Category Archives: Alkitab

PERTUKEKEM; Alkitab elektronik lengkap pertama berbahasa Sorani Kurdi

Gedung Gereja di Kurdistan

Gedung Gereja di Kurdistan

Setelah delapan tahun kerja keras, akhirnya Alkitab berbahasa Sorani Kurdi Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru dapat diterbitkan untuk pertama kalinya sebagai Alkitab yang lengkap; cetak dan elektronik (smart phone). Ini akan menolong lebih dari enam juta suku Kurdi membaca dan mendengar Alkitab dalam bahasa ibu mereka untuk pertama kalinya. ”Pertukekem” yang berarti ”Buku-Ku” (My Book). Dapatkan di sini: Pertukekem.com

 

Seluruh pekerjaan penterjemahan PL dan PB bahasa Soroni Kurdi ini memakan waktu 28 tahun. Ini hasil kerja dari Joel dan Ruth Hammond* (rekan kerja dari Church Mission Society (CMS) bersama dengan orang-orang Kurdi Kristen dan sejumlah warga negara asing lainnya. Organisasi lain yang terlibat di dalamnya adalah Biblica dan badan-badan linguistik lainnya. Yang penting dicatat di sini, adalah bahwa terjemahan ini dibuat di Tanah Kurdistan, Irak utara.

Baca juga:

Alkitab berbahasa Soroni Kurdi ini, baik dalam bentuk cetak maupun elektronik adalah terjemahan baru tersedia pada software YouVersion Android yang disebut Pertukekem (Buku-Ku).

“Itu adalah sebuah kehormatan untuk ada terlibat pada projek ini. Orang-orang Kurdi telah diketahui mengalami kesembuhan-kesembuhan, mimpi-mimpi dan penglihatan-penglihatab dari Ha Mashiah, namun memiliki seluruh Firman Elohim yang tersedia dalam bentuk tertulis akanlah mengkristalkan iman-iman mereka dan memampukan mereka meneruskannya dengan lebih efektif,” Joel berkata mengkomentari terciptanya Pertukekem ini.

Paul Thaxter, direktur internasional untuk CMS, belum lama ini pergi mengunjungi wilayah Kurdistan dan sangat bersuka cita melihat projek terjemahan yang komplit tersebut, ia berkata, ”Mencoba untuk hidup sebagai seorang Kristen sementara ada dilarang untuk berkesempatan membaca Alkitab dalam bahasa kalian sendiri adalah susah untuk dibayangkan. Bagaimanapun, sekarang melalui applikasi dan komitmen orang-orang seperti Joel dan Ruth, dan tim sekitar mereka, jutaan orang sekarang akan memiliki ”Karunia Kehidupan dalam tangan mereka sendiri.”

Para team penterjemah pun telah mendapat laporan positif dari orang-orang Kurdi. Seorang Kurdi berkata ia merasa ”dikuatkan” oleh ada mampu memakai versi yang baru pada telpon genggamnya, sementara orang lainnya berkata ia telah mampu untuk memberi teks-teks ayat Alkitab kepada seorang Mullah setempat dimana ia tinggal.

Other sites for you interest:

*) Nama-nama telah diganti demi alasan keamanan.

Read the rest of this entry

Iklan

Uskup Agung menuduh Paus Francis menutupi kasus pelecehan sex pejabat senior Gereja Roma Katolik

Paus Francis I dituntut bawahannya

Adanya surat tuntutan atas nama Carlo Mario Vigano, bekas Uskup Agung dan pensiunan Duta Besar Vatikan untuk Washington D.C. yang menuduh keterlibatan Paus Francis I dalam menutup-nutupi skandal pelecehan sex bawahannya, telah meramaikan halaman utama media.

Paus baru-baru ini memulihkan posisi jabatan Kardinal Theodore McCarrick sekalipun ia telah mengetahui catatan pelanggaran homosex yang cardinal ini lakukan atas para pastor dan murid-murid seminari, media berkata.

“Vigano berkata benar. Itu adalah semuanya,” Monsignor Lantheaume, bekas pemimpin senior Katolik Washington D.C. lainnya menulis menjawab pertanyaan dari Kantor Berita Katolik (the Catholic News Agency (CNA)) tentang kebenaran berita tersebut.

Paus Francis bukan saja mengembalikan jabatan Kardinal McCarrick yang telah di larang melakukan pelayanan ibadah oleh Paus Benedict XVI pada tahun 2010, bahkan menjadi dia sebagai penasehat pribadi dekat Francis I; hal ini membuat Vigano buka suara, ia menulis: “Korupsi telah mencapai puncak teratas dari hirarki Gereja (Roma Katolik), hati nuraniku memaksaku menyingkap fakta-fakta yang berkaitan masalah yang menghancurkan hati dari Unkup Agung Washington D.C., Theodore McCarrick, yang aku telah tahu pada masa jabatanku.”

Pada kesaksiannya, Vigano menyatakan bahwa ia secara pribadi telah memberitahukan Francis kasus pelecehan sex cardinal tersebut pada tanggal 23 Juni 2013,

Berita panas yang sekarang beredar bersumber dari tulisan Vigano 11 halaman, tertanggal 22 Agustus 2018, Roma, berjudul “Kesaksian oleh Carlo Maria Vigano” Awal paragraf terbaca:

“Dalam saat yang tragis ini karena Gereja (Katolik) di berbagai bagian dunia – Amerika Serikat, Chili, Honduras, Australia, dst.”

Kasus skandal pelecehan sex atas anak-anak dan murid seminari juga terjadi di Spanyol, Irlandia, Belanda dst, baca: Skandal sex abuse anak Gereja Roma Katolik tumbuh seperti jamur

Dalam suratnya ia menulis nama-nama sejumlah Kardinal dan Uskup Katolik di bawah kuasa McCarrick yang juga berkelakuan sama, namun Francis “berkelanjutan melindungi dia” dan “mengabaikan sangsi-sangsi Paus Benedict yang ditetapkan pada dia dan menjadikan dia konselor kepercayaannya beserta dengan Maradiaga.”

Pada halaman 10, Vigano meminta kepada semua orang khususnya para Uskup membongkar kerusakan moral ini ke media dan pemerintah negara: “Saya mohon kita semua, terutama para Uskup, membuka suara demi mengalahkan persekongkolan keheningan ini yang begitu luas, dan melaporkan kasus-kasus tentang penyalahgunaan yang mereka ketahui ke media dan penguasa-penguasa Sipil (hutuf tebal dan garis miring dari sumber aslinya)

Vigano secara cerdik mengutip pernyataan Paus Francis sendiri untuk menegur Paus demi membangkitkan gelombong reformasi kekudusan di Gereja Roma Katolik, ”Setiap orang bersalah untuk kebaikan yang ia dapat lakukan namun tidak melakukannya … Jika kita tidak melawan kejahatan, kita makan itu secara diam-diam. Kita perlu campur tangan dimana kejahatan sedang tersebar; sebab kejahatan menyebar dimana orang-orang Kristen yang berani melawan kejahatan dengan kebaikan sedang berkurang.” (“Everyone is guilty for the good he could have done and did not do … If we do not oppose evil, we tacitly feed it. We need to intervene where evil is spreading; for evil spreads where daring Christians who oppose evil with good are lacking.)

Bagian terakhir surat ia menuntut Paus untuk mengakui kesalahannya dan menjadi contoh:

”dia harus mengakui kesalahan-kesalahannya dan berpengang dengan prinsip nol toleransi yang telah diproklamasikan, Paus Francis haruslah ada yang pertama menetapkan sebuah contoh yang baik bagi kardinal-kardinal dan uskup-uskup yang telah menutupi pelanggaran-pelanggaran McCarrick dan mengundurkan diri beserta mereka semua.” (hutuf tebal dan garis miring dari sumber aslinya)

Paus Francis sering kali membingungkan baik orang Katolik maupun di luar Katolik. Suatu kali seorang pendeta Kristen berkata dengan sangat antusias kepada saya dan teman saya, kami menjemput pendeta ini dari lapangan terbang untuk sebuah seminar, ia berkata, ”Wau luar biasa sekali Paus adalah penginjil. Ia berkata setiap orang perlu Yeshua.” Saya hanya menimpali, ”Ya, diakan seorang paus Jesuit. Di tempat lain ia sebelumnya berkata, ‘siapa yang berhubungan langsung (doa) dengan Yeshua adalah orang tersesat.’”

Referensi:

Read the rest of this entry

Apakah Allah Kristen, Allah Muslim sama? Berdasar Kitab Suci Alkitab dan Kuran+Hadis

Siapa yang bijak menangani persoalan akan memperoleh kebaikan dan siapa yang mempercayakan diri kepada YAHWEH, berbahagialah dia! Amsal 16:20

Perbandingan Allah Kristen dan Allah Islam menurut Alkitab dan Kuran

Elohim Alkitab (Holy Bible) vs Allah Kuran

Banyak yang bertanya kepada saya, apakah Allahnya Kristen sama atau berbeda dengan Allahnya Muslim. Thema seperti telah banyak ditulis baik dalam bahasa Indonesia terlebih bahasa Inggris, namun umumnya hanya membahas kata asal-usul “Allah,” dan maknanya. Artikel ini membahasnya secara sistimatik namun praktis berdasarkan perbandingan Kitab Suci kedua pihak beserta ajaran dan praktek hidup keimanan keduanya, orang Kristen dan Muslim. Kata Kristen di sini juga mewakili bangsa Israel, sebab kedua group ini percaya Alkitab yang sama dan percaya pada Tuhan yang sama. Tulisan ini bertujuan untuk pendidikan dan diskusi agama. Semoga bisa menjadi berkat untuk semua pembacanya. GBU!

Dalam membahas sebuah ajaran agama, opini pribadi tidaklah menjadi standard sebuah fakta apalagi kebenaran dari agama yang kita bicarakan. Untuk mendapat jawaban yang benar dan jujur maka kita harus melihat langsung kepada Kitab Suci yang bersangkutan dan kemudian meneliti bagaimana ayat-ayat Kitab Suci tersebut diajar dan diaplikasikan dalam kehidupan para penganutnya; setelah itu maka setuju dan tidak setuju tidaklah banyak berarti lagi, sebab kebenaran yang disertai fakta selalu lebih berotoritas dibanding opini manusia.

Kasus: Setuju dan Tidak Setuju tentang Allah Kristen sama dengan Allah Muslim atau Islam. BP, pada SarapanPagi.org percaya bahwa kedua Pribadi tersebut adalah sama, berdasar makna dan sejarah kata “Allah,” dan memberikan analogi pribadi Presiden Suharto, tokoh yang dipuja para pengikut Orde Baru, namun pribadi yang sama ini oleh para mahasiswa dianggap perusak. Dan BP menambahkan, “namun perlu disadari bahwa karena Kitab Suci yang dipercayai keduanya berbeda, maka jelas pula bahwa sekalipun ada samanya, keduanya memiliki banyak perbedaan dalam hal konsep/ajaran/aqidah.[1] Waroy John, percaya bahwa keduanya adalah pribadi yang berbeda, baik wujud dan karakternya, hanya memiliki persamaan nama.[2] Siapakah yang benar?

Isi bahasan: Di bawah ini kita akan membandingkan “Allah Kristen” dengan “Allah Muslim/ Islam” berkaitan dengan titel, nama, kepribadian/ karakter, trinitas, sikap keduanya atas umat mereka dan perintah serta ajarannya; dibahas berdasarkan Alkitab, Kuran + Hadis (Hadith).[3] Ayat Alkitab terambil dari versi KS-ILT, kecuali ditulis lain. Ayat Kuran dari Nobel Qur’an terjemahan Indonesia, kecuali ditulis lain. Keterangan: KS-ILT memakai kata YAHWEH/YHWH untuk TUHAN, Elohim untuk Allah dan Yeshua untuk Yesus. Untuk memudahkan pembahasan, dan mengurangi kebingungan maka “Allah Kristen” untuk seterusnya akan ditulis “Elohim” dan “Allah Muslim/ Islam” akan ditulis “Allah.” “S.” singkatan dari Surah, sejenis sub-katagori dari Kuran.

TITEL

  • Alkitab: Dan Elohim melihat segala yang telah Dia jadikan, dan lihatlah, itu sangat baik. (Kej 1:31a). Kepada Abraham, Dia berfirman: “Akulah El-Shadday, hiduplah di hadapan-Ku dan jadilah sempurna (Kej 17:1). Bumi dengan segala isinya adalah milik YAHWEH; dunia serta segala yang tinggal di dalamnya (Maz 24:1). El-Shadday berarti Mahakuasa.
  • Kuran: Allah menciptakan langit dan bumi dengan kebenaran (S. 29:45). Dia-lah Allah Yang tiada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, … Dia-lah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang … Dia-lah Allah Yang Menciptakan… (S. 59:22-24). Dan nabi Muhammad saat pindah ke Medinah, ia berkata kepada orang Yahudi dan Kristen, “Allah kami dan dan Allahmu adalah Satu, dan kepada Dia kami berserah” (S. 29:46, Pikhtal)

PEMBERI WAHYU DARI KITAB-KITAB SUCI

  • Alkitab: “Inilah firman yang telah Aku katakan …, bahwa seharusnyalah digenapi semua yang telah tertulis di dalam Torah Musa, dan Para Nabi, dan Mazmur mengenai Aku,” Yeshua berkata (Luk 24:44). Dan melalui rasul Yohanes di Pulau Patmos, Yeshua berpesan tentang Kitab Wahyu, kitab terakhir di Alkitab, untuk kita berhati-hati tidak menambahi atau menguranginya (Wah 22:18-21)
  • Kuran: “Dia menurunkan Al Kitab (Al Qur’an) (the Scripture; Pikhtal) kepadamu dengan sebenarnya; membenarkan kitab yang telah diturunkan sebelumnya dan menurunkan Taurat dan Injil. (S. 3:3).[4]

NAMA YANG DISEMBAH

  • Alkitab: Elohim berfirman kepada nabi Musa, “Katakan demikian kepada bani Israel: YAHWEH, Elohim leluhurmu, Elohim Abraham, Elohim Ishak, dan Elohim Yakub, telah megutus aku kepadamu. Itulah Nama-Ku untuk selama-lamanya dan itulah pengingat bagi-Ku turun-temurun (Kel 3:15) dan “Akulah YAHWEH, itulah Nama-Ku,” Firman-Nya melalui nabi Yesaya (Yes 42:9)
  • Hadis: Utusan Allah berkata, ‘Allah memiliki 99 Nama, seratus kurang satu; dan siapa yang mengingat semua itu dalam hati akan masuk Paradis,” (Sahih Bukhari -Vol.9, Buku 93, Hadis 489). Namun semuanya ini hanyalah titel, bukan nama. Sejumlah Muslim percaya bahwa Allah itu adalah Nama bukan jabatan (God/ Al-Ilah). Namun Kalimat Syahada / Shahada: La Ilaha Illallah (tidak ada ilah selain Allah)[5]

ELOHIM DAN ALLAH TENTANG TRINITAS

  • Alkitab: Dan sesudah dibaptis, Yeshua segera keluar dari air. Dan tampaklah langit terbuka bagi-Nya dan Dia melihat Roh Elohim turun bagaikan seekor burung merpati dan datang ke atas-Nya. Dan, perhatikanlah suatu suara dari surga yang mengatakan, “Inilah Putra-Ku Yang Terkasih, kepada-Nyalah Aku berkenan!” (Mat 3:16-17). Ref: Yesaya 42:1, Mat 12:18 & 17:5, Luk 9:35 & 2Pet 1:17. “Siapakah dia yang menaklukkan dunia, jika bukan dia yang percaya bahwa Yeshua adalah Putra Elohim,” rasul berkata (1 Yoh 5:5)
  • Kuran: Dan tidak layak bagi Tuhan Yang Maha Pemurah mengambil (mempunyai) anak (son; terjemahan Inggris) (S. 19:92). Penolakan Islam Allah tidak punya putra (son) sangat jelas: “suatu perkara yang sangat mungkar, hampir-hampir langit pecah karena ucapan itu dan bumi belah, gunung-gunung runtuh, karena mereka mendakwa Allah yang Maha Pemurah mempunyai anak (ay. 88-91). Pikhtal: “Beneficent” untuk kata “Tuhan Yang Maha Pemurah”

Islam menganut konsep: Tawheed (absolute oneness/ pure monotheism) dan Tanzeeh (berbeda dari segala/ beyond comparability). “Ayat-ayat Kuran dan Hadis menolak ketiga pribadian Elohim dalam Alkitab.” Dari Tawheed ini menghasilkan praktek ajaran Islam: Ketuhanan, Penyembahan dan Attributes Allah. Dari ketiga pilar ini menghasilkan Islam sebagaimana kita lihat dalam ibadah dan kehidupan sehari-hari umat Islam.[6]

Suatu perbedaan pribadi yang sangat besar antara keduanya. Trinitas dalam ajaran Kristen selalu: Bapa (YHWH), Putra (Yeshua) dan Roh Kudus – tiga pribadi-satu Tuhan; namun dalam Kuran dan ajaran Islam: Allah (dalam arti Bapa), Maryam (bunda Maria) dan Isa al-Masih (Yeshua / Yesus); S.5:116. Islam percaya bahwa Allah adalah satu.

BAGAIMANA ELOHIM DAN ALLAH MENJAGA PERKATAAN MEREKA

  • Alkitab: Elohim bukanlah manusia sehingga Dia berdusta; juga bukan seorang anak manusia sehingga Dia menyesal! Apakah setelah Dia berfirman dan Dia tidak melakukannya; dan setelah Dia berbicara maka Dia tidak menegakkannya? Bil 23:19; baca sampai 26
  • Kuran: Allah menghapuskan apa yang Dia kehendaki dan menetapkan (apa yang Dia kehendaki), dan di sisi-Nya-lah terdapat Umulkitab (Lohmahfuz) (S. 13:39) with Him is the source of ordinance (Pikhtal). Lihat juga S. 2:106. Dan S.16:101 adalah ayat keluhan pengikut Alkitab atas penghapusan kata-kata Allah.[7]

 TENTANG PENYALIBAN YESHUA

Lukas 24 ayat 6 Yeshua telah mati tesalib namun bangkit hidup kembali

Yeshua mati tersalib dan hidup kembali

  • Alkitab: Banyak nabi telah menubuatkan kejadian ini, dan Yeshua sendiri menyatakan itu saat masih hidup. Dan kematian-Nya disaksikan oleh banyak orang, baik para murid-Nya, musuh-Nya baik dari pihak ahli agama Yahudi maupun tentara Romawi. Ketika rasul Petrus menegur guru-Nya karena berkata Dia akan dibunuh, Yeshua balik menegur Petrus dengan sangat keras, “Enyahlah dari-Ku, hai Setan! Engkau adalah sandungan bagi-Ku, karena engkau tidak memikirkan perkara-perkara Elohim, melainkan perkara-perkara manusia.” (Mat 16:23) Yeshua tahu bahwa Dia diutus Bapa-Nya ke bumi untuk mati – demi menebus dosa manusia melalui darah-Nya yang suci, baca Kitab Ibrani 9 dan 10.
  • Kuran: “mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. … Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya (S. 4:157-158). Namun pada S.3:55 dan S. 19:33 tertulis Yeshua akan meninggal dan bangkit kembali.

 HUBUNGAN ELOHIM DAN ALLAH DENGAN UMAT MEREKA MASING-MASING

  • Alkitab jelas menulis bahwa Elohim bukan hanya mendengar dan menjawab doa umat-Nya, lebih lagi Dia berbicara (Kel 34:29-35 & 37:9) bahkan tinggal di dalam pribadi umat-Nya: “Dia tinggal bersama kamu selamanya, yaitu Roh Kebenaran, … Dia tinggal bersama kamu dan akan berada di dalam kamu,” Yeshua berkata (Yoh 14:16-17). Ref: 1 Yoh 4:12-13. Nama Yeshua adalah Imanu’el artinya Elohim beserta kita.
  • Kuran: Maka Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki, dan memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki (S.14:4). Juga pada S. 6:39. Allah lebih mengutamakan kehendak-Nya sendiri daripada apa yang Dia katakan / janjikan.

BAGAIMANA MEREKA MENYELAMATKAN UMAT MEREKA MASING-MASING?

  • Alkitab: Yeshua, “Sesungguh-sungguhnya Aku berkata kepadamu, siapa yang mendengarkan firman-Ku, dan percaya kepada Dia yang telah mengutus Aku, ia memiliki hidup yang kekal dan tidak masuk ke dalam penghakiman, melainkan telah berpindah dari kematian kepada kehidupan” (Yoh 5:24); keselamatan adalah anugerah Elohim melalui beriman kepada Yeshua dan melakukan firman-Nya. Efesus 2:1-10, 1 Yoh 4:5
  • Allah dalam Islam menuntut umat-nya beribadah dengan sempurna untuk mencapai pembenaran. Pembenaran melalui usaha manusia ini dikenal sebagai “Lima Pilar Islam” (yaitu: menyatakan dua Kalimat Syahada, Sembayang 5x sehari, Sakat (derma), Berpuasa di bulan Ramadan dan Naik Haji sedikitnya 1x selama hidup. Pilar tambahan adalah melakukan Jihad (berjuang bagi Islam) (S. 4:47). Pada akhirnya semuanya Allah akan menimbang: “Dan adapun orang-orang yang berat timbangan (kebaikan) nya, maka dia berada dalam kehidupan yang memuaskan. Dan adapun orang-orang yang ringan timbangan (kebaikan) nya, maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah. Dan tahukah kamu apakah neraka Hawiyah itu? (Yaitu) api yang sangat panas. (S. 101:6-11)

PERNYATAAN IMAN UNTUK KESELAMATAN DAN TATA IBADAH

  • Alkitab: Dan akan terjadi, setiap orang yang berseru kepada Nama YAHWEH, akan diselamatkan; karena di Gunung Zion dan di Yerusalem akan terjadi keselamatan, sebagaimana yang YAHWEH firmankan, dan dari yang tersisa yang sedang YAHWEH panggil (Yoel 3:32). Ini tentang Akhir Jaman, lihat ayat 30 & 31. Merefer Mazmur 14:7 & 53:6. Dinubuatkan lagi Yesaya (Yes 46:13), dikutip oleh Rasul Petrus (Kis 2:19-21), oleh Rasul Paulus (Roma 10:9-13) serta Penulis kitab Ibrani (Ibr 12:22-24). Pusat ibadah adalah bukan tempat, tetapi ”roh dan kebenaran,” meskipun Yerusalem tetap kota suci. (Yoh 4:21-24)
  • Kuran: Barang siapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi. (S. 3:85). Pusat ibadah agama Ibrahim/Abraham berada di Mekkah (tepatnya Bakka / Petra) S. 3:96. Kata ”agama Islam” tidak ada dalam teks Arabnya. Dalam praktek: setiap orang yang ingin menjadi Muslim haruslah menyebut dua kalimah syahada; mengakui hanya pada Allah dan Muhammad nabi Allah.

SIKAP MEREKA KEPADA BANGSA LAIN

  • Alkitab: Dari jauh YAHWEH telah menampakkan diri kepadaku. “Ya, Aku telah mengasihimu dengan kasih yang kekal! Oleh karena itu Aku telah menarik engkau dengan kasih setia (Yer 31:3). Sebab Elohim mengutus Putra-Nya ke dunia tidak untuk menghakimi dunia, sebaliknya supaya dunia dapat diselamatkan oleh-Nya (Yoh 3:17). Di Bumi yang baru, 12 batu penjKontras perintah Elohim di Alkitab dengan Allah di Kuranurunya tertulis 12 nama rasul Yeshua dan 12 gerbangnya akan dinamai sesuai nama 12 suku Israel (Wah 21:12, 14)
  • Kuran: Allah mengusir Orang Yahudi dan Kristen (the People of the Scripture) dari Medinah dan Tanah Arab sebab “mereka menolak Allah dan utusan-Nya.” S. 59:2-4. Surah 59 adalah Kitab Al-Hasy-r (Al-Hashr) artinya Kitab Pengusiran.  Meskipun titel-titel Allah Islam sama (lihat di atas) dengan Allah Yahudi dan Kristen, Allah ini tidak suka kepada Yahudi dan Kristen.

PERINTAH BAGAIMANA HIDUP DENGAN SAUDARA SEIMAN

  • Alkitab: “Inilah perintah-Ku, supaya kamu mengasihi seorang terhadap yang lain, sama seperti Aku telah mengasihi kamu. (Yoh 15:12). Yeshua menyebut ini “Perintah Baru” sebagai tanda bagi dunia bahwa mereka adalah murid-murid-Nya (Yoh 13:34-35)
  • Kuran: Nabi itu (Muhammad) lebih utama bagi orang-orang mukmin dari diri mereka sendiri dan istri-istrinya adalah ibu-ibu mereka. (S. 33:6)

JIKA SAUDARA-SAUDARI MEREKA MURTAD

  • Alkitab: Jika ada seseorang yang tidak mentaati perkataan kami melalui surat ini, tandailah dan janganlah berkawan dengannya, agar ia dipermalukan, dan janganlah kamu mengganggapnya sebagai musuh, tetapi tegurlah sebagai saudara (2 Tes 3:14-15.
  • Kuran: Maka jika mereka berpaling (dari Islam), tawan dan bunuhlah mereka di mana saja kamu menemuinya (S. 4:89). Hadis: “…The Prophet said, ‘If somebody (a Muslim) discards his religion, kill him.’ “ (Bukhari 52:260) “Allah’s Apostle: ‘During the last days there will appear some young foolish people … and will go out from (leave) their religion … So, wherever you find them, kill them, for whoever kills them shall have reward on the Day of Resurrection.'” Bukhari (84:64-65). Lebih jelas tentang perkara ini silahkan lihat What Does Islam Teach About Apostasy

60% ayat-ayat Kuran berbicara tentang jihad, Jihad telah menjadi dasar kekuatan dan mesin penggerak Islam.[8] Berjihad juga berarti mempertahankan Islam dari mereka yang murtad dan praktek Islam yang tidak sesuai keyakinan kelompok tertentu.

TENTANG KEHIDUPAN DI SURGA

  • Alkitab: Yeshua berkata kepada mereka , “Kamu tersesat, karena tidak memahami kitab suci maupun kuasa Elohim! Sebab, pada waktu kebangkitan, mereka tidak kawin maupun dikawini, tetapi menjadi seperti malaikat-malaikat Elohim di surga (Mat 22:29-30)
  • Hadis: “Rasulullah bersabda, ‘Allah mengawinkan saya di Firdaus dengan Maryam Puteri Imran, dan dengan istri dari Firaun, dan dengan saudara perempuan Musa”.  Al-Tabarani [Ibn Kathir, Qisas al-Anbiya, p.38].[9]

 “Bebek Test” untuk menentukan sebuah pribadi.

Jika itu nampak sebuah bebek, berenang seperti sebuah bebek, dan bersuara seperti sebuah bebek, maka itu kemungkinan besar adalah sebuah bebek.”

Dari penjabaran ayat-ayat Kitab Suci di atas, kita temukan betapa tidak masuk akal dan susah untuk bisa mengatakan bahwa kedua pribadi tersebut adalah indentik meskipun Nama dan klaim Kuran nampak sama, sebab semua karakter keduanya sangat berbeda, juga bagaimana mereka memperlakukan umat mereka masing-masing sangatlah berbeda. Jalan keselamatan dan ibadah serta kehidupan di Surga yang dijanjikan keduanya juga sangat berbeda.

Pernyataan dua mantan Muslim. Sam Solomon dan Atif Debs, dua pakar Kuran memperingati para Kristen modern untuk berhenti mengasumsikan kedua pribadi ini sama berdasarkan “kesamaan” atau “kesamaan yang cukup” demi tujuan dialog dan mencangkau orang  Muslim, sebab tidak menguntungkan baik untuk para orang Kristen dan juga para Muslim, Asumsi tingkat kesamaan ini tidak menguntungkan seorangpun, sebab itu tidak di dasari pada kebenaran masalah. Sebaliknya itu memudarkan perbedaan menyolok antara Allah Kuran dan Elohim YAHWEH Alkitab, juga klaim-klaim berani Muhammad memiliki (status) telah menggenapi kitab-kitab Suci Alkitab – semua ini menghasilkan kebingungan atas masalah-masalah baik bagi para orang Kristen dan juga para Muslim.”[10]

Dari pihak Elohim, Firman-Nya jelas berkata,

Akulah YAHWEH, itulah Nama-Ku, dan Aku tidak akan memberikan kemulian-Ku kepada yang lain, dan pujian-Ku kepada patung.” (Yes 42:8)

Buku bagus untuk dibaca: Siapakah Allah ini? (Who is This Allah?) oleh G.J.O. Moshay

Catatan Kaki:

  1. Allah islam = Allah kristen? BP (15/3/2007)
  2. Allah: 2 (Dua) pribadi yang memiliki persamaan nama tetapi berbeda wujud & Karakter oleh Waroy John
  3. Hadis adalah kitab yang berisi kumpulan laporan-laporan mulut dari perkataan dan perbuatan Muhammad, dibuat setelah nabi meninggal. Dua Hadis yang dianggap berotoritas adalah Bukhari dan Muslim (diambil dari nama para penulisnya). Hukum Islam lebih banyak berasal dari Hadis dibanding dari Kuran.
  4. Setelah “… kepadamu” pada banyak terjemahan ditambahkan kata “(Muhammad).” Namun jika kita melihat pada Surah 4:47 arti dari ayat ini (S. 3:3) berbeda jauh, berbunyi: “Hai orang-orang yang telah diberi Al Kitab, berimanlah kamu kepada apa yang telah Kami turunkan (Al Qur’an / ke Muhammad; tergantung terjemahan) yang membenarkan Kitab yang ada pada kamu …”. Jadi “Al Kitab” (the Scripture) di sini bukanlah Al Qur’an, tetapi Alkitab (the Holy Bible). Penambahan kata-kata dalam versi-versi di Kuran “(…),” sering kali memberi arah yang jauh berbeda.
  5. Tentang asal-usul nama Allah dan siapa Allah dalam Islam telah menjadi perdebatan panjang. Baca: The Name of God in Islam by Christian Churchers of God, Australia
  6. Sam Solomon & Arif Debs, Not the Same GOD, Is the Qur’anic Allah the Lord God of the Bible? Ringkasan dari hal. 129-141
  7. Pembatalan ayat dalam Kuran bisa dibaca di sini: The Problem of Abrogation in the Quran (Farooq Ibrahim)
  8. Mark A. Gabriel, Ph.D., ISLAM and TERRORISM, What the Quran rally teaches about Christianity, violence and the goals of Islamic jihad. Hal 31, Front Line, 2002
  9. S. 66:5. Dari cerita-cerita beberapa Muslim yang dikumpulkan oleh Tabarani. Dr Salem Abdel Galil, Januari 2017 “Ada ayat-ayat di Kuran yang menganggap di sorga Muhammad akan menikahi Perawan Maria, ibu dai Yeshua, juga Asiya, istri Firaun dan Kultum, saudari dari Musa.” Galil adalah pakar Islam dari universitas Islam terkenal Al Azhar dan juga mantan Menteri Agama Mesir. Program TVnya membuat para Kristen Koptik dan Katolik marah besar: Raymond Ibrahim: Muhammad’s Sexual Fantasies of the Virgin Mary by Jihad Watch. 
  10. Sam Solomon & Arif Debs, Not the Same GOD, Is the Qur’anic Allah the Lord God of the Bible? hal. 20. Solomon besar sebagai Muslim dan dididik Syaria Islam selama 15 tahun sebelum pindah ke Kristen, seorang penasehat HAM di Parlemen Britania maupun Uni Eropa. Dr. Atif Debs adalah professor dan pemimpin usahawan yang juga Muslim setia. Setelah mengadakan study banding yang intensif antara Islam dan Kristen yang Alkitabiah ia menjadi Kristen. Sekarang ia aktif pelayanan secara internasional baik di Gereja maupun Universitas. Informasi dikutip dari buku.

Read the rest of this entry

Perjalanan Imanku; perpindahan dari Islam ke Ha Mashiah (Masud Masihiyyen)

Saya terlahir dalam sebuah keluarga Muslim. Saya tidak pernah menghadari sembayang Jumat, bagaimanapun saya sering membaca Kuran dan sembayang lima waktu secara rutin untuk beberapa tahun, dan juga berpuasa di bulan Ramadan. Saya sangat tertarik cerita-cerita tentang kehidupan Yeshua sehingga saya membaca Surah 19 (kitab Mariam, atau Maria orang Kristen menyebutnya) hampir setiap hari.

Perjalanan imanku dengan dan untuk Yeshua dimulai ketika aku masih kanak-kanak sekitar usia sepuluh tahun. Paman dari ayahku memiliki seorang putra yang sering berpergian ke beberapa negara Eropa, satu dari koleksi barangnya adalah sebuah salib kecil. Ketika aku ingin tahu apa artinya salib tersebut, sepupuku secara singkat mengkaitkannya kepada cerita Nabi Yeshua.

Ketika saya berusia 13 tahun, saya mendapat kesempatan belajar lebih tentang Kristianiti dengan bantuan kelas agamaku.

Masud secara panjang lebar bercerita bagaimana di negaranya masyarakat Muslim berpikir tentang Kristianiti dan Alkitabnya – semuanya buruk, yang paling benar adalah Islam dan Kurannya.

Saya tidak pernah mendapat kesempatan mendapatkan kitab suci Kristen sampai suatu hari beberapa sepupuku meminta saya pergi bersama mereka dan menolong satu dari sepupu kami dengan projek sekolahnya. Kami bertemu dan pergi ke toko kecil dimana buku-buku bekas dijual. Pada sebuah rak buku mataku melihat sebuah buku sangat tipis berdebu. Ketika saya ambil itu, itu ternyata kitab Injil Markus! Saya merasa kakiku tidak menginjak bumi oleh karena ketidak sabaranku tidak tertahan – saya ingin segera terbang pulang dan membacanya.

Saya membaca Injil Markus ini lebih dari tiga kali pada hari yang sama tersebut. Buku tipis ini secara sempurna menjabarkan apa artinya salib dalam kehidupan Yeshua dan bagaimana salib datang mewakili Yeshua.

Ketika berita tersiar di rumah bahwa saya telah membeli Injil Markus tersebut, kemarahan ibuku menyala-nyala. Yang mengejutkan setiap orang ayahku nampak tertarik untuk membacanya – ia telah lama ingin membaca kitab Injil. Jadi ayahnya membaca Injil Markus tersebut.

Sehari setelah hari Natal, secara berani saya bercerita kepada kedua orang tuaku bahwa saya telah merayakan Natal pertamaku; ia bikin sendiri meniru dari acara TV Kristen. Ini membuat kedua orang tuanya marah dan mengundang ahli agama ke rumah untuk membawa saya kembali ke Islam. Masud menangkis semua celaan tamu ini atas Kristianiti, “Saya berkata bahwa kesimpulannya tidaklah logis” dan “Kuran secara umum lebih tebal oleh karena itu mengulang-ulang cerita-cerita yang sama terus menerus.”

Jawaban saya ini membuat orang tua saya marah, khususnya ayah saya, yang siap memukulku. Saya diminta memilih satu dari dua kemungkina: melupakan Kristianiti dan kembali ke Muslim, atau meninggalkan rumah. Saya menjadi susah dan takut, ada sebagai anak remaja. Sementara air mata turun membasahi pipiku, saya berjanji untuk meninggalkan Kristianiti dan berhenti menjelekan Islam.

Tepatnya, kembaliku ke Islam tidaklah berarti melakukan praktek Islam. Saya tidak pernah lagi membaca Kuran atau sembayang lima waktu.

Setelah beberapa bulan kemudian, saya melakukan puasa Islam bersama ayahku. Bagaimapun, saya tidak dapat menahan ketertarikanku dalam Kristianiti.

Beberapa malam saya bermimpi Yeshua turun dari langit pada Hari Penghakiman. Pada suatu akhir minggu, saya pergi ke gereja terdekat ketika hujan deras turun dengan perasaan sukacita dan takut dan menunggu gerbang utama ada dibuka. Malangnya, gerbang belum dibuka, sebab ternyata saya tiba dua jam sebelum waktunya. Satu-satunya yang saya bisa lakukan adalah kembali ke rumah sementara hujan semakin deras.

Seorang dari sepupuku (dengan siapa saya merayakan Natal pertama saya) merayakan ulang tahunnya pada 15 Maret, saya mengunjunginya bersama sepupu lainnya (dengan siapa saya pergi ke toko buku dan membeli Injil Markus). Sekembali dari pesta, kami melewati gedung gereja, gerbang terbuka, jadi kami masuk dan melihat ibadah tersebut. Ini merupakan kunjungan gereja yang pertama bagi Masud. Ia berkata mengingat kejadian tersebut, “Benih dari imanku dalam Mashiah yang belum dewasa mulai berkembang ketika saya berada di jemaat tersebut, roh sukacita yang tidak bisa ditahan, kedamaian dan ringan. Roh tersebut menyakinkanku bahwa Yeshua hadir di Gereja dan saya tidak memerlukan agama lainnya untuk mencari Dia atau kebernaran-Nya.”

Karena saya masih dibawah usia 18 tahun, saya perlu mendapatkan permisi dari ayahku untuk menghadiri ibadah-ibadah Gereja. [Penterjemah: saya menduka, kejadian ini Mesir, ini adalah peraturan pemerintah Mesir untuk orang Islam yang ingin pindah ke Kristianiti]

Hal-hal mulai berubah untuk lebih baik ketika saya berhasil masuk universitas dan jauh dari kota dimana saya tinggal. Ini memampukan orangtuaku merindukanku dan mengevaluasi kasih mereka kepadaku. Tahun pertama sukses pendidikanku telah membuat kedua orangtuaku sangat bahagia dan menyebabkan mereka menghargai agama baruku. Ayaku kususnya lebih bahagia dari ibuku sebab saya pria satu-satunya dalam anggota keluarga yang mendapat gelas sarjana. Ini adalah telah menjadi impian dari kakekku bertahun-tahun.

Sebagai sorang Kristen muda setelah baptisanku, saya mulai bertanya entah saya layak mengikuti Yeshua. Saya secara salah telah berpikir bahwa pertobatanku akanlah membuat saya menjadi seorang pribadi yang sempurna dalam sekejap mata, namun saya gagal dan merasa mengecewakan Adonai. Suatu hari saya meninggalkan Alkitab di kamar saya dan pergi ke kamar lain untuk menghidupkan TV. Hal pertama yang saya dengan ketika saya hidupkan TV adalah kalimat “Bapa, ampunilah mereka; sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat!” Itu adalah tayangan dari sebuah film Kristen (saya tidak ingat namanya sekarang) dan saya mengerti ketidak sengajaan ini adalah satu dari jalan-jalan rahasia dengan apa belah kasihan Yeshua memilih untuk berkomunikasi dengan ku. [Ini kemungkinan besar Film Jesus menurut Injil Lukas, lihat Lukas 23:34]

Ini bukanlah satu-satunya kejadian yang membuat saya yakin tentang kehadiran aktif Yeshua dalam kehidupanku. Suatu ketika saat saya sangat sakit dan jauh dari rumahku. Saya tidak tahu bagaimana mengatasi masalah-masalahku. Setelah berulang kali meminta Yeshua mengangkat ku dari bumi ini, saya menjadi sangat letih dari semua tagisan dan jeritan. Lalu saya jatuh tertidur, dalam mimpi saya saya melihat pintu kamar saya terbuka dan seorang pria dengan jubah putih datang ke ranjangku dan duduk pada sisi kakiku. Saya dapat mendengar Ia mengatakan sebuah kalimat yang saya belum pernah dengan sebelumnya, ”Therefore always being confident, and knowing that while we are in the body, we are away from home from the Lord.” Setelah mengatakan kalimat tersebut, pria tersebut menyentuh kakiku dan segera saya terbangun dengan kagum. Kemudian waktu saya temukan bahwa kalimat itu adalah sebuah ayat dari Kitab Suci Alkitab* dan menyimpulkan bahwa Adonai ada disana sebagaimana Dia selalu besertaku untuk menghibur dan menuntunku.

Diberkatilah Nama-Nya selamanya. Saya berharap tetap bertumbuh dalam iman dan menjadi layak bagi panggilan-Nya. Masud

  • 2 Corinthians 5:6, EMTV)

Catatan dari penterjemah: Terjemahan Indonesia ini adalah ringkasan dari terjemahan Inggris. Lengkapnya bisa dilihat disini: My Journey of Faith Conversion from Islam to the Messiah

Masud telah banyak menulis artikel perbandingan Alkitab dan Quran, sedikitnya 40 artikel, tiga diantaranya seperti ini:

Read the rest of this entry

“Nabi Muhammad tidak lahir di kota suci Mekka!”, professor geologi menyatakan

Film dokumentasi Kota Suci menemukan tempat asli lahirnya IslamFilm dokumentasi ini sangat bagus untuk ditonton dan dipelajari bagi anda yang tertarik dengan sejarah dan khususnya sejarah permulaan Islam. GBU!

“Mereka mengakui bahwa sebelum 800 AD tidak ada catatan tentang Mekka,” professor ini berkata mengutip jawaban dari pertanyaannya kepada para tokoh pemimpin geologi asal Saudi dan Yordan pada sebuah seminar di sebuah universitas di Yordania tahun 2002 membahas tentang suku Nabatian.

Nabi Muhammad, seperti tercatat di buku-buku pelajaran agama, lahir tahun 570 AD, dan pindah ke Medinah tahun 622 AD. Jika Mekka belum ada di tahun 800 AD, jadi di kota apakah sesungguhnya Muhammad lahir? Tahukah anda bahwa kata “Mekka” pada Surah 48:24 dan “Bakka” pada surah 3:96 adalah dua kota yang berbeda dan berlokasi di dua negara yang berlainan? Video ini menjelaskan dengan bukti-bukti catatan sejarah dan bangunan sejarah.

Video dokumentasi yang anda akan lihat ini didasari pada buku-buku tulisan Professor Dan Gibson yang berjudul Qur’anic Geografy (Geografi Kuran) dan Early Islamic Qiblas (Kiblat Islam Permulaan).

The Sacred City (full video – without any text)

Video ini bisa dilihat juga online (rent or buy) di Vimeo  atau lihat disini gratis di Youtube dalam bahasa Inggris dengan text Arab atau bahasa Azeri (bahasa Azerbajan), bahasa Bangla (Banglades), dan bahasa Perancis

Pada film dokumentasi ini kita akan menemukan beberapa hal penting:

  • kota Mekka yang merupakan kota suci utama Islam ternyata tidak memiliki bukti-bukti arkiologi sebagaimana yang tradisi klasik Islam dan kitab-kitab suci Islam nyatakan; Mekka tidak ada aliran air, pepohonan dan persawahan, tidak ada tembok dan bukan jalur utama perdagangan
  • kiblat (arah sembayang) pada awal Islam ternyata tidak menghadap ke kota Yerusalam dan juga tidak ke kota Mekka
  • menginvestigasi ketepatan catatan sejarah Islam yang ditulis dalam hadis Bukhari
  • sejarah unik dibalik kota kuno Petra yakni Bekka / Becca di selatan Yordania
  • peranan Abdullah Ibn Zubayr (Abd Allah al-Zubayr) (624-692) terhadap sejarah Islam; perang besar antar Muslim, runtuhnya Bakka dan lahirnya Mekka dengan kaaba yang baru

Dokumentasi isi memberi beberapa kesimpulan

  • Nabi Muhammad karenanya tidaklah lahir di kota Mekka dimana setiap tahun orang pergi untuk ibadah Haji dan Umra
  • Kota Bakka atau Petra adalah kemungkinan kota yang cocok dimana Abdullah, ayah Muhammad hidup dan melahirkan Muhammad seperti yang digambarkan oleh Bukhari (salah satu dari beberapa penulis hadis ternama)
  • Bukit-bukti geologi menyatakan 100 (seratus) tahun sejak Islam berdiri semua bangunan Mesjid berkiblat menghadap ke kota Petra (Yordan selatan), baru mengarah ke kota Mekka setelah
  • Bangunan Kaaba kuno di Bakka yang berisi 360 berhala ternyata dihancurkan oleh Ibn Zubayr karena tidak sepaham dengan Kesultanan Ummayad (Damaskus), tepat seperti ditulis oleh Al Tabari (Al-Tabari 20:537)
  • Muslim di Kufa (kesultanan Abbasid, di Irak) berpihak dengan Ibn Zubayr memindahkan kiblat dari Bakka ke Mekka. Mesjid Banbhore, Pakistan adalah mesjid pertama berkiblat ke Mekka, dibangun sekitar 100 tahun setelah Muhammad meninggal dunia
  • Di Kufa Alkuran yang komplit terbentuk

Sanggahan: Professor Dan Gibson pada akhir dari film dokumentasinya dengan tegas menolak tuduhan beberapa sejarawan Islam bahwa ia mencoba menulis ulang seluruh sejarah Islam, “Saya tidak melakukan hal ini. Saya hanya menganjurkan satu perubahan kecil. (Yakni) masa lalu, kota suci Islam adalah merefer ke Bekka, saya percaya (kota) itu adalah Petra.”

Buku Dan Gibson lainnya adalah The Nabataeans, Builders of Petra, suku Nabatean adalah keturunan dari suku Edom yang bercampur dengan suku Ismael.

Professor Dan Gibson adalah Sejarawan dan Penulis ini hampir seluruh hidupnya ia telah habiskan di Timur Tengah dan melakukan penelitian tentang awal Islam lebih dari tiga puluh (30) tahun lamanya.

Bacaan berkait:

Read the rest of this entry