Surat-surat membongkar 32 tahun persahabatan Paus Johanes Paulus II dengan wanita

“… Adalah baik bagi laki-laki, kalau ia tidak kawin, tetapi mengingat bahaya percabulan, baiklah setiap laki-laki mempunyai isterinya sendiri dan setiap perempuan mempunyai suaminya sendiri. Janganlah kamu saling menjauhi, kecuali dengan persetujuan bersama untuk sementara waktu, supaya kamu mendapat kesempatan untuk berdoa. Sesudah itu hendaklah kamu kembali hidup bersama-sama, supaya Iblis jangan menggodai kamu, karena kamu tidak tahan bertarak (, because of your lack of self-control) (1 Korintus 7:1-2, 5)

 

“BBC telah melihat surat-surat yang ia (Paus) tulis ke seorang wanita menikah, filosofer Amerika kelahiran Polandia Anna-Teresa Tymieniecka, yang menyatakan pencerahan (bukti) baru pada kehidupan emosinalnya.” Laporan menulis.
“Setelah kematian Anna-Teresa, setumpuk besar foto-foto ditemukan diantara milik wanita tersebut,” dilanjutkan, ”ia nampak telah menjaga segala sesuatu yang mengkaitkan 32 tahun persahabatannya dengan Yohanes Paulus,” Ed Stourton menulis di BBC.
Mereka betemu di tahun 1973, ketika Karol Wojtyla masih menjabat sebagai Kardinal Roma Katolik. Kardinal Karol Wojtyla dan Anna-Teresa pada perjalanan kemping di tahun 1978
Laporan menggambarkan hubungan keduanya ”lebih dalam dan lebih komplek” serta ”berkelanjutan jauh lebih panjang dari apa yang telah dikenali sebelumnya.”
Setelah dinobatkan menjadi Paus, Karol Wojtyla ingin tetap hubungan mereka belanjut, ia menulis kepada Anna-Teresa, bahwa ia tidak ingin ”pertukaran ide-ide, yang saya selalu pikir ada begitu kreatif dan berbuah” untuk ada terganggu.
Pada surat lainnya, Paus menulis ke Anna-Teresa, ”Saya sedang memikirkan kamu, dan dalam pikiran-pikiranku saya datang ke Pomfret setiap hari,” ia mengenang hubungan mereka di tahun 1976 saat ia diundang tinggal di kediamanan keluarga Anna-Teresa, di kota kecil Pomfret di Vermont ketika membawa delegasi para uskup Polandia ke Amerika Serikat.


Pada foto-foto nampak: mereka berkemping bersama, dan setelah menjadi Paus, keduanya berfoto bersama di Vatikan sambil bergandengan tangan. Dan Paus mencium pipi Anna-Teresa dan dilain foto menaruh tangannya di pipi wanita tersebut.
Anna-Teresa Tymieniecka dicium Paus Yohanes Paulus II di Vatikan (foto milik Anna-Teresa)Tahun 2008, surat-surat Paulus kepada Anna-Teresa dijual ke Perpustakaan Nasional Poland, sebab Karol Wojtyla orang Polandia. ”Biasanya ketika perpustakaan membeli barang penting tentang figur patung Paus Yohanes Paulus kamu akanlah berharap sebuah gembar-gembor, dan surat-surat akanlah ada ditampilkan dan dibuat tersedia untuk para ahli akademis. Tetapi semua ini disembunyikan dari penglihatan masyarakat.” Ed Stourton menulis.
Menurut Caroline Wyatt, repoter senior BBC untuk masalah keagamaan, “Sampai saat ini, surat-surat untuk filosofer Amerika kelahiran Polandia Anna-Teresa Tymieniecka tetap ada tersembunyi di Perpustakaan Nasional Polandia,”  dan melanjutkan, “Tidak ada bukti bahwa Paus telah melanggar sumpah tidak menikah.”

Catatan: Doktrik Gereja Roma Katolik melarang para pendetanya (yang terendah) sampai Paus (tertinggi) untuk menikah. Wanita dan sex telah dianggap kotor bagi para pria kalangan atas, pandangan ini telah dianut sejak masa Yunani kuno. Tidaklah heran mengapa praktek homosex telah mengikat baik bangsa Yunani kuno maupun Romawi kuno sejak dulu (lihat Surat Rasul Paulus untuk Jemaat Roma 1:18-32), dan begitu banyak pemimpin Katolik yang sakit dan meninggal akibat HIV dan AIDS. Sex di dalam kehidupan perkawinan Suami-Isteri adalah suci menurut Firman YAHWEH; lihat 1 Korintus 7:12-14.

Sumber:

Pembaca bebas memakai artikel TheCamelSpeaksOut.wordpress.com sejauh tidak merubah tulisan aslinya dan menyertakan link situsnya. Hargailah karya cipta orang lain.
Terima kasih, The Camel Speaks Out / Unta Angkat Bicara

Iklan

Posted on 17/02/2016, in AGAMA Roma Katolik and tagged , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: