ALLAH memerintahkan nabi Muhammad percaya kepada Alkitab – Surah 10

(D)emikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya. (Yesaya 55:11, ITB)

Surah 10 adalah pasal Nabi Yunus, diawali dengan ”A.L.R. Ini adalah ayat-ayat dari Kitab Hikmatatau the Wise Scripture (Pickthal) / the Book of Wisdom (Yusuf Ali). Ketahuilah, Tuhanmu adalah Allah (God, Elohim) yang menciptakan langit dan bumi dalam enam hari … kepada Dia kamu semua akan kembali; Janji Allah adalah benar dan pasti. (Baca ayat 1 dan 5). Nabi Yunus merefer perkataannya ini kepada Elohim yang disembah oleh Abraham, Ishak dan Yakub: Demikianlah diselesaikan langit dan bumi dan segala isinya. Ketika Allah pada hari ketujuh telah menyelesaikan pekerjaan yang dibuat-Nya itu, berhentilah Ia pada hari ketujuh dari segala pekerjaan yang telah dibuat-Nya itu. Lalu Allah memberkati hari ketujuh itu dan menguduskannya, karena pada hari itulah Ia berhenti dari segala pekerjaan penciptaan yang telah dibuat-Nya itu. (Kejadian / Taurat 2:1-3, ITB)

Kuran terjemahan Indonesia mengganti kata Al-Kitab / the Scripture / the Book menjadi ”Al Quran: ”Ini ayat-ayat adalah Al Quran yang mengandung hikmat.” (DEPAG RI, CV. TOHA PUTRA, 1989). Para Pembaca Kuran versi terjemahan Indonesia perlu memperbandingkan isinya dengan versi-versi Kuran bahasa lainnya.

Jelas Surah 10:1 merefer kepada Al-Kitab atau The Book, hal ini nampak pada ayat beriktunya; Allah telah mengutus Nuh (ayat 71-73) dan nabi-nabi lainnya seperti Musa dan Harun (74-75) untuk melepaskan orang Israel dari perbudakan raja Mesir Firaun (90).

Dan pada Surah 10:94 Tuhan melalui nabi Yunus memerintahkan Muhammad untuk percaya kepada Al-Kitab, dan jika ia masih ragu akan pewayhuan yang ia dapatkan tersebut ia diperintahkan untuk bertanya kepada orang-orang yang telah membaca Kitab tersebut, yakni Bangsa Israel dan Umat Kristen, para pengikut Yeshua Ha Mashiah (Isa al-Masih), tertulis dalam empat versi:

  • ”Maka jika kamu (Muhammad) berada dalam keragu-raguan tentang apa yang Kami turunkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab sebelum kamu. Sesungguhnya telah datang kebenaran kepadamu dari Tuhanmu, sebab itu janganlah sekali-kali kamu termasuk orang-orang yang ragu-ragu. (DEPAG RI, CV. TOHA PUTRA, 1989)
  • “And if thou (Muhammad) art in doubt concerning that which We reveal unto thee, then question those who read the Scripture (that was) before thee. Verily the Truth from thy Lord hath come unto thee. So be not thou of the waverers. (Pickthal)
  • “But if you are in doubt as to what We have revealed to you, ask those who read the Book before you; certainly the truth has come to you from your Lord, therefore you should not be of the disputers.  (Shakir)
  • “If thou wert in doubt as to what We have revealed unto thee, then ask those who have been reading the Book from before thee: the Truth hath indeed come to thee from thy Lord: so be in no wise of those in doubt. (Yusuf Ali)

Pada Sura 10:94, sekali lagi Tuhan berbicara kembali tentang ”Al-Kitab/ the Book / the Scripture.” Kita perlu ingat kitab Kuran belum terbentuk bahkan saat nabi Muhammad meninggal dunia (632 AD), hal ini diakui oleh banyak ahli Kuran. Jadi tidak diragukan “Kitab” yang dimaksud adalah Alkitab.

Sedikit informasi tentang nabi Yunus. Sura 10:22, menceritakan cerita yang sejenis dengan kitab Yunus 1:4-16; badai yang besar melanda kapal yang ditumpangi oleh Yunus, ketika TUHAN meredakan badai para penumpang kapal “mempersembahkan korban sembelihan bagi TUHAN serta mengikrarkan nazar” (16)

Sekarang kita melihat sejarah kapan nabi Yunus ini hidup. YAHWEH (TUHAN, dalam Alkitab Indonesia) mengutus nabi Israel bernama Yunus ke kota Niniwe / Nineveh (sebelah timur dari kota Mosul, Irak modern), ibukota dari raja Asyur bernama Salmaneser, untuk berkotbah pertobatan ”karena kejahatannya telah sampai kepada-Ku.” (Yu 1:2). Pelayanan Yunus sebagai nabi dicatat dari 793 BC sampai 753 BC. Ini berarti sebelum nabi Yesaya terpanggil sebagai nabi (740-681 BC). Tepatnya Yunus hidup di jaman raja Israel Yerobeam II (794-755 BC).

Baca juga:

Alkitab dengan jelas mengungkap bahwa semua kitab para nabi – dari nabi Musa sampai nabi Maleakhi semua berbicara / bernubuat tentang Yeshua Ha Mashiah, atau Isa al-Masih (dunia Islam mengenal-Nya), perhatikan pernyataan Yeshua di bawah ini.

Sehari setelah Yeshua bangkit dari kematian-Nya, Dia berkata kepada dua pemuda yang sedang bercakap-cakap dalam pejalanan menuju desa Emaus, tertulis dalam Injil Lukas 24 mulai dari ayat 17

“Apakah yang kamu percakapkan sementara kamu berjalan?”

“Adakah Engkau satu-satunya orang asing di Yerusalem, yang tidak tahu apa yang terjadi di situ pada hari-hari belakangan ini?” seorang dari mereka balik bertanya tanpa menyadari dengan siapa mereka sedang berbicara. Dan mereka menjelaskan pada Yeshua apa yang sedang mereka bicarakan:

“Apa yang terjadi dengan Yesus orang Nazaret. Dia adalah seorang nabi, yang berkuasa dalam pekerjaan dan perkataan di hadapan Allah dan di depan seluruh bangsa kami. Tetapi imam-imam kepala dan pemimpin-pemimpin kami telah menyerahkan Dia untuk dihukum mati dan mereka telah menyalibkan-Nya. Padahal kami dahulu mengharapkan, bahwa Dialah yang datang untuk membebaskan bangsa Israel. Tetapi sementara itu telah lewat tiga hari, sejak semuanya itu terjadi. Tetapi beberapa perempuan dari kalangan kami telah mengejutkan kami: Pagi-pagi buta mereka telah pergi ke kubur, dan tidak menemukan mayat-Nya. Lalu mereka datang dengan berita, bahwa telah kelihatan kepada mereka malaikat-malaikat, yang mengatakan, bahwa Ia hidup. Dan beberapa teman kami telah pergi ke kubur itu dan mendapati, bahwa memang benar yang dikatakan perempuan-perempuan itu, tetapi Dia tidak mereka lihat.” (ayat 20-24)

Lala Yesus memberi pewahyuan kepada mereka:

“Hai kamu orang bodoh, betapa lambannya hatimu, sehingga kamu tidak percaya segala sesuatu, yang telah dikatakan para nabi! Bukankah Mesias harus menderita semuanya itu untuk masuk ke dalam kemuliaan-Nya?” Lalu Ia menjelaskan kepada mereka apa yang tertulis tentang Dia dalam seluruh Kitab Suci, mulai dari kitab-kitab Musa dan segala kitab nabi-nabi” (25-27).

Ijinkanlah saya mengingatkan dan meyakinkan Anda para Muslim, bahwa Tuhan telah memerintahkan nabi Muhammad untuk percaya kepada Alkitab sebagai kebenaran Firman Elohim YAHWEH, yang setiap orang harus percaya tanpa keraguan, seperti Sura 10:94 berkata:

  • ”Sesungguhnya telah datang kebenaran kepadamu dari Tuhanmu, sebab itu janganlah sekali-kali kamu termasuk orang-orang yang ragu-ragu.”
  • ”Verily the Truth from thy Lord hath come unto thee. So be not thou of the waverers. (Pickthal) (Terjemahan bebas: Sesungguhnya Kebenaran dari Tuhanmu telah datang kepada mu. Jadi janganlah kamu termasuk dari para orang-orang yang terombang-ambing)

5 Terjemahan Kuran bahasa Inggris bisa dibaca di sini. http://prophetofdoom.net/Qurans.Islam

Baca juga:

Pembaca bebas memakai artikel TheCamelSpeaksOut.wordpress.com sejauh tidak merubah tulisan aslinya dan menyertakan link situsnya. Hargailah karya cipta orang lain. Terima kasih, The Camel Speaks Out

Iklan

Posted on 09/05/2017, in Alkitab, Kuran & Hadis and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: