Apakah ketua FPI Muhammad Rizieg Syihab menganut ideologi Nazi Hitler?

Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, dan tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan tidak duduk dalam kumpulan pencemooh. Namun kesukaannya hanya pada torah YAHWEH, dan dia merenungkan torat-Nya siang dan malam. Dan dia akan menjadi seperti pohon yang ditanam di tepi aliran-aliran air, yang akan menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak akan layu daunnya,  dan semua yang ia kerjakan akan berhasil. (Mazmur 1:1-3)

Orang Indonesia tidak asing dengan sepak terjang Muhammad Rizieq Syihab, yang dikenal umum dengan panggilan Habib Rizieq, pendiri sekaligus pemimpin utama dari organisasi Islam bernama Front Pembela Islam (FPI). Di dunia internasional, melalui sejarah kita tahu bahwa Adolf Hitler, pendiri partai Nazi adalah tokoh politik modern  yang menganut ideologi sangat kontrofersi di dunia Barat. Apakah habib Rizieg memiliki hubungan ideologi dengan partai Nazi? Nazi penghormatan Adolf Hitler di mobil terbuka dan para tentaranya

Secara kebetulan saya menemukan sebuah artikel di Medan Bisnis Daily (MBD) yang membahas tentang diteguhkannya Muhammad Rizieq menjadi Imam Besar FPI seumur hidup dan pada artikel yang sama ini, FPI menyelaskan garis-garis ideologi partai Islamnya.

”Sejumlah poin di antaranya, FPI menegaskan tetap menerima 4 pilar negara yakni Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, UUD 1945 dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. ’Selama sesuai ditafsirkan dengan syariat Islam,’ ujar Anam,” MBD menulis. (penekanan ditambahkan)

Syariat Islam atau Hukum Islam menetapkan bahwa satu-satunya hukum yang orang Islam harus taati hanyalah Hukum Islam, maka tidaklah heran jika para pengurus FPI  menolak keras memilih calon anggota legislatif yang tidak pro Syariat Islam, “Haram memilih anggota legislatif dan capres dan cawapres yang anti syariat Islam,” kata Sekretaris Mahjelis Syuro DPP FPI, Misbahul Anam tentang poin FPI lainnya. Itulah sebabnya pemilihan bapak Basuki / Ahok sebagai Gubernur Jakarta ditentang keras FPI sejak awal, terlepas betapa kompetan dan jujurnya bapak Basuki mengurus jabatannya selama ini. “Mengingatkan agar umat Islam Jakarta tidak memberikan fotocopy dukungan kepada calon nonmuslim,” kata Rizieq, saat acara peluncuran konvensi Cagub Muslim DKI Jakarta oleh Majelis Tinggi Jakarta Bersyariah, di Masjid Al-Azhar Jakarta, Kamis (25/2/2016).

Ideologi partai Islam FPI tentu mengejutkan bagi orang-orang Islam yang moderat, namun yang mungkin lebih mengejutkan dari ideologi fanatik FPI ini adalah gambar Habib Rizieq yang ada pada artikel tersebut. Habib Rizieq yang adalah Imam Besar seumur hidup ini sedang diarak dalam sebuah mobil jip terbuka, sementara berdiri ia memberi tanda penghormatan di depan umum:  tangan kanannya sampai jari-jarinya lurus terangkat, ini adalah simbul penghormatan dalam ideologi Nazi. Seperti kita lihat pada gambar (dari Medan Bisnis Daily) Habib Rizieg Imam Besar FPI tanda penghormatan Nazi Adolf Hitler

Gunakan mesin pencari gambar pada Yahoo atau Google untuk melihat gambar sejenis lainnya, ketik kata “nazi’s saluting hitler”

Apa hubungannya antara ideologi Nazi Hitler dengan  agama Islam sehingga Imam Besar FPI bertindak seperti pendukung ideologi Nazi? Mungkin kita bertanya. Satu hal yang menghubungkan keduanya adalah ideologi Nazi didukung dan diadopsi oleh para pemimpin kelompok-kelompok Islam radikal, seperti contoh:

  • Mufti Yerusalem Haji Amin al Husseini (rekan Adolf Hitler),
  • Organisasi Islam Muslim Brotherhood (Mesir)
  • Organisasi Islam Hamas (Gaza)
  • Organisasi Islam Hezbollah (Libanon dan Syria), dan bahkan
Haj Amin al Husseini rekan Adolf Hitler menginspeksi parade Muslim 1944

Haji Amin Husseini

Ketiga organisasi Islam ini telah lama digolongkan oleh negara-negara Barat sebagai organisasi terroris; kemudian raja-raja Arab (kecuali Qatar) mengadopsi kebijakan yang sama setelah bergejolaknya politik dan perang di Timur Tengah yang dikenal sebagai ”the Arab Spring.

Apakah pemimpin FPI melalui simbul penghormatan Nazinya ini menyatakan kepada masyarakat Indonesia bahwa FPI setuju dan mengadopsi ideologi garis keras seperti organisasi-organisasi Islam di atas?

Para pengikut Muslim Brotherhood penghormatan gaya Nazi Adolf Hitler

Muslim Brotherhood’s salute

Cepat atau lambat waktu akan menunjukkan itu kepada kita.

Harapan saya, dan tentunya banyak orang Indonesia adalah pemerintah Indonesia bertindak bijaksana dan tegas di dalam menjaga kestabilan dan keamanan negara Indonesia serta penduduknya. Kita semua tidak ingin Indonesia menjadi seperti Syria, Irak, Libanon, Gaza, Yaman dan Libya. Adalah tugas rakyat untuk mendukung pemerintah dan aparatnya serta berdoa bagi mereka.

Bacaan lainnya yang berkait:

Pembaca bebas memakai artikel TheCamelSpeaksOut.wordpress.com sejauh tidak merubah tulisan aslinya dan menyertakan link situsnya. Hargailah karya cipta orang lain.

Terima kasih, The Camel Speaks Out / Unta Angkat Bicara

Iklan

Posted on 21/06/2016, in AGAMA Islam, Alkitab and tagged , , , . Bookmark the permalink. 1 Komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: