PM Israel Netanyahu mengkaitkan tragedi Nazi Holokos dengan gelombang terror Palestina modern

Hai anakku, jikalau orang berdosa hendak membujuk engkau, janganlah engkau menurut; jikalau mereka berkata: “Marilah ikut kami, biarlah kita menghadang darah, biarlah kita mengintai orang yang tidak bersalah, dengan tidak semena-mena; (Amsal 1:10-11)

Amin al Husseini dan Adolf HitlerPernyataan Mr. Netanyahu ini telah menjadi berita panas tidak hanya di Israel tetapi di media internasional. Opini dunia terbagi dua; kelompok “anti-Netanyahu” mengeritik pernyataan tersebut sebagai merubah sejarah Holokos, tetapi kelompok “pro-Netanyahu” memuji beliau sebagai panggilan untuk bangun dari tidur.


Hari Selasa, 20 Oktober, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu berkata pada World Zionist Congress ke 37 bahwa serangan-serangan Arab atas orang-orang Ibrani atau Yahudi selama tahun 1920an, kutip:
“adalah dihasut oleh perintah Hakim Islam (Mufti) Yerusalem Haji Amin al-Husseini, yang kemudian dicari karena kejahatan-kejahatan perang di persidangan-persidangan Nuremberg [timur laut Jerman] sebab dia telah memiliki peran sentral dalam membentuk Solusi Akhir (the Final Solution) [terjadinya Nazi Holokos]. Ia terbang ke Berlin.
Hitler tidak ingin membasmi orang-orang Ibrani pada waktu itu, ia ingin mengusir para Yahudi. Dan Haji Amin al-Husseini pergi ke Hitler (pada pertemuan 1941 di Berlin) dan berkata, ’Jika Anda mengusir mereka, mereka semua akan datang ke sini.’ [maksudnya ke Palestina; negara Israel lahir kembali 1948]
Jadi apa yang seharusnya saya lakukan dengan mereka?’ (Hitler) bertanya.
(Husseini) berkata, ‘Bakar mereka.’
Dan ia dicari, selama persidangan-persidangan Nuremberg untuk dituntut. Ia melarikan diri dan kemudian mati karena kanker.”

Ceramah Mr. Netanyahu pada hari Selasa tersebut bukanlah yang pertama kali, pemimpin Israel ini menawarkan versi alternatifnya berkaitan dengan peran Hakim Islam tersebut dalam persiapan tragedi Holokos.
“Haji Amin al-Husseini adalah seorang arsitek-arsitek utama dari Solusi Akhir,” Mr. Netanyahu berkata tahun 2012 saat ceramah di Knesset (Parlement). “Ia, lebih dari siapa pun, meyakinkan (Hitler) untuk melaksanakan Solusi Akhir, dan tidak membiarkan para Yahudi meninggalkan (Eropa). Sebab, Elohim melarang, mereka datang ke sini [Palestina]. Daripada mereka akanlah ada dibasmi, bakar di sana [Eropa].”


Ceramah PM dikritik. Para pengeritik menuduh Mr. Netanyahu “mengampuni kesalahan” Hitler dari tanggung jawab untuk tragedi Holokos. Beberapa politikus Israel berargumen bahwa Hitler telah membunuh ribuan orang Yahudi sebelum Hakim Islam Haji Amin ini bertemu Hitler untuk pertama kali.
”Ini adalah distorsi sejarah yang berbahaya … para Nazi, dan diktator Adolf Hitler yang mengerikan berbagi dalam tragedi yang mengerikan atas bangsa kita dalam Holokos,” pemimpin patai oposisi Israel Isaac Herzog berkata. ”Tidak seorangpun akan mengajar saya siapa mufti pembenci Israel adalah. Ia memberi perintah untuk membunuh kakekku, rabbi (Yitzhak HaLevi) Herzog, dan secara aktif telah mendukung Hitler,” Herzog menambahkan.
Surat-surat kabar sayap kiri Amerika Serikat tidak ketinggalan mengeritik PM Israel ini. President Palestina Mahmoud Abbas berkomentar bahwa Mr. Netanyahu mencoba ”menempatkan tanggung jawab ke Haji Amin atas pembunuhan orang-orang Yahudi selama Holokos.”

Bacaan berkait:


”Maksud saya bukanlah mengampuni kesalahan Hitler dari tanggung jawabnya, tetapi …” Mr. Netanyahu memperjelas pernyataannya pada Rabu sore, sebelum ia terbang ke Berlin untuk berjumpa PM Jerman, Mr. Netanyahu menjelaskan bahwa komentarnya telah ada disalah artikan.
”Itu tidak masuk akal, saya telah sama sekali tidak bermaksud untuk megampuni kesalahan Hitler dari tanggung jawab untuk penghancuran yang bersifat kesetanan atas Yahudi Eropa. Hitler bertanggung jawab untuk Solusi Final atas pemusnahan enam juta Yahudi. Ia yang membuat keputusan tersebut.
Itu sama tidak masuk akal untuk mengabaikan peranan yang dimainkan oleh Hakim Islam, Haji Amin al-Husseini, kriminal perang, untuk memberi semangat dan mendesak Hitler, Ribbentropp, Himmler dan lain-lainnya, untuk melenyapkan Yahudi Eropa. Ada banyak bukti tentang ini, termasuk kesaksian deputi Eichmann pada persidangan-persidangan Nuremberg, tidak sekarang, tetapi setelah Perang Dunia II.

Mr. Netanyahu menambahkan, “Hakim Islam tersebut menganjurkan berkali-kali kepada para penguasa, khususnya Hitler.”
“Hakim Islam adalah satu dari beberapa penghasut dari pemusnahan secara sistematik Yahudi Eropa dan adalah seorang rekan dan penasehat bagi Eichmann dan Hitler untuk meneruskan rencana ini,” Mr. Netanyahu mengutip Dieter Wisliceny, deputi Eichmann, pada persidangan Nuremberg.
Kaitan penghasutan Haji Amin dengan terror Arab Palestina saat ini
”Maksud saya bukanlah untuk menghapuskan kesalahan Hitler dari tanggung jawabnya, melainkan untuk menunjukkan bahwa para nenek-moyang negara Palestina, tanpa negara dan tanpa apa yang disebut ’penjajahan,’ tanpa tanah dan tanpa pemukiman-pemukiman, bahkan kemudian berangan-angan menghasut secara sistimatis untuk melenyapkan bangsa Yahudi.
Malangnya, Haji Amin al-Husseini adalah (is) tetap figur yang dihormati dalam masyarakat Palestina. Ia muncul dalam buku-buku text dan diajar bahwa ia adalah bapa pendiri negara (Palestina) dan penghasutan ini berawal dari dia, menghasut pembunuhan dari orang-orang Yahudi – berkelanjutan. Tidak dalam format yang sama, tetapi bentuk yang lain, dan ini adalah akar dari masalahnya.
Penghasutan Palestina untuk membunuh orang-orang Yahudi, yang telah dimulai dengan (Haji Amin al-Husseini), terus berlanjut sampai hari ini … Untuk menghentikan pembunuhan-pembunuhan, adalah penting untuk menghentikan penghasutan tersebut. Adalah penting mengenali fakta-fakta yang bersifat sejarah dan tidak mengabaikan mereka, jika tidak dan tidak hari ini,” Mr. Netanyahu berkata.

Referensi:

Pembaca bebas memakai artikel TheCamelSpeaksOut.wordpress.com sejauh tidak merubah tulisan aslinya dan menyertakan link situsnya. Hargailah karya cipta orang lain.
Terima kasih, The Camel Speaks Out

Iklan

Posted on 23/10/2015, in Anti-Yahudi, Dokma & Praktis, Israel, SEJARAH and tagged , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: