Paus Francis I dipertanyakan imannya, bahkan oleh para Katolik

Dengar dan camkanlah: bukan yang masuk ke dalam mulut yang menajiskan orang, melainkan yang keluar dari mulut, itulah yang menajiskan orang.” (Matius 15:11)

Paus Francis I memutar balik ajaran Yesus dan isi Alkitab tentang homosex

Paus Francis tentang homosexual

Artikel ini akan menunjukkan beberapa catatan berita tentang perkataan dan perbuatan Paus Francis I dalam pelayanannya sebagai pemimpin rohani yang membuat imannya sebagai paus dipertanyakan bukan hanya oleh para pemimpin Gereja Injili, tetapi juga oleh kalangan dalam GRK.

Sekilas latar belakang Paus Francis I dan Gereja Roma Katolik

Jorge Mario Bergoglio adalah nama asli dari Paus Francis I. Gereja Roma Katolik (GRK) mencatat bahwa Paus Francis I adalah paus ke 112, namun paus pertama yang berasal dari sekte Katolik Jesuit (Serikat Yesus, dalam bahasa Indonesia). Ia asli orang Roma dan tumbuh besar di Argentina, di negara ini ia juga menjabat sebagai Jendral Jesuit. Organisasi Jesuit pernah dilarang di berbagai negara Barat. Ia adalah satu-satunya paus, sepanjang sejarah kepausan Roma Katolik, yang pernah berceramah di depan Kongres Amerika Serikat.

Untuk yang belum tahu tentang Gereja Katolik, paus adalah pemimpin tertinggi dari Gereja Roma Katolik (GRK), dan sekaligus pemimpin negara Vatikan, yang berpusat di kota Roma. Di bawah Paus, terdapat ratusan Kardinal (yang juga berfungsi sebagai Duta-duta Besar). Di bawah Kardinal terdapat Uskup Agung lalu diikuti para Uskup dan kemudian para pendeta Katolik.  Ada Gereja-gereja di luar denominasi Roma Katolik yang menganggap Paus sebagai pemimpin utama sinode mereka.

Alkitab tentang kreteria “orang Kristen”

Sebelum kita melihat pernyataan doktrinal Paus Francis I, ada baiknya kita mengerti  apa artinya ada sebagai “orang Kristen.” Kitab Kisah para Rasul atau ”Book of Acts” (Kitab yang mencatat perbuatan-perbuatan para Rasul) mencatat bagaimana lahirnya kata ”orang Kristen,” tertulis: ”Dan Barnabas pergi ke Tarsus untuk mencari Saulus. Dan ketika menemukannya, dia membawanya ke Antiokhia. Dan terjadilah selama setahun penuh, mereka berkumpul bersama dalam jemaat dan mengajar kerumunam orang yang cukup banyak. Dan, para murid itu disebut Kristen untuk pertama kali, di Antiokhia.” (Kis 11:25-26).

Barnabas adalah “seorang yang baik dan penuh dengan Roh Kudus dan iman” (Kis 11:24), ia diutus oleh Jemaat di Yerusalem untuk memfollow-up pemberitaan ”Injil Adonai Yeshua” yang diberitakan oleh orang-orang beriman dari Siprus dan Kirene di kota Antiokhia, Syria (a. 20). Murid bertambah, sehingga Barnabas memerlukan Saulus, Ahli Taurat dari mantan sekte Farisi  yang sangat terkenal di antara masyarakat Yahudi. Saulus yang dikemudian hari dikenal sebagai Rasul Paulus telah menjadi pengikut Yeshua setelah perjumpaannya yang supernatural dengan Adonai Yeshua di dekat Damaskus, ibukota Syria. Tarsus dan Antiokhia adalah kota-kota di Syria pada saat itu.

Jadi murid-murid ini disebut ”orang-orang Kristen” karena iman dan gaya hidup mereka mengikuti ajaran Injil Yeshua. Secara sederhana, orang Kristen adalah orang yang percaya dan mengikuti ajaran Adonai Yeshua.

Selama satu tahun penuh Barnabas dan Saulus memuridkan orang-orang yang baru percaya Injil Yeshua. Jadi murid-murid ini disebut ”orang-orang Kristen” karena iman dan gaya hidup mereka mengikuti ajaran Injil Yeshua. Secara sederhana, orang Kristen adalah orang yang percaya dan mengikuti ajaran Adonai Yeshua.

Pernyataan-pernyataan doktrinal Paus Francis I

Telah banyak video dan artikel (pro dan kontra) dibuat tentang Paus Francis I, namun yang terbaik untuk menilai siapakah sebenarnya beliau, adalah perkataan dan perbuatan beliau sendiri, sebagaimana Adonai Yeshua berkata:

Sebab setiap pohon dikenali dari buahnya, karena bukan dari semak duri mereka mengumpulkan buah ara, ataupun dari belukar mereka mengumpulkan buah anggur. Orang yang baik mengeluarkan hal yang baik dari perbendaraan hatinya yang baik, dan orang yang jahat mengeluarkan hal yang jahat dari perbendaharaan hatinya yang jahat, karena mulutnya mengucapkan apa yang meluap dari hatinya.” (Lukas 6:44-45)

Dari Firman Elohim ini kita bisa melihat bahwa perkataan dan perbuatan (buah) ditentukan oleh hati manusia.

Di bawah ini adalah beberapa contoh artikel yang mencatat perkataan dan perbuatan Paus Francis I dalam pelayanannya, pada bagian terakhir saya sertakan sejumlah artikel dari orang Gereja Katolik dan Gereja Injili:

1. Doa Bapa Kami (Matius 6:9-13). Setiap orang Kristen tahu dan umumnya hafal di luar kepala Doa tersebut. Saya sejak SD sudah hafal Doa ini sekalipun bukan orang Kristen, hanya karena saya di sekolahkan di sekolah Kristen.

Awal Oktober 2015, Paus Francis I memimpin Doa Bapa Kami dilapangan terbuka di Amerika Serikat, membacanya dari text bahasa Inggris. Video menunjukkan bahwa Paus tidak melanjutkan Doa tersebut. Namun yang lebih serius adalah ia merubah kata yang sangat penting, berbunyi: “Datanglah Kerajaan-Mu di Neraka seperti di Sorga. …” Alkitab menulis: ”Datanglah Kerajaan-Mu di Bumi seperti di Sorga.” POPE FRANCIS Says “HELL” During Lord’s Prayer & CAN’T FINISH! (video)

Dengan demikian, Paus menyatakan bahwa ia tidak bukan hanya sekedar menolak Kerajaan Elohim terjadi di bumi, dimana manusia hidup, lebih lagi paus ini menolak secara tegas Kerajaan Elohim yakni otoritas dan kekuasaan Elohim sebagai Penguasa semesta alam. Ini adalah suatu bentuk penghujatan besar kepada Bapa Sorgawi.

2. Siapakah sebenarnya Lucifer? Alkitab menulis Lucifer (Latin) atau Helel (Ibrani)  berarti “the morning star” adalah indentik dengan Setan, yang awal mulanya adalah malaikat terang yang kemudian dibuang Elohim ke bumi karena memberontak ingin menjadi serupa Elohim. Baca Yesaya 14:12-17 dalam terjemahan LXXE (Septuagint English, Geneva, KJV. Di St. Petrus Basilika, Paus memimpin Doa Misa dalam bahasa Latin; menyebut Elohim sebagai Lucifer dan Ha Mashiah (Kristus) sebagai putra Lucifer (Vatikan, 27 April 2014). Ini adalah doa klasik Gereja Roma Katolik, namun menjadi heboh sebab baru kali ini di videokan dan dimuat di publik. Dari text terjemahan bahasa Inggrisnya Anda bisa mengerti isi doa misa tersebut. Lihat: Pope Francis Declares Lucifer As God (video)

3. Perlukah orang Kristen memiliki hubungan pribadi dengan Yeshua Ha Mashiah (Yesus Kristus)? Firman YAHWEH menunjukkan bahwa itu perlu sekali dan bahkan Elohim sendiri menghendaki hal itu terjadi. Baca: Yohanes 15:4-27, pasal ini diapit oleh pasal 14 dan 16, dimana Yeshua menjanjikan Roh Kudus (Roh Elohim) kepada setiap pengikut-Nya. Yeshua jelas merefer Yohanes 15 ini dari kitab Nabi Yehezkiel 15, peringatan bagi umat-Nya yang tidak mau mengandalkan Dia (perhatikan Yez 15:8).

Namun Paus Francis I berkata: “Memiliki hubungan pribadi langsung dan segera dengan Yeshua Ha Mashiah di luar lingkungan dan mediator dari Gereja (Roma Katolik) adalah pencobaan-pencobaan yang berbahaya dan merusak” (Vatikan, 25 Juni 2014). Lihat: POPE says Personal Relationship with Jesus VERY DANGEROUS & HARMFUL – Must Share!!(video)

4. Apakah artinya Penyaliban dan Kebangkitan Yeshua menurut Firman YAHWEH? Rasul Petrus berkata itu penting sekali, selain dosa kita telah Yeshua tanggung di kayu salib, salib Yeshua memampukan orang Kristen untuk hidup di dalam kebenaran, tambahan dari itu, luka-luka Yeshua telah menyembuhkan penyakit kita (1 Pet 2:23-25). Salib Mashiah melayakkan kita beribadah secara langsung kepada Elohim yang hidup, dan memiliki kepastian kehidupan kekal, kata penulis kitab Ibrani (Ib 9:13-15). Rasul Paulus menggambarkan penyaliban Yeshua sebagai kekuatan Elohim: “Sebab pemberitaan tentang salib memang adalah kebodohan bagi mereka yang akan binasa, tetapi bagi kita yang diselamatkan pemberitaan itu adalah kekuatan Elohim. (1 Korintus 1:18).

Paus Francis melihat karya salib Yeshua berbeda dengan Firman YAHWEH. Di gereja St. Patrick Cathedral di New York ia berkata, “Kita adalah pengikut Yeshua (Jesus) …, dan bicara secara manusawi, telah berakhir dalam kegagalan, kegagalan Salib.” (September 2015).  Lihat: Blasphemy! “Jesus’ life ended in failure, the failure of the Cross…” Pope Francis (video)

5. Praktek hubungan homosex dosa atau tidak di mata Elohim? Setiap orang Kristen telah tahu sejak di Sekolah Minggu mengenai sejarah penghakiman Elohim atas kota Sodom dan Gomorah (Kejadian 18:16 sampai 19:29). Rasul Petrus berkata peristiwa Sodom dan Gomorah ini adalah suatu peringatan untuk mereka yang hidup fasik di masa-masa kemudian” (1 Pet 2:6). “Janganlah disesatkan: … bukan pezina, bukan banci, bukan homoseks … yang akan mewarisi kerajaan Elohim,” Rasul Paulus mengingatkan jemaat (1 Korintus 6:9-10).

Di depan para wartawan, Paus Francis yang membawahi seluruh Kardinal, Uskup Agung, Uskup dan para pendeta Katolik, menjawab pertanyaan tentang para pendeta Katolik yang praktek homosexual, ”Jika seseorang adalah gay (homo) dan ia mencari Adonai (the Lord) dan memiliki kehendak yang baik, siapakah saya untuk menghakimi?” (Brazil, Juli 2013). Namun Paus menolak berkomentar tentang kemungkinan wanita menjadi pendeta; namun menjadi jelas ketika seorang pendeta Katolik yang kedapatan menikah dengan seorang wanita, pendeta ini segera dipecat. Lihat: Pope Francis on gays: Who am I to judge? (video).

Paus Francis membuktikan dukungannya secara terang-terangan kepada para pelaku praktek homosex, tidak hanya bagi para pemimpin Katolik namun juga kepada setiap jemaat Katolik, dengan mengumpulkan semua bawahannya dalam sebuah konferensi satu minggu khusus membahas masalah pernikahan dan sex tersebut. Sedemikian besarnya dukungan Paus atas kehidupan homosex ini, sehingga majalah LGBT Amerika Serikat, The Advocate, menamai Paus Francis I sebagai “Tokoh Tahun 2013” mereka.

6. Bagaimana konsep Paus Francis tentang Teori Darwin / Teori Evolusi? Charles Darwin adalah seorang Atheis, ia menolak adanya Elohim dan ia percaya manusia berevolusi dari monyet. Paus percaya manusia tercipta sesuai Teori Evolusi, ia menyebut kisah Penciptaan di kitab Kejadian seperti kisah seorang tukang sulap dan tidak mungkin, ”Ketika kita membaca tentang Penciptaan di kitab Kejadian, kita menjalankan resiko membayangkan Elohim adalah seorang tukang sulap, dengan tongkat sulap tidak dapat melakukan apapun.” (3 November 2014). Lihat: WARNING !!! Pope Calls Jesus and the Bible a LIE !!! False Prophet EXPOSED !!! (video) 

Paus mencium kaki para imigran Muslim dan berkata Kita bersaudara

Paus mencium kaki para imigran Muslim: “Kita bersaudara”

7. Pope Francis I lebih membela Islam daripada membela doktrin Katolik dan Kristen? Silahkan lihat sendiri. Pope Francis: “It isn’t right to say that Islam is a terrorist faith” (pernyataan Paus kepada para pemuda Panama) (video)

Berikut ini adalah daftar Artikel yang mengkomentari pernyataan doktrinal Gereja yang dibuat oleh Paus Francis I:

Dalam Bahasa Indonesia:

Dalam Bahasa Inggris:

Dokumentasi tentang Paus Francis I sebelum menjadi Paus oleh Leo Zagami. Catatan sejarah tentang Paus Francis I dari Professor Michel Chossudovsky, president dan direktur the Center for Research on Globalization: “Jorge Mario Bergoglio (nama asli Paus Francis I) adalah Jendral Jesuit dan Uskup di Argentina adalah orang yang secara langsung terlibat dalam ‘Perang Kotor’ Argentina mulai dari aksi kudeta dan pembunuhan penduduk Argentina;” “Washington’s Pope”? Who is Pope Francis? dan Babylon is fallen: pope Francis’ implication in Argentina’s dirty war (video)

Sindikat politik dan nubuatan tentang runtuhnya Gereja Roma Katolik dimana Paus Francis I sebagai paus terakhir:

Apakah kita lebih menghormati manusia lebih daripada menghormati Elohim Pencipta kita? Kejadian pasal 1 menjelaskan bagaiman Elohim menciptakan alam semesta, bumi dan segala isinya. Dan pada kitab Wahyu (kitab nubuatan Akhir Jaman) tertulis bahwa akan datang malaikat Elohim memperingati manusia yang tidak menghormati Elohim YAHWEH dan firman-Nya:  Dan aku melihat seorang malaikat lain terbang di tengah-tengah langit dan padanya ada Injil yang kekal untuk diberitakannya kepada mereka yang diam di atas bumi dan kepada semua bangsa dan suku dan bahasa dan kaum, dan ia berseru dengan suara nyaring: “Takutlah akan Elohim dan muliakanlah Dia, karena telah tiba saat penghakiman-Nya, dan sembahlah Dia yang telah menjadikan langit dan bumi dan laut dan semua mata air.” (Wahyu 14:6-7)

Pembaca bebas memakai artikel TheCamelSpeaksOut.wordpress.com sejauh tidak merubah tulisan aslinya dan menyertakan link situsnya. Hargailah karya cipta orang lain. Terima kasih, The Camel Speaks Out / Unta Angkat Bicara

Iklan

Posted on 25/03/2017, in AGAMA Roma Katolik, Alkitab and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: