Category Archives: AGAMA Islam

Kementerian Agama menyegarkan aturan Penggunaan TOA di Mesjid dan Musholla di Indonesia

And just as you want men to do to you, you also do to them likewise.
Dan sebagaimana kamu menghendaki supaya orang berbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka – The Golden Rule of Adonai Yeshua

Logo 5 Tuntuan Pemakaian TOA di Mesjid & MushollahBerkaitan dengan kasus penganiayaan dan pemenjaraan seorang ibu di Sumatra Utara yang mengeluhkan kerasnya suara sembayang yang keluar dari Pengeras Suara (dikenal sebagai TOA; merek dagang) sebuah Mesjid Kementerian Agama baru-baru ini mengeluarkan Surat Edaran untuk menyegarkan kembali surat keputusan Direktorat Jendral Bimas Islam tentang Tuntunan Penggunaan Pengeras Suara di Masjid, Langgar dan Mushalla di seluruh Indonesia.

Surat Edaran Kementerian Agama bernomor: B.3940/DJ.III/Hk.00.7/08/2018, seperti nampak di bawah, ditanda tangani oleh Muhammadiyah Amin, tertanggal 24 Agustus 2018 atau 12 Dzulhijjah 1439, bersifat pemberitahuan bahwa Instruksi Dirjen Bimas Islam Nomor: KEP/D/101/1978 yang mengatur “Penggunaan Pengeras Suara di Masjid, Langgar dan Mushalla” tetap masih berlaku. Dan beliau atas nama Kementerian Agama meminta semua masyarakat Indonesia “Menyebarluaskan Instruksi dimaksud melalui media sosial seperti WhatApp group” dan lain-lainnya “dengan cara yang santun.”

Jika kita baca isi dari Intruksi Dirjen Bimas Islam 1978 maka jelas itu adalah suatu bimbingan yang bagus bagi masyarakat Muslim di Indonesia, membawa keuntungan bukan hanya bagi bukan-Muslim tapi juga umat Islam sendiri; Win-Win (kedua pihak untung).

5 Tuntunan Dasar Penggunaan Pengeras Suara di Mesjid dan Musholla

Keuntungan bagi Umat Islam sendiri di antarnya:

  • Umat Islam semakin mentaati ajaran yang tertulis dalam Kuran maupun Hadits Nabi Muhammad,
  • Masyarakat bukan-Muslim semakin mencintai/ menghargai agama Islam dan memahami keagungan Allah SWT
  • Pemasangan dan pengaturan volume suara Pengeras Suara di dalam dan di luar gedung ibadah membuat para Muslim yang sedang beribadah dan yang beristirahat di rumah tidak merasa terganggu

Dan keuntungan bagi masyarkat di luar Islam dan orang asing yang hidup di Indonesia, dikatakan diantaranya:

  • Sedikitnya tidak mengganggu orang yang sedang istirahat atau tidur berkait jam dan kegiatan kerja mereka yang berbeda waktu; hal ini khususnya di kota-kota besar
  • Adanya rasa nyaman hidup di lingkungan umat-Islam

Isi lengkap dari surat Kementerian Agama 2018 dan Pelaksanaan Instruksi Dirjen Bimas Islam Nomor: KEP/D/101/1978 tentang Tuntunan Penggunaan Pengeras Suara di Masjid, Langgar dan Mushalla, bisa dilihat pada link ini (pdf)‎. Ayat di atas diambil dari Injil Lukas 6:31

Hormat yang keluar dari rasa takut, bukanlah hormat yang sejati,
Hormat yang sejati selalu keluar dari hati nurani yang bebas dan jiwa yang dicerahkan – Unta Angkat Bicara

Read the rest of this entry

Iklan

Mengapa Masyarakat Muslim Mesir memilih Pemerintahan Sekularisme?

Wanita-wanita Mesir

Wanita wanita Mesir

Orang Mesir bukanlah orang Arab, dan bahkan tidak suka disebut sebagai orang Arab. Meskipun mayoritas orang Mesir adalah Muslim dan bahasa resmi negara Mesir adalah Bahasa Arab, karenanya dikenal sebagai bagian dari “negara-negara Arab,” bagaimanapun orang Mesir memiliki budayanya sendiri yang jauh lebih tua dari budaya dan bahasa orang Arab. Kehadiran bangsa Mesir telah ada bahkan sebelum tokoh Abraham, the First Hebrew (bapa dari nenek-moyang orang Ibrani). Orang Mesir yang berjumlah sekitar 80 juta penduduk adalah seperempat (¼) dari seluruh ‘orang Arab’ (data 2010), saat ini sedang berada di persimpangan jalan antara Sekularisme di sebelah kiri dan Islam Fundamentalisme di sebelah kanan.

Presiden Anwar Sadat (15/10/70-6/10/81), presiden Mesir ke-3, pemimpin Muslim pertama yang membuat Perjanjian Damai tertulis dengan negara Israel, dikenal sebagai Perjanjian Camp David (17/9/78) setelah 12 hari bernegosiasi secara rahasia dengan Perdana Menteri Israel Menachem Begin di Gedung Putih, AS. Presiden Sadat oleh karenanya telah menjadi orang Muslim pertama yang menerima Penghargaan Nobel Perdamaian, pada tahun yang sama. Karena alasan yang sama juga ia telah dibunuh secara berencana oleh organisasi Jihad Islam Mesir (JIM) pada acara parade militer (6/10/81). Wapres Hosni Mubarak, segera mengambil kuris Sadat. Jendral ini segera membuat undang-undang pelarangan organisasi Ikhwanul Muslimin (the Muslim Brotherhood),[1] organisasi Islam Sunni yang lahir tahun 1928 oleh seorang intelektual Islam Hassan al-Banna, yang merupakan ibu dari JIM dan banyak organisasi beraliran jihad lainnya. Di bawah Presiden Mubarak, presiden keempat (14/10/81-11/2/2011), para Muslim fundamentalis Mesir benar-benar ditekan, memaksa mereka hidup seperti tikus di bawah tanah selama 29 tahun.

Meletusnya Revolusi Arab yang berawal di Tunisia (18/12/10), para Muslim fundamentalis Mesir kembali bangkit kepermukaan, memimpin aksi-aksi demontrasi yang diikuti oleh puluhan ribu orang Mesir di berbagai kota; hasilnya, Mubarak tumbang dari kursi pemerintahnnya yang panjang tersebut.[2]

Para Ikhwanul Muslimin melalui partai politiknya Partai Kebebasan dan Keadilan (PKK) meminta diadakannya pemilu tingkat parlemen. Pihak Militer Mesir menyetujui usulan tersebut, karena yakin mereka akan tetap menang. Hasil Pemilu di akhir tahun 2011 merubah Mesir dari kekuatan Militer ke ideologi Islam; PKK mendapatkan 44% kursi, dan rekannya Partai Al-Noor, Islam Salafi, mendapat 25 %. Secara total, para Islamist Mesir berhasil menguasai lebih dari 69% kursi parlemen.

Juni 2012, pemilihan calon presiden dilakukan. Mohammad Morsi, satu dari pentolan pemimpin Ikhwanul Muslim dan PKK menang dengan 51,7% suara.

Morsi sebagai Presiden Mesir segera bergerak cepat dan mengajukan banyak peraturan dan undang-undang baru dan tidak diragukan ia mendapat dukungan penuh dari mayoritas parlemen yang juga para Muslim garis keras. Satu dari usahanya adalah

  • mengajukan berdirinya Parlemen berdasarkan Hukum Islam,
  • memerintahkan pembebasan 572 para aktivis Islam yang telah dipenjarakan oleh pihak militer pada aksi protes 2011
  • mengurangi hukuman dari 16 lainnya dari hukuman mati menjadi tujuh tahun hukuman perjara.
  • membangkitkan kembali kebencian atas Israel.
  • sekitar 3000 anggota Salafis secara terorganisasi menyerang Kedutaan Amerika Serikat di Kairo, merobek benderanya dan menggantinya dengan bendera jihad hitam putih seperti yang ISIS pakai beberapa tahun kemudian.

Morsi mengesahkan Undang-undang baru tersebut tanggal 26/12/12. Sekarang Morsi tidak perlu suara parlemen untuk memutuskan dan melakukan sesuatu. Morsi hari ini telah merampas semua kekuatan negara & mengangkat dirinya sendiri sebagai Firaun Mesir yang baru,” Muhamed El-Baradei, seorang pakar hukum dan diplomat Mesir terkenal menulis pada Twitternya.[3] Lalu demo anti Morsi mulai muncul seketika itu juga.

Demo besar Juni 2013 menumbangkan Presiden Mohamed Morsi
Presiden Morsi memenjarakan siapa saja yang tidak setuju kepada dirinya. Bertumbuhnya sikap diktator Morsi dan pemaksaan agenda Islamnya menentang sekularime dan aturan hukum masyarakat Mesir menambah momentum rakyat Mesir memprotes Firaun baru ini. 29 Januari 2012, Jendral Abdul Fatah al-Sisi, yang saat itu adalah Menteri Pertahanan Negara memperingati kedua kubu partai-partai pro- dan anti-Morsi dengan keras: “Ketidak sepakatan mereka dalam menjalankan Negara akanlah dapat memimpin kehancuran negara dan mengancam masa depan dari generasi-generasi yang akan datang.”

Islam Fundamentalisme dibangkitkan.

  • Morsi menambah kemarahan rakyat Mesir, 17 Juni 2013, ia mengangkat Adel el-Khayat, seorang radikal Muslim yang diduga berkaitan dengan pembantaian 58 turis di kota turis Luxor (Balinya Indonesia) oleh militan Islam, menjadi gubernur Luxor. Rakyat Luxor protes, membuat ia meninggalkan jabatannya seminggu kemudian.
  • 23 Juni, para pengkotbah Islam Salafis memimipin beberapa ratus anggotanya menyerang komunitas Shiah yang sedang ibadah. Menangkap pemimpinnya dan menyuruh jemaat keluar dari gedung ibadah sebelum membakar gedung tersebut. 4 Muslim Shia dipukuli massa hingga tewas dan mayat mereka kemudian diseret di jalan-jalan.

Enam bulan protes, akhirnya rakyat Mesir mulai membuat petisi menumbangkan Morsi, di klaim ada terkumpul 22 juta tanda tangan. Jemaat Kristen Koptik, mewakili 10% populasi Mesir, turut mendukung; mereka telah melihat hampir 30 tahun di bawah pemerintahan Mobarak tetap jauh lebih baik dari Firaun baru yang belum setahun memerintah Mesir. Dan menurut perhitungan pihak Militer melalui helikopter, jumlah orang yang turun ke jalan di seluruh negara Mesir adalah 14 juta pada tanggal 30 Juni 2013, tepat satu tahun Morsi jadi presiden. Banyak orang percaya ini adalah penggenapan dari nubuatan nabi Yesaya pasal 19:1-4.

Jendral el-Sisi memenuhi permintaan “THE PEOPLE DEMAND THE OUSTER OF THE REGIME,” slogan rakyat yang berdemo tersebut. Demo terjadi di 18 lokasi di kota Kairo dan juga kota-kota lainnya secara serentak. Demo anti Presiden M. Morsi di Lapangan Tahrir 27 November 2012 Para lawan Morsi mengklaim adanya sekitar 33 juta orang Mesir turun kejalan. Namun lainnya memperkirakan 14 juta. Saluran Berita Aljazeera, milik Qatar, yang pro-Morsi megabarkan demo di Kairo tersebut tidak lebih dari 800.000 dan 4 juta di seluruh Mesir. Qatar kemudian di asingkan oleh negara-negara Arab pimpinan Arab Saudi. Russia Today menyiarkan berita ini dengan titel “protes terbesar dunia,” ‘Millions against Morsi: Egyptions demand resignation in world’s largest’ protest (video)

1 Juli, pagi hari, aktivis anti-Morsi menyerang kantor utama Ikwanul Muslim di Kairo. Beberapa jam kemudian, gabungan jajaran pihak keamanan Mesir mengeluarkan ultimatum 48 jam yang memberi semua partai politik memenuhi semua tuntutan rakyat Mesir paling lambat 3 Juli.

Pada tanggal 3 Juli, sore itu para pemimpin militer membuat rapat darurat, yang diikuti pertemuan dengan sejumlah pemimpin agama, nasionalis, dan tokoh politik dan pemuda. Pada saat bersamaan pihak Morsi melalui pemimpin Partai politiknya mengeluarkan pernyataan: “Kami tidak pergi ke undangan-undangan dengan siapa pun. Kami memiliki seorang presiden dan selesai!”[4] Jendral el-Sisi atas nama rakyat Mesir menangkap Morsi dan ratusan Muslim garis keras dan mengirim mereka ke penjara. Dan menutup Mahkamah Syariah (Islam).

Popularitas Presiden el-Sisi. Sekarang Mesir dipimpin oleh Presiden ke-enam, Abdel Fattah el-Sisi (8/6/14-saat ini),Majalah TIME El-Sisi orang terpenting di dunia di bawah el-Sisi, hubungan Mesir dan Israel lebih erat daripada sebelumnya. Dalam banyak hal el-Sisi didukung oleh pemerintah Arab Saudi. El-Sisi tidak diragukan adalah seorang Muslim, namun ia sejak kecil terbiasa hidup di lingkungan yang sama dengan orang Yahudi dan Kristen. Di saat Morsi masih presiden, rakyat anti-Morsi memiliki motto: “Tentara dan Masyarakat adalah satu tangan.” Saat ini namanya ada di mana-mana, penutup kue, coklat dan perhiasan leher tertulis “CC” panggilan akrabnya. Restoran-restoran di Mesir menamai burger-burger mereka dengan dengan namanya, di media sosial wajahnya beredar. Presiden Abdel el-Sisi persis seperti Presiden Jokowi kita, ia dekat di hati dan pikiran rakyatnya.[5]

Catatan kaki:
1. Organisasi Islam Sunni Ikwanul Muslimin telah dikenal di Timur Tengah sebagai organisasi yang bertujuan menempatkan Kuran dan Sunnah ke seluruh kehidupan masyarakat dan pemerintahan dengan segala cara baik politik maupun militer; ibu dari segala kelompok Islam berfaham fundamental.  Pada Wiki versi Bahasa Indonesianya, tertulis IM menolak ideologi Al-Qaeda dan Wahabi, dan mengutuk terorisme 2.  Egyptian Crisis (2011–14)
3.  Timeline of the Egyptian Crisis under Mohamed Morsi4. 2012–13 Egyptian protests 5. Abdel Fattah el-Sisi

Read the rest of this entry

Apakah Allah Kristen, Allah Muslim sama? Berdasar Kitab Suci Alkitab dan Kuran+Hadis

Siapa yang bijak menangani persoalan akan memperoleh kebaikan dan siapa yang mempercayakan diri kepada YAHWEH, berbahagialah dia! Amsal 16:20

Perbandingan Allah Kristen dan Allah Islam menurut Alkitab dan Kuran

Elohim Alkitab (Holy Bible) vs Allah Kuran

Banyak yang bertanya kepada saya, apakah Allahnya Kristen sama atau berbeda dengan Allahnya Muslim. Thema seperti telah banyak ditulis baik dalam bahasa Indonesia terlebih bahasa Inggris, namun umumnya hanya membahas kata asal-usul “Allah,” dan maknanya. Artikel ini membahasnya secara sistimatik namun praktis berdasarkan perbandingan Kitab Suci kedua pihak beserta ajaran dan praktek hidup keimanan keduanya, orang Kristen dan Muslim. Kata Kristen di sini juga mewakili bangsa Israel, sebab kedua group ini percaya Alkitab yang sama dan percaya pada Tuhan yang sama. Tulisan ini bertujuan untuk pendidikan dan diskusi agama. Semoga bisa menjadi berkat untuk semua pembacanya. GBU!

Dalam membahas sebuah ajaran agama, opini pribadi tidaklah menjadi standard sebuah fakta apalagi kebenaran dari agama yang kita bicarakan. Untuk mendapat jawaban yang benar dan jujur maka kita harus melihat langsung kepada Kitab Suci yang bersangkutan dan kemudian meneliti bagaimana ayat-ayat Kitab Suci tersebut diajar dan diaplikasikan dalam kehidupan para penganutnya; setelah itu maka setuju dan tidak setuju tidaklah banyak berarti lagi, sebab kebenaran yang disertai fakta selalu lebih berotoritas dibanding opini manusia.

Kasus: Setuju dan Tidak Setuju tentang Allah Kristen sama dengan Allah Muslim atau Islam. BP, pada SarapanPagi.org percaya bahwa kedua Pribadi tersebut adalah sama, berdasar makna dan sejarah kata “Allah,” dan memberikan analogi pribadi Presiden Suharto, tokoh yang dipuja para pengikut Orde Baru, namun pribadi yang sama ini oleh para mahasiswa dianggap perusak. Dan BP menambahkan, “namun perlu disadari bahwa karena Kitab Suci yang dipercayai keduanya berbeda, maka jelas pula bahwa sekalipun ada samanya, keduanya memiliki banyak perbedaan dalam hal konsep/ajaran/aqidah.[1] Waroy John, percaya bahwa keduanya adalah pribadi yang berbeda, baik wujud dan karakternya, hanya memiliki persamaan nama.[2] Siapakah yang benar?

Isi bahasan: Di bawah ini kita akan membandingkan “Allah Kristen” dengan “Allah Muslim/ Islam” berkaitan dengan titel, nama, kepribadian/ karakter, trinitas, sikap keduanya atas umat mereka dan perintah serta ajarannya; dibahas berdasarkan Alkitab, Kuran + Hadis (Hadith).[3] Ayat Alkitab terambil dari versi KS-ILT, kecuali ditulis lain. Ayat Kuran dari Nobel Qur’an terjemahan Indonesia, kecuali ditulis lain. Keterangan: KS-ILT memakai kata YAHWEH/YHWH untuk TUHAN, Elohim untuk Allah dan Yeshua untuk Yesus. Untuk memudahkan pembahasan, dan mengurangi kebingungan maka “Allah Kristen” untuk seterusnya akan ditulis “Elohim” dan “Allah Muslim/ Islam” akan ditulis “Allah.” “S.” singkatan dari Surah, sejenis sub-katagori dari Kuran.

TITEL

  • Alkitab: Dan Elohim melihat segala yang telah Dia jadikan, dan lihatlah, itu sangat baik. (Kej 1:31a). Kepada Abraham, Dia berfirman: “Akulah El-Shadday, hiduplah di hadapan-Ku dan jadilah sempurna (Kej 17:1). Bumi dengan segala isinya adalah milik YAHWEH; dunia serta segala yang tinggal di dalamnya (Maz 24:1). El-Shadday berarti Mahakuasa.
  • Kuran: Allah menciptakan langit dan bumi dengan kebenaran (S. 29:45). Dia-lah Allah Yang tiada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, … Dia-lah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang … Dia-lah Allah Yang Menciptakan… (S. 59:22-24). Dan nabi Muhammad saat pindah ke Medinah, ia berkata kepada orang Yahudi dan Kristen, “Allah kami dan dan Allahmu adalah Satu, dan kepada Dia kami berserah” (S. 29:46, Pikhtal)

PEMBERI WAHYU DARI KITAB-KITAB SUCI

  • Alkitab: “Inilah firman yang telah Aku katakan …, bahwa seharusnyalah digenapi semua yang telah tertulis di dalam Torah Musa, dan Para Nabi, dan Mazmur mengenai Aku,” Yeshua berkata (Luk 24:44). Dan melalui rasul Yohanes di Pulau Patmos, Yeshua berpesan tentang Kitab Wahyu, kitab terakhir di Alkitab, untuk kita berhati-hati tidak menambahi atau menguranginya (Wah 22:18-21)
  • Kuran: “Dia menurunkan Al Kitab (Al Qur’an) (the Scripture; Pikhtal) kepadamu dengan sebenarnya; membenarkan kitab yang telah diturunkan sebelumnya dan menurunkan Taurat dan Injil. (S. 3:3).[4]

NAMA YANG DISEMBAH

  • Alkitab: Elohim berfirman kepada nabi Musa, “Katakan demikian kepada bani Israel: YAHWEH, Elohim leluhurmu, Elohim Abraham, Elohim Ishak, dan Elohim Yakub, telah megutus aku kepadamu. Itulah Nama-Ku untuk selama-lamanya dan itulah pengingat bagi-Ku turun-temurun (Kel 3:15) dan “Akulah YAHWEH, itulah Nama-Ku,” Firman-Nya melalui nabi Yesaya (Yes 42:9)
  • Hadis: Utusan Allah berkata, ‘Allah memiliki 99 Nama, seratus kurang satu; dan siapa yang mengingat semua itu dalam hati akan masuk Paradis,” (Sahih Bukhari -Vol.9, Buku 93, Hadis 489). Namun semuanya ini hanyalah titel, bukan nama. Sejumlah Muslim percaya bahwa Allah itu adalah Nama bukan jabatan (God/ Al-Ilah). Namun Kalimat Syahada / Shahada: La Ilaha Illallah (tidak ada ilah selain Allah)[5]

ELOHIM DAN ALLAH TENTANG TRINITAS

  • Alkitab: Dan sesudah dibaptis, Yeshua segera keluar dari air. Dan tampaklah langit terbuka bagi-Nya dan Dia melihat Roh Elohim turun bagaikan seekor burung merpati dan datang ke atas-Nya. Dan, perhatikanlah suatu suara dari surga yang mengatakan, “Inilah Putra-Ku Yang Terkasih, kepada-Nyalah Aku berkenan!” (Mat 3:16-17). Ref: Yesaya 42:1, Mat 12:18 & 17:5, Luk 9:35 & 2Pet 1:17. “Siapakah dia yang menaklukkan dunia, jika bukan dia yang percaya bahwa Yeshua adalah Putra Elohim,” rasul berkata (1 Yoh 5:5)
  • Kuran: Dan tidak layak bagi Tuhan Yang Maha Pemurah mengambil (mempunyai) anak (son; terjemahan Inggris) (S. 19:92). Penolakan Islam Allah tidak punya putra (son) sangat jelas: “suatu perkara yang sangat mungkar, hampir-hampir langit pecah karena ucapan itu dan bumi belah, gunung-gunung runtuh, karena mereka mendakwa Allah yang Maha Pemurah mempunyai anak (ay. 88-91). Pikhtal: “Beneficent” untuk kata “Tuhan Yang Maha Pemurah”

Islam menganut konsep: Tawheed (absolute oneness/ pure monotheism) dan Tanzeeh (berbeda dari segala/ beyond comparability). “Ayat-ayat Kuran dan Hadis menolak ketiga pribadian Elohim dalam Alkitab.” Dari Tawheed ini menghasilkan praktek ajaran Islam: Ketuhanan, Penyembahan dan Attributes Allah. Dari ketiga pilar ini menghasilkan Islam sebagaimana kita lihat dalam ibadah dan kehidupan sehari-hari umat Islam.[6]

Suatu perbedaan pribadi yang sangat besar antara keduanya. Trinitas dalam ajaran Kristen selalu: Bapa (YHWH), Putra (Yeshua) dan Roh Kudus – tiga pribadi-satu Tuhan; namun dalam Kuran dan ajaran Islam: Allah (dalam arti Bapa), Maryam (bunda Maria) dan Isa al-Masih (Yeshua / Yesus); S.5:116. Islam percaya bahwa Allah adalah satu.

BAGAIMANA ELOHIM DAN ALLAH MENJAGA PERKATAAN MEREKA

  • Alkitab: Elohim bukanlah manusia sehingga Dia berdusta; juga bukan seorang anak manusia sehingga Dia menyesal! Apakah setelah Dia berfirman dan Dia tidak melakukannya; dan setelah Dia berbicara maka Dia tidak menegakkannya? Bil 23:19; baca sampai 26
  • Kuran: Allah menghapuskan apa yang Dia kehendaki dan menetapkan (apa yang Dia kehendaki), dan di sisi-Nya-lah terdapat Umulkitab (Lohmahfuz) (S. 13:39) with Him is the source of ordinance (Pikhtal). Lihat juga S. 2:106. Dan S.16:101 adalah ayat keluhan pengikut Alkitab atas penghapusan kata-kata Allah.[7]

 TENTANG PENYALIBAN YESHUA

Lukas 24 ayat 6 Yeshua telah mati tesalib namun bangkit hidup kembali

Yeshua mati tersalib dan hidup kembali

  • Alkitab: Banyak nabi telah menubuatkan kejadian ini, dan Yeshua sendiri menyatakan itu saat masih hidup. Dan kematian-Nya disaksikan oleh banyak orang, baik para murid-Nya, musuh-Nya baik dari pihak ahli agama Yahudi maupun tentara Romawi. Ketika rasul Petrus menegur guru-Nya karena berkata Dia akan dibunuh, Yeshua balik menegur Petrus dengan sangat keras, “Enyahlah dari-Ku, hai Setan! Engkau adalah sandungan bagi-Ku, karena engkau tidak memikirkan perkara-perkara Elohim, melainkan perkara-perkara manusia.” (Mat 16:23) Yeshua tahu bahwa Dia diutus Bapa-Nya ke bumi untuk mati – demi menebus dosa manusia melalui darah-Nya yang suci, baca Kitab Ibrani 9 dan 10.
  • Kuran: “mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. … Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya (S. 4:157-158). Namun pada S.3:55 dan S. 19:33 tertulis Yeshua akan meninggal dan bangkit kembali.

 HUBUNGAN ELOHIM DAN ALLAH DENGAN UMAT MEREKA MASING-MASING

  • Alkitab jelas menulis bahwa Elohim bukan hanya mendengar dan menjawab doa umat-Nya, lebih lagi Dia berbicara (Kel 34:29-35 & 37:9) bahkan tinggal di dalam pribadi umat-Nya: “Dia tinggal bersama kamu selamanya, yaitu Roh Kebenaran, … Dia tinggal bersama kamu dan akan berada di dalam kamu,” Yeshua berkata (Yoh 14:16-17). Ref: 1 Yoh 4:12-13. Nama Yeshua adalah Imanu’el artinya Elohim beserta kita.
  • Kuran: Maka Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki, dan memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki (S.14:4). Juga pada S. 6:39. Allah lebih mengutamakan kehendak-Nya sendiri daripada apa yang Dia katakan / janjikan.

BAGAIMANA MEREKA MENYELAMATKAN UMAT MEREKA MASING-MASING?

  • Alkitab: Yeshua, “Sesungguh-sungguhnya Aku berkata kepadamu, siapa yang mendengarkan firman-Ku, dan percaya kepada Dia yang telah mengutus Aku, ia memiliki hidup yang kekal dan tidak masuk ke dalam penghakiman, melainkan telah berpindah dari kematian kepada kehidupan” (Yoh 5:24); keselamatan adalah anugerah Elohim melalui beriman kepada Yeshua dan melakukan firman-Nya. Efesus 2:1-10, 1 Yoh 4:5
  • Allah dalam Islam menuntut umat-nya beribadah dengan sempurna untuk mencapai pembenaran. Pembenaran melalui usaha manusia ini dikenal sebagai “Lima Pilar Islam” (yaitu: menyatakan dua Kalimat Syahada, Sembayang 5x sehari, Sakat (derma), Berpuasa di bulan Ramadan dan Naik Haji sedikitnya 1x selama hidup. Pilar tambahan adalah melakukan Jihad (berjuang bagi Islam) (S. 4:47). Pada akhirnya semuanya Allah akan menimbang: “Dan adapun orang-orang yang berat timbangan (kebaikan) nya, maka dia berada dalam kehidupan yang memuaskan. Dan adapun orang-orang yang ringan timbangan (kebaikan) nya, maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah. Dan tahukah kamu apakah neraka Hawiyah itu? (Yaitu) api yang sangat panas. (S. 101:6-11)

PERNYATAAN IMAN UNTUK KESELAMATAN DAN TATA IBADAH

  • Alkitab: Dan akan terjadi, setiap orang yang berseru kepada Nama YAHWEH, akan diselamatkan; karena di Gunung Zion dan di Yerusalem akan terjadi keselamatan, sebagaimana yang YAHWEH firmankan, dan dari yang tersisa yang sedang YAHWEH panggil (Yoel 3:32). Ini tentang Akhir Jaman, lihat ayat 30 & 31. Merefer Mazmur 14:7 & 53:6. Dinubuatkan lagi Yesaya (Yes 46:13), dikutip oleh Rasul Petrus (Kis 2:19-21), oleh Rasul Paulus (Roma 10:9-13) serta Penulis kitab Ibrani (Ibr 12:22-24). Pusat ibadah adalah bukan tempat, tetapi ”roh dan kebenaran,” meskipun Yerusalem tetap kota suci. (Yoh 4:21-24)
  • Kuran: Barang siapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi. (S. 3:85). Pusat ibadah agama Ibrahim/Abraham berada di Mekkah (tepatnya Bakka / Petra) S. 3:96. Kata ”agama Islam” tidak ada dalam teks Arabnya. Dalam praktek: setiap orang yang ingin menjadi Muslim haruslah menyebut dua kalimah syahada; mengakui hanya pada Allah dan Muhammad nabi Allah.

SIKAP MEREKA KEPADA BANGSA LAIN

  • Alkitab: Dari jauh YAHWEH telah menampakkan diri kepadaku. “Ya, Aku telah mengasihimu dengan kasih yang kekal! Oleh karena itu Aku telah menarik engkau dengan kasih setia (Yer 31:3). Sebab Elohim mengutus Putra-Nya ke dunia tidak untuk menghakimi dunia, sebaliknya supaya dunia dapat diselamatkan oleh-Nya (Yoh 3:17). Di Bumi yang baru, 12 batu penjKontras perintah Elohim di Alkitab dengan Allah di Kuranurunya tertulis 12 nama rasul Yeshua dan 12 gerbangnya akan dinamai sesuai nama 12 suku Israel (Wah 21:12, 14)
  • Kuran: Allah mengusir Orang Yahudi dan Kristen (the People of the Scripture) dari Medinah dan Tanah Arab sebab “mereka menolak Allah dan utusan-Nya.” S. 59:2-4. Surah 59 adalah Kitab Al-Hasy-r (Al-Hashr) artinya Kitab Pengusiran.  Meskipun titel-titel Allah Islam sama (lihat di atas) dengan Allah Yahudi dan Kristen, Allah ini tidak suka kepada Yahudi dan Kristen.

PERINTAH BAGAIMANA HIDUP DENGAN SAUDARA SEIMAN

  • Alkitab: “Inilah perintah-Ku, supaya kamu mengasihi seorang terhadap yang lain, sama seperti Aku telah mengasihi kamu. (Yoh 15:12). Yeshua menyebut ini “Perintah Baru” sebagai tanda bagi dunia bahwa mereka adalah murid-murid-Nya (Yoh 13:34-35)
  • Kuran: Nabi itu (Muhammad) lebih utama bagi orang-orang mukmin dari diri mereka sendiri dan istri-istrinya adalah ibu-ibu mereka. (S. 33:6)

JIKA SAUDARA-SAUDARI MEREKA MURTAD

  • Alkitab: Jika ada seseorang yang tidak mentaati perkataan kami melalui surat ini, tandailah dan janganlah berkawan dengannya, agar ia dipermalukan, dan janganlah kamu mengganggapnya sebagai musuh, tetapi tegurlah sebagai saudara (2 Tes 3:14-15.
  • Kuran: Maka jika mereka berpaling (dari Islam), tawan dan bunuhlah mereka di mana saja kamu menemuinya (S. 4:89). Hadis: “…The Prophet said, ‘If somebody (a Muslim) discards his religion, kill him.’ “ (Bukhari 52:260) “Allah’s Apostle: ‘During the last days there will appear some young foolish people … and will go out from (leave) their religion … So, wherever you find them, kill them, for whoever kills them shall have reward on the Day of Resurrection.'” Bukhari (84:64-65). Lebih jelas tentang perkara ini silahkan lihat What Does Islam Teach About Apostasy

60% ayat-ayat Kuran berbicara tentang jihad, Jihad telah menjadi dasar kekuatan dan mesin penggerak Islam.[8] Berjihad juga berarti mempertahankan Islam dari mereka yang murtad dan praktek Islam yang tidak sesuai keyakinan kelompok tertentu.

TENTANG KEHIDUPAN DI SURGA

  • Alkitab: Yeshua berkata kepada mereka , “Kamu tersesat, karena tidak memahami kitab suci maupun kuasa Elohim! Sebab, pada waktu kebangkitan, mereka tidak kawin maupun dikawini, tetapi menjadi seperti malaikat-malaikat Elohim di surga (Mat 22:29-30)
  • Hadis: “Rasulullah bersabda, ‘Allah mengawinkan saya di Firdaus dengan Maryam Puteri Imran, dan dengan istri dari Firaun, dan dengan saudara perempuan Musa”.  Al-Tabarani [Ibn Kathir, Qisas al-Anbiya, p.38].[9]

 “Bebek Test” untuk menentukan sebuah pribadi.

Jika itu nampak sebuah bebek, berenang seperti sebuah bebek, dan bersuara seperti sebuah bebek, maka itu kemungkinan besar adalah sebuah bebek.”

Dari penjabaran ayat-ayat Kitab Suci di atas, kita temukan betapa tidak masuk akal dan susah untuk bisa mengatakan bahwa kedua pribadi tersebut adalah indentik meskipun Nama dan klaim Kuran nampak sama, sebab semua karakter keduanya sangat berbeda, juga bagaimana mereka memperlakukan umat mereka masing-masing sangatlah berbeda. Jalan keselamatan dan ibadah serta kehidupan di Surga yang dijanjikan keduanya juga sangat berbeda.

Pernyataan dua mantan Muslim. Sam Solomon dan Atif Debs, dua pakar Kuran memperingati para Kristen modern untuk berhenti mengasumsikan kedua pribadi ini sama berdasarkan “kesamaan” atau “kesamaan yang cukup” demi tujuan dialog dan mencangkau orang  Muslim, sebab tidak menguntungkan baik untuk para orang Kristen dan juga para Muslim, Asumsi tingkat kesamaan ini tidak menguntungkan seorangpun, sebab itu tidak di dasari pada kebenaran masalah. Sebaliknya itu memudarkan perbedaan menyolok antara Allah Kuran dan Elohim YAHWEH Alkitab, juga klaim-klaim berani Muhammad memiliki (status) telah menggenapi kitab-kitab Suci Alkitab – semua ini menghasilkan kebingungan atas masalah-masalah baik bagi para orang Kristen dan juga para Muslim.”[10]

Dari pihak Elohim, Firman-Nya jelas berkata,

Akulah YAHWEH, itulah Nama-Ku, dan Aku tidak akan memberikan kemulian-Ku kepada yang lain, dan pujian-Ku kepada patung.” (Yes 42:8)

Buku bagus untuk dibaca: Siapakah Allah ini? (Who is This Allah?) oleh G.J.O. Moshay

Catatan Kaki:

  1. Allah islam = Allah kristen? BP (15/3/2007)
  2. Allah: 2 (Dua) pribadi yang memiliki persamaan nama tetapi berbeda wujud & Karakter oleh Waroy John
  3. Hadis adalah kitab yang berisi kumpulan laporan-laporan mulut dari perkataan dan perbuatan Muhammad, dibuat setelah nabi meninggal. Dua Hadis yang dianggap berotoritas adalah Bukhari dan Muslim (diambil dari nama para penulisnya). Hukum Islam lebih banyak berasal dari Hadis dibanding dari Kuran.
  4. Setelah “… kepadamu” pada banyak terjemahan ditambahkan kata “(Muhammad).” Namun jika kita melihat pada Surah 4:47 arti dari ayat ini (S. 3:3) berbeda jauh, berbunyi: “Hai orang-orang yang telah diberi Al Kitab, berimanlah kamu kepada apa yang telah Kami turunkan (Al Qur’an / ke Muhammad; tergantung terjemahan) yang membenarkan Kitab yang ada pada kamu …”. Jadi “Al Kitab” (the Scripture) di sini bukanlah Al Qur’an, tetapi Alkitab (the Holy Bible). Penambahan kata-kata dalam versi-versi di Kuran “(…),” sering kali memberi arah yang jauh berbeda.
  5. Tentang asal-usul nama Allah dan siapa Allah dalam Islam telah menjadi perdebatan panjang. Baca: The Name of God in Islam by Christian Churchers of God, Australia
  6. Sam Solomon & Arif Debs, Not the Same GOD, Is the Qur’anic Allah the Lord God of the Bible? Ringkasan dari hal. 129-141
  7. Pembatalan ayat dalam Kuran bisa dibaca di sini: The Problem of Abrogation in the Quran (Farooq Ibrahim)
  8. Mark A. Gabriel, Ph.D., ISLAM and TERRORISM, What the Quran rally teaches about Christianity, violence and the goals of Islamic jihad. Hal 31, Front Line, 2002
  9. S. 66:5. Dari cerita-cerita beberapa Muslim yang dikumpulkan oleh Tabarani. Dr Salem Abdel Galil, Januari 2017 “Ada ayat-ayat di Kuran yang menganggap di sorga Muhammad akan menikahi Perawan Maria, ibu dai Yeshua, juga Asiya, istri Firaun dan Kultum, saudari dari Musa.” Galil adalah pakar Islam dari universitas Islam terkenal Al Azhar dan juga mantan Menteri Agama Mesir. Program TVnya membuat para Kristen Koptik dan Katolik marah besar: Raymond Ibrahim: Muhammad’s Sexual Fantasies of the Virgin Mary by Jihad Watch. 
  10. Sam Solomon & Arif Debs, Not the Same GOD, Is the Qur’anic Allah the Lord God of the Bible? hal. 20. Solomon besar sebagai Muslim dan dididik Syaria Islam selama 15 tahun sebelum pindah ke Kristen, seorang penasehat HAM di Parlemen Britania maupun Uni Eropa. Dr. Atif Debs adalah professor dan pemimpin usahawan yang juga Muslim setia. Setelah mengadakan study banding yang intensif antara Islam dan Kristen yang Alkitabiah ia menjadi Kristen. Sekarang ia aktif pelayanan secara internasional baik di Gereja maupun Universitas. Informasi dikutip dari buku.

Read the rest of this entry

DR. Mordechai Kedar tentang Yerusalem dan Islam (TV Al-Jazeera)

Logo TV Al-Jazeera Arab QatarTV berbahasa Arab yang paling terkenal di dunia mewawancarai seorang professor dari Departemen Studi-studi Arab membahas tentang berlanjutnya Pemerintah Israel membangun rumah-rumah di kota Yerusalem. Televisi Al-Jazeera adalah milik pemerintah Qatar; Raja-raja Arab pernah memutuskan hubungan dan memotong jalur laut, dan udara mereka sebagai hukuman karena Qatar melalui TV-nya ini berpihak kepada Organisasi Ikhwanul Muslimin (the Muslim Brotherhood) di Mesir dan Hamas di Gaza, yang keduanya mereka nyatakan sebagai ‘organisasi-organisasi teroris.’

Mordechai Kedar in Al-Jazeera about Jerusalem & Islam (teks bahasa Indonesia)

Pewawancara: “(Bukankah ini) memantekkan paku-paku tambahan dalam peti-mati negosiasi-negosiasi Israel-Palestina?” pembawa acara memulai wawancaranya,

DR. M. Kedar: “Saya sungguh tidak mengerti! Mengapa Israel harus meminta permisi dari seseorang di Dunia? Yerusalem telah ada sebagai ibukota kami selama 3000 (tiga ribu) tahun. Kami telah ada di sini ketika bapa-bapa moyang Anda meminum anggur arak (wine), menguburkan hidup-hidup para putri mereka dan menyembah berhala-berhala. Jadi mengapa kita perlu berbicara tentang masalah ini? Ini telah ada sebagai kota kami untuk sudah 3000 tahun dan itu akan ada selamanya tentunya.”

Tuan Rumah TV Al-Jazeera, dengan marah dan tangan telunjuknya ke atas, menghentikan DR. Kedar, berkata dengan keyakinan penuh,

Pewawancara: ”Permisi, Tuan Mordechai! Permisi, permisi! Jika Anda ingin berbicara tentang sejarah, kita akan berbicara tentang Kuran. Anda tidak bisa menghapus Yerusalem dari Kuran.” dan melanjutkan, “Saya meminta Anda berhenti dari ungkapan-ungkapan menyakiti orang-orang Arab dan Muslim.”
Harap, tetap pada subjek (bahasan) kita. Tetaplah pada subjek kita … please!

DR. M. Kedar: “Yerusalem tidak disebut dalam Kuran!

Tuan Rumah TV Al-Jazeera tersentak dengan pernyataan ini, terhenti dan menelan air liurnya lalu berkata kepada dirinya sendiri: “Dimuliakanlah Dia yang membuat hamba-Nya … [Koran]” (sebuah kalimat umum dari ekpresi seorang Muslim memuji Allahnya)

DR. M. Kedar: “Yerusalem tidak disebut dalam Kuran – bahkan sekalipun tidak!! Dan Anda tidak dapat menulis ulang Kuran di sini pada Al-Jazeera.

Sadar benar bahwa tamunya adalah ahli sejarah dan budaya Arab, maka ia segera mengalihkan pembicaraan dari agama ke politik

Pewawancara: “Mari bicara tentang politik, please.”

DR. M. Kedar: “Ok,” dan langsung menembak pikiran lawannya sebelum ditanya, “Yerusalem adalah di luar negosiasi-negosiasi. Yerusalem milik orang-orang Yahudi. Titik!
Tidak ada jalan membicarakan tentang Yerusalem. Tidak ada! Dan namun Anda membangkitkan masalah ini terus menerus.

Pewawancara memotong.
Pewawancara: “Tuan Mordechai, perumahan! Perumahan! Kita berbicara tentang apartemen-apartemen baru yang sedang dibangun di dalam Yerusalem. Anda berbicara tentang beberapa 1000 (seribu) apartemen, dan ada sebuah keputusan untuk membangun 10.000 (sepuluh ribu) unit. Keputusan ini telah ditahan, dan sekarang ada gosip-gosip tentang 1000, 2000, 3000 (pembangunan) tersebut di Yerusalem termasuk seluruh Wilayah Barat (the West Bank), bukankah begitu?

DR. M. Kedar: “Saudaraku, Israel tidak menghitung apartemen-apartemen yang Qatar sedang membangun di Dataran orang Qatar. Jadi mengapa Anda menempelkan hidung Anda di Yerusalem? Yerusalem adalah kota kami selama lamanya. Dan itu bukanlah urusan Al-Jazeera dan bukan orang lain. Titik!
Kota tersebut hanya milik orang-orang Yahudi dan tidak seorang pun memiliki urusan di Yerusalem.

Pewawancara: “Apakah Anda bermaksud bahwa negosiasi-negosiasi antara orang-orang Palestina dan orang-orang Israel adalah di dasari pada ’fakta-akhir’ tentang apa yang sekarang Anda bicarakan, Tuan Mordechai Kedar?

DR. M. Kedar: ”Saudaraku yang terkasih, saya mengundang Anda ke Yerusalem untuk melihat dengan mata Anda sendiri, bagaimana Yerusalem telah berumah ke dalam sebuah kota yang mekar, setelah itu hancur di bawah tangan orang-orang Arab. Sejak 1967 kami telah membangun kota ini – dan sekarang itu terbuka untuk orang-orang Kristen, Muslim dan Yahudi secara merata sebagaimana itu tidak pernah sebelumnya ada di bawah kekuasaan Islam. Islam telah mengusir orang-orang Yahudi– termasuk orang-orang Kristen – keluar dari Yerusalem dan selama periode-periode … Tetapi sekarang (kota Yerusalem) itu terbuka bagi semua. Harap jawab ini ….

Pewawancara memotong,
Pewawancara: “Mengapa setiap kali ketika ada negosiasi-negosiasi Palestina-Israel Anda berbicara tentang perumahan-perumahan dan memutuskan untuk menambah perumahan-perumahan untuk meraih lebih untuk memindahkan lebih (banyak) tanah orang Palestina ke dalam tanah orang Yahudi, jadi Anda mengabaikan kemungkinan apa pun untuk berdirinya sebuah negara Palestina di masa depan, bukankah begitu?”

DR. M. Kedar: “Sejauh ini, telah ada dua negara Palestina … satu negara di Gaza, dan sebuah negara yang – jika Elohim berkehendak, akan ada di Wilayah Barat. Tetapi jika orang-orang Palestina terus-menerus bernegosiasi tanpa tanggung jawab akan ada negara di Hebron, negara di Ramallah, negara di Nablus dan negara di Jenin.

Pewawancara: “Ini menurut skenario yang Israel bicarakan, tetapi keputusan-keputusan internasional mengkontradiksi segala sesuatu yang Anda katakan, tuan Mordechai. Yerusalem Timur adalah pendudukan, pendudukan, pendudukan! Setiap orang tahu itu!

Dr. M. Kedar: “Wilayah Barat bukan milik seorang pun di dunia, sebab wilayah ini tidak pernah dikuasai negara apa pun, seperti Antartika di Selatan. Yordania – sampai 1967 adalah penjajah. Tidak ada penguasa atas Wilayah Barat, tidak seperti Golan dan Sinai – tidak seperti wilayah-wilayah lainnya. Tidak ada penguasaan atas Wilayah Barat. Tidak ada negara yang pernah memiliki kekuasaan di sana. Karena itu tidak seorang pun dapat berkata bahwa ini adalah sebuah territorial yang diduduki. Dari negara mana itu telah diduduki? Yordania adalah penjajah – sampai ’67, dan sekarang Wilayah Barat adalah di bawah aturan orang Israel. Itu bukan milik negara apa pun di dunia, karenanya kami boleh membangun di sana – apa pun yang kami suka.

Pewawancara, secara sepihak menutup percakapan, dengan kalimat penutup formal: “Mordechai Kedar, Departemen Studi-studi Arab Universitas Bar-Ilan, Tel Aviv.

Catatan: Wawancara ini ditayangkan pada 12 Juni 2008. DR. Mordechai Kedar adalah seorang professor dalam budaya Arab, khususnya dalam Islam, politik negara-negara Arab dan Syria. Dosen pada Universitas Bar-Ilan, Tel Aviv, Israel, dimana ia telah mendapat S3-nya. Ia lancar berbahasa Ibrani, Arab dan Inggris. Dan pernah bertugas selama 25 tahun di militer Israel, IDF. Ref.: Mordechai Kedar by Wikipedia

Read the rest of this entry

Yemen: Tentara kualisi Sunni pimpinan Saudi menyerang suku Houthi dukungan Iran

Peta Perang di negara Yemen tahun 2016.gif

Peta konflik di Yemen

Tentara gabungan negara-negara Sunni pimpinan Arab Saudi melancarkan serangan melalui darat, laut dan udara atas tentara suku Houthi yang setia pada Saleh, ex-presiden Yemen.

Serangan Arab di bulan Ramadan ini, merupakan serangan terbesar tentara Sunni sepanjang tiga tahun melawan Houthi dukungan pemerintah Syiah Iran. Dikabarkan sedikitnya sudah 20 orang tewas.

Bulan Ramadan tahun ini telah menjadi bulan suci agama Islam yang paling berdarah menurut Breitbart; Kekerasan Ramadan: Para Jihadist telah membunuh, melukai 1365 orang dengan satu minggu lagi (Breitbart)

Tentara Sunni mentargetkan merebut Pelabuhan laut Hodeidah, mereka percaya jika mereka bisa merebutnya, maka militan Houthi ini akan tumbang.

Tentara Sudan juga terlibat dalam serangan pimpinan Arab Saudi ini. Perang Yemen ini telah dikenali banyak ahli politik sebagai Perang antara Arab Saudi melawan Negara Islam Iran.

Konflik ini berawal dari bangkitnya suku Houthi berdemo menuntut perbaikan ekonomi dari Presiden Ali Abdullah Saleh di bulan Pebuari 2011, dimasa bangkitnya gerangan Jalan Arab atau Arab Spring (orang Barat menyebutnya). Saleh (suku Houthi) tumbang diganti oleh wakil presidennya, Abdrabbuh M. Hadi, dukungan pemerintah Arab Saudi. Sejak itu demo berubah menjadi konflik senjata, dan segera menjadi semakin besar melibatkan negara-negara Islam di sekitarnya. Al Qaida juga turut memerangi Houthi.

Pelajaran yang bisa diambil dari Perang Yemen ini: Belajarlah untuk sabar dan puas dengan kelemahan Pemerintah, sebab demontrasi bisa berakibat jauh lebih buruk dari apa yang masih ada di tangan kita. Semasa Presiden Saleh, suku Houthi adalah “korban,” sekarang suku ini tergolong “musuh” yang harus dihancurkan dari tanah airnya sendiri. Harap baca: Para Muslim Indonesia, JANGAN mengulangi kesalahan bangsa Iran, Irak dan Syria; hentikan ISIS/NIK!

 Artikel yang bagus untuk di baca:

Read the rest of this entry