji adalah kebakaran, perkelahian, ledakan bom, cuaca panas. Tindakan perbaikan telah dilakukan terus menerus oleh pemerintah Arab Saudi.

Bacaan berkait:

Referensi:

Pembaca bebas memakai artikel TheCamelSpeaksOut.wordpress.com sejauh tidak merubah tulisan aslinya dan menyertakan link situsnya. Hargailah karya cipta orang lain.
Terima kasih, The Camel Speaks Out.

https://en.wikipedia.org/wiki/Incidents_during_the_Hajj

Iklan

Posted on 28/09/2015, in Timur Tengah and tagged , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: