Category Archives: BERITA / NEWS

Israel: ISIS masih hidup! 7 Teroris mati sebelum beraksi di Golan

Peta militer Dataran Tinggi Golan Israel Utara

Golan, Peta militer Israel

“Pada Rabu malam, Pertahanan Udara Israel (the Israeli Air Force; IAF) telah berhasil menewaskan tujuh pejuang Negara Islam (ISIS) yang telah menyelinap masuk dari Syriah ke dalam wilayah Israel,” sebuah situs Israel melaporkan (2 Agustus)
Mereka telah memasuki sejauh 650 kaki (sekitar 200 meter) “Garis Awal” atau ”Phase I” perbatasan negara Israel dan Syria. Lihat peta.
Paginya, tentara Angkatan Darat Israel (IDF) yang meneliti wilayah tersebut menemukan ban-ban pinggang senjata dan senjata api AK-47. Menurut laporan Radio Tentara Israel, para pemuda bersenjata tersebut telah berencana untuk melancarkan sebuah serangan atas Israel.

Dataran Tinggi Golan yang terkenal dengan Gunung Hermon-nya, memang daerah strategis untuk pertahanan militer (kitab Yosua 12) dan sekaligus lambang sumber berkat bagi bangsa Israel (Mazmur 133). Laporan berkata, ”Perbatasan antara Syria dan Israel telah menjadi masalah yang tidak biasa beberapa minggu belakangan ini,” dijelaskan: ”Selasa kemarin (31/7), IDF meluncurkan dua missil patriot pada sebuah jet tempur Sukhoi Syria yang melintasi masuk sekitar satu mil wilayah udara Israel. Jet buatan Russia ini tertembak jatuh, dan membunuh pilotnya. Sehari kemudian, IAF menghancurkan alat peluncur roket di Syria setelah dua roket mendarat di Kinneret (Danau Galilea).”

Israel juga masih sengketa dengan Palestina tentang kepemilikan kota Yerusalem, baca:

Referensi: IAF Kills 7 ISIS Terrorists Crossing Border Into Golan (2/7/2018) Read the rest of this entry

Iklan

AS: Lebih dari 10 wanita berkelahi saat Parade LGBT “San Francisco Pride 2018” (Breitbart)

Para wanita peserta parade San Francisco LGBT Pride saling berkelahiLebih dari sepuluh wanita berkelahi secara brutal pada Festival Pride of San Francisco pada hari Minggu hanya karena penampilan seorang penyanyi pada acara tahunan ini. Kali ini terjadi pada tanggal 23 dan 24 Juni.

WATCH: More than a Dozen Women Brawl at San Francisco Pride Parade

Sebagaimana biasa, pada setiap parade dan festival, selalu ada disertakan beberapa penyanyi berikut sebuah band untuk menghibur para peserta parade tersebut, itu juga yang terjadi pada Parade LGBT Kebanggaan San Franciso Juni 2018 ini.
Seorang saksi mata, yang merekam perkelahian massal ini bercerita bahawa seorang penonton wanita memanggil penonton wanita lainnya sebagai ”a bitch” panggilan yang sangat kasar “keturunan anjing betina;” “’Kamu memanggil saya a bitch?’ Dari situlah awal argument mereka,” laporan mengutip tulisan Navdeep Thind di Twitternya.

Argumen antara dua wanita tersebut menjadi pertarungan fisik di mana beberapa wanita mulai berteriak, menendang satu sama lain dan membenturkan kepala satu sama lain ke lantai semen. Babi ikut parade di San Francisco LGBT Pride Juni 2018
Navdeep video segera menjadi viral, Selasa sore saja videonya mendapat lebih dari 25.000 tanda “suka” dan 14.000 berkomentar.

Menurut laporan, polisi tidak menahan seorang pun, meskipun keributan itu begitu brutal. Dan pihak pemerintah berkata mereka tidak ada komentar tentang kejadian tersebut. Motto festival kali ini adalah GENERATIONS OF STRENGTH 

Menurut Wikipedia, Perayaan Kebanggaan Lesbian, Gay, Bisexual, dan Transgender (LGBT) San Francisco umumnya dikenal sebagai Parade Kebanggaan San Francisco  adalah sebuah parade kebanggaan LGBT yang sudah terkenal di dunia.

Seorang berinisial “JustinoInRoma” berkomentar, “little known fact – lesbians are the most violent people group on the planet …” (Fakta yang sedikit diketahui – para lesbian adalah kelompok orang yang paling kasar di planet …). Kita tidak tahu apakah ia benar atau tidak, namun ia mendapat 281 kali “suka” dari para pembaca. Read the rest of this entry

DR. Mordechai Kedar tentang Yerusalem dan Islam (TV Al-Jazeera)

Logo TV Al-Jazeera Arab QatarTV berbahasa Arab yang paling terkenal di dunia mewawancarai seorang professor dari Departemen Studi-studi Arab membahas tentang berlanjutnya Pemerintah Israel membangun rumah-rumah di kota Yerusalem. Televisi Al-Jazeera adalah milik pemerintah Qatar; Raja-raja Arab pernah memutuskan hubungan dan memotong jalur laut, dan udara mereka sebagai hukuman karena Qatar melalui TV-nya ini berpihak kepada Organisasi Ikhwanul Muslimin (the Muslim Brotherhood) di Mesir dan Hamas di Gaza, yang keduanya mereka nyatakan sebagai ‘organisasi-organisasi teroris.’

Mordechai Kedar in Al-Jazeera about Jerusalem & Islam (teks bahasa Indonesia)

Pewawancara: “(Bukankah ini) memantekkan paku-paku tambahan dalam peti-mati negosiasi-negosiasi Israel-Palestina?” pembawa acara memulai wawancaranya,

DR. M. Kedar: “Saya sungguh tidak mengerti! Mengapa Israel harus meminta permisi dari seseorang di Dunia? Yerusalem telah ada sebagai ibukota kami selama 3000 (tiga ribu) tahun. Kami telah ada di sini ketika bapa-bapa moyang Anda meminum anggur arak (wine), menguburkan hidup-hidup para putri mereka dan menyembah berhala-berhala. Jadi mengapa kita perlu berbicara tentang masalah ini? Ini telah ada sebagai kota kami untuk sudah 3000 tahun dan itu akan ada selamanya tentunya.”

Tuan Rumah TV Al-Jazeera, dengan marah dan tangan telunjuknya ke atas, menghentikan DR. Kedar, berkata dengan keyakinan penuh,

Pewawancara: ”Permisi, Tuan Mordechai! Permisi, permisi! Jika Anda ingin berbicara tentang sejarah, kita akan berbicara tentang Kuran. Anda tidak bisa menghapus Yerusalem dari Kuran.” dan melanjutkan, “Saya meminta Anda berhenti dari ungkapan-ungkapan menyakiti orang-orang Arab dan Muslim.”
Harap, tetap pada subjek (bahasan) kita. Tetaplah pada subjek kita … please!

DR. M. Kedar: “Yerusalem tidak disebut dalam Kuran!

Tuan Rumah TV Al-Jazeera tersentak dengan pernyataan ini, terhenti dan menelan air liurnya lalu berkata kepada dirinya sendiri: “Dimuliakanlah Dia yang membuat hamba-Nya … [Koran]” (sebuah kalimat umum dari ekpresi seorang Muslim memuji Allahnya)

DR. M. Kedar: “Yerusalem tidak disebut dalam Kuran – bahkan sekalipun tidak!! Dan Anda tidak dapat menulis ulang Kuran di sini pada Al-Jazeera.

Sadar benar bahwa tamunya adalah ahli sejarah dan budaya Arab, maka ia segera mengalihkan pembicaraan dari agama ke politik

Pewawancara: “Mari bicara tentang politik, please.”

DR. M. Kedar: “Ok,” dan langsung menembak pikiran lawannya sebelum ditanya, “Yerusalem adalah di luar negosiasi-negosiasi. Yerusalem milik orang-orang Yahudi. Titik!
Tidak ada jalan membicarakan tentang Yerusalem. Tidak ada! Dan namun Anda membangkitkan masalah ini terus menerus.

Pewawancara memotong.
Pewawancara: “Tuan Mordechai, perumahan! Perumahan! Kita berbicara tentang apartemen-apartemen baru yang sedang dibangun di dalam Yerusalem. Anda berbicara tentang beberapa 1000 (seribu) apartemen, dan ada sebuah keputusan untuk membangun 10.000 (sepuluh ribu) unit. Keputusan ini telah ditahan, dan sekarang ada gosip-gosip tentang 1000, 2000, 3000 (pembangunan) tersebut di Yerusalem termasuk seluruh Wilayah Barat (the West Bank), bukankah begitu?

DR. M. Kedar: “Saudaraku, Israel tidak menghitung apartemen-apartemen yang Qatar sedang membangun di Dataran orang Qatar. Jadi mengapa Anda menempelkan hidung Anda di Yerusalem? Yerusalem adalah kota kami selama lamanya. Dan itu bukanlah urusan Al-Jazeera dan bukan orang lain. Titik!
Kota tersebut hanya milik orang-orang Yahudi dan tidak seorang pun memiliki urusan di Yerusalem.

Pewawancara: “Apakah Anda bermaksud bahwa negosiasi-negosiasi antara orang-orang Palestina dan orang-orang Israel adalah di dasari pada ’fakta-akhir’ tentang apa yang sekarang Anda bicarakan, Tuan Mordechai Kedar?

DR. M. Kedar: ”Saudaraku yang terkasih, saya mengundang Anda ke Yerusalem untuk melihat dengan mata Anda sendiri, bagaimana Yerusalem telah berumah ke dalam sebuah kota yang mekar, setelah itu hancur di bawah tangan orang-orang Arab. Sejak 1967 kami telah membangun kota ini – dan sekarang itu terbuka untuk orang-orang Kristen, Muslim dan Yahudi secara merata sebagaimana itu tidak pernah sebelumnya ada di bawah kekuasaan Islam. Islam telah mengusir orang-orang Yahudi– termasuk orang-orang Kristen – keluar dari Yerusalem dan selama periode-periode … Tetapi sekarang (kota Yerusalem) itu terbuka bagi semua. Harap jawab ini ….

Pewawancara memotong,
Pewawancara: “Mengapa setiap kali ketika ada negosiasi-negosiasi Palestina-Israel Anda berbicara tentang perumahan-perumahan dan memutuskan untuk menambah perumahan-perumahan untuk meraih lebih untuk memindahkan lebih (banyak) tanah orang Palestina ke dalam tanah orang Yahudi, jadi Anda mengabaikan kemungkinan apa pun untuk berdirinya sebuah negara Palestina di masa depan, bukankah begitu?”

DR. M. Kedar: “Sejauh ini, telah ada dua negara Palestina … satu negara di Gaza, dan sebuah negara yang – jika Elohim berkehendak, akan ada di Wilayah Barat. Tetapi jika orang-orang Palestina terus-menerus bernegosiasi tanpa tanggung jawab akan ada negara di Hebron, negara di Ramallah, negara di Nablus dan negara di Jenin.

Pewawancara: “Ini menurut skenario yang Israel bicarakan, tetapi keputusan-keputusan internasional mengkontradiksi segala sesuatu yang Anda katakan, tuan Mordechai. Yerusalem Timur adalah pendudukan, pendudukan, pendudukan! Setiap orang tahu itu!

Dr. M. Kedar: “Wilayah Barat bukan milik seorang pun di dunia, sebab wilayah ini tidak pernah dikuasai negara apa pun, seperti Antartika di Selatan. Yordania – sampai 1967 adalah penjajah. Tidak ada penguasa atas Wilayah Barat, tidak seperti Golan dan Sinai – tidak seperti wilayah-wilayah lainnya. Tidak ada penguasaan atas Wilayah Barat. Tidak ada negara yang pernah memiliki kekuasaan di sana. Karena itu tidak seorang pun dapat berkata bahwa ini adalah sebuah territorial yang diduduki. Dari negara mana itu telah diduduki? Yordania adalah penjajah – sampai ’67, dan sekarang Wilayah Barat adalah di bawah aturan orang Israel. Itu bukan milik negara apa pun di dunia, karenanya kami boleh membangun di sana – apa pun yang kami suka.

Pewawancara, secara sepihak menutup percakapan, dengan kalimat penutup formal: “Mordechai Kedar, Departemen Studi-studi Arab Universitas Bar-Ilan, Tel Aviv.

Catatan: Wawancara ini ditayangkan pada 12 Juni 2008. DR. Mordechai Kedar adalah seorang professor dalam budaya Arab, khususnya dalam Islam, politik negara-negara Arab dan Syria. Dosen pada Universitas Bar-Ilan, Tel Aviv, Israel, dimana ia telah mendapat S3-nya. Ia lancar berbahasa Ibrani, Arab dan Inggris. Dan pernah bertugas selama 25 tahun di militer Israel, IDF. Ref.: Mordechai Kedar by Wikipedia

Read the rest of this entry

Populist Austria menutup 7 Mesjid radikal, mengusir puluhan Imam dukungan luar negeri (Breitbart)

 

4 Pemimpin Austria yang baru

L-R: Gernot Bluemel (ÖVP), Sebastian Kurz (ÖVP), Heinz-Christian Strache (FPÖ) and Herbert Kickl (FPÖ)

Media melaporkan antara 40 sampai 60 imam, termasuk keluarga mereka, kemungkinan akan ada diusir.
Pemerintah Austria yang baru, kualisi antara Partai Masyarakat Austria (ÖVP) dan Partai Kebebasan yang sedang populer (FPÖ) melakukan apa yang mereka sebut memerangi ”politik Islam” di negara mereka.
Radikalisasi Islam dan kemasyarakatan parallel ”tidak punya tempat di dalam negeri kami.” Sebatian Kurz (pemimpin ÖVP)
Pemerintah tidak akan lagi ”bertoleransi atas bicara kebencian di balik kedok agama,” Heinz Christian Strache (pemimpin FPÖ) berkata yang sebelumnya memang pernah bersumpah untuk melarang faham Islam. Tindakan keras pemerintah Austria ini ia katakan sebagai: ”Kami hanyalah baru memulai” – kita tidak tahu tindakan keras apa lagi yang pemerintah Austria akan lakukan di masa dekat ini atas para Muslim di sana.
”Kebijakan baru ini datang setelah sejumlah skandal yang melibatkan Mesjid-mesjid, termasuk satu di antaranya yang para orang Islam (Islamists) telah berencana menumbangkan pemerintah untuk menggantikan itu dengan sebuah Khalifat Islam,” Breitbart menulis. Mesjid yang beroperasi di bawah yayasan ATIB dukungan pemerintah Turki mendapat masalah besar dengan pemerintah Austria setelah pihak Mesjid menempelkan gambar-gambar berisi anak-anak kecil sedang melakukan sumpah kepada negara Turki, sumpah ini berbunyi:

”Kami bersumpah kepada Allah, Tanah-air, Bangsa, Bendera, Kitab Suci (the Quran), dan pedang bagi para sahid kami, para Veteran perang, dan pemimpin kami haruslah ada selamat. Kami akan berjuang sebagai remaja idealis Turki melawan Komunisme, Kapitalisme, Zionisme, dan semua Imperalisme sampai nafas terakhir dan tetes darah terakhir.”

Atas kejadian ini, 11 imam sedang dalam penyelidikan aktif pihak keamanan dan dua dari mereka ijin untuk tinggalnya sudah dicabut.
ATIB singkatan dari The Turkish-Islamic Union for Cultural and Social Cooperation in Austria.

Bacaan berkait:

Read the rest of this entry

Ayatollah Khamenei memecat kepala Angkatan Udaranya atas menyelusupnya Pesawat F-35 Israel ke wilayah udara Iran

Pesawat Israel Adir F-35 melintasi udara Teheran, Iran. Photo milik JNS

F-35 Israel terbang di atas Tehran (Photo: JNS)

Ayatollah Ali Khamenei, pemimpin utama Iran baru-baru ini memecat Brigadir Jenderal Farzad Ismaili, kepala Angkatan Udara Iran oleh karena Farzad merahasiakan kepada tuanya adanya fakta bahwa pesawat-pesawat tempur Israel F-35 telah menyelusup masuk wilayah udara Iran, situs Israel mengutip berita harian Kuwait Al Jarida yang terbit hari Saptu (9 Juni)

Koran Kuwait ini menyatakan penyelusupan terjadi pada bulan Maret kemarin. Badan keamanan Iran di bawah perintah langsung dari Khamenei mengadakan investigasi kejadian tersebut; koran tidak mengabarkan darimana dan kapan Ayatollah telah mendengar peristiwa yang memalukan ini.

Menurut penelitian koran ini, sebuah team Angkatan Udara Israel (IAF) dengan pesawat-pesawat  ”Adir” F-35nya telah melintasi kota-kota Tehran, Karajrak, Isfahan, Shiraz dan Bandar Abbas dan memotret sistim pertahanan udara Iran dan bahkan memotret kamp-kamp militer bawah tanah Iran; mereka masuk dan keluar bukan saja dengan selamat, bahkan sama sekali tanpa terditeksi oleh sistim pertahanan udara Iran.

Khamenei, yang telah menerima hasil laporan ini, karenanya memecat kepala jendral Farzad (29 Mei), dan menduga adanya suatu kerjasama antara Russia dan Israel dan adanya “orang-orang Russia yang telah memberikan kode rahasia dari radar Russia di Iran kepada orang Israel,” menurut koran Kuwait tersebut yang dikutip oleh media Israel.

Pemerintah Russia dekat dengan pemerintah Iran, hal ini nampak jelas dalam kerja sama mereka di Syria melawan ISIS dan para militan Sunni dukungan Barat dan Turky, namun banyak media berpikir bahwa Russia tidak ingin Iran memiliki banyak pengaruh di Syria, tempat yang sangat strategis bagi Russia di Timur Tengah.

Read the rest of this entry