Apa yang direformasi oleh para reformer Gereja Barat?

“Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku.” Yeshua Ha Mashiah (Wahyu 3:20)

Reformasi secara literal berarti membentuk ulang (re-form). Dalam kontek “Reformasi Gereja” hal ini berarti membersihkan Gereja, dalam arti mengembalikan kondisi Gereja agar bersih seperti pada awalnya.
Dengan demikian reformasi ini memiliki tiga hal dasar:
mencuci hal-hal yang telah dikotori, dan membuang hal-hal yang terlarang dan kemudian menyusun semuanya itu menjadi rapi.

Di bawah ini adalah beberapa contoh hal-hal yang direformasi oleh para reformer Gereja.

Motto Reformasi Gereja Barat Hanya Lima

Menterjemahkan Alkitab ke dalam bahasa ibu
Runtuhnya Kerajaan Romawi di Barat, menjadikan Gereja Roma, melalui kepausannya, sebagai penguasa Eropa. Lokasi pusat pemerintahannya sama, namun sistimnya berbalik: sebelumnya politik mengontrol agama, sekarang agama mengontrol politik. Gereja Roma yang dikemudian hari menjadi Gereja Roma Katolik (GRK)[1]. Melalui Alkitab latin buatan Jerome[2], Gereja Roma mengontrol dari raja-raja sampai rakyat jelata. Pihak terendah yang diijinkan oleh Gereja untuk memiliki Alkitab latin adalah para pendeta. Hukuman berat bagi mereka yang memiliki tanpa ijin; peraturan ini bahkan tetap berlanjut untuk negara tertentu puluhan tahun setelah Reformasi Gereja terjadi.
Menyadari penyalah gunaan Gereja atas otoritas Elohim melalui Alkitab, Dr. John Wycliffe (1331-1384) menterjemahkan Alkitab Latin Jerome ke bahasa Inggris. Dr. Desiderius Erasmus (1466-1536) menulis Alkitab Yunani dan Latin (versi Jerome dianggap tidak bagus). Dan Dr. Martin Luther (1483-1546) dari Yunani ke Jerman.
Dan Raja James dari Skotland memerintahkan 70 ahli Kitab untuk membentuk Alkitab yang dikenal sebagai King James Version (KJV) 1611.
Melalui pengetahuan Alkitab, hal-hal yang bersifat tradisi manusia dengan sendirinya tersapu keluar dari dalam kehidupan Gereja.
Menurut Wycliffe.org (organisasi internasional penterjemahan Alkitab, untuk menghormati jasa John Wycliffe), sekarang ini telah ada lebih dari 550 bahasa terjemahan lengkap Alkitab, dan lebih dari 1330 bahasa untuk Alkitab Perjanjian Baru. Sumber https://www.wycliffe.org terambil November 2015

Kekuasaan Gereja haruslah tidak mencampuri kekuasaan Pemerintahan negara (politik) dan sebaliknya
John Kalvin adalah tokoh utama di dalam gerakkan reformasi ini. Doktrinnya ini telah menjadikan negara-negara Barat yang sukses, seperti Swiss, Jerman, Holland, Skandinavia (Denmark, Norwegia, Swedia dan Finland) mereka dikenal sebagai negara-negara Protestant. Amerika Serikat sebelum dikuasai oleh Vatikan adalah negara yang makmur dan bermoral tinggi; negara pengirim misionari terbesar sedunia. Buku bagus: The BOOK that Transforms Nations by Loren Cunnningham

Menghapus praktek purgatori dan kembali kepada pesan Injil
Inti pesan Injil adalah “pembenaran dari dosa hanyalah anugerah Elohim melalui iman kepada Yeshua Ha Mashiah” seperti ada tertulis di Alkitab:
“Sebab oleh anugerah, kamu telah diselamatkan melalui iman, dan hal ini bukanlah dari kamu, karunia itu dari Elohim; bukan dari perbuatan, supaya jangan seorang pun menyombongkan diri.” (Efesus 2:8-9)

Menolak baptisan bayi dan baptisan percik dan kembali ke baptisan selam (baptiso)

Kepala Gereja dan masalah Gereja bukan lagi berpusat di Roma maupun di tangan paus
Yeshua berkata: ”Aku akan mendirikan jemaat-KU” (Mat 18). Berarti Yeshua adalah Pendiri Gereja (Jemaat/ Ekklesia), bukan paus bukan juga para pemerintah dunia; dan Ia juga Pemilik Gereja.
Sehingga rasul Paulus berkata Yeshua ha Mashiah adalah Kepala Gereja yang Am. Lihat Kolose 1:13-20; Efesus 1:22-23 serta Ef 5:22-24.

Kepujian dan hormat haruslah hanya kepada Elohim, bukan kepada paus
Rasul Petrus menolak orang berlutut kepadanya, rasul Yohanes pun dilarang berlutut kepada malaikat. Penyembahan hanya bagi Elohim YAHWEH semata, orang-orang Israel telah mengerti konsep ini sejak jaman nabi Musa. Nabi Daniel dan rekan-rekannya menolak menyembah raja Babilon, demikian juga Mordekhai menolak menyembah Haman, tangan kanan raja Persia. Mereka semua memilih lebih baik dihukum mati dari pada harus menyembah manusia yang fana.

Pesan-pesan yang dibawa oleh para reformasi Gereja dirumuskan oleh para penerusnya menjadi “hanya lima” yaitu:
Sola Scriptura (Hanya Alkitab). 2 Petrus 1:2; 2 Timotius 3:14 – 4:5
Sola Gratia (Hanya Anugerah). Ef 2:8-9
Sola Fide (Hanya Iman). Kis 16:31; Roma 3:21-31
Solus Christus (Hanya Mashiah/Kristus). Yoh 14:6)
Soli Deo Gloria (Hanya Elohim yang ada Dimuliakan). Wah 4:11, Roma 11:36, 1 Kor 10:31).

Catatan Kaki:
1. Katolik berarti universal. Gereja Roma di Barat ini menggabaikan keberadaan Gereja Mula-mula, yakni Gereja Timur yang berpusat di Antiokhia, Syria (setelah Yerusalem dihancurkan oleh Titus dan penduduk Yahudi dibuang keluar) dan Gereja-gereja yang lebih tua lainnya, seperti Gereja-gereja di Asia Minor, Yunani, Afrika (Koptik, Ethiopia). Mereka ini telah memiliki Alkitab dalam bahasa mereka masing-masing.
2. Jerome adalah pembuat Alkitab Latin pertama bagi Gereja Roma. Dari terjemahan Jerome ini lahir Douay-Rheims Version (1582), The Revised Standard Version of the Bible (RSV) (1952); NIV (1978) dan ESV (2011)
3. Jerman sempat jatuh kembali ke tangan Gereja Roma Katolik melalui Adolf Hitler.
4. Vatikan mulai menguasai pemerintahan Amerika Serikat sejak awal Ronald Regan menjadi president.

Bacaan sejenis yang direkomendasikan:

Pembaca bebas memakai artikel TheCamelSpeaksOut.wordpress.com sejauh tidak merubah tulisan aslinya dan menyertakan link situsnya. Hargailah karya cipta orang lain.
Terima kasih, The Camel Speaks Out

Iklan

Posted on 04/11/2015, in AGAMA Kristen and tagged , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: