Category Archives: AGAMA Study & Discussion

Mr. Hakeem cendikiawan Arab lainnya membenarkan Trump “Yerusalem milik Israel”

Abulhameed Hakeem Direktur Pusat Timur Tengah untuk Studi-studi Strategi dan Legal

Abdulhameed Hakeem, Arab Saudi

“Para Arab haruslah menerima hak sejarah Israel atas Yerusalem,” direktur Pusat Timur Tengah untuk Studi-studi Strategi dan Legal di Jeddah berkata baru-baru ini. Pernyataannya telah menjadi viral di Timur Tengah dan di dalam dunia Islam di Asia,” tulis Esor Ben-Sorek, pensiunan professor Israel mengutip hasil wawancara Arab TV.

Jumlah pemuka dan intelektual Arab yang mendukung pernyataan Presiden Donald Trump bahwa Yerusalem adalah ibukota Israel – dengan kata lain kota Yerusalem adalah milik negara Israel semakin bertambah banyak.

Konflik Israel-Palestina atas Yerusalem telah berlajut lebih dari 50 tahun – sejak kota Yerusalem kembali ke tangan Israel sejak kalahnya Yordan di Perang 6 Hari yang sangat bersejarah tersebut.

Dukungan atas Presiden Donald Trump kali ini datang dari Direktur Pusat Timur Tengah untuk Studi-studi Strategi dan Legal (the Middle East Center for Strategic and Legal Studies) dari kota Jeddah, Arab Saudi, Abulhameed Hakeem.

Pada suatu wawancara pada Al-Hurra TV, suatu saluran TV berbahasa Arab yang berpusat di Amerika Serikat, Mr. Hakeem menjelaskan mengapa keputusan Trump tepatnya telah bertemu dengan penerimaan diam-diam, bahkan menjangkau beberapa derajat penghargaan,

“Keputusan tersebut akan mengarahkan sebuah kejutan positif menuju kegerakan negosiasi-negosiasi air yang macet. Kita sebagai orang-orang Arab, haruslah datang pada sebuah pengertian dengan sisi lain dan mengetahui permintaan-permintaanya sehingga kita dapat sukses dalam usaha-usaha negosiasi,” direktur Pusat Timur Tengah untuk Studi-studi Strategi dan Legal berkata.

Mr. Hakeem tidak hanya setuju dengan cara Presiden Donald Trump di dalam mengakhiri konflik Israel-Palestina, ia lebih lanjut mengingatkan para Muslim dan orang Arab untuk meninggalkan sikat membenci orang Yahudi – yang ia sebut sebagai “Arab mentalitas warisan Nasser” dan “murni ketertarikan politik Islam baik Sunni dan Shia,”

“Kita harus menyesuaikan dan sadari bahwa Yerusalem adalah lambang keagamaan bagi orang-orang Yahudi yang adalah tidak hanya sekedar suci bagi mereka sebagaimana Mekka dan Medina bagi para Muslim.”

“Mental Arab sendiri haruslah bebas dari warisan (Presiden Mesir) Gamal Abdel Nasser dan Islam politik baik sekte Sunni dan sekte Shia, yang telah ditanamkan demi semata-mata kepentingan politik dari budaya membenci orang-orang Yahudi dan menyangkali hak sejarah mereka di wilayah tersebut.”

Seorang sejarawan Pakistan, Mobarak Haidar, menulis, “Para Muslim di dunia tidak memiliki basis yang nyata untuk menguasai Yerusalem,” Ben-Sorek mengutip tulisan orang Pakistan dari akun Facebooknya pada artikel “Yerusalem dan Klaim-klaim Muslim.” Haidar di sini menyatakan klaim Muslim tersebut sebagai “dongeng,” menandaskan bahwa Yerusalem “telah menjadi ibukota bangsa Yahudi untuk sedikitnya 3000 tahun, lama sebelum Islam terlahir.”

Professor Yahudi ini juga mengutip penyataan serupa dari Professor Youssef Ziedan, penulis dan cendikiawan Mesir yang terkenal baik saat Ziedan diwawancarai di tahun 2015.

Koran online Israel menyatakan “pendirian-pendirian yang dipegang oleh Hakim dan para intelektual Saudi lainnya yang seperti dia adalah satu dari banyak alasan mengapa bangsa Israel semakin terbuka bagi Arab Saudi mengambil sebuah role kepemimpinan di dalam proses perdamaian Timur Tengah.”

Referensi:

Read the rest of this entry

Iklan

SIAPAKAH ALLAH?; SPAKI

Simbul Islam Bulan SabitIni adalah Session ke 5 dari Studi Perbandingan Agama Kristianiti dan Islam (SPAKI). Session ini dibagi menjadi 4 bagian.

Ses 5 Part 1/4

  • Trinitas bangsa Arab pada jaman Pra-Islam. Surah 5:73 Al-Maidah/Meja dan Surah 53:19-20 An-Najm/Bintang
  • Trinitas dalam Alkitab. Kejadian 1:1-3 dan Injil Matius 28:19
  • Agama Abraham / Ibrahim. Surah 16:123 An Nahl/Lebah dan Surah 2:130-132- 133 Al Baqoroh /Sapi Betina: ”patuh tunduk kepada Tuhan” (diterjemahkan dalam Kuran Indonesia menjadi ”Islam.” Galatia 3:26-29 – Dibaptis untuk menjadi keturunan Abraham

Ses 5 Part 2/4

  • Pelantikan Muhammad menjadi nabi

Ses 5 Part 3/4

  • “TUHAN Allahku”(YAHWEH Elohimku)  atau “ALLAH Tuhanku” (ALLAH Adonaiku)?
  • Hajar Haswat / Batu Hitam
  • Penterjemahan NAMA yang disembah

Ses 5 Part 4/4

  • Kesimpulan

Read the rest of this entry

Ayat-ayat Kekerasan: Memperbandingkan Alkitab dan Kuran oleh DR. Michael Brown

Maka kata-Nya kepada orang-orang Yahudi yang percaya kepada-Nya: “Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.” (Yohanes 8:31-32)

Catatan: Ayat Alkitab dan kalimat dalam kurung siku ditambahkan dalam terjemahan Indonesia ini. DR. Brown adalah proffesor untuk bahasa-bahasa kuno, ia telah mempelajari 15 rumpun bahasa kuno. Kesaksian pertobatannya lihat di sini: Kesaksian pertobatan DR. Michael Brown: Tradisi atau Kebenaran? Penterjemah, Unta Angkat Bicara
Memperbandingkan ayat-ayat di Alkitab dengan di Kuran

Ketika orang-orang Kristen menunjuk kepada ayat-ayat kekerasan di dalam Kuran, para Muslim menjawab, “tetapi bagaimana tentang ayat-ayat kekerasan dalam Alkitab?”
Bagaimana seharusnya kita menanggapi tantangan adil ini dari para Muslim? Read the rest of this entry