Kenya: Kantor Polisi Mombasa diserang tiga wanita berpakaian seperti burqa, ketiganya ditembak mati

Ada jalan yang disangka lurus, tetapi ujungnya menuju maut. (Amsal  16:25)

Tiga wanita berpakaian bui-bui, pakaian wanikenya-tiga-wanita-muslim-menyerang-kantor-polisi-mati-tertembakta Muslim Afrika, seperti nijab dan burga, berpura-pura melapor telah kecurian telpon datang ke Kantor Pusat Polisi Mombasa untuk membunuh pihak keamanan dan membebaskan rekan mereka.

Seorang petugas polisi dilaporkan tertusuk, luka parah namun berhasil dibawa ke rumah sakit.

”Sementara ditanya oleh petugas polisi, seorang mengeluarkan pisau, dan lainnya melempar bomb minyak ke para petugas polisi,” Komando polisi Negara Mombasa berkata.

Saksi mata berkata, seorang wanita lainnya mencoba meledakan bom pinggang yang ada pada tubuhnya, namun tidak meledak. Ketiganya dilaporkan ditembak mati setelah aksi serangan tersebut. Semua senjata ini tersembunyi di balik baju keagamaan mereka.

Dua dari tiga wanita ini dikenali indentitasnya: Fatuma Omar dan Tasmin Yakub Abdullahi Farah. Keduanya orang Muslim Kenya.

Kelompok Al-Shabaab, yang berpusat di Somalia, yang bernaung di bawah Al-Qaida, telah menklaim bertanggung jawab atas serangan di Mombasa ini.

Surat berbahasa Inggris, bertulisan tangan, yang mengaku setia dengan kelompok Negara Islam Khalifat juga mengklaim serangan tersebut. Mengancam banjir darah untuk balas dendam pemenjaraan dan kematian rekan-rekan Muslim mereka di Mombasa.

Kejadian ini terjadi Minggu pagi, ketika dunia sedang memperingati korban serangan teroris Al-Qaida 11 September yang meruntuhkan dua gedung kembar di kota New York yang menelan banyak korban jiwa.

Pemerintah Kenya semakin prihatin atas NIK yang mencoba masuk ke negara mayoritas Kristen ini dan merekrut remaja untuk berjihad. Sejauh ini ada lebih dari 20 pemuda-pemudi Kenya yang telah direkrut oleh NIK.

Pada bulan April 2015, lima jihadist bersenjata api menyerang Universitas Garissa, menewaskan 148 orang.

negara-negara-afrika-di-bawah-ancaman-islam

Negara-negara Afrika dalam ancaman

Kelompok-kelompok Islam Somalia sering menyerang negara-negara tetangganya, Ethiopia dan Kenya, dengan alasan karena kedua negara ini mengirim bantuan militer untuk membantu pemerintah Somalia yang mereka perangi. Somali adalah negara Islam hampir 100 % berpenduduk Muslim, dan perang sipil Somalia masih berlanjut lebih dari 20 tahun lamanya. Kenyataannya adalah para militan Islam ini, apapun nama kelompok Islam mereka, ingin memperluas wilayah kekuasaan mereka turun dari Afrika utara menuju selatan, dan dari Somalia ke negara-negara Afrika Timur, itulah sebabnya Pemerintah Marokko, Algeria, Tunisia, Mesir, Mali (semuanya negara Islam) dan Ethiopia, Kenya, Nigeria dan Tunisia memperkuat pasukan keamanan mereka baik diperbatasan dan di dalam negeri mereka.

Dalam kurun waktu dua-tiga dekade belakangan ini semakin banyak orang Muslim Afrika yang meninggalkan agama Islam mereka dan menjadi Kristen, di lain sisi, masyarakat Kristen Afrika tidak bisa dimurtadkan melalui jalan dakwah (penyebaran Islam melalui ceramah dan kotbah), oleh sebab itu cara jihad / terror adalah aternatif terakhir mereka.

Pertanyaanya ialah, “Apakah dengan jalan terror dan paksaan Islam akan semakin kuat dan besar?”

Bacaan berkait:

Referensi:

Pembaca bebas memakai artikel TheCamelSpeaksOut.wordpress.com sejauh tidak merubah tulisan aslinya dan menyertakan link situsnya. Hargailah karya cipta orang lain.

Terima kasih, The Camel Speaks Out / Unta Angkat Bicara

 

Iklan

Posted on 16/09/2016, in Benua Afrika, Dokma & Praktis, Jihad and tagged , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: