Pujian untuk aparat Pemerintah Indonesia dalam mengatasi aksi terror Jakarta 14 Januari

Melakukan kebenaran dan keadilan lebih dipilih YAHWEH, daripada kurban (the blood of sacrifeces; LXX).
Mata yang congkak, hati yang sombong, pelita orang fasik, adalah dosa. (Amsal 21:3-4; ILT)

Kapolri Badrodin Haiti menjawab para wartawan atas teror Sarinah 14 JanuariPusat pertokoan di Jalan M.H. Thamrin Jakarta diserang oleh aksi terror bom dan senjata api yang berakar dari ideologi agama.
”Kami mendengar ledakan ketiga, keempat, kelima, keenam dan suara tembakan senjata api,” Jeremy Douglas seeorang saksi mata bercerita.
Seorang warga Kanada dan polisi menjadi korban, dan sejumlah orang luka-luka.
Dua hari setelah kejadian, Negara Islam Khalifat mengklaim berada di balik aksi terror Jakarta 14 Januari ini. Polisi telah menemukan bendera kelompok Negara Islam (hitam putih bertulisan Arab) di rumah kediaman dari salah seorang aksi terror tersebut. Pihak Keamanan Indonesia menyatakan para penyerang tersebut meniru aksi-aksi terror di Paris, yang telah membunuh 130 orang.

Organisasi Ideologi Islam fundamental pada aksi terror Jakarta 14 Januari 2016
Kepala Polisi Republik Indonesia (Kapolri) Jendral Badrodin Haiti telah mengkonfirmasikan (16/1) bahwa organisasi ideologi Islam yang bernama Jamaah Anshar Khalifah Nusantara (JAKN; sebelumnya Jamaah Anshor Daulah) adalah pelaku dari aksi penembakan brutal di Sarinah Kamis (14/1).

Isi dari organisasi JAKN ini (terbentuk Maret 2015) terdiri dari bermacam-macam organisasi Islam lainnya, ”tapi ideologis sama semua,” sambung Jendral Badrodin. Mereka adalah:
Mujahidin Indonesia Timur alias kelompok Santoso,
Mujahidin Indonesia Barat,
Jamaah Islamiyah (diketuai oleh Abu Bakar Ba’asyir)
Jamaah Anshoru Tauhid
Hisbah Solo, dan kelompok
Amman Abdurrahman atau Tauhid Wal Jihad

JAKN diketuai oleh Amman Abdurrahman, dan Abu Bakar Ba’asyir sebagai Penasehat.
Jemaah Islamiyah adalah organisasi pelaku ledakan bom Bali yang menewaskan lebih dari 200 turis, yang menyebabkan pemasukan keuangan negara dari sektor turisme menurun, dan merusak perekonomian penduduk Bali secara langsung.

Tindakan bijaksan Pemerintah atas aksi terror Jakarta 14 Januari
Pemerintah Indonesia patut mendapat pujian yang tinggi dan dukungan nyata dari rakyat dan aparat pemerintah dari segala sektor.

Tidak seperti kebanyakan pemerintah di negara-negara Barat, dimana mereka sekalipun telah mengetahui data-data para terrorist berideologi Islam fundamental dan aktivitas jaringan terrorismenya, pemerintah Barat tidak berbuat apa-apa; hanya berbuat setelah para terroist tesebut melakukan aksi berdarahnya, seperti di Paris: Pembantaian para pekerja majalah Charlie Hardo dan toko kosher Yahudi (Januari 2015) dan Konsert Musik dimana 130 tewas (13/11/2015); pemerintah Indonesia segera mengambil tindakan tegas dan mendasar, strategis dan efektif

Pada hari yang sama setelah aksi terror, Presiden Indonesia, Jokowi, segera memerintahkan; kepada rakyat untuk ”tidak perlu takut pada aksi terror tersebut,” dan kepada seluruh aparat keamanan negara untuk ”mengejar para pelaku dan menangkap orang-orang yang terlibat dalam jaringan organisasi terrorisme tersebut.”
PemerintahIndonesia menetapkan untuk menutup semua media sosial (Facebook, Twitter, Blogspot, WordPress dsb) yang mengumandangkan ideologi terrorisme.
“Setelah melakukan pengawasan dan menerima laporan dari masyarakat terkait pemilik medsos dan akun yang mendukung aksi pemboman di Sarinah 14 Januari, Kominfo memblokir beberapa akun,” kata Kepala Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat Kementerian Komunikasi dan Informatika Ismail Cawidu kepada wartawan, Sabtu (16/1).

Diantara yang ditutup adalah:
dawlahislamiyyah.wordpress.com,
keabsahankhilafah.blogspot.co.id,
khilafahdaulahislamiyyah.wordpress.com,
tauhiddjihat.blogspot.co.id,
mahabbatiloveislam.blogspot.co.id

Sedangkan video radikal yangg telah diblokir sampai dengan akhir tahun 2015 sebanyak 78 video radikalisme ISIS.

“Untuk mendukung penanganan akun-akun radikal yang masih tayang di internet kami mengharapkan partisipasi masyarakat dengan melaporkan kepada kominfo melalui email aduankonten@mail. kominfo.go.id,” katanya. [Ant/L-8]

Mengapa para kelompok Islam fundamentalisme mengagungkan aksi jihad?   Katakan TIDAK untuk Negara Islam KhalifahIni adalah pertanyaan yang terus-menerus menggelitik di pikiran banyak orang di dunia dalam kalangan ahli agama apapun bahkan di kalangan Islam sendiri. Dari buku-buku yang ditulis oleh para mantan Islam dan kesaksian mereka, maka bisa disimpulkan bahwa alasan utama dari “pengagungan aksi jihad” adalah karena “jihad adalah satu-satunya jalan untuk seorang Muslim bisa masuk Surga.” Namun aksi jihad (artinya: berjuang, bahkan mati jika perlu, demi agama Allah dan nabinya) ini baru berkembang menjadi ideologi Islam pada abad 100. Ayat Kuran dan Hadis-hadis sahih (artinya: otentik/ asli) menyatakan bahwa aksi Jihad tidaklah memberi kepastian atau jaminan untuk seorang Muslim akanlah masuk ke Sorga, sebagaimana nabi Muhammad yang sepanjang hidupnya aktif berperang membela agama Allah (Islam), ia sendiri mengakui:

  • Saya tidak tahu apa yang akan ada dilakukan dengan ku dan kalian. Saya hanyalah mengikuti apa yang dinyatakan pada ku; saya hanyalah sekedar seorang pemberi peringatan.” Surah 46:8-9 Mekka.
  • “Demi Allah, meskipun saya adalah Rasul Allah, namun saya tidaklah tahu apa yang Allah akan lakukan pada ku.” (Sahih al-Bukhari, Volume 5, Book 58, Number 266)

Bacaan berkait:

Referensi:

Tiap-tiap orang harus takluk kepada pemerintah yang di atasnya, sebab tidak ada pemerintah, yang tidak berasal dari Allah (Elohim/ God); dan pemerintah-pemerintah yang ada, ditetapkan oleh Allah. Sebab itu barangsiapa melawan pemerintah, ia melawan ketetapan Allah dan siapa yang melakukannya, akan mendatangkan hukuman atas dirinya. Sebab jika seorang berbuat baik, ia tidak usah takut kepada pemerintah, hanya jika ia berbuat jahat. Maukah kamu hidup tanpa takut terhadap pemerintah? Perbuatlah apa yang baik dan kamu akan beroleh pujian dari padanya. Karena pemerintah adalah hamba Allah untuk kebaikanmu. Tetapi jika engkau berbuat jahat, takutlah akan dia, karena tidak percuma pemerintah menyandang pedang. Pemerintah adalah hamba Allah untuk membalaskan murka Allah atas mereka yang berbuat jahat. Rasul Paulus menasehati umat beriman (Roma 13:1-4, ITB)

“Sekali merdeka, tetap merdeka!!!” Itulah jeritan hati setiap bangsa Indonesia. Merdeka dari setiap bentuk penjajahan, baik yang bersifat politik maupun ideologi terrorisme. Fundamentalisme Islam telah terbukti gagal di Timur Tengah, di tempat asalnya, dan gagal juga di setiap negara-negara Islam (seperti Somalia, Syria, Irak, Iran, Pakistan, Afganistan) dan juga di Profinsi Aceh yang terkenal sebagai “Serambi Mekka.” Jadi janganlah mengadakan percobaan lagi untuk menegakkannya di bumi Indonesia yang sejak awal terkenal majemuk dan moderat serta bermoral tinggi dalam segala bidang. Jika Anda (seorang dari penganut ideologi fundamentalis Islam) bercita-cita memaksakan ideologi tersebut untuk dipraktekkan di Indonesia, aka menjadikan Indonesia sebuah negara Islam, maka janganlah Anda berkata “saya orang Indonesia dan cinta Indonesia,” sebab ketahui Anda bukan sedang membangun, tetapi sedang merusak tatanan kehidupan dan moral bangsa dan negara Indonesia. Kita sudah cukup contoh dan waktu untuk membuktikannya, jadi kami tidak memerlukan waktu ekperimen lebih lanjut untuk hal yang terbukti tidak menguntungkan dan tidak mensejahterahkan rakyat. Salam sejahtera.

Pembaca bebas memakai artikel TheCamelSpeaksOut.wordpress.com sejauh tidak merubah tulisan aslinya dan menyertakan link situsnya. Hargailah karya cipta orang lain.
Terima kasih, The Camel Speaks Out / Unta Angkat Bicara

Iklan

Posted on 17/01/2016, in AGAMA Islam and tagged , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: