Category Archives: Kuran & Hadis

Apakah Allah Kristen, Allah Muslim sama? Berdasar Kitab Suci Alkitab dan Kuran+Hadis

Siapa yang bijak menangani persoalan akan memperoleh kebaikan dan siapa yang mempercayakan diri kepada YAHWEH, berbahagialah dia! Amsal 16:20

Perbandingan Allah Kristen dan Allah Islam menurut Alkitab dan Kuran

Elohim Alkitab (Holy Bible) vs Allah Kuran

Banyak yang bertanya kepada saya, apakah Allahnya Kristen sama atau berbeda dengan Allahnya Muslim. Thema seperti telah banyak ditulis baik dalam bahasa Indonesia terlebih bahasa Inggris, namun umumnya hanya membahas kata asal-usul “Allah,” dan maknanya. Artikel ini membahasnya secara sistimatik namun praktis berdasarkan perbandingan Kitab Suci kedua pihak beserta ajaran dan praktek hidup keimanan keduanya, orang Kristen dan Muslim. Kata Kristen di sini juga mewakili bangsa Israel, sebab kedua group ini percaya Alkitab yang sama dan percaya pada Tuhan yang sama. Tulisan ini bertujuan untuk pendidikan dan diskusi agama. Semoga bisa menjadi berkat untuk semua pembacanya. GBU!

Dalam membahas sebuah ajaran agama, opini pribadi tidaklah menjadi standard sebuah fakta apalagi kebenaran dari agama yang kita bicarakan. Untuk mendapat jawaban yang benar dan jujur maka kita harus melihat langsung kepada Kitab Suci yang bersangkutan dan kemudian meneliti bagaimana ayat-ayat Kitab Suci tersebut diajar dan diaplikasikan dalam kehidupan para penganutnya; setelah itu maka setuju dan tidak setuju tidaklah banyak berarti lagi, sebab kebenaran yang disertai fakta selalu lebih berotoritas dibanding opini manusia.

Kasus: Setuju dan Tidak Setuju tentang Allah Kristen sama dengan Allah Muslim atau Islam. BP, pada SarapanPagi.org percaya bahwa kedua Pribadi tersebut adalah sama, berdasar makna dan sejarah kata “Allah,” dan memberikan analogi pribadi Presiden Suharto, tokoh yang dipuja para pengikut Orde Baru, namun pribadi yang sama ini oleh para mahasiswa dianggap perusak. Dan BP menambahkan, “namun perlu disadari bahwa karena Kitab Suci yang dipercayai keduanya berbeda, maka jelas pula bahwa sekalipun ada samanya, keduanya memiliki banyak perbedaan dalam hal konsep/ajaran/aqidah.[1] Waroy John, percaya bahwa keduanya adalah pribadi yang berbeda, baik wujud dan karakternya, hanya memiliki persamaan nama.[2] Siapakah yang benar?

Isi bahasan: Di bawah ini kita akan membandingkan “Allah Kristen” dengan “Allah Muslim/ Islam” berkaitan dengan titel, nama, kepribadian/ karakter, trinitas, sikap keduanya atas umat mereka dan perintah serta ajarannya; dibahas berdasarkan Alkitab, Kuran + Hadis (Hadith).[3] Ayat Alkitab terambil dari versi KS-ILT, kecuali ditulis lain. Ayat Kuran dari Nobel Qur’an terjemahan Indonesia, kecuali ditulis lain. Keterangan: KS-ILT memakai kata YAHWEH/YHWH untuk TUHAN, Elohim untuk Allah dan Yeshua untuk Yesus. Untuk memudahkan pembahasan, dan mengurangi kebingungan maka “Allah Kristen” untuk seterusnya akan ditulis “Elohim” dan “Allah Muslim/ Islam” akan ditulis “Allah.” “S.” singkatan dari Surah, sejenis sub-katagori dari Kuran.

TITEL

  • Alkitab: Dan Elohim melihat segala yang telah Dia jadikan, dan lihatlah, itu sangat baik. (Kej 1:31a). Kepada Abraham, Dia berfirman: “Akulah El-Shadday, hiduplah di hadapan-Ku dan jadilah sempurna (Kej 17:1). Bumi dengan segala isinya adalah milik YAHWEH; dunia serta segala yang tinggal di dalamnya (Maz 24:1). El-Shadday berarti Mahakuasa.
  • Kuran: Allah menciptakan langit dan bumi dengan kebenaran (S. 29:45). Dia-lah Allah Yang tiada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, … Dia-lah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang … Dia-lah Allah Yang Menciptakan… (S. 59:22-24). Dan nabi Muhammad saat pindah ke Medinah, ia berkata kepada orang Yahudi dan Kristen, “Allah kami dan dan Allahmu adalah Satu, dan kepada Dia kami berserah” (S. 29:46, Pikhtal)

PEMBERI WAHYU DARI KITAB-KITAB SUCI

  • Alkitab: “Inilah firman yang telah Aku katakan …, bahwa seharusnyalah digenapi semua yang telah tertulis di dalam Torah Musa, dan Para Nabi, dan Mazmur mengenai Aku,” Yeshua berkata (Luk 24:44). Dan melalui rasul Yohanes di Pulau Patmos, Yeshua berpesan tentang Kitab Wahyu, kitab terakhir di Alkitab, untuk kita berhati-hati tidak menambahi atau menguranginya (Wah 22:18-21)
  • Kuran: “Dia menurunkan Al Kitab (Al Qur’an) (the Scripture; Pikhtal) kepadamu dengan sebenarnya; membenarkan kitab yang telah diturunkan sebelumnya dan menurunkan Taurat dan Injil. (S. 3:3).[4]

NAMA YANG DISEMBAH

  • Alkitab: Elohim berfirman kepada nabi Musa, “Katakan demikian kepada bani Israel: YAHWEH, Elohim leluhurmu, Elohim Abraham, Elohim Ishak, dan Elohim Yakub, telah megutus aku kepadamu. Itulah Nama-Ku untuk selama-lamanya dan itulah pengingat bagi-Ku turun-temurun (Kel 3:15) dan “Akulah YAHWEH, itulah Nama-Ku,” Firman-Nya melalui nabi Yesaya (Yes 42:9)
  • Hadis: Utusan Allah berkata, ‘Allah memiliki 99 Nama, seratus kurang satu; dan siapa yang mengingat semua itu dalam hati akan masuk Paradis,” (Sahih Bukhari -Vol.9, Buku 93, Hadis 489). Namun semuanya ini hanyalah titel, bukan nama. Sejumlah Muslim percaya bahwa Allah itu adalah Nama bukan jabatan (God/ Al-Ilah). Namun Kalimat Syahada / Shahada: La Ilaha Illallah (tidak ada ilah selain Allah)[5]

ELOHIM DAN ALLAH TENTANG TRINITAS

  • Alkitab: Dan sesudah dibaptis, Yeshua segera keluar dari air. Dan tampaklah langit terbuka bagi-Nya dan Dia melihat Roh Elohim turun bagaikan seekor burung merpati dan datang ke atas-Nya. Dan, perhatikanlah suatu suara dari surga yang mengatakan, “Inilah Putra-Ku Yang Terkasih, kepada-Nyalah Aku berkenan!” (Mat 3:16-17). Ref: Yesaya 42:1, Mat 12:18 & 17:5, Luk 9:35 & 2Pet 1:17. “Siapakah dia yang menaklukkan dunia, jika bukan dia yang percaya bahwa Yeshua adalah Putra Elohim,” rasul berkata (1 Yoh 5:5)
  • Kuran: Dan tidak layak bagi Tuhan Yang Maha Pemurah mengambil (mempunyai) anak (son; terjemahan Inggris) (S. 19:92). Penolakan Islam Allah tidak punya putra (son) sangat jelas: “suatu perkara yang sangat mungkar, hampir-hampir langit pecah karena ucapan itu dan bumi belah, gunung-gunung runtuh, karena mereka mendakwa Allah yang Maha Pemurah mempunyai anak (ay. 88-91). Pikhtal: “Beneficent” untuk kata “Tuhan Yang Maha Pemurah”

Islam menganut konsep: Tawheed (absolute oneness/ pure monotheism) dan Tanzeeh (berbeda dari segala/ beyond comparability). “Ayat-ayat Kuran dan Hadis menolak ketiga pribadian Elohim dalam Alkitab.” Dari Tawheed ini menghasilkan praktek ajaran Islam: Ketuhanan, Penyembahan dan Attributes Allah. Dari ketiga pilar ini menghasilkan Islam sebagaimana kita lihat dalam ibadah dan kehidupan sehari-hari umat Islam.[6]

Suatu perbedaan pribadi yang sangat besar antara keduanya. Trinitas dalam ajaran Kristen selalu: Bapa (YHWH), Putra (Yeshua) dan Roh Kudus – tiga pribadi-satu Tuhan; namun dalam Kuran dan ajaran Islam: Allah (dalam arti Bapa), Maryam (bunda Maria) dan Isa al-Masih (Yeshua / Yesus); S.5:116. Islam percaya bahwa Allah adalah satu.

BAGAIMANA ELOHIM DAN ALLAH MENJAGA PERKATAAN MEREKA

  • Alkitab: Elohim bukanlah manusia sehingga Dia berdusta; juga bukan seorang anak manusia sehingga Dia menyesal! Apakah setelah Dia berfirman dan Dia tidak melakukannya; dan setelah Dia berbicara maka Dia tidak menegakkannya? Bil 23:19; baca sampai 26
  • Kuran: Allah menghapuskan apa yang Dia kehendaki dan menetapkan (apa yang Dia kehendaki), dan di sisi-Nya-lah terdapat Umulkitab (Lohmahfuz) (S. 13:39) with Him is the source of ordinance (Pikhtal). Lihat juga S. 2:106. Dan S.16:101 adalah ayat keluhan pengikut Alkitab atas penghapusan kata-kata Allah.[7]

 TENTANG PENYALIBAN YESHUA

Lukas 24 ayat 6 Yeshua telah mati tesalib namun bangkit hidup kembali

Yeshua mati tersalib dan hidup kembali

  • Alkitab: Banyak nabi telah menubuatkan kejadian ini, dan Yeshua sendiri menyatakan itu saat masih hidup. Dan kematian-Nya disaksikan oleh banyak orang, baik para murid-Nya, musuh-Nya baik dari pihak ahli agama Yahudi maupun tentara Romawi. Ketika rasul Petrus menegur guru-Nya karena berkata Dia akan dibunuh, Yeshua balik menegur Petrus dengan sangat keras, “Enyahlah dari-Ku, hai Setan! Engkau adalah sandungan bagi-Ku, karena engkau tidak memikirkan perkara-perkara Elohim, melainkan perkara-perkara manusia.” (Mat 16:23) Yeshua tahu bahwa Dia diutus Bapa-Nya ke bumi untuk mati – demi menebus dosa manusia melalui darah-Nya yang suci, baca Kitab Ibrani 9 dan 10.
  • Kuran: “mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. … Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya (S. 4:157-158). Namun pada S.3:55 dan S. 19:33 tertulis Yeshua akan meninggal dan bangkit kembali.

 HUBUNGAN ELOHIM DAN ALLAH DENGAN UMAT MEREKA MASING-MASING

  • Alkitab jelas menulis bahwa Elohim bukan hanya mendengar dan menjawab doa umat-Nya, lebih lagi Dia berbicara (Kel 34:29-35 & 37:9) bahkan tinggal di dalam pribadi umat-Nya: “Dia tinggal bersama kamu selamanya, yaitu Roh Kebenaran, … Dia tinggal bersama kamu dan akan berada di dalam kamu,” Yeshua berkata (Yoh 14:16-17). Ref: 1 Yoh 4:12-13. Nama Yeshua adalah Imanu’el artinya Elohim beserta kita.
  • Kuran: Maka Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki, dan memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki (S.14:4). Juga pada S. 6:39. Allah lebih mengutamakan kehendak-Nya sendiri daripada apa yang Dia katakan / janjikan.

BAGAIMANA MEREKA MENYELAMATKAN UMAT MEREKA MASING-MASING?

  • Alkitab: Yeshua, “Sesungguh-sungguhnya Aku berkata kepadamu, siapa yang mendengarkan firman-Ku, dan percaya kepada Dia yang telah mengutus Aku, ia memiliki hidup yang kekal dan tidak masuk ke dalam penghakiman, melainkan telah berpindah dari kematian kepada kehidupan” (Yoh 5:24); keselamatan adalah anugerah Elohim melalui beriman kepada Yeshua dan melakukan firman-Nya. Efesus 2:1-10, 1 Yoh 4:5
  • Allah dalam Islam menuntut umat-nya beribadah dengan sempurna untuk mencapai pembenaran. Pembenaran melalui usaha manusia ini dikenal sebagai “Lima Pilar Islam” (yaitu: menyatakan dua Kalimat Syahada, Sembayang 5x sehari, Sakat (derma), Berpuasa di bulan Ramadan dan Naik Haji sedikitnya 1x selama hidup. Pilar tambahan adalah melakukan Jihad (berjuang bagi Islam) (S. 4:47). Pada akhirnya semuanya Allah akan menimbang: “Dan adapun orang-orang yang berat timbangan (kebaikan) nya, maka dia berada dalam kehidupan yang memuaskan. Dan adapun orang-orang yang ringan timbangan (kebaikan) nya, maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah. Dan tahukah kamu apakah neraka Hawiyah itu? (Yaitu) api yang sangat panas. (S. 101:6-11)

PERNYATAAN IMAN UNTUK KESELAMATAN DAN TATA IBADAH

  • Alkitab: Dan akan terjadi, setiap orang yang berseru kepada Nama YAHWEH, akan diselamatkan; karena di Gunung Zion dan di Yerusalem akan terjadi keselamatan, sebagaimana yang YAHWEH firmankan, dan dari yang tersisa yang sedang YAHWEH panggil (Yoel 3:32). Ini tentang Akhir Jaman, lihat ayat 30 & 31. Merefer Mazmur 14:7 & 53:6. Dinubuatkan lagi Yesaya (Yes 46:13), dikutip oleh Rasul Petrus (Kis 2:19-21), oleh Rasul Paulus (Roma 10:9-13) serta Penulis kitab Ibrani (Ibr 12:22-24). Pusat ibadah adalah bukan tempat, tetapi ”roh dan kebenaran,” meskipun Yerusalem tetap kota suci. (Yoh 4:21-24)
  • Kuran: Barang siapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi. (S. 3:85). Pusat ibadah agama Ibrahim/Abraham berada di Mekkah (tepatnya Bakka / Petra) S. 3:96. Kata ”agama Islam” tidak ada dalam teks Arabnya. Dalam praktek: setiap orang yang ingin menjadi Muslim haruslah menyebut dua kalimah syahada; mengakui hanya pada Allah dan Muhammad nabi Allah.

SIKAP MEREKA KEPADA BANGSA LAIN

  • Alkitab: Dari jauh YAHWEH telah menampakkan diri kepadaku. “Ya, Aku telah mengasihimu dengan kasih yang kekal! Oleh karena itu Aku telah menarik engkau dengan kasih setia (Yer 31:3). Sebab Elohim mengutus Putra-Nya ke dunia tidak untuk menghakimi dunia, sebaliknya supaya dunia dapat diselamatkan oleh-Nya (Yoh 3:17). Di Bumi yang baru, 12 batu penjKontras perintah Elohim di Alkitab dengan Allah di Kuranurunya tertulis 12 nama rasul Yeshua dan 12 gerbangnya akan dinamai sesuai nama 12 suku Israel (Wah 21:12, 14)
  • Kuran: Allah mengusir Orang Yahudi dan Kristen (the People of the Scripture) dari Medinah dan Tanah Arab sebab “mereka menolak Allah dan utusan-Nya.” S. 59:2-4. Surah 59 adalah Kitab Al-Hasy-r (Al-Hashr) artinya Kitab Pengusiran.  Meskipun titel-titel Allah Islam sama (lihat di atas) dengan Allah Yahudi dan Kristen, Allah ini tidak suka kepada Yahudi dan Kristen.

PERINTAH BAGAIMANA HIDUP DENGAN SAUDARA SEIMAN

  • Alkitab: “Inilah perintah-Ku, supaya kamu mengasihi seorang terhadap yang lain, sama seperti Aku telah mengasihi kamu. (Yoh 15:12). Yeshua menyebut ini “Perintah Baru” sebagai tanda bagi dunia bahwa mereka adalah murid-murid-Nya (Yoh 13:34-35)
  • Kuran: Nabi itu (Muhammad) lebih utama bagi orang-orang mukmin dari diri mereka sendiri dan istri-istrinya adalah ibu-ibu mereka. (S. 33:6)

JIKA SAUDARA-SAUDARI MEREKA MURTAD

  • Alkitab: Jika ada seseorang yang tidak mentaati perkataan kami melalui surat ini, tandailah dan janganlah berkawan dengannya, agar ia dipermalukan, dan janganlah kamu mengganggapnya sebagai musuh, tetapi tegurlah sebagai saudara (2 Tes 3:14-15.
  • Kuran: Maka jika mereka berpaling (dari Islam), tawan dan bunuhlah mereka di mana saja kamu menemuinya (S. 4:89). Hadis: “…The Prophet said, ‘If somebody (a Muslim) discards his religion, kill him.’ “ (Bukhari 52:260) “Allah’s Apostle: ‘During the last days there will appear some young foolish people … and will go out from (leave) their religion … So, wherever you find them, kill them, for whoever kills them shall have reward on the Day of Resurrection.'” Bukhari (84:64-65). Lebih jelas tentang perkara ini silahkan lihat What Does Islam Teach About Apostasy

60% ayat-ayat Kuran berbicara tentang jihad, Jihad telah menjadi dasar kekuatan dan mesin penggerak Islam.[8] Berjihad juga berarti mempertahankan Islam dari mereka yang murtad dan praktek Islam yang tidak sesuai keyakinan kelompok tertentu.

TENTANG KEHIDUPAN DI SURGA

  • Alkitab: Yeshua berkata kepada mereka , “Kamu tersesat, karena tidak memahami kitab suci maupun kuasa Elohim! Sebab, pada waktu kebangkitan, mereka tidak kawin maupun dikawini, tetapi menjadi seperti malaikat-malaikat Elohim di surga (Mat 22:29-30)
  • Hadis: “Rasulullah bersabda, ‘Allah mengawinkan saya di Firdaus dengan Maryam Puteri Imran, dan dengan istri dari Firaun, dan dengan saudara perempuan Musa”.  Al-Tabarani [Ibn Kathir, Qisas al-Anbiya, p.38].[9]

 “Bebek Test” untuk menentukan sebuah pribadi.

Jika itu nampak sebuah bebek, berenang seperti sebuah bebek, dan bersuara seperti sebuah bebek, maka itu kemungkinan besar adalah sebuah bebek.”

Dari penjabaran ayat-ayat Kitab Suci di atas, kita temukan betapa tidak masuk akal dan susah untuk bisa mengatakan bahwa kedua pribadi tersebut adalah indentik meskipun Nama dan klaim Kuran nampak sama, sebab semua karakter keduanya sangat berbeda, juga bagaimana mereka memperlakukan umat mereka masing-masing sangatlah berbeda. Jalan keselamatan dan ibadah serta kehidupan di Surga yang dijanjikan keduanya juga sangat berbeda.

Pernyataan dua mantan Muslim. Sam Solomon dan Atif Debs, dua pakar Kuran memperingati para Kristen modern untuk berhenti mengasumsikan kedua pribadi ini sama berdasarkan “kesamaan” atau “kesamaan yang cukup” demi tujuan dialog dan mencangkau orang  Muslim, sebab tidak menguntungkan baik untuk para orang Kristen dan juga para Muslim, Asumsi tingkat kesamaan ini tidak menguntungkan seorangpun, sebab itu tidak di dasari pada kebenaran masalah. Sebaliknya itu memudarkan perbedaan menyolok antara Allah Kuran dan Elohim YAHWEH Alkitab, juga klaim-klaim berani Muhammad memiliki (status) telah menggenapi kitab-kitab Suci Alkitab – semua ini menghasilkan kebingungan atas masalah-masalah baik bagi para orang Kristen dan juga para Muslim.”[10]

Dari pihak Elohim, Firman-Nya jelas berkata,

Akulah YAHWEH, itulah Nama-Ku, dan Aku tidak akan memberikan kemulian-Ku kepada yang lain, dan pujian-Ku kepada patung.” (Yes 42:8)

Buku bagus untuk dibaca: Siapakah Allah ini? (Who is This Allah?) oleh G.J.O. Moshay

Catatan Kaki:

  1. Allah islam = Allah kristen? BP (15/3/2007)
  2. Allah: 2 (Dua) pribadi yang memiliki persamaan nama tetapi berbeda wujud & Karakter oleh Waroy John
  3. Hadis adalah kitab yang berisi kumpulan laporan-laporan mulut dari perkataan dan perbuatan Muhammad, dibuat setelah nabi meninggal. Dua Hadis yang dianggap berotoritas adalah Bukhari dan Muslim (diambil dari nama para penulisnya). Hukum Islam lebih banyak berasal dari Hadis dibanding dari Kuran.
  4. Setelah “… kepadamu” pada banyak terjemahan ditambahkan kata “(Muhammad).” Namun jika kita melihat pada Surah 4:47 arti dari ayat ini (S. 3:3) berbeda jauh, berbunyi: “Hai orang-orang yang telah diberi Al Kitab, berimanlah kamu kepada apa yang telah Kami turunkan (Al Qur’an / ke Muhammad; tergantung terjemahan) yang membenarkan Kitab yang ada pada kamu …”. Jadi “Al Kitab” (the Scripture) di sini bukanlah Al Qur’an, tetapi Alkitab (the Holy Bible). Penambahan kata-kata dalam versi-versi di Kuran “(…),” sering kali memberi arah yang jauh berbeda.
  5. Tentang asal-usul nama Allah dan siapa Allah dalam Islam telah menjadi perdebatan panjang. Baca: The Name of God in Islam by Christian Churchers of God, Australia
  6. Sam Solomon & Arif Debs, Not the Same GOD, Is the Qur’anic Allah the Lord God of the Bible? Ringkasan dari hal. 129-141
  7. Pembatalan ayat dalam Kuran bisa dibaca di sini: The Problem of Abrogation in the Quran (Farooq Ibrahim)
  8. Mark A. Gabriel, Ph.D., ISLAM and TERRORISM, What the Quran rally teaches about Christianity, violence and the goals of Islamic jihad. Hal 31, Front Line, 2002
  9. S. 66:5. Dari cerita-cerita beberapa Muslim yang dikumpulkan oleh Tabarani. Dr Salem Abdel Galil, Januari 2017 “Ada ayat-ayat di Kuran yang menganggap di sorga Muhammad akan menikahi Perawan Maria, ibu dai Yeshua, juga Asiya, istri Firaun dan Kultum, saudari dari Musa.” Galil adalah pakar Islam dari universitas Islam terkenal Al Azhar dan juga mantan Menteri Agama Mesir. Program TVnya membuat para Kristen Koptik dan Katolik marah besar: Raymond Ibrahim: Muhammad’s Sexual Fantasies of the Virgin Mary by Jihad Watch. 
  10. Sam Solomon & Arif Debs, Not the Same GOD, Is the Qur’anic Allah the Lord God of the Bible? hal. 20. Solomon besar sebagai Muslim dan dididik Syaria Islam selama 15 tahun sebelum pindah ke Kristen, seorang penasehat HAM di Parlemen Britania maupun Uni Eropa. Dr. Atif Debs adalah professor dan pemimpin usahawan yang juga Muslim setia. Setelah mengadakan study banding yang intensif antara Islam dan Kristen yang Alkitabiah ia menjadi Kristen. Sekarang ia aktif pelayanan secara internasional baik di Gereja maupun Universitas. Informasi dikutip dari buku.

Read the rest of this entry

Iklan

Kesaksian Fadil Mulya, Penelitian Kuran membawa imannya kepada Yeshua Ha Mashiah

“Carilah YAHWEH, hai semua orang yang rendah hati di bumi, yaitu orang-orang yang telah melakukan perintah-perintah-Nya. Carilah kebenaran, carilah kerendahan hati, kiranya kamu dilindungi pada hari kemurkaan YAHWEH Zefanya 2:3; ILT

KESAKSIAN akan saya buka dengan Firman Tuhan yang tergenapi oleh diri saya:

Yohanes 15:16 – “Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu.”

Kitab KuranDan saya merasakan bahwa kita-kita ini di pilih untuk menjadi Milik-Nya. Begitu besar kasih Elohim akan hamba-Nya yang berbicara ini tidak dapat saya lukiskan dengan kata – kata secara sempurna. Mungkin Lebih dari 27 tahun saya telah menyangkal ke Illahian (Tuhanan) Yeshua Ha Mashiah, tetapi begitu besar kasih Elohim saya diselamatkan untuk mendapatkan kehidupan yang kekal di alam surgawi. Elohim sudah pilihkan buat saya “Hidup Baru Dalam Ha Mashiah” dan karenanya sebagai tanda pengucapan syukur, saya berikan Kesaksian saya sebelum percaya sampai akhirnya saya bertaobat.

Nama saya Fadilla Mulya biasa dipanggil Fadil, saya dibesarkan di keluarga yang sangat taat dalam keIslaman orang tua saya memberi nama Fadilla Mulya adalah agar saya memiliki keutamaan yang Mulia karena Fadilla dalam bahasa arab berarti keutamaan .

Saya sendiri besar di pondok pesantren dan berlatar belakang pendidikan sekolah islam Muhammadiyah dan selalu aktif dalam kegiatan keagamaan baik masjid ataupun mushollah di daerah rumah maupun di kampus dan saya pernah menjadi ketua Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Universitas Muhammadiyah Jakarta yang didalamnya terdiri dari aktifis-aktifis kampus yang bukan hanya aktif tetapi militan.

Disuatu saat kami mengadakan acara untuk semua mahasiswa baru bertujuan mengenalkan lembaga kami yang didalamnya ada ratusan mahasiswa baru dan kampus kami adalah kampus Islam maka saya selaku ketua LDK berbicara akan agama saya kalian dan yang ada dimuka bumi ini yang benar adalah ISLAM dan saya mengatakan “tiada Tuhan selain ALLAH SWT” [bagian dari kalimat iman agama Islam] saya percaya Allah (Ilah/God) tidak punya anak maka tidak mungkin ada anak Elohim seperti yang diyakini saudara kita yang sesat para orang Kristen jadi saya berbicara Yeshua bukan anak Tuhan, kemudian diantara kerumunan terdengar suara “siapakah Yeshua itu”. saya sedang berbicara Yeshua bukan Tuhan lalu terdengar pertanyaan itu, mungkin mahasisiwa baru atau dosen pengawas namun saya tidak hiraukan .

Tapi pertanyaan itu terus menghantui saya, Untuk melepaskan beban penasaran dan lebih mengetahui siapa dia, saya membaca Qur’an sekali lagi dan hasilnya: (penebalan ditambahkan)

  1. Dari 114 Surat dan 6666 ayat nama Nabi Muhammad ada di 4 tempat dan Nabi Isa (Yeshua) ada di 25 tempat itu membuat saya bingung, mengapa Al Qur’an lebih mengistimewakan Nabi Isa yang bagi orang Kristen Dia adalah Yeshua anak Tuhan,
  2. Saya tidak melihat nama ibu Muhammad atau nama istri-istrinya atau anaknya didalam Qur’an hanya ada satu nama perempuan yaitu Mariam yang kita tahu mariam adalah ibu dari Nabi Isa (Yeshua) dan tidak ada nama wanita lain .

  3. Kemudian tentang Yeshua ketika saya membaca Qur’an Surat 3 (Ali’Imran) : 45-55 beberapa tentang Nabi Isa.

• Al Qur’an berkata dalam bahasa arab Kalimatullah = firman Allah (Firman Elohim/the Word of God)
Rohullah = Roh Allah (Roh Elohim/the Spirit of God)
Isa Almasih = Yeshua Ha Mashiah
•Jadi menurut Qur’an Isa (Yeshua) = Firman , Roh Elohim dan yang Diurapi
•Kemudian Qur’an berkata Isa (Yeshua) berbicara pada usia 2 hari
•Qur’an berkata bahwa Isa (Yeshua) Menciptakan burung yang hidup dari tanah liat, Dia mengambil tanah liat membentuk burung di tiup lalu menjadi burung hidup.(Dia bisa memberi kehidupan kepada tanah liat dan lumpur)
•Qur’an berkata Isa (Yeshua) menyembuhkan orang yang sejak lahir buta.
•Menyembuhkan orang sakit kusta dan sebagainya…
•Mengherankan Isa (Yeshua) menghidupkan orang yang telah mati.
•Isa (Yeshua) pergi ke surga dan masih hidup, juga dia akan datang kembali.
Baca: Ali’Imran 85 (Surah 3:85) “Kepada siapa orang beriman harus berserah?”
Ketika saya melihat ini di Qur’an saya berfikir Nabi Muhammad bukan Firman bukan Roh Elohim, tidak bicara pada usia 2 hari tidak pernah menciptakan burung dari tanah liat tidak pernah menyembuhkan orang sakit tidak pernah membangkitkan orang mati dan dia sendiri mati, menurut islam dia tidak akan datang kembali jadi ada perbedaan besar diantara 2 Nabi ini.
Terjadi pergumulan besar pada saat itu di dalam diri saya dan dalam kurun waktu 2 tahun saya melakukan ibadah ganda ke masjid juga ke gereja tanpa sepengetahuan keluarga mengapa demikian karena bisa panjang ceritanya jikalau mereka mengetahui saya seperti ini.

Saya tidak memanggil Yeshua adalah Tuhan sebelumnya saya anggap dia adalah Nabi tapi dia Nabi yang lebih besar dari pada Muhammad. Jadi suatu hari saya datang ke guru atau ustad saya dia sudah membimbing saya selama beberapa tahun dalam sebuah kelompok pengajian kecil yang disebut liQo’an atau fersi kita adalah Komsel atau Cool, saya bertanya.

Saya: Ustad bagaimana Tuhan menciptakan Alam Semesta?
Ustad: Dengan Firman
Saya: Melalui Firman? Firman itu pencipta atau ciptaan? (ini harus diterangkan Firman itu pencipta atau ciptaan), Qur’an berkata isa (Yeshua) itu firman Elohim, ‘bila ustad saya mengatakan firman adalah pencipta itu berarti Yeshua adalah pencipta jadi orang Islam harus jadi Kristen’ , bila dia mengatakan Firman adalah ciptaan dia “terjebak” mengapa? Qur’an berkata semua diciptakan oleh firman, bila dia katakan firman adalah ciptaan bagaimana bisa firman menciptakan ‘TUHAN (YAHWEH)” masa ciptaan menciptakan pencipta, dan dia terdiam dan tidak bisa mengatakan Firman itu pencipta atau ciptaan dia menjadi sangat marah.
Ustad: Firman bukan pencipta atau ciptaan, keluar kamu dari sini…!!!
Saya: Firman bukan pencipta atau ciptaan karena itu orang Kristen berkata Firman adalah Anak Allah (Anak/Putra Elohim/the Son of God).
Ustad: Jika Tuhan punya anak tunjukan istrinya? tidak beristri bagaimana punya anak…
Saya: Elohim dapat melihat tanpa mata, Elohim dapat berbicara tanpa mulut dan lidah, Elohim dapat mendengar tanpa telinga, itu tertulis dalam al Qur’an, jika seperti itu Elohim dapat punya anak tanpa istri atau menikah bahkan tanpa ML, ini menjadi perdebatan besar.

Singkat cerita akhirnya saya bertobat di perkuat oleh ayat yang ketika saya baca merupakan Peringatan akan Muhammad khusunya dan bagi kaum Muslim pada umumnya yaitu :
QS Yunus: 94
فَإِنْ كُنْتَ فِي شَكٍّ مِمَّا أَنْزَلْنَا إِلَيْكَ فَاسْأَلِ الَّذِينَ يَقْرَءُونَ الْكِتَابَ مِنْ قَبْلِكَ ۚ لَقَدْ جَاءَكَ الْحَقُّ مِنْ رَبِّكَ فَلَا تَكُونَنَّ مِنَ الْمُمْتَرِينَ
“Maka jika kamu (Muhammad) berada dalam keragu-raguan tentang apa yang Kami turunkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab sebelum kamu. Sesungguhnya telah datang kebenaran kepadamu dari Tuhanmu, sebab itu janganlah sekali-kali kamu temasuk orang-orang yang ragu-ragu.

Allah telah memperingati janganlah ragu akan kebenaran yang datang dan membaca Kitab-kitab sebelum adanya ajaran Muhammad, juga QS Almaidah: 68
قُلْ يَا أَهْلَ الْكِتَابِ لَسْتُمْ عَلَى شَيْءٍ حَتَّىَ تُقِيمُواْ التَّوْرَاةَ وَالإِنجِيلَ وَمَا أُنزِلَ إِلَيْكُم مِّن رَّبِّكُمْ
“Katakanlah ! hai ahli kitab, kamu tidak pada agama yang sebenarnya, kecuali apabila kamu turuti Taurat dan Injil, dan apa-apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu”.

Baca: ALLAH memerintahkan nabi Muhammad percaya kepada Alkitab – Surah 10

Setelah mencari keselamatan selama 2 tahun dan pada masa-masa itu saya rajin membaca Alkitab dan kegereja juga berikrar dengan segenap hati saya menyatakan bahwa Yeshua Ha Mashiah adalah Tuhan yang kekal dan penolongku dunia dan akhirat. hingga saat ini saya masih memegang teguh keyakinan saya dan terus belajar, dan ketika saya membaca Alkitab yang membuat saya tersentak yaitu Firman Tuhan dalam Yohanes pasal 1 ayat 1 dan seterusnya:
Firman yang telah menjadi manusia: “Pada mulanya adalah firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah”
Qur’an mengatakan Yeshua adalah Kalimatullah = Firman dan Alkitab juga mengatakan Yeshua adalah Firman Allah, saya melihat keduanya mirip dan saya sangat bahagia menemukan itu, lalu saya mendengar lagi Yohanes 1:12 ayat yang sangat menyenangkan saya karena tertulis jika menerima Yeshua maka Yeshua memberi kuasa menjadi anak Elohim, kalian tahu semua ayat dalam Qur’an, Elohim memanggil manusia sebagai budak dan Elohim sebagai tuan, tuan tidak bisa mengasihi budaknya dan budak tidak bisa mengasihi tuannya, hanya Bapa lah yang mengasihi anakya dengan tulus dan tiada pernah terputus cinta-Nya sampai kapanpun karena dalam Kristen hubungan Tuhan dan hamba-Nya adalah hubungan Bapa dengan anak. saya sendiri tidak suka di panggil budak ..Qur’an memanggil saya budak….
Tapi Yohanes 1:12 “Bila engkau percaya pada Yeshua, dia akan memberimu kuasa menjadi anak Elohim”

Bacaan barkait:

Segera saya katakan saya perlu Yeshua untuk kesekian kali karena saya ingin menjadi anak Elohim dan saya mulai memanggil Elohim itu Bapa, yang dulu saya tidak pernah tau bisa memanggil Elohim itu Bapa, jika kalian bertanya pada saya bagaimana rasanya memanggil Tuhan itu Bapa itu tidak dapat di ungkapkan dengan kata-kata, saya tidak mampu mengungkapkan suka cita saya memanggil Tuhan itu Bapa dan saya berfikir bahwa pencipta alam semesta ini adalah Bapaku, saya tidak dapat melukiskan suka cita dan perasaaan itu, hanya dapat dimengerti jika dialami .karena itu saya menerima Yeshua .
Tidak mudah untuk memantapkan hati ini karena saya tau konsekwensi saya jika saya mengikuti Jesus, saya akan di kucilkan baik saudara atau teman lalu di coret dari hak waris dan halal darah saya untuk dibunuh namun saya hiraukan, saya hanya bersangkal diri Pikul Salib dan terima Yeshua .
Tidak ada cita-cita saya menjadi KAFIR dan MURTAD tapi apa yang terjadi Yeshua menggenapi Firman-Nya karena bukan Dia (Yeshua) yang memilih kita melainkan Yeshualah yang memilih kita, jadi saya tidak pernah memilih Yeshua namun Yeshua lah yang memilih saya untuk menjadi Anak-Nya menjadi Milik-Nya dan menjadi Serupa dengan-nya…haleluyah
Masuk ke pokok Khotbah kita mengapa kita dipillih menjadi Milik-Nya :
Efesus 1:4-5 Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat dihadapan-Nya. Dalam kasih Ia telah menentukan kita dari semula oleh Yeshua Kristus untuk menjadi anak-anak-Nya, sesuai dengan kerelaan kehendak-Nya.
Baca: Arti Difinisi kata Kafir dalam Kitab Suci Alkitab; Ahok vs Muhammad Asroi
Versi The Message : Long before he laid down earth’s foundations, he had us in mind, had settled on as the focus of his love, to be made whole and holy by his love

Jauh sebelum ia meletakkan dasar bumi. Ia telah memikirkan kita, dan menetapkan kita sebagai fokus dari kasih-Nya, agar kita menjadi utuh dan kudus oleh kasih-Nya (Terjemahan bebas The Message).
1. Apa dasarnya Tuhan memilih kita?
Elohim memilih kita : Bukan berdasarkan kebaikan, kemampuan, penampilan, jabatan, dan latar belakang keluarga kita. Tetapi Elohim memilih kita berdasarkan kedaulatan-Nya, kasih karunia-Nya, dan tugas, tanggung jawab kita adalah meresponi-Nya dengan iman.
Contoh:
-Tuhan memilih Abraham, ia meresponi dengan iman, sehingga ia menjadi Bapa segala bangsa.
-Tuhan memilih Daud, ia meresponi, sehingga ia menjadi seorang Raja yang besar bagi Israel (Maz 78:70)
-Tuhan memilih Ester (yatim-Piatu), ia meresponi, sehingga ia menjadi seorang yang menyelamatkan bangsanya dari permusuhan (Est 4:14)
-Tuhan memilih Rahab (pelacur), ia meresponi, sehingga ia menyelamatkan dua pengintai dan namanya masuk dalam silsilah Tuhan Yeshua.
-Tuhan memilih Maria (miskin), ia meresponi, sehingga ia menjadi ibu yang melahirkan seorang Juru S’lamat dunia (Luk 1:38)

2. Kapan Tuhan memilih kita?
-Ketika kita menerima Yeshua sebagai Tuhan dan Juruselamat
-Sebelum ia meletakkan dasar bumi, sebelum dunia dijadikan (didalam kekekalan)
-Ia telah memilih kita, memikirkan kita, menentukan kita.

3. Bagaimana kita yakin kita di pilih oleh Tuhan?
-Saat kita yakin kita sudah menerima Yeshua sebagai Tuhan dan Juruselamat dalam hidup kita.
-Saat kita percaya Yeshua, saat itulah Kristus ada didalam kita.
-Saat Roh Kudus tinggal dalam hidup kita, saat itulah Roh Kudus akan merubah kecenderungan hati kita yang semula memiliki kecenderungan untuk berbuat dosa, sekarang kecenderungan hati kita untuk memuliakan Tuhan.

4. Apa tujuan Tuhan memilih kita?
Kita dipilih supaya menjadi kudus dan tak bercacat cela (Efesus 1:4)

Kekudusan menurut perjanjian baru:
Banyak orang mengukur kesucian berdasarkan perbuatan atau tingkah laku. Tetapi Elohim tidak mengukurnya demikian. Elohim mengukur kekudusan kita berdasarkan Ha Mashiah:

1 Kor 1:30 Tetapi oleh Dia kamu berada dalam Kristus Yesus yang oleh Allah telah menjadi hikmat bagi kita. Ia membenarkan dan menguduskan dan menebus kita.
Kata “menguduskan” atau “kesucian” (Yunani, Hagiasmos) Artinya: Terpisah dari dunia ini, segala sesuatu yang bersifat dunia ini, disisihkan, dipisahkan bagi Elohim. Jadi Elohim tidak mengukur kesucian kita hanya berdasarkan kelakuan kita saja. Dia mengukur kesucian berdasarkan Yeshua. Tuhan menilai kekudusan kita bukan hanya perbuatan kita saja, tetapi karena Yeshua Ha Mashiah. Torah/Taurat tidak bisa membuat kita suci. Hanya di dalam Ha Mashiah, Yeshua menguduskan kita, karena Dia adalah kekudusan kita.

Sekali kita menerima pribadi Yeshua, berarti kita menerima berkat-Nya juga. Sekali kita mendapatkan Yeshua, kita menjadi benar, kudus, ditebus. Ketika orang dunia ini stress, takut, kuatir. Orang percaya seharusnya bisa tenang, damai, tidak takut dan tidak kuatir. Orang dunia hidup secara natural, tetapi orang percaya hidup secara supra natural.

Kekudusan hati, bukan sekedar tindakan luar.
Tuhan mau kita mengalami pembaharuan dari dalam dulu, baru dari luar. Markus 7:21-23 sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan, perzinahan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, kebebalan. Semua hal-hal jahat ini timbul dari dalam dan menajiskan orang. 1 Samuel 16:7

Kita dipilih untuk menjadi milik-Nya (Maz 33:12)
Kita dipilih untuk menghasilkan buah (Yoh 15:16)
Kita dipilih untuk menjadi imam (1 Petrus 2:9)
Kita dipilih untuk memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia (1 Petrus 2:9)
Kita dipilih untuk melayani Tuhan (2 Tawarikh 29:11)
Kita dipilih untuk menjadi serupa dengan Dia (Roma 8:29)
Kita dipilih untuk menjadi fokus kasih-Nya (Efesus 1:4)
Jauh sebelum Ia meletakkan dasar bumi. Ia telah memikirkan kita, dan menetapkan kita sebagai fokus dari kasih-Nya, agar kita menjadi utuh dan kudus oleh kasih-Nya (Terjemahan bebas The Message).

1 Yoh 4:10 Inilah kasih itu; bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allah yang telah mengasihi kita dan yang telah mengutus Anak-Nya sebagai pendamaian bagi dosa-dosa kita.

KARENA YESHUA YANG TELAH MIMILIH KITA, KITA TIDAK PERLU MERASA TIDAK LAYAK. MARI DENGAN PENUH KEBERANIAN KITA DATANG DAN MEMBAWA SELURUH KEHIDUPAN KITA KEPADA-NYA.

Fadilla Mulya, ST
Filipi 1:21

Bacaan berkait:

Pembaca bebas memakai artikel TheCamelSpeaksOut.wordpress.com sejauh tidak merubah tulisan aslinya dan menyertakan link situsnya. Hargailah karya cipta orang lain. Terima kasih, The Camel Speaks Out / Unta Angkat Bicara