Dewan Uni Eropa double standard dan memalukan keputusan melabelkan permukiman pada produk Israel (Pemerintah Israel)

Buah-buahan asal IsraelUni Eropa. Sementara negara Israel menghadapi gelombang kekerasan fisik, hampir satu setengah bulan, dari pihak orang Palestina yang tinggal di Israel, tekanan atas Israel di tambah lagi oleh keputusan Dewan Uni Eropa, yang nampak oleh bangsa Israel sebagai aksi boikot politik.
Dewan Uni Eropa baru-baru ini mengeluarkan perintah untuk melabelkan produk makanan impor asal Israel berdasarkan wilayah tempat asal produk tersebut mendapat kecaman keras dari para petinggi Pemerintah Israel. Barang tersebut berupa buah-buahan, sayuran dan madu. Keputusan ini diambil berkaitan dengan konflik Israel-Palestina mengenai hak kepemilikan tanah, berita berkata.


Berikut ini beberapa komentar para petinggi Israel berkaitan dengan keputusan Dewan Uni Eropa tentang pelabelan produk Israel berdasarkan asal wilayah yang akan masuk ke negara-negara Uni Eropa.
PM Israel, Benjamin Netanyahu melihat langkah ini sebagai “kritik yang berlebih-lebihan dan menerapkan standard ganda, mentargetkan Israel sementara ada lebih dari 200 (dua ratus) konflik lainnya di seluruh dunia. UE telah memutuskan untuk hanya melabelkan Israel, … fakta adalah Eropa sedang melabelkan sisi yang sedang ada diserang oleh terrorism. Merugikan petani Palestina sendiri.”
“(UE) telah mengambil sebuah keputusan yang tidak bermoral … ini tidaklah akan mengembangkan damai, pastilah tidak akan mengembangkan kebenaran dan keadilan. Itu salah. Uni Eropa seharusnya malu atas dirinya sendiri,” beliau berkata di video facebooknya: The European Union should be ashamed

Duta Besar Israel untuk PBB, Danny Danon, berkata itu sebagai “kemalangan” bahwa Eropa di tahun 2015 telah membuat sebuah “keputusan yang memalukan seperti yang satu ini.”
Menteri Luar Negeri Israel, Tzipi Hotovely, berkomentar, ”Melabelkan produk-produk adalah sebuah boikot. Eropa hari ini telah mengambil sebuah diskriminasi dan langkah mati.” ”Melabelkan produk akan memperkuat para elemen radikal menasehati boikot menentang Israel dan mengabaikan hak Israel untuk eksis, menkontradiksi posisi-posisi Uni Eropa.”
Menteri Pertahanan Israel, Moshe Ya’alon, menyebut langkah Dewan UE ini sebagai “sebuah langkah memalukan memberikan nilai kepada terrosim dan orang-orang yang berada dibelakangnya.” Ia menambahkan: “Meskipun jika ini atau itu Eropa telah berbeda dengan Negara Israel berkaitan status territori dan masa depannya, keputusan untuk melabelkan barang-barang adalah murni hipokrit.”
Menteri Kehakiman Israel, Ayelet Shaked, menggambarkan tindakan UE ini sebagai “anti-Israel dan anti Yahudi;” “Kemunafikan Eropa dan kebencian atas Israel telah melampaui setiap garis,” ia berkata.
Isaac Herzog, pemimpin dari partai opposisi atas PM Israel yang sedang memerintah juga turut mengecam keputusan Uni Eropa tersebut, “Keputusan ini didasari pada kebencian, kesalahan dan pegabaian, kosong dari nilai moral apapun. Bagi kami,bangsa Yahudi, ini tidaklah lebih dari selembar kertas, dan kami harus memperlakukan perlakuan itu sedemikian rupa,” Isaac berkata mengutip perkataan ayahnya, Chaim Herzog, 40 tahun lalu ketika PBB melabelkan Israel sebagai “Rasis Zionisme” tahun 1975.
Tentunya dibalik berita malang bagi Israel ini, ada pihak yang bersuka-cita sekalipun tidak penuh, yakni pihak Organisasi Pembebasan Palestina (PLO). Saeb Erekat, seketaris jendral PLO menyebut keputusan Dewan Uni Eropa itu sebagai suatu “langkah yang bernilai menuju sebuat boykot total atas pemukiman-pemukiman (Israel), yang dibangun secara tidak sah pada tanah Palestina yang diduduki.” Namun Saeb tidak puas, ia berkata, “itu sebuah langkah pada arah yang benar tetapi tidak cukup.”
Komentar: Masalah konflik Israel-Palestina memang bukan masalah yang sederhana, itu lebih dari kompek.

Referensi:

Pembaca bebas memakai artikel TheCamelSpeaksOut.wordpress.com sejauh tidak merubah tulisan aslinya dan menyertakan link situsnya. Hargailah karya cipta orang lain.
Terima kasih, The Camel Speaks Out

Iklan

Posted on 12/11/2015, in Benua Eropa and tagged , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: