Category Archives: BERITA / NEWS

Pidato Presiden NKRI Joko Widodo di Stadion Utama Senayan 2017 – mimpi Abdillah Toha

Perkataan yang diucapkan tepat pada waktunya adalah seperti buah apel emas di pinggan perak – Amsal Salomo 25:11

Presiden Joko Widodo pidato

Presiden NKRI Joko Widodo

Assalamu’alaikum wa rahmatullah wa barakatuh. Merdeka! “Saudara-saudara sebangsa dan setanah air.
Hari ini saya ingin menyampaikan beberapa hal yang berkaitan dengan keselamatan bangsa. Seperti telah sama-sama kita saksikan dan rasakan, belakangan ini media cetak, televisi, dan media sosial dipenuhi berbagai berita, debat, dan pembahasan tentang kelompok-kelompok masyarakat yang bersuara lantang tentang berbagai hal. Hampir tiap minggu jalanan kita dipenuhi oleh tuntutan-tuntutan yang memekakkan telinga dalam unjuk rasa yang tidak jarang menganggu ketertiban umum. Udara ibu kota menjadi pengap oleh ungkapan-ungkapan yang penuh polusi.

Tidak ada larangan bagi anggota masyarakat mana pun untuk berbicara menyampaikan aspirasinya. Namun, yang mengkhawatirkan, suara-suara itu tampaknya makin lama makin tak terkendali dan sudah sampai pada tahap membahayakan kerukunan dan persatuan bangsa, ketika menyangkut hal-hal yang peka seperti kebinekaan, dasar, dan ideologi negara, serta kemajemukan yang menjadi landasan bagi keutuhan bangsa ini.

Pikiran, waktu, dan tenaga kita semua kemudian tercurahkan pada gonjang ganjing ini, sedangkan banyak urusan yang lebih penting dalam rangka meningkatkan kesejahteraan rakyat yang memerlukan perhatian kita berisiko terabaikan. Terlalu besar biaya yang harus ditanggung rakyat ketika aparat negara habis waktunya untuk terus menerus berupaya mencegah kekacauan yang bisa ditimbulkan oleh perseteruan yang tidak perlu.

Lebih mengkhawatirkan lagi ketika apa yang disebut sebagai gerakan-gerakan masyarakat ini kemudian menjurus kepada ekstremisme dalam bentuk ujaran-ujaran kebencian, eksklusivisme, dan rasisme.

Tempat-tempat ibadah yang seharusnya digunakan untuk mendekatkan diri kepada Sang Khalik telah disalahgunakan untuk menyampaikan agitasi politik. Bukan saja masyarakat awam, tetapi banyak di antara warga terdidik juga termakan oleh isu-isu berbau fitnah yang disebarkan oleh kelompok yang tidak bertanggung jawab. Tekanan dan intimidasi terus menerus dilontarkan ke arah lembaga peradilan yang sedang melaksanakan tugas mulia negara hukum.

Sudah terlalu banyak contoh hancurnya sebuah negara dengan akibat penderitaan jutaan rakyatnya yang disebabkan oleh perselisihan antarwarga negeri sendiri yang tak terkendali, seperti yang terjadi di Afghanistan, Irak, Libya, dan Suriah. Ekstremisme yang ditandai dengan kekerasan verbal kemudian berkembang menjadi kekerasan fisik.

Kita tidak boleh lengah dengan membiarkan kekuatan-kekuatan anti-demokrasi yang ikut serta berdemokrasi tetapi dengan tujuan mengambil untung dari alam kebebasan berdemokrasi untuk menghancurkan demokrasi itu sendiri.

Sebagaimana bagian besar rakyat Indonesia yang sejauh ini diam menyaksikan semua ini, karena tidak ingin menambah masalah mulai kehilangan kesabaran, saya sebagai Kepala Negara dan Presiden, penerima mandat rakyat dalam sebuah pemilihan umum yang konstitusional, juga tidak bisa terus menerus diam dan membiarkan semua ini berlarut-larut tanpa bersikap dan bertindak. Kesabaran bukan tidak ada batasnya.

Ketika kepentingan bangsa dan negara yang lebih besar terganggu dan terancam oleh ulah kelompok yang ingin merusak tatanan kehidupan yang berkeadaban, maka saatnya kita bangun untuk menertibkan yang tidak tertib hukum dan menindak yang bertindak tak beradab.

Kita sebagai bangsa sudah sepakat untuk menerapkan kehidupan berdemokrasi yang sehat. Sejauh ini demokrasi kita telah berjalan dengan relatif baik, meski di sana sini masih banyak yang harus terus disempurnakan. Kita tidak boleh lengah dengan membiarkan kekuatan-kekuatan anti-demokrasi yang ikut serta berdemokrasi tetapi dengan tujuan mengambil untung dari alam kebebasan berdemokrasi untuk menghancurkan demokrasi itu sendiri.

Demokrasi memang memberikan hak lebih kepada suara terbanyak, tetapi tidak berarti menghilangkan hak asasi kelompok kecil dan hak hidup orang kecil. Tidak ada hak khusus mayoritas dan minoritas di negeri ini. Semua punya hak dan kewajiban yang sama. Di negara berhaluan Pancasila, semua penganut agama, baik Islam, Kristen, Katholik, Hindu, Buddha, dan Konghucu, dijamin oleh konstitusi bebas melaksanakan ibadah sesuai keyakinannya dan penganutnya mempunyai hak dan kewajiban yang sama sebagai warga negara.

Semua warga baik dari suku Jawa, Madura, Sunda, Batak, Aceh, Dayak, Bugis, Papua, Tionghoa, Arab, India, dan lainnya, mempunyai hak dan kewajiban yang sama sebagai warga negara. Hak untuk hidup layak, hak berpolitik, hak ekonomi, hak budaya, hak berbicara, hak untuk dapat perlindungan negara, hak untuk memilih, dan hak untuk dipilih. Presiden Joko Widodo kutipan hikmat

Berpolitik boleh, mempunyai ambisi politik tidak dilarang, tetapi semua itu harus dilaksanakan dalam koridor konstitusi dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta wajib dilakukan sesuai norma-norma kehidupan bermasyarakat yang sehat, yang menuntut kita untuk tetap santun, beretika, bermoral, dan berakhlak mulia. Apa yang diklaim sebagai suara mayoritas juga harus dibuktikan dalam sistem demokrasi representatif, bukan dengan berbagai tekanan dan intimidasi di jalanan.

Hukum tanpa demokrasi berarti penindasan otoriter, sedangkan demokrasi tanpa hukum berujung kepada anarkisme. Toleransi dan penghormatan atas perbedaan keyakinan dan pendirian warga negara harus terus dipelihara bila kita ingin mempertahankan kerukunan hidup bersama. Batas toleransi adalah intoleransi atau ketiadaan toleransi itu sendiri, pada saat mana kita harus bersikap untuk menghentikannya.

Saudara-saudaraku setanah air.
Saya sadar bahwa selama dua setengah tahun lebih saya memegang kendali pemerintahan, masih banyak pekerjaan rumah yang belum selesai. Kesenjangan ekonomi warga negara dan jurang perbedaan antara kaya dan miskin masih merupakan momok yang menakutkan. Resesi ekonomi dunia yang belum sepenuhnya pulih juga berpengaruh sampai ke negeri kita.

Semua ini saya sadari dan menggugah saya untuk terus mencari jalan cepat mengentaskan kemiskinan dan sekaligus menciptakan pertumbuhan ekonomi untuk menampung jumlah pencari kerja baru yang setiap tahun bertambah. Saya sadar betul dan saya memahami tuntutan rakyat agar berpihak kepada orang kecil dan warga negara yang lemah. Kebijakan pemerintah akan terus diarahkan ke sana sehingga ketidakadilan ekonomi yang menguntungkan hanya sekelompok kecil warga negara di tingkat atas tidak terus berlanjut.

Semua itu bisa kita lakukan bila rakyat bersama pemimpinnya bersatu padu menuju ke satu arah kesejahteraan yang kita dambakan. Menggunakan hati yang bersih dan nalar yang jernih dalam menggapai cita-cita bersama kita. Tidak tercerai berai dan sibuk mengobarkan kebencian antar sesama.

Saudara-saudara,
Mari kita jaga bersama negeri tercinta ini agar selamat mencapai tujuan adil dan makmur seperti yang dicita-citakan oleh para pendiri bangsa ini. Mari kita jaga bangsa ini agar tetap utuh bersatu dalam kebinekaan dari Sabang sampai Merauke. Mari kita junjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa yang telah dengan arif dan bijak dititipkan kepada kita dalam sila-sila yang tercantum pada Pancasila.

Hukum tanpa demokrasi berarti penindasan otoriter, sedangkan demokrasi tanpa hukum berujung kepada anarkisme

Saya dengan segala kekuatan lahir dan batin yang saya miliki akan berada di garis depan bersama saudara-saudara semua dalam upaya menyelamatkan negeri ini dari segala bentuk rongrongan dari mana pun datangnya.

Jangan pernah ada yang berspekulasi dan berpikir lain. Jangan ada yang mencoba menghalangi. Ketika saya menerima mandat sebagai presiden dan kepala pemerintahan, saya telah bertekad untuk mengerahkan segala kekuatan saya demi mengabdi untuk bangsa ini.

Saya akan menggunakan semua wewenang yang melekat pada diri saya sebagai kepala pemerintahan dan kepala negara dalam batas hukum yang berlaku untuk memastikan bahwa negeri tercinta ini selamat dari segala bentuk ancaman kehancuran dari dalam maupun luar negeri.

Semoga Tuhan bersama kita. Wassalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh. Merdeka! Read the rest of this entry

Upaya para Islamist mengambil kekuasaan setelah Arab Spring adalah kesalahan: Professor Eiji Nagasawa

Professor Eiji Nagasawa Modern Egypt through Jepanise Eyes

Prof. Nagasawa dan bukunya

Adham Youssef, wartawan Daily News Egypt (DNE) mewancarai akademi veteran Jepang dan pakar masalah sosial Mesir mengkaji ulang beberapa masalah, termasuk peranan Islamisme, gerakan sayap kiri, dan kebijakan ekonomi pemerintah saat ini. Artikel ini dipublikasikan oleh DNE 28 Maret 2017

Saya terjemahkan sebagian, hanya yang berkaitan dengan judul aslinya. lengkapnya bisa lihat langsung pada sumbernya. Mungkin artikel ini bisa membantu bangsa Indonesia, khususnya pada periode politik yang sedang tidak stabil: Pilkada dan makar.

Berbicara tentang Politik Islam dan gerakan revolusi Arab yang orang Barat sebut Arab Spring (Arab Bersemi) atau Jalan Arab  (Arab’s Way) seorang Mesir Amerika menyebutnya. Saya lebih suka menyebutya ”Jalan Arab” – lebih cocok karena di dalamnya mengandung gayahidup dan polapikir orang Arab itu sendiri, professor ini berkata:  kebebasan penelitian dan jalur akademi telah semakin buruk setelah 2013, dibanding tahun-tahun sebelum Jalan Arab.

Menurut professor ini, gerakan Islamist yang saat ini berlansung haruslah mempertimbangkan kembali metodenya dalam mencapai kekuasaan, sementara mengkritik stategi-strategi mereka sebelumnya yang mencoba merebut kekuasaan dari atas (menumbangakan presiden). Mereka tetap memiliki kemungkinan hanya jika mereka mempertimbangkan gerakan mereka sebagai sebuah gerakan sosial, Nagasawa menerangkan.

Ia berkata bahwa mereka dapat menjangkau perubahan sosial dari bawah melalui amal-bakti dan pendidikan, bagaimanapun tindakan mereka merebut kekuasaan adalah sebuah kesalahan. Ia menjelaskan bahwa para Islamist setelah Jalan Arab terperangkap oleh struktur utopia sebuah negara Islam. (penekanan ditambahkan)

Komentara saya: Melihat kembali kebelakang Jalan Arab di Mesir, para Islamist dari Salafi dan Muslim Brotherhood berhasil menggerakan massa untuk menumbangkan Presiden H. Mubarrak, karena organisasi MB bergerak melalui amal tahun-tahun sebelum Jalan Arab; bagaimanapun ketika para MB memaksakan diri untuk memegang pucuk pemerintahan – ya, mereka berhasil; Mohammad Morsi jadi presiden, namun tidak lebih dari setahun menguasai pemerintahan, massa yang semula mendukung menjadi anti MB. Jendral Al-Sisi atas permintaan tiga juta rakyat Mesir mencabut M. Morsi dan bahkan lebih dari seratus Islamist MB dipenjarakan. Suatu kesalahan yang harus dibayar mahal baik bagi Islamist MB maupun rakyat yang mendukung gerakan makar tersebut.

Professor Nagasawa adalah professor pada Departement of West Asian Studies di Institute for Advanced Studies di Asia sejak 1998. Bekerja di Kairo dari 1981 sampai 1983, menjadikan dia direktur Masyarakat Jepang untuk Promosi Science (JSPS) Pusat Penelitian di Kairo dari April 98 sampai Maret 1999. Bukunnya: “Modern Egypt through Japanese Eyes: A Study on Intellectual and Socio-economic Aspects of Egyptian Nationalism.”

Karena pemerintah adalah hamba Elohim untuk kebaikanmu. Tetapi jika engkau berbuat jahat, takutlah akan dia, karena tidak percuma pemerintah menyandang pedang. Pemerintah adalah hamba Elohim untuk membalaskan murka Elohim atas mereka yang berbuat jahat. Sebab itu perlu kita menaklukkan diri, bukan saja oleh karena kemurkaan Elohim, tetapi juga oleh karena suara hati kita. (Roma 13:4-5)

Bacaan berkait:

Read the rest of this entry

Presiden Erdogan menteror Uni Eropa: Segera orang Eropa ’Tidak lagi aman berjalan-jalan di dunia’

Recep Edorgan meninggikan KuranRecep Tayip, presiden Turki, hari Rabu memberi komentar yang menambah ketegangan antara Turki dengan negara-negara Uni Eropa dan Britania Raya, ia berkata, ”Jika kalian tetap berlaku seperti ini, (maka) tidak seorang Eropa pun  di belahan dunia mana pun dapat berjalan di jalan-jalan dengan aman.”

Hal ini disampaikan oleh Erdogan pada sebuah konferensi wartawan, ia menambahkan: ”Kami sebagai orang Turki memanggil Eropa untuk menghargai hak-hak manusia dan demokrasi.” Erdogan: Soon Europeans ‘Will Not Walk Safely on Their Streets’ dan Will Erdogan be banned from U.K. for threatening Europe?

Laporan menulis, Erdogan tidak menguraikan ancamannya itu secara menditel.

Erdogan menyatakan ini pada hari yang sama beberapa jam sebelum serangan teror Islam terjadi di depan gedung parlemen Inggris yang menelan korban jiwa 3 orang dan melukai 40 lainnya. Pemuda usia 30 an menabrakan mobilnya pada orang-orang yang sedang berjalan di kaki lima pada jam sibuk tersebut, lalu ia keluar dari mobilnya dan menusuk mati seorang polisi. Ia ditembak mati setelah aksi terornya tersebut.

Seminggu sebelumnya pemerintah Belanda melarang seorang penting partai politik Erdogan untuk berkampanye di tanah Belanda. Erdogan memukul balik jauh lebih keras, para pekerja deplomat Belanda tidak boleh terbang ke Turki dan menyebut Belanda ”rasis.” Dan ketika Konselor Jerman Angela Merkel memperingatkan Erdogan untuk berlaku sopan, Erdogan mengklaim Markel sebagai ”mendukung para teroris,” dan koran Turki Gunes pada halaman pertamanya memuat gambar Angela Markel seperti Nazi Hitler dengan kalimat: Jerman, telah membuka tanganya untuk organisasi-organisasi teroris … mencoba untuk memprovokasi seluruh Eropa menentang Turki.” Turkish Newspaper Depicts Merkel as ‘Frau Hitler’ on Front Page

Erdogan juga belum lama ini mengancam Brussel (pusat kantor Uni Eropa), untuk membuka kembali gerbang negaranya untuk mengalirkan imigran ke Eropa. Hal ini dikatakan setelah mayoritas parlemen UE setuju untuk melarang warga Turki masuk ke Eropa bebas visa. UE sebelumnya telah membayar enam juta Euro ke Turki menyetop impor imigran Timur Tengah ke Eropa.

Tindak tanduk Edorgan semakin menkuarkan pemerintah negara-negara Barat, koran The Economist mempertanyakan apakah Erdogan ini seorang Demokrat atau Sultan (raja dalam dunia Islam). The Economist edisi Juni 2013 Erdogan democrat atau Sultan.jpg

Kegagalan kuduta militer bulan Agustus 2016, telah membuat Erdogan semakin berkuasa di negaranya. Ia memenjarakan puluhan ribu tentara dan politikus serta orang-orang media. Dan awal Maret ia menuntut kekuasaan yang lebih besar lagi, parlement Turki telah setuju memberikannya.

Sebelum Erdogan menjadi Perdana Menteri, ia pernah dipenjarakan pemerintah Turki berkaitan dengan aktivitas organisasi Islamnya yang sangat radikal.

Read the rest of this entry

Donald Trump’s Comprehensive Border Reforms Kill Obama’s Pro-Migration Policies

The Department of Homeland Security is discarding many of President Barack Obama’s catch-and-release border policies and will hire an additional 15,500 enforcement and border officers, according to two new policy memos.

The comprehensive immigration reforms of Obama’s policies were signed by DHS chief Gen. John Kelly on Feb. 17. They direct DHS officials to use an expedited repatriation process for illegals who have been in the United States for up to two years, to return border-crossing Mexicans home while their appeals for entry are adjudicated, and to prosecute illegal aliens who hire migrant-smugglers to get their children into the United States. Read more at here

Read the rest of this entry

Fake News: Wilders Slams Foreign Criminals, Media Twists Words Into Attack on All Moroccans

by Virginia Hale19 Feb 2017

Mainstream media outlets in Britain such as the BBC and the Observer have falsely implied that poll-topping, populist firebrand Geert Wilders made an attack on all Moroccan migrants in the Netherlands when he blasted foreign criminals, in headlines on their websites.

“And that should change”, the Party for Freedom (PVV) figurehead said, emphasising that “not all are scum” as he attempted to take a stroll through a market.

But despite Wilders making clear his remarks referred only to Moroccans who “make the streets unsafe”, both the headline and first paragraph of the Observer’s report of the exchange make the claim that the would-be Prime Minister called all migrants from the North African country “scum”. Read more at here

Pembaca bebas memakai artikel TheCamelSpeaksOut.wordpress.com sejauh tidak merubah tulisan aslinya dan menyertakan link situsnya. Hargailah karya cipta orang lain. Terima kasih, The Camel Speaks Out / Unta Angkat Bicara