Perlukah Gereja berterima kasih kepada para Islam radikal?

“Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.” (Roma 8:28)

Kebangunan rohani di Iran Puluhan orang Persia sedang menjalani baptisanSejak bangkitnya organisasi-organisasi Islam radikal pada beberapa dekade belakangan ini, pada satu sisi koin orang-orang Kristen dan minoritas lainnya di negara-negara Islam semakin teraniaya, namun pada sisi koin sebelahnya, aktivitas para Islam radikal tersebut justru membuat jutaan orang Muslim terbuka matanya, mereka yang selama ini berdoa setiap hari ”Tunjukanlah kami jalan yang lurus” sekarang telah menemukan Jalan Lurus tersebut!

Organisasi Da’ish atau Negara Islam Khalifat (NIK) tidak saja membunuhi orang-orang Kristen yang menolak pindah ke Islam, tetapi juga membunuh para Muslim Shia dan bahkan Muslim Sunni yang mereka angap tidak cukup murni keimanannya.[1]
Radikalisme Islam telah menjadikan dunia Islam saat ini menjadi tempat kebangungan rohani Kristianiti terbesar di dunia, bahkan menyegarkan kembali Gereja-gereja Barat yang sebelunya tertidur rohani, kebaktian-kebaktian berbahasa Arab dan Persia bermunculan di Barat. Demikian sumber-sumber Misi Kristen berkata.

Moe, seorang Algeria bercerita ke Al Hayat, TV Kristen berbahasa Arab, melalui telpon bahwa ia telah keluar dari Islam karena menyaksikan perbuatan para pejuang Da’ish atau NIK yang diluar batas prikemanusian,[2] “NIK bersaksi kepada saya, bahwa saya bukanlah seorang Muslim.” Setelah Moe mendapat bimbingan rohani dari pekerja Al-Hayat, Moe memutuskan untuk menjadi pengikut Yeshua Ha Mashiah.

Baca:

Iran. Sebelum Islam revolusi 1979 yang dipimpin oleh Komeini, orang Kristen hanyalah sekitar 500 orang. Tahun 2002 diperkirakan ada lebih dari 60.000 Kristen Iran di seluruh dunia, separuhnya dari latar belakang Islam, Yayasan Kristen Iran Internasional melaporkan.[3] Saat ini ada sekitar 450.000 Kristen di Iran, OpenDoor menulis.[4] Lebih dari 1 juta Alkitab telah didistribusikan ke orang Iran sejak 2003, hampir semuanya telah menerima Alkitab tersebut dengan sukacita. Gereja orang Iran bertumbuh dengan momentum yang semakin bertambah. Pertumbuhan Gereja dilaporkan terjadi setiap hari, Pelayanan Elam melapor.[5]

“Dia yang menaburkan benih yang baik adalah Anak Manusia (the Son of Man). … benih yang baik itu adalah anak-anak kerajaan (surga), tetapi lalang itu adalah anak-anak si jahat (the Evil one),” Yeshua ha Mashiah (Matius 13:37-38)

 

Susah untuk mengetahui secara persis jumlah orang Kristen di Iran, oleh karena hukuman yang berat dari Pemerintah Iran jika mereka ketahuan. Namun seorang politikus Iran yang anti-pemerintah mendapat laporan bahwa ada lebih dari 1 juta orang Kristen di Iran.

Irak. Bangkitnya organisasi Negara Islam telah membuat banyak warga negara Irak (Arab, Kurdi, Kasdim, Yasidis) mengungsi ke luar negeri. Sebuah Gereja di sebuah kota di Finlandia melaporkan bahwa pada musim gugur 2015, 80 pengungsi tersebut telah percaya Yeshua dan dibaptis.


Mesir. Kristen Koptik teraniaya oleh para pengikut Persaudaraan Muslim (PM) pada masa Presiden Mubarak. Namun setelah Mohammad Morsi (pemimpin PM) menjadi presiden dan memenjarakan banyak wartawan dan editor majalah, 3 juta orang Muslim turun kejalan ’menendang’ ia keluar dari jabatannya. Dan Presiden Al-Sisi, yang sekarang memerintah, menutup organisasi PM dan melindungi orang Kristen, menyebabkan Kristianiti bertumbuh pesat.

Didasari pada data-data para ahli Misi, itu bisa disimpulkan dengan ”lebih banyak Muslim telah berkeputusan mengikuti Ha Mashiah dalam 10 tahun terakhir dibandingkan 15 abad Islam yang silam.”


Jadi tidaklah diragukan bahwa perbuatan para Islam radikal telah membuat banyak Muslim yang sungguh-sungguh haus akan kebenaran tersandung oleh ideologi Islam yang para radikal tersebut praktekan, lalu meninggalkan Islam. Menjadikan para Muslim yang merindukan kedamaian menjadi pengikut Raja Damai, Yeshua Ha Mashiah. Sekali lagi kita bertanya: Perlukah Gereja berterima kasih kepada para Islam radikal tersebut?

Perbuatan para Islam radikal membuktikan keakuratan nubuatan Yeshua Ha Mashiah pada Injil Yohanes ini:
“Semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya kamu jangan kecewa dan menolak Aku. Kamu akan dikucilkan, bahkan akan datang saatnya bahwa setiap orang yang membunuh kamu akan menyangka bahwa ia berbuat bakti bagi Elohim (Allah). Mereka akan berbuat demikian, karena mereka tidak mengenal baik Bapa maupun Aku. Tetapi semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya apabila datang saatnya kamu ingat, bahwa Aku telah mengatakannya kepadamu.” (Yoh 16:1-4a)


Referensi:

Catatan Kaki:
1. ISIS fighter ‘follows Jesus after encounter in dream’
2. Da’ish (ad-Dawlah al-Islamiyah) / Negara Islam adalah nama baru yang sebelumnya bernama Negara Islam Irak dan Syria (NIIS, dalam bahasa Inggris: ISIS/ISIL). Abu Bakr merubahnya dibulan Juni 2014 dan ia mengklaim dirinya sendiri sebagai Khalifah (Penerus kememimpinan nabi Muhammad). Jadi saya menyebut organisasi ini dengan nama Negara Islam Khalifat, sesuai visi dari Abu Bakr yakni menjadikan gerakkan organisasinya ini sebagai badan yang membawahi semua otoristas agama Islam, politik dan militer atas semua umat Muslim di seluruh dunia.
Otoritas dan faham dari organsisi Islam Sunni ini tentunya tidak diterima oleh Pemerintah Iran, sebagai Negara Islam Shia Republik. Dan tidak sedikit dari sekte-sekte Islam Sunni pun menolak visi dan klaim Abu Bakr al-Baghdadi.
3. Iranian Christians – who are they?  (diambil 14 Desember 2015)
4. Iran. World Watch List Rank 7
5. Rapid Church Growth, How is it Happening?

Pembaca bebas memakai artikel TheCamelSpeaksOut.wordpress.com sejauh tidak merubah tulisan aslinya dan menyertakan link situsnya. Hargailah karya cipta orang lain.
Terima kasih, The Camel Speaks Out

Iklan

Posted on 15/12/2015, in Dokma & Praktis and tagged , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: