Mana yang lebih mustahil: megampuni dosa atau menyembuhkan orang lumpuh?

Lihatlah, Akulah YAHWEH, Elohim dari semua yang hidup. Adakah yang terlalu sukar bagi-Ku? (Yeremia 32:27)

Menyembuhkan orang lumpuh mungkin tidak terlalu mustahil jika Anda seorang dokter ahli, melalui obat-obatan dan teknologi si lumpuh ada kemungkinan bisa dipulihkan lambat atau cepat. Namun adalah sangat mustahil untuk manusia bisa mengampuni dosa sesama manusia. Pengampunan atas dosa-dosa manusia adalah semata-mata kuasa Elohim (God, Allah), bukan milik manusia.
”Orang ini menghujat!” demikianlah reaksi para ahli Kitab Suci Yahudi saat itu ketika Yeshua ditengah-tengah kerumunan orang banyak mengatakan kepada seorang yang lumpuh yang dibawa oleh beberapa orang kepada Yeshua untuk disembuhkan, ”Teguhkanlah hatimu nak, kepadamu sudah diampunkan dosa-dosamu!” Lihat Injil Matius 9:2-3.
Kata menghujat bermakna: menyetarakan suatu ciptaan Elohim (manusia, benda caktrawala, binatang) sama derajatnya atau bahkan lebih tinggi dari Elohim. Nampak pada Injil Markus dan Lukas pada kisah yang sama, ”Siapakah yang dapat mengampunkan dosa kecuali satu, Elohim?” atau ”kecuali Elohim saja?” (Mark 2:7; Luk 5:21). Muhammad di Kuran berkata, ”Ha Mashiah, Yeshua putra Maria, hanyalah seorang utusan Allah” (Nisan/ surah 4:171)
Sebelum peristiwa di atas ini terjadi, ketenaran Yeshua sebagai nabi Elohim yang bisa menyembuhkan berbagai penyakit sudah diketahui oleh orang banyak, ”kerumunan orang banyak mengikuti Dia” (Mat (8:1; juga diayat 18); seorang kusta disembuhkan hanya melalui sentuhan tangan-Nya saja (a.3), hamba yang lumpuh dari seorang perwira Romawi disembuhkan Yeshua dengan hanya dengan perkataan dari tempat yang terpisah dari hamba tersebut (a.6-13), demam dari ibu mertua rasul Petrus lenyap segera hanya dengan sentuhan tangan-Nya (a. 14-15), malamnya banyak orang kerasukan setan dan sakit dibawa kepada Yeshua dan semuanya disembuhkan. Esok harinya dua orang yang dikuasai oleh banyak roh-roh jahat yang ganas dibebaskan Yeshua hanya dengan sebuah kata: ”Pergilah!” maka semua roh jahat tersebut keluar dari dua orang tersebut. Jelas ketenaran Yeshua Ha Mashiah sebagai nabi yang berkuasa menyembuhkan orang sakit bukanlah rahasia lagi di antara penduduk Galiliea dan sekitarnya saat itu. Tetapi klaim Yeshua sebagai Elohim belumlah didengar oleh mereka.
Pada Injil Matius pasal 9 ini Yeshua secara terang-terangan mengklaim ke Elohiman-Nya di hadapan orang banyak. Perhatikan ayat-ayat di bawah ini:

”Dan Yeshua, setelah mengetahui pikiran mereka (knowing their inward thoughts; EBR), Dia berkata, ”Mengapa kamu memikirkan yang jahat dalam hatimu?” (Mat 9:4)

John Gill mengkomentari ayat ini sebagai, ”sebuah bukti yang jelas, dan demontrasi penuh dari keelohiman-Nya; sebab tidak seorangpun tahu pikiran-pikran hati tetapi Elohim; jadi karena Dia tahu hati-hati manusia, itu bukanlah suatu penghujatan jika Dia memakainya yang adalah milik Elohim, bahkan untuk mengampuni dosa-dosa” (John Gill, Exposition of the Entire Bible).
Pernyataan jawaban Yeshua dalam bentuk kalimat adalah teguran yang keras bagi para ahli Kitab Suci tersebut. Menilai dan meletakkan otoritas Yeshua hanyalah sebagai nabi yang berkuasa menyembuhkan orang sakit dan melakukan mujisat adalah pemikiran yang jahat di mata Adonai Yeshua Ha Mashiah.
Kalimat Yeshua selanjutnya adalah suatu tantangan terbuka bagi mereka yang berpikiran jahat tersebut. Yeshua berkata:

Manakah yang lebih mudah untuk mengatakan: “Kepadamu sudah diampunkan dosa-dosamu,” atau mengatakan: “Bangkitlah dan berjalanlah?” (Mat 9:5)

Pada awal paragaraf dari artikel ini, kita melihat bahwa lebih tidak mustahil bagi manusia untuk menyembuhkan orang lumpuh, daripada mengampuni dosa-dosa manusia. Bukti adalah bahwa memaafkan kesalahan sesama saja sering kali mustahil bagi kita yang juga sering berbuat salah; mustahil manusia yang berdosa bisa mengampuni manusia lain yang berdosa. Hal ini dapat diterima oleh siapapun.
Yeshua sekali lagi ingin menyatakan kepada para pendengar-Nya,

  • bahwa Dia bukanlah sekedar manusia,
  • bukan sekedar nabi yang berkuasa yang mampu melakukan segala mujisat,
  • bukan juga sekedar seorang nabi yang tidak pernah berbuat dosa atau tidak pernah berbuat kesalahan.

Ayat berikutnya adalah kunci alasan mengapa Dia secara sengaja berkata di depan para pendengarnya kepada orang lumpuh tersebut: ”Teguhkanlah hatimu nak, kepadamu sudah diampunkan dosa-dosamu!” (Mat 9:2), perhatikan pernyataan Yeshua ini:

”Namun, supaya kamu dapat mengetahui bahwa Anak Manusia mempunyai otoritas di bumi untuk mengampuni dosa-dosa,” lalu Dia berkata kepada orang lumpuh itu, ”Bangkilah, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke rumahmu!” (Mat 9:6)

Dan seketika itu bangkitlah dia dan setelah mengangkat tilam itu, ia keluar dari hadapan semua orang, sehingga semua orang takjub dan memuliakan Elohim, seraya berkata, ”Kami tidak tidak pernah melihat yang seperti ini.” (Injil Markus 2:12)
”… Mereka memuliakan Elohim yang telah memberikan otoritas seperti itu kepada manusia (Matius 9:8)
”… Mereka memuliakan Elohim dan dipenuhi rasa takut, sambil berkata, ”Hari ini kami telah menyaksikan hal-hal yang ajaib.” (Lukas 5:26)

Dokter mungkin bisa menyembuhkan seorang yang lumpuh melalui obat-obatan dan alat-alat kedokteran yang canggih; namun Yeshua menyembuhkan orang lumpuh dengan hitungan detik, dan cukup hanya dengan suatu kalimat perintah!
Yang lebih menakjubkan tentang otoritas Yeshua adalah, – yang sungguh mustahil bagi manusia apapun untuk melakukannya – ialah bahwa justru mengampuni dosa-dosa manusia bagi Yeshua jauh lebih mudah dibandingkan menyembuhkan orang sakit atau melakukan mujizat! Seperti terbukti pada peristiwa berikutnya, Yeshua berkata dengan sedih, ”Seorang nabi bukannya tiada berkehormatan, kecuali di tanahnya sendiri (Kapernaum, kota dimana Yeshua dibesarkan).” Dan di sana, Dia tidak banyak melakukan mukjizat, karena ketidak percayaan mereka” (Mat 13:57-58)


Upah Anda dan saya tergantung dari seberapa besar Anda dan saya menerima keberadaan Yeshua Ha Mashiah. Baca Matius 10:40-41.
Artinya jika Anda menerima Yeshua hanya sekedar nabi, maka Elohim akan mengupah Anda hanyalah dengan upah dari seorang nabi, dengan kata lain, Anda tidak akan memiliki jaminan keselamatan pada Kehidupan setelah kematian, seperti terbukti pada kedua Hadis sahih ini:
“Oleh Allah, meskipun saya adalah rasul Allah, namun saya tidak tahu apa yang Allah akan lakukan kepada ku.” (Sahih al-Bukhari, Volume 5, Book 58, Number 266). Tentang masuk Sorga, ia juga hanya berkata “Insyah Allah” (Sahih Muslim, Book 004, Number 0747). Baca lengkapnya di sini: Was Muhammad certain of his Salvation? by Sam Shamoun.
Berbahagialah Anda, jika Anda bersedia menerima Yeshua sebagai apa sesungguhnya Yeshua itu ada dimata Elohim YAHWEH sebagaimana telah tertulis di Alkitab!! Yeshua telah diberikuasa di bumi ini untuk mengampuni dosa-dosa manusia!!!
Elohim YAHWEH telah memberi kuasa penuh kepada Putra-Nya Yeshua untuk menjadi Pendamai (Baca kitab Yesaya pasal 53). Yeshua adalah Jembatan satu-satunya yang menghubungkan Anda dan saya untuk bisa kembali kepada Elohim YAHWEH, BAPA-Nya, “Akulah jalan, dan kebenaran dan kehidupan. Tidak seorang pun datang kepada Bapa jika tidak melalui Aku.” Yeshua berkata (Injil Yohanes 14:6).
Dan pernyataan rasul Petrus yang terkenal dihadapan Mahkama agama Yahudi menjawab pertanyaan mereka dari mana otoritas kuasa para rasul yang mampu menyembuhkan orang tua yang lumpuh sejak lahir, Petrus mengulang klaim Yeshua “siapakah Yeshua adalah,” berkata:

“Maka ketahuilah oleh kamu semua dan oleh seluruh bangsa Israel, bahwa dalam Nama Yeshua Ha Mashiah orang Nazaret yang telah kamu salibkan itu, yang telah Elohim bangkitkan dari antara orang mati; karena Dialah orang ini telah berdiri di hadapan kamu semua.
Dia adalah batu yang dipandang hina oleh kamu, orang-orang yang membangun – yang telah menjadi kepala penjuru (the head of the corner). Dan keselamatan tidak ada di dalam yang lain, yang telah diberikan kepada manusia, yang di dalamnya kita dapat diselamatkan.” (Kisah para Rasul 4:10-12)

Inilah Kabar Baik bagi Anda. Tidak perduli betapa besar dan dalamnya dosa Anda, Yeshua berkuasa menghapus seluruh dosa Anda, jika Anda mau bertobat dan mengikuti perintah-perintah-Nya.

Kita telah melihat ayat-ayat di atas, bahwa terlebih mudah bagi Yeshua mengampuni dosa-dosa manusia daripada menyembuhkan orang. Artinya Yeshua memiliki cukup belas kasihan dan kemurahan bagi setiap orang yang ingin bertobat; tidaklah sulit bagi Dia mengampuni dosa dan kesalahan kita.

Terimalah Kabar Baik ini hari ini juga dalam hati Anda! Akuilah itu melalui mulut Anda! Adonai memberkati Anda!!!

Pembaca bebas memakai artikel TheCamelSpeaksOut.wordpress.com sejauh tidak merubah tulisan aslinya dan menyertakan link situsnya. Hargailah karya cipta orang lain.
Terima kasih, The Camel Speaks Out

Iklan

Posted on 01/12/2015, in Adonai Yeshua, Kuran & Hadis and tagged , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: