Category Archives: Indonesia

Melarang Ormas Terlarang Hizbut Tahrir Indonesia (Mata Najwa)

Kebencian menimbulkan pertengkaran, tetapi kasih menutupi segala pelanggaran. Di bibir orang berpengertian terdapat hikmat, tetapi pentung tersedia bagi punggung orang yang tidak berakal budi. Orang bijak menyimpan pengetahuan,tetapi mulut orang bodoh adalah kebinasaan yang mengancam. (Amsal 10:12-14)

Kebencian menimbulkan pertengkaran, tetapi kasih menutupi segala pelanggaran. Di bibir orang berpengertian terdapat hikmat, tetapi pentung tersedia bagi punggung orang yang tidak berakal budi. Orang bijak menyimpan pengetahuan, tetapi mulut orang bodoh adalah kebinasaan yang mengancam. (Amsal 10:12-14)

Hizbut Tahrir Indonesia organisasi Islam terlarang di IndonesiaDiskusi seru antara pihak HTI, organisasi Islam yang telah dilarang pemerintah Indonesia (sebelumnya HT sudah dilarang di 17 negara), yang ingin mendirikan Negara Islam Khilafah / Khalifah di Tanah Air Indonesia dan pihak lawannya, yaitu Pemerintah RI dan dua organisasi Islam Nahdlatul Ulama dan Partai Persatuan Pembangunan. Menurut Ninoy N. Kerundeng, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan HTI sama dengan Ikhwanul Muslimin (IM; the Muslim Brotherhood) yang perpusat di Mesir, yang semuanya memiliki tujuan akhir mendirikan Negara Islam Khilafah / Khalifah. Baca: Krisis Mesir: Persamaan PKS, HTI, dan Ikhwanul Muslimin.

”Hizbut Tahrir hadir di Indonesia (1983) dan resmi dilarang di Indonesia, dalihnya bertentangan dengan dasar negara. Upaya hukum sudah dilakukan, pengadilan tingkat pertama telah memutuskan. Sebenarnya ini bukan keputusan yang langka, sejumlah negara sudah lebih dulu melarangnya. Dari Turki hingga Tunisia, dari Malaysia sampai Saudi Arabia,” Mata Najwa tuan rumah acara berkata.

Mata Najwa menghadirkan 3 orang HTI dan 3 lawannya.

Orang HTI (di kiri pemirsa)

  • Ismail Yusanto; Ketua HTI dan sekaligus Juru Bicara HTI
  • Yusril Ihza Mahendra; Kuasa hukum HTI sekaligus Ketua Umum PBB
  • Haris Azhar; Direktur Eksekutif Lokataru

Lawan HTI (di kanan pemirsa)

  • Achmad Budi Prayoga; Kuasa Hukum Pemerintah RI
  • Alfa Inaeni; Komandan Banser Nasional dari NU
  • Muhammad Romahurmuziy; Ketua Umum PPP

Part 1 – Melarang Ormas Terlarang: HTI Dibubarkan: Bela Pancasila VS Kezaliman

Part 2 –  Melarang Ormas Terlarang:  Kontroversi Gebuk Ormas

Part 3 – Melarang Ormas Terlarang: Perppu Ormas Jadi Aturan Palu Gada?

Part 4 – Melarang Ormas Terlarang: Membedah HTI

Part 5 – Melarang Ormas Terlarang: Doktrin-Doktrin HTI

Part 6 – MelarangOrmas Terlarang: Kontroversi Dakwah HTI

Part 7 – Melarang Ormas Terlarang: HTI Masuk Parpol 

Bacaan berkait:

Pembaca bebas memakai artikel TheCamelSpeaksOut.wordpress.com sejauh tidak merubah tulisan aslinya dan menyertakan link situsnya. Hargailah karya cipta orang lain. Terimakasih, The Camel Speaks Out / Unta Angkat Bicara

Para Muslim Indonesia, JANGAN mengulangi kesalahan bangsa Iran, Irak dan Syria; hentikan ISIS/NIK!

Janganlah menempuh jalan orang fasik, dan janganlah mengikuti jalan orang jahat. Jauhilah jalan itu, janganlah melaluinya, menyimpanglah dari padanya dan jalanlah terus. Karena mereka tidak dapat tidur, bila tidak berbuat jahat; kantuk mereka lenyap, bila mereka tidak membuat orang tersandung; karena mereka makan roti kefasikan, dan minum anggur kelaliman. (Amsal Salomo 4:14-17)

Polisi menunjukkan barang bukti bom rakitan buatan teroris di Jawa

Barang bukti bom rakitan NIK / ISIS

Roh jihad ISIS sedang memasuki bumi Indonesia, setiap orang Indonesia sadar akan hal ini, entah mereka pro maupun kontra. ISIS, atau Daesh orang Arab menyebutnya) sangat aktif membangun Negara Islam (NI)  mengulangi kejayaan Dunia Islam Khalifah. Mengapa aku menghubungkan NI Sunni ini dengan NI Syiah Iran, ya sebab mereka memiliki ambisi politik yang sama sekalipun beda dalam doktrin. Praktek agama adalah masalah pribadi kita dengan Tuhan, Pencipta kita, namun politik berjubah agama adalah kendali pemuka agama atas seluruh kehidupan pribadi manusia. Aku mau membawamu melihat pada tiga negara Islam pada periode 40 tahun kebelakang dari saat ini; negara-negara yang umumnya makmur menjadi miskin dan hilang masa depannya.

Bacaan  berkait:

TRAND MUSLIM ABAD 21, belum pernah terjadi sebelumnya!

Iran di bawah Ayatollah Khomeini. Reza Pahlavi menjadi raja/shah sejak Desember 1925 sampai Inggris dan Uni Soviet menduduki Iran 1941. Putranya Mohammad Reza menjadi raja (16/9/1941 – 11/2/1979). Konflik ulama di bawah pimpinan Sayyid Ruhuollah Musavi Khomeini (dikenal di dunia sebagai Ayatollah Khomeini) melawan raja mulai terjadi. 1962-63, Shah Pahlavi mengeluarkan undang-undang megijinkan untuk wanita boleh ikut memberi suara dalam pemilu untuk pertama kalinya dan bukan Muslim boleh bekerja di parlemen-parlemen. Khomeini menolak keputusan raja; tumpah darah terjadi dan ia dipenjarakan. Ulama ini dibebaskan di awal 1965, dan pindah ke Irak, mengendalikan para pengikutnya untuk tetap menentang raja. Sepanjang 1978 terjadi bentrokan fisik dari dua kubu ini. 22 Januari 79 keluarga kerajaan terpaksa meninggalkan Iran.

Ayatollah Khomeini kembali ke Iran 1 Pebruari 79 – dirayakan sebagai hari Revolusi Islam Iran. Mayoritas Muslim Iran sangat gembira pulangnya ulama mereka dan berpikir bahwa impian terbentuknya Negara Islam Iran yang mereka impikan sudah diambang pintu. 12 Pebuari para dewan Revolusi Islam langsung berkuasa. 4 Maret, Kedutaan Amerika Serikat diduduki secara paksa. Republik Negara Islam Iran (RNII) terbentuk 1 April melalui 98,2 % suara mendukung.

100.000 wanita Iran protes hukum tutup kepala 8 Mei 1979

100.000 wanita Iran berdemo anti kerudung (foto: Hengameh Golestan)

Para Muslim membunuh semua teman dan pendukung Shah, merskipun mereka juga Muslim. 7 Mei, 79, NI Iran ini mengumumkan hukum baru: semua wanita harus memakai kerudung kepala bila berada di luar rumah. Para wanita Muslim Iran terbangun dari tidurnya, besoknya 100.000 (seratus ribu) wanita turun ke jalan memprotes, ”Itu bukanlah sebuah protes melawan agama Islam atau keimanan, terbukti dengan banyaknya para wanita beragama (pendukung Revolusi Islam) bergabung pada protes tersebut, ini benar-benar tentang hak-hak wanita, semuanya hanyalah tentang memiliki pendapat.” Hengameh Golestan berkata. Ia hadir pada demo wanita bersejarah tersebut sebagai seorang juruphoto berusia 18 tahun saat itu.

Pertengahan 1980, Islamisasi mencengkram pendidikan dan militer; dua puluh ribu guru dan delapan ribu (8.000) tantara dipecat. September 80, perang Iran-Irak meletus; berlangsung selama 8 tahun. Para remaja Iran dikorbankan sebagai pembersih ranjau-ranjau perbatasan negara yang dipasang Saddam. Total lebih dari 100.000 (seratus ribu) rakyat jelata tewas. Iran banjir darah oleh tangan bangsanya sendiri. Hanya dalam dua tahun penuh Iran yang penuh warna telah menjadi hitam. Tragis. Laporan akhir 2017: “Rakyat Iran menghadapi kemiskinan, penekanan, diskriminasi dan perbedaan, berakibat tingkat bunuh diri di antara wanita naik 66% lima tahun belakangan, dan 71% untuk pria priode yang sama. Pada provinsi tertentu masalah ini dinyatakan sebagai epidemi.”[1] Dibanding 1991, bunuh diri naik 31 kali di tahun 2003. Iran telah menempati tingkat bunuh diri tertinggi di antara Wilayah Mediterranian Timur.[2] Saat ini Iran sudah tercebur dalam lumpur perang, tidak bisa keluar lagi. Sekarang Iran menggantungkan dirinya dari dua negara Komunis: Russia dan Republik Rakyat Cina untuk membeli kebutuhan alat perang dan kehidupan.

Irak dan Syria di bawah Negara Islam Khalifah (nama baru ISIS). Mayoritas penduduk Irak adalah Muslim Shia, namun presidennya Sunni. Sebaliknya di Syria mayoritas Sunni tapi presidennya Shia. Ini tidak ada masalah besar, hingga sampai masalah agama dicuatkan ke atas oleh para pemimpin agama masing-masing.

Meskipun Saddam Hussein jauh dari sempurna, mayoritas orang Irak sekarang mengakui bahwa kehidupan mereka jauh lebih baik semasa ia masih memerintah (1979-2003) di bawah Partai politik Ba’ath (Kebangkitan) – campuran faham sosialis Arab dan nasionalis Arab (1966-2003).[3] Jatuhnya pemerintahan Saddam ditandai dari tumbangnya patung dirinya di Bangdad (9/4/03), pada tahun yang sama Partai Ba’ath dilarang oleh partai kualisi yang baru lahir. Muqtada al-Sadr, ulama Shia mulai memasuki medan politik, N. al-Maliki (syiah) jadi PM (12/2005), berakibat organisasi militan Sunni Al Qaida di bawah Osama bin Laden mulai melakukan aksi terornya. Sampai akhir tahun 2006. Memaksa pemerintah Irak membeli senjata. Menurut laporan Asia Times, tahun 2008 Irak tercatat pembeli persenjataan Amerika bernilai lebih dari 12,5 miliar $AS dari total penjualan senjata Amerika 34 m $AS. Tidak termasuk pesawat tempur F-16.[4]

kondisi Irak setelah NIK ISIS

Irak hancur setelah NIK / ISIS

Kondisi Irak semakin buruk ketika Abu Bakr al-Baghdadi memproklamirkan perubahan gerakan militernya dari Daesh/ISIS menjadi Negara Islam Khalifa  (NIK)– mengklaim bukan hanya berkuasa di Irak dan Syria saja, tapi di seluruh dunia, melebihi para Khalifat abad-abad permulaan Islam. Abu Bakr adalah ulama lulusan S3 agama Islam dari Universitas Baghdad. Gelombang Arab Spring telah menjadikan NIK ratusan kali lebih hebat dan berbahaya bagi siapapun disbanding Al Qaida; hanya dalam kurang lebih dua tahun, militant Sunni NIK ini menguasai kota-kota penting dari selatan Irak sampai ke utara dan lanjut ke Raqqa dan Aleppo di barat Syria. Kunci kesuksesan NIK adalah akibat impian para Muslim Sunni di Irak dan Syria terbebas dari para pemimpin Muslim Syiah. Para raja dan presiden Sunni Timur Tengah terperanjat[5] ketika apa yang mereka dukung ternyata sekarang membasmi para Muslim Sunni yang tidak sepaham dengan ideologi para pendukung NIK. Segera Konferensi anti-NIK dibuat di Paris membuat strategi bagaimana menghabiskan gerakan Khalifat tersebut.[6] Negara Irak bebas dari AS namun jatuh ke tangan bangsa Iran. 1 Dinar Irak bernilai 3,2 $AS sebelum Perang Teluk (91), dan saat ini 1 $ AS bernilai 1170 Dinar Irak. Sementara perlu banyak uang untuk beli persenjataan dari Russia, “diperlukan 25 milyar $AS untuk kebutuhan air bagi 10 tahun pertama, 25 milyar $AS untuk semua program,” Menteri sumber air Irak berkata.[7] Mesjid-mesjid Shia Irak masih berlanjut menjadi target serangan bom militant Sunni saat ibadah Jumat, juga di Pakistan.

Kamp pengungsi orang Syria.jpg

Kamp Pengungsi Syria

Bagaimana dengan Negara Syria? Jauh lebih parah! Semua kota yang pernah dikuasai oleh pejuang NIK – adalah kota-kota besar dan penting) – telah menjadi puing-puing bangunan.

Awal 2017, Tentara Turki  juga telah masuk Syria, selain Iran dan Russia. Dan menjadi medan perang (perang misil) antara muslim Shia dukungan Iran dan Russia melawan berbagai organisasi Sunni militan, ditambah perang misil antara Iran dengan Israel. Laporan organisasi HAM: Pebuari 2016, korban jiwa mencapai 470.000 dan 117.000 tertangkap dan lenyap. 6,1 juta kehilangan rumah.[8] Situs  IAmSyria menyatakan jumlah korban lauh lebih besar.[9]

Apakah yang bangsa Indonesia kehendaki bagi negaranya? Khususnya kepada para Muslim yang bermimpi ingin merubah NKRI menjadi Negara Islam Kalifat (entah Sunni maupun Syiah), berpikirlah 100 kali lipat sebelum kalian melakukannya. Apakah kalian rela melihat Indonesia yang makmur dan relative sejahtera ini menjadi seperti ketiga negara tersebut, karena ambisi keagamaan kalian? Sejarah membuktikan berkali-kali bahwa fanatisme atas agama, tidaklah akan pernah menghasilkan kejayaan yang lenggang dan tidak akan pernah menghasilkan kedamaian di hati dan jiwa penganutnya, sebab fondasi dari fanatisme adalah kekerasan, pemaksaan dan berarti lenyapnya keadilan dan matinya kreativitas dan akal sehat, sebaliknya keterbelakangan dalam segala aspek kehidupan dan berakhir pada kehancuran.

Kepada setiap orang Indonesia yang tidak setuju dengan hadirnya gerakan NIK / ISIS dan faham-faham sejenisnya di Indonesia, saya menganjurkan untuk kita semua mengambil bagian kita menjaga dan memelihara NKRI dan Pancasila. Membantu dan bekerja sama dengan pemerintah dan badan keamanan negara. Sukses dan Merdeka serta damai bagi kita semua. Amin!!

Foodnotes:

  1.  Suicide rate in Iran increasing, especially among youth and women
  2. Suicide in Iran: The Facts and the Figures from Nationwide Reports
  3.  Ba’ath adalah partai politik Sunni Islam yang memiliki cabang di negara-negara Dataran Arab bahkan sampai ke Marokko dan Libanon.
  4. Asia Times, “Business as usual for US arms sales” (24/9/2008)
  5. Negara Islam Kalifat di mata raja-raja Arab (Negara-negara Arab)
  6. Para pemimpin Dunia menyusun stategi di Paris untuk memerangi Negara Islam Kalifah (NIK)
  7. Iraq Needs $25Bln at First Stage of Recovery After Daesh Defeat – Official
  8. Syria; Events of 2016 by Human Rights Watch
  9. Lebih dari 500.000 tewas; tahun 2018 saja sudah 3.812 jiwa tewas

Read the rest of this entry

Motif utama ibu Sukmawati Soekarno melalui puisi IBU INDONESIA

Ibu Sukmawati Soekarno membaca puisi Ibu Indonesia

Ibu Sukmawati puisi “Ibu Indonesia”

Masalah SARA (Suku, Agama, Ras dan Antargolongan) adalah masalah yang sangat rapuh dan sensitif di Indonesia sampai sekarang. Karena masalah SARA kita bangsa yang besar telah bisa dijajah selama 350 tahun oleh bangsa Belanda yang negaranya begitu kecil apalagi jika itu dibandingkan dengan luas negara Indonesia. Sesuatu harus diperbaiki! Negara yang Besar dan Maju selalu meneliti menilai perbuatan seseorang berdasarkan motivasi si pelaku. Apa sih sebenarnya motif utama ibu Sukmawati, putri dari Presiden Indonesia membacakan puisi yang dipandang oleh sejumlah umat Islam sebagai ”penghujatan agama Islam? – ini yang kita perlu ketahui dan pelajari sebelum memberi komentar negatif maupun positif. Kita pelu mempelajari isi puisi, kondisi dan pikiran Sukmawati, dan meneliti dari mulutnya sendiri: ”mengapa beliau menyinggung di depan banyak orang perkara yang rapuh dan sensitif ini?” Mari kita bahas bersama.

Isi dari puisi Sukmawati sebagaimana nampak di video ini yang ia bacakan pada Kamis 29 Maret 2018

IBU INDONESIA

Aku tak tahu Syariat Islam
Yang kutahu sari konde ibu Indonesia sangatlah indah

Lebih cantik dari cadar dirimu
Gerai tekukan rambutnya suci
Sesuci kain pembungkus ujudmu

Rasa ciptanya sangatlah beraneka
Menyatu dengan kodrat alam sekitar
Jari jemarinya berbau getah hutan
Peluh tersentuh angin laut

Lihatlah ibu Indonesia
Saat penglihatanmu semakin asing
Supaya kau dapat mengingat

Kecantikan asli dari bangsamu
Jika kau ingin menjadi cantik, sehat, berbudi, dan kreatif
Selamat datang di duniaku, bumi Ibu Indonesia

Aku tak tahu syariat Islam
Yang kutahu suara kidung Ibu Indonesia, sangatlah elok

Lebih merdu dari alunan azan mu
Gemulai gerak tarinya adalah ibadah
Semurni irama puja kepada Illahi
Nafas doanya berpadu cipta

Helai demi helai benang tertenun
Lelehan demi lelehan damar mengalun
Canting menggores ayat ayat alam surgawi

Pandanglah Ibu Indonesia
Saat pandanganmu semakin pudar
Supaya kau dapat mengetahui kemolekan sejati dari bangsamu

Sudah sejak dahulu kala riwayat bangsa beradab ini cinta dan hormat kepada ibu Indonesia dan kaumnya.

Sekarang kita lihat perkataan ibu Sukmawati Soekarno, setelah NU meminta klarifikasi dari perbuatannya tersebut. Pada video ini, ia memberikan 5 poin alasan di depan para wartawan. Tulisan di bawah ini, saya kutip sepenuhunya dari BeritaJatim.com:

  1. Puisi Ibu lndonesia yang saya bacakan adalah sesuai dengan tema dari acara pagelaran busana yakni cultural identiti, yang mana semata mata adalah pandangan saya sebagai seniman dan budayawan dan murni merupakan karya sastra Indonesia.

  2. Saya mewakili pribadi, tidak ada niatan untuk menghina umat Islam Indonesia dengan Puisi Ibu indonesia. Saya adalah seorang muslimah yang bersyukur dan bangga akan keislaman saya, putri seorang Proklamator Bung Karno yang dikenal juga sebagai tokoh Muhammadiyah dan juga tokoh yang mendapatkan gelar dari Nahdlatul Ulama sebagai Waliyul Amri Ad Dharuri Bi Assyaukah (pemimpin pemerintahan di masa darurat yang kebijakan kebijakannya mengikat secara de facto dengan kekuasaan penuh).

  3. Puisi lbu Indonesia adalah salah satu puisi yang saya tulis, yang menjadi bagian dari Buku Kumpulan Puisi Ibu lndonesia yang telah diterbitkan pada 2006. Puisi Ibu Indonesia ini ditulis sebagai refleksi dari keprihatinan saya tentang rasa wawasan kebangsaan dan saya rangkum semata mata untuk menarik perhatian anak-anak bangsa untuk tidak melupakan jati diri Indonesia Asli.

  4. Puisi itu juga saya tulis sebagai bentuk dari upaya mengekspresikan dari melalui “suara kebudayaan “sesuai dengan tema acara… Saya pun tergerakkan oleh cita2 untuk semakin memahami masyarakat Islam Nusantara yang Berkemajuan sebagaimana cita cita Bung Karno. Dalam hal ini Islam yg bagi saya begitu agung, mulia dan indah Puisi itu juga merupakan bentuk penghormatan saya terhadap Ibu Pertiwi Indonesia yang begitu kaya dengan tradisi kebudayaan dalam susunan masyarakat Indonesia yang begitu berbhinneka namun tetap tunggal ika.

  5. Namun karena karya sastra dari Puisi Ibu Indonesia ini telah memantik kontroversi di berbagai kalangan, baik pro dan kontra khususnya dikalangan umat Islam, dengan ini dari lubuk hati yang paling dalam, saya MOHON MAAF LAHIR BATHIN kepada umat Islam Indonesia khususnya bagi yang merasa tersinggung dan berkeberatan dengan Puisi Ibu Indonesia.

Selain itu saya menyampaikan permohonan maaf kepada Anne Aventie dan keluarga, serta apresiasi dan terimakasih kepada seluruh fashion designer Indonesia agar tetap berkreasi dan produktif.

Mencari motif utama ibu Sukmawati Soekarno; pembelaan dirinya:

  • Puisi Ibu Indonesia ini ia bacakan berkaitan dengan acara indentitas budaya  Sukmawati Soekarno dengan bukunya Puisi Ibu Indonesia terbit 2006tepatnya busana (p.1), dan juga, “bentuk penghormatan saya terhadap Ibu Pertiwi Indonesia … tunggal ika.” (p.4)
  • Puisi Ibu Indonesia ini bukanlah barang baru, itu bagian dari buku karya tulisnya sendiri yang ia telah terbitkan pada tahun 2006; alasan penulisan: keprihatinan saya tentang rasa wawasan kebangsaan … semata-mata untuk menarik perhatian anak-anak bangsa untuk tidak melupakan jati diri Indonesia Asli.” (7x menyebut ”Ibu Indonesia” pada Puisinya) (p.3)
  • Isi puis semata-mata “pandangan saya” sendiri dan “murni karya sastra Indonesia” (p.1) dan tidak mewakili siapapun, kecuali pribadinya sendiri. (p.2)
  • Sukmawati menyangkal menghina umat Islam Indonesia dengan puisi tersebut (2x ia menyebut “Syariat Islam”), sebab ia sendiri “seorang Muslimah,” yang bangga dengan Islamnya sekaligus putri dari  Proklamator Bung Karno, tokoh Muhammadiyah dan mendapat gelar penghormatian dari NU organisasi Islam terbesar di Indonesia (p.2)
  • Ia sedih dan menyesalkan puisinya telah “memantik kontroversi,” dan telah “MOHON MAAF LAHIR BATIN kepada umat Islam Indonesia” yang tersinggung dan keberatan dengan puisi Ibu Indonesia tersebut. (p.5)

Saya tidak meragukan Nasionalisme dari ibu Sukmawati, khususnya ia berasal dari keluarga anak Proklamator dan putri dari Presiden pertama Indonesia. Kurang dari 1½ tahun yang lalu (kamis, 27 Oktober 2016) berdasarkan video ini, ibu Sukmawati pernah melaporkan ketua FPI Rizieq Shihab ke Bareskrim Markas Besar Polri dengan tuduhan Menghina Pancasila dan serta menghina Presiden pertama Indonesia Soekarno, yakni ayah kandung dari ibu Sukmawati. Ketua FPI ini sampai sekarang masih buron. Kita tidak tahu apakah perkara dengan Rizieq ini ada kaitannya dengan pembacaan puisi Ibu Indonesia, beliau sendiri yang tentunya yang bisa menjawabnya.

Satu dari Amsal raja Salomo yang terkenal adalah, “Manusia dapat menimbang-nimbang dalam hati, tetapi jawaban lidah berasal dari pada YAHWEH.”  (Amsal 16:1, ITB). Jika 5 point di atas, bukanlah berasal dari hati nuraninya, marilah kita berdoa kepada Elohim, agar cepat atau lambah motivasi murni ibu Sukmawati ini keluar dari mulutnya. Elohim memberkati kita semua!

Read the rest of this entry

Pidato Presiden NKRI Joko Widodo di Stadion Utama Senayan 2017 – mimpi Abdillah Toha

Perkataan yang diucapkan tepat pada waktunya adalah seperti buah apel emas di pinggan perak – Amsal Salomo 25:11

Presiden Joko Widodo pidato

Presiden NKRI Joko Widodo

Assalamu’alaikum wa rahmatullah wa barakatuh. Merdeka! “Saudara-saudara sebangsa dan setanah air.
Hari ini saya ingin menyampaikan beberapa hal yang berkaitan dengan keselamatan bangsa. Seperti telah sama-sama kita saksikan dan rasakan, belakangan ini media cetak, televisi, dan media sosial dipenuhi berbagai berita, debat, dan pembahasan tentang kelompok-kelompok masyarakat yang bersuara lantang tentang berbagai hal. Hampir tiap minggu jalanan kita dipenuhi oleh tuntutan-tuntutan yang memekakkan telinga dalam unjuk rasa yang tidak jarang menganggu ketertiban umum. Udara ibu kota menjadi pengap oleh ungkapan-ungkapan yang penuh polusi.

Tidak ada larangan bagi anggota masyarakat mana pun untuk berbicara menyampaikan aspirasinya. Namun, yang mengkhawatirkan, suara-suara itu tampaknya makin lama makin tak terkendali dan sudah sampai pada tahap membahayakan kerukunan dan persatuan bangsa, ketika menyangkut hal-hal yang peka seperti kebinekaan, dasar, dan ideologi negara, serta kemajemukan yang menjadi landasan bagi keutuhan bangsa ini.

Pikiran, waktu, dan tenaga kita semua kemudian tercurahkan pada gonjang ganjing ini, sedangkan banyak urusan yang lebih penting dalam rangka meningkatkan kesejahteraan rakyat yang memerlukan perhatian kita berisiko terabaikan. Terlalu besar biaya yang harus ditanggung rakyat ketika aparat negara habis waktunya untuk terus menerus berupaya mencegah kekacauan yang bisa ditimbulkan oleh perseteruan yang tidak perlu.

Lebih mengkhawatirkan lagi ketika apa yang disebut sebagai gerakan-gerakan masyarakat ini kemudian menjurus kepada ekstremisme dalam bentuk ujaran-ujaran kebencian, eksklusivisme, dan rasisme.

Tempat-tempat ibadah yang seharusnya digunakan untuk mendekatkan diri kepada Sang Khalik telah disalahgunakan untuk menyampaikan agitasi politik. Bukan saja masyarakat awam, tetapi banyak di antara warga terdidik juga termakan oleh isu-isu berbau fitnah yang disebarkan oleh kelompok yang tidak bertanggung jawab. Tekanan dan intimidasi terus menerus dilontarkan ke arah lembaga peradilan yang sedang melaksanakan tugas mulia negara hukum.

Sudah terlalu banyak contoh hancurnya sebuah negara dengan akibat penderitaan jutaan rakyatnya yang disebabkan oleh perselisihan antarwarga negeri sendiri yang tak terkendali, seperti yang terjadi di Afghanistan, Irak, Libya, dan Suriah. Ekstremisme yang ditandai dengan kekerasan verbal kemudian berkembang menjadi kekerasan fisik.

Kita tidak boleh lengah dengan membiarkan kekuatan-kekuatan anti-demokrasi yang ikut serta berdemokrasi tetapi dengan tujuan mengambil untung dari alam kebebasan berdemokrasi untuk menghancurkan demokrasi itu sendiri.

Sebagaimana bagian besar rakyat Indonesia yang sejauh ini diam menyaksikan semua ini, karena tidak ingin menambah masalah mulai kehilangan kesabaran, saya sebagai Kepala Negara dan Presiden, penerima mandat rakyat dalam sebuah pemilihan umum yang konstitusional, juga tidak bisa terus menerus diam dan membiarkan semua ini berlarut-larut tanpa bersikap dan bertindak. Kesabaran bukan tidak ada batasnya.

Ketika kepentingan bangsa dan negara yang lebih besar terganggu dan terancam oleh ulah kelompok yang ingin merusak tatanan kehidupan yang berkeadaban, maka saatnya kita bangun untuk menertibkan yang tidak tertib hukum dan menindak yang bertindak tak beradab.

Kita sebagai bangsa sudah sepakat untuk menerapkan kehidupan berdemokrasi yang sehat. Sejauh ini demokrasi kita telah berjalan dengan relatif baik, meski di sana sini masih banyak yang harus terus disempurnakan. Kita tidak boleh lengah dengan membiarkan kekuatan-kekuatan anti-demokrasi yang ikut serta berdemokrasi tetapi dengan tujuan mengambil untung dari alam kebebasan berdemokrasi untuk menghancurkan demokrasi itu sendiri.

Demokrasi memang memberikan hak lebih kepada suara terbanyak, tetapi tidak berarti menghilangkan hak asasi kelompok kecil dan hak hidup orang kecil. Tidak ada hak khusus mayoritas dan minoritas di negeri ini. Semua punya hak dan kewajiban yang sama. Di negara berhaluan Pancasila, semua penganut agama, baik Islam, Kristen, Katholik, Hindu, Buddha, dan Konghucu, dijamin oleh konstitusi bebas melaksanakan ibadah sesuai keyakinannya dan penganutnya mempunyai hak dan kewajiban yang sama sebagai warga negara.

Semua warga baik dari suku Jawa, Madura, Sunda, Batak, Aceh, Dayak, Bugis, Papua, Tionghoa, Arab, India, dan lainnya, mempunyai hak dan kewajiban yang sama sebagai warga negara. Hak untuk hidup layak, hak berpolitik, hak ekonomi, hak budaya, hak berbicara, hak untuk dapat perlindungan negara, hak untuk memilih, dan hak untuk dipilih. Presiden Joko Widodo kutipan hikmat

Berpolitik boleh, mempunyai ambisi politik tidak dilarang, tetapi semua itu harus dilaksanakan dalam koridor konstitusi dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta wajib dilakukan sesuai norma-norma kehidupan bermasyarakat yang sehat, yang menuntut kita untuk tetap santun, beretika, bermoral, dan berakhlak mulia. Apa yang diklaim sebagai suara mayoritas juga harus dibuktikan dalam sistem demokrasi representatif, bukan dengan berbagai tekanan dan intimidasi di jalanan.

Hukum tanpa demokrasi berarti penindasan otoriter, sedangkan demokrasi tanpa hukum berujung kepada anarkisme. Toleransi dan penghormatan atas perbedaan keyakinan dan pendirian warga negara harus terus dipelihara bila kita ingin mempertahankan kerukunan hidup bersama. Batas toleransi adalah intoleransi atau ketiadaan toleransi itu sendiri, pada saat mana kita harus bersikap untuk menghentikannya.

Saudara-saudaraku setanah air.
Saya sadar bahwa selama dua setengah tahun lebih saya memegang kendali pemerintahan, masih banyak pekerjaan rumah yang belum selesai. Kesenjangan ekonomi warga negara dan jurang perbedaan antara kaya dan miskin masih merupakan momok yang menakutkan. Resesi ekonomi dunia yang belum sepenuhnya pulih juga berpengaruh sampai ke negeri kita.

Semua ini saya sadari dan menggugah saya untuk terus mencari jalan cepat mengentaskan kemiskinan dan sekaligus menciptakan pertumbuhan ekonomi untuk menampung jumlah pencari kerja baru yang setiap tahun bertambah. Saya sadar betul dan saya memahami tuntutan rakyat agar berpihak kepada orang kecil dan warga negara yang lemah. Kebijakan pemerintah akan terus diarahkan ke sana sehingga ketidakadilan ekonomi yang menguntungkan hanya sekelompok kecil warga negara di tingkat atas tidak terus berlanjut.

Semua itu bisa kita lakukan bila rakyat bersama pemimpinnya bersatu padu menuju ke satu arah kesejahteraan yang kita dambakan. Menggunakan hati yang bersih dan nalar yang jernih dalam menggapai cita-cita bersama kita. Tidak tercerai berai dan sibuk mengobarkan kebencian antar sesama.

Saudara-saudara,
Mari kita jaga bersama negeri tercinta ini agar selamat mencapai tujuan adil dan makmur seperti yang dicita-citakan oleh para pendiri bangsa ini. Mari kita jaga bangsa ini agar tetap utuh bersatu dalam kebinekaan dari Sabang sampai Merauke. Mari kita junjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa yang telah dengan arif dan bijak dititipkan kepada kita dalam sila-sila yang tercantum pada Pancasila.

Hukum tanpa demokrasi berarti penindasan otoriter, sedangkan demokrasi tanpa hukum berujung kepada anarkisme

Saya dengan segala kekuatan lahir dan batin yang saya miliki akan berada di garis depan bersama saudara-saudara semua dalam upaya menyelamatkan negeri ini dari segala bentuk rongrongan dari mana pun datangnya.

Jangan pernah ada yang berspekulasi dan berpikir lain. Jangan ada yang mencoba menghalangi. Ketika saya menerima mandat sebagai presiden dan kepala pemerintahan, saya telah bertekad untuk mengerahkan segala kekuatan saya demi mengabdi untuk bangsa ini.

Saya akan menggunakan semua wewenang yang melekat pada diri saya sebagai kepala pemerintahan dan kepala negara dalam batas hukum yang berlaku untuk memastikan bahwa negeri tercinta ini selamat dari segala bentuk ancaman kehancuran dari dalam maupun luar negeri.

Semoga Tuhan bersama kita. Wassalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh. Merdeka! Read the rest of this entry

KEJUTAN NASIONAL!! Motif utama Anonymous membongkar skandal jorok Ketua FPI, Habib Rizieq-Firza Husein

rizieq-shihab-berskandal

Ketua FPI, Rizieq Shihab berskandal

Artikel ini menunjukan kepada Anda motif utama dari video yang telah menghebohkan masyarakat Indonesia, khususnya umat Islam dan negara Indonesia.

Video yang memuat percakapan sex di luar pernikahan antara Habib Rizieq Shihab dengan Firza Hussein, Ketua Yayasan Solidaritas Sahabat Cendana (SSC), berdasarkan akun WA- nya Rizieq yang disertai foto-foto selfie bugil Firza telah menjadi viral di media. Namun banyak orang tidak tahu apa sesungguhnya motif utama dari si pembuat video yang menghebohkan tersebut. Motif adalah terpenting di dalam suatu aksi, seorang berani mempertaruhkan reputasi bahkan jiwanya sendiri jika ia pikir motifnya adalah mulia.

Setelah mengamati video ini dari sumbernya http://baladacintarizieq.com/  (jika Anda tidak bisa membukanya, gunakan “anonymous proxy,” banyak tersedia di google) yang berjudul “Pengakuan Kisah Cinta Rizieq – Firza,” saya bisa katakan bahwa ini bukanlah fake-news / berita palsu, yang tepat adalah leak-news / bocoran berita. Itu nampak jelas dari isi WA Rizieq, memuat percakapan romantis mereka disertai foto-foto Firza. Updated: Maber Polri secara resmi menyatakan Percakapan berbau pornografi Rizieq – Firza adalah asli (17 Mei), TV Metro melaporkan.

Dan bukti kedua dari isi percakapan Firza dengan rekannya yang Firza panggil sebagai “kak Ema” setelah WA Rizieq di sadap dan dimuat di video online; percakapan ini berisi curahan kemarahan Firza kepada Ema atas Rizieq yang berkali-kali meminta Firza membuat foto selfie dengan berbagai pose telanjang, dengan janji akan menikahi Firza. Siapa “kak Ema” ini? ternyata adalah istri dari pamannya Rizieq.

Berikut ini sedikit kutipan perkataan Firza kepada Ema:

“Tadi malam saya gempur habib, … oh saya bilang habib sudah keterlaluan batas yaa saya bilang, …

Saya tidak mau sakit sendiri, saya gituin, ada dia janji mau nikah, dia janji mau nikah ada semua kak, saya kirim ke dia. … “

saya bilang, bib, saya berbuat seperti ini karena perbuatan habib sendiri, nah habib merasa di teror, di ancam, di tekan karena perbuatan habib sendiri

Saya lebih gila bib, teman-teman saya semua menegur saya, saya tidak pernah berkelakuan seperti ini, saya bilang begitu sampai kaki saya jait,habib sudah kelewatan batas sama saya ya, perbuatan habib sudah keterlaluan, saya gituin kak ema,

Motif utama membongkar skandal sex antara habib Rizieq dengan Firza

rizieq-ingin-mendirikan-negara-islam-indonesiaDari isi wawancara antara Anonymous dengan GerilyawanPolitik, “Gerpol” yang dimuat oleh infoteratas.com, kita bisa temukan motif utama Anonymous, Anda bisa baca sendiri pada sumbernya; singkatnya ialah Anonymous seorang Muslim, tapi bukan anggota FPI, ia berbuat itu bukan untuk Ahok maupun tujuan politik, ia pendukung Firza, akunya. Gerpol berhasil membuat Anonymous membuka kartu utamanya, mengapa ia melakukan apa yang ia telah lakukan.

Gerpol: …, mengapa anda membongkarnya?

Anonymous: saya benci kemunafikan, apalagi pake daster agama, Rizieq sdah terlewat batas, saat Rizieq serang Ahok, saya tahan diri, masa bodoooo ini politik. Politik taek! Tapi saat Rizieq mau jadi Imam Besar Umat Islam Indonesia, kirim baiat kemana2, ini sudah keterlauan, cukup sudah dia menipu umat Islam di Indonesia, apalagi ujung2nya Imam Besar Umat Islam Indonesia mau dipake sbg politik. (Trailer Video Perselingkuhan Rizieq Shihab dan Firza Husein)

Gerpol: tujuan politik gmn?

Anonymous: Rizieq mengincar jabatan politik, ini soal 2019, Rizieq punya cita2 Presiden Syariah, mau menegakkan NKRI Bersyariah, mau mengembalikan Piagam Jakarta. Rizieq mau mendirikan Republik Islam Indonesia. Baca saja tesis dia soal sikapnya pada Pancasila, dia mau versi Pancasila Piagam Jakarta, Pancasila Bersyariah. Tapi munafik, kelakuan dia tidak syariah, tapi syahwat. Cukup Rizieq menipu umat Islam di Indonesia dengan berdaster agama, dia preman berjubah. (Perselingkuhan Rizieq Shihab dan Firza Husein (bag 1)

Penekanan ditambahkan.

Analisa: Firza telah bersahabat lama dengan Rizieq dan istrinya. Firza pendukung kuat makar November 2016. Percakapan di WA menunjukkan Rizieq mau menikahi Firza, dan Firza siap “mengasihi anak-anak dari istri pertama Rizieq.” Entah apa terjadi, sehingga Firza merasa “dibuang” oleh Rizieq setelah percakapan sensual tersebut. Anonymous sebagai pendukung Firza jadi geram, dan menekspos skandal selingkuhan tersebut. Apa yang terjadi jika seandainya Rizieq dan Firza menikah, apakah rencana FPI-SSC untuk membangun negara “Pancasila bersyariah” akan terus berlanjut? Elohim Mahatahu, dan Dia mengasihi bangsa Indonesia. Melalui doa-doa syafaat kita dan usaha keras kita, maka rencana Elohim yang sempurna dan indah akan terjadi di bumi yang kita cintai ini.

Referensi: Gempar! Video dan Percakapan Skandal Sex Rizieq Shihab FPI dan Firza Husen! (voa-news.net)

Read the rest of this entry