Kedatangan kedua Yeshua Ha Mashiah seperti pencuri

“Karena itu ingatlah, bagaimana engkau telah menerima dan mendengarnya; turutilah itu dan bertobatlah! Karena jikalau engkau tidak berjaga-jaga, Aku akan datang seperti pencuri dan engkau tidak tahu pada waktu manakah Aku tiba-tiba datang kepadamu.” Adonai Yeshua Ha Mashiah  (Wahyu 3:3)

Injil mencatat sebuah kejadian yang sangat besar telah terjadi di depan hidung mereka namun mereka tidak tahu sama-sekali! Mengapa bisa demikian?
Mari kita baca dan pelajari Injil Matius 2:1-12
Sesudah Yeshua dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman raja Herodes, datanglah orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem dan bertanya-tanya: “Di manakah Dia, raja orang Yahudi (King of Jews) yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia.” (Mat 2:1-2)
Yeshua, Raja bangsa Yahudi, telah lahir!, dan sekelompok orang majus dari Persia dan Arabia telah datang ke Yerusalem kerena telah melihat bintang-Nya. Mereka khusus datang untuk menyembah Yeshua, Raja bangsa Israel yang telah lahir tersebut.


Ketika raja Herodes mendengar hal itu terkejutlah ia beserta seluruh Yerusalem. Maka dikumpulkannya semua imam kepala dan ahli Taurat bangsa Yahudi, lalu dimintanya keterangan dari mereka, di mana Meshiah akan dilahirkan. (Mat 2:3-4)
Ayat 3 dan 4 ini penting untuk dimegerti, khususnya untuk kita yang hidup di Akhir Jaman – menantikan kedatangan kedua dari Yeshua ke bumi.
“Terkejutlah ia (Raja Herodes Agung) beserta seluruh Yerusalem.”
Kerajaan Romawi yang telah menduduki wilayah Yudea 63 tahun sebelum Yeshua lahir. Yudea/ Yehuda adalah dari mana kata Yahudi berasal adalah putra Yakub/Israel dari Lea. Kaisar menunjuk Herodes sebagai raja bagi profinsi Roma di Israel. Herodes Agung, bagaimana ia dikenal dalam sejarah, telah memerintah 34 saat Yeshua lahir, namun Raja Herodes Agung tidak tahu sama sekali bahwa seorang raja telah lahir di dalam wilayah kekuasaannya.

Politikus tidak tahu-menahu masalah rohani, itulah yang terjadi pada umumnya; seharunya umat beragama tidak berharap apa-apa dalam masalah kerohanian dari para politikus, karena hal itu memang bukan tugas mereka. Namun bagaimana dengan para rohaniwan Israel?
Kota Yerusalem adalah adalah pusat keagamaan orang Yahudi. Di kota inilah terletak Bait Elohim, yang dibangun oleh Raja Herodes, tepat di atas fondasi Bait Elohim yang dibangun Raja Salomo yang telah dirubuhkan oleh raja Babilonia. Dikota ini tinggal para imam besar dan para Ahli Kitab – yang saat itu dikuasai oleh kelompok aliran Farisi dan Saduki. Para pemimpin rohani ini pun terkejut dengan kedatangan dan pertanyaan dari orang-orang Timur tersebut: ”Di manakah Dia, raja orang Yahudi (King of Jews) yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia.”
Bagaimana mungkin semua Imam kepala atau Imam Besar yang adalah pemimpin rohani bangsa Israel dan sekaligus dewan hakim keagamaan (Sanhedrin) tidak mengetahui kejadian yang besar tersebut?
Bagaimana mungkin para Ahli Kitab Suci (Perjanjian Lama) yang berfungsi sebagai penulis dan menginterpretasikan dan mengajar Kitab-kitab Suci (Perjanjian Lama) juga tidak mengetahui kelahiran Yeshua yang telah dinubuat oleh nabi-nabi Perjanjian Lama?
Inilah suatu berita yang mengejutkan dan sungguh mengerikan bagi para jemaat, jika para pemimpin rohani mereka tidak tahu menahu tentang Yeshua dan kedatangan-Nya
Mereka, para pemimpin rohani ini, baru terbangun dari kelalaian mereka setelah Raja Herodes terus menerus menanyai mereka (GLT)[1] / menuntut mereka (KJV) / menginvestigasi mereka (MTV)[2] , mereka akhirnya teringat akan nubuatan Nabi Mika, mereka berkata: “Di Betlehem di tanah Yudea, karena demikianlah ada tertulis dalam kitab nabi: ‘Dan engkau Betlehem, tanah Yehuda (in Bethlehem of Judah; GLT), engkau sekali-kali bukanlah yang terkecil di antara mereka yang memerintah Yehuda, karena dari padamulah akan bangkit seorang pemimpin (a king; GLT), yang akan menggembalakan umat-Ku Israel.’” (Mat 2:5-6)

Raja dan para pemimpin agama baru tahu setelah Yeshua bukanlah bayi!
Di Sekolah Minggu, kita diajar bahwa orang-orang Majus tersebut menyumpai Yeshua saat masih dipalungan, ini salah besar! Perhatikan Matius 2:7-8; setelah Herodes secara teliti bertanya kepada delegasi orang Timur ini, ”kapan bintang itu telah nampak,” lalu Herodes berkata kepada mereka, ”Pergi dan selidikilah dengan seksama hal-hal mengenai anak kecil itu (paidion/ young child/ infant boy; MTV & KJV & GLT); ini tertulis delapan kali dalam Matius pasal 2.
Yeshua bukanlah bayi (phatne) lagi saat ditemui para Majus tersebut. Lebih jelas baja ini: Injil: Orang Majus tidak bertemu bayi Yeshua!
Jadi nampak bahwa raja dan para agamawan Yahudi ini sangat telat di dalam mengetahui kalender Elohim!

Bahaya besar jika kita telat mengetahui kedatangan Yeshua kedua
”… jikalau engkau tidak berjaga-jaga, Aku akan datang seperti pencuri” (Wahyu 3:3), Yeshua memperingatkan. Kata ”seperti pencuri” menunjukkan si tuan rumah akan menderita kerugian besar jika ”pencuri” datang dan si pemilik rumah tidak tahu, lebih parah adalah bisa jadi si pemilik rumah akan kehilangan bukan hanya harta bendanya tetapi jiwanya- tewas terbunuh. Biarkan saya menerangkan apa yang Yeshua maksud dari peringatan di atas.
Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Tesalonika tentang Akhir Jaman menggambarkan dengan baik ”daftar urutan kejadian” kedatangan Yeshua kedua kalinya. Pertama Paulus memperingatan mereka untuk berjaga-jaga – menjaga kekudusan hidup dan hidup benar dengan sesama saudara seiman (1 Tes 4:1-12). Lalu pada ayat-ayat selanjutnya, sesuai wahyu (penglihatan sorgawi) Elohim yang ia telah terima ia menulis tentang bagaimana kedatangan Yeshua menyemput umat-Nya: Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Elohim berbunyi, maka Adonai (Tuhan) sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Mashiah (Kristus) akan lebih dahulu bangkit; sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Adonai di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Adonai. (1 Tes 4:16-17)
Peristiwa terangkatnya umat-Nya (“mempelai” Yeshua) ini disebut Pengangkatan / Repture.
Bagi mereka yang tidak terangkat, mereka akan hidup di dalam tujuh tahun pemerintahan AntiKristus; kehidupan akan menjadi begitu sulit, khususnya bagi orang-orang Yahudi dan Kristen bukan Yahudi. Separuh terakhir dari tujuh tahun tersebut disebut Yeshua sebagai ”kesukaran besar yang belum pernah terjadi sepanjang sejarah manusia.” – Inilah kerugian besar tersebut bagi mereka yang tertinggal di bumi.
Pada masa 7 tahun ini, semua manusia dipaksa untuk menerima tanda dari AntiKristus atau mati kelaparan, disiksa jika tidak menyembahnya atau menolak mengikuti perintahnya yang tidak bermoral tersebut. Tanda 666 (enam ratus enam puluh enam) ini adalah lambang dari penundukan diri manusia kepada Setan dalam wujud manusia AntiKristus tersebut.
Yeshua akan mengakhiri pemerintahan AntiKristus ini di akhir dari tujuh tahun pemerintannya (Wahyu 19.11-21). Jika seorang hidup atau telah mati dengan tanda AntiKristus pada tubuhnya, maka ia akan kehilangan hidupnya di Sorga, dibuang ke api Neraka, disebut ”kematian yang kedua.” Bagi mereka yang mati sahid karena Nama Yeshua, maka ia akan dibangkitkan dan menerima hidup yang kekal di Sorga.
Jadi nampak ”berjaga-jaga dalam menanti kedatangan Yeshua menjemput mempelai-Nya” adalah sangat penting; jika telat, itu akan menbawa konsekuensi yang besar sekali.

Kedatangan Yeshua yang pertama ke bumi telah dinubuatkan dengan jelas, demikian juga dengan kedatangannya yang kedua, akankah Anda seperti raja Herodes Agung dan para pemimpin agama Farisi dan Saduki atau seperti salah satu dari 5 wanita yang bijaksana dalam Matius 25?

Catatan Kaki:
1. GLT singkatan dari Alkitab Inggris George Lamsa’s Translation yang disadari dari bahasa Peshitta Aram, bahasa Alkitab pertama dalam bahasa Aram.
2. MTV = the Majority Texts Version. Text / Codex Alkitab bahasa Yunani yang telah dipakai secara umum di Gereja-gereja Timur

Pembaca bebas memakai artikel TheCamelSpeaksOut.wordpress.com sejauh tidak merubah tulisan aslinya dan menyertakan link situsnya. Hargailah karya cipta orang lain.
Terima kasih, The Camel Speaks Out

Iklan

Posted on 08/11/2015, in Adonai Yeshua, Akhir Jaman and tagged , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: