Category Archives: HAM / Human Right

Sarah Zoabi wanita Muslim yang tanpa takut membuka kebenaran tentang Israel

Sarah Zoabi Arab, seorang muslim hidup di Israel. Sarah mengeritik orang-orang Muslim yang berlaku tidak adil kepada bangsa dan negara Israel, sebuah negara yang telah merawat ribuan orang Suriah yang terluka selama perang sipil 6 tahun sementara negara-negara Arab menolak untuk menerima mereka untuk perawatan dan menutup perbatasan-perbatasan negara mereka untuk para pengungsi perang dengan tanpa memberi pertolonganan apapun – namun “kamu mengklaim bahwa Israel adalah sebuah negara apartheid,” Sarah berkata.

Dan Sarah memanggil orang-orang dari dunia Arab untuk menyelidiki hati nurani mereka – mereka yang menyadari kesalahan tersebut namun berdiam diri , “Kalian haruslah malu dengan sikap tutup mulut kalian …”

Pembaca bebas memakai artikel TheCamelSpeaksOut.wordpress.com sejauh tidak merubah tulisan aslinya dan menyertakan link situsnya. Hargailah karya cipta orang lain. Terima kasih, The Camel Speaks Out / Unta Angkat Bicara

 

Iklan

Wanita Arab Israel cerita apa adanya tentang Israel

“Apakah Israel sebuah negara apartheid?” Wartawan TV berbahasa Arab menanyai tamunya seorang wanita Arab yang hidup di Israel.

Terjemahan bahasa Indonesia dibuat berdasarkan text Inggrisnya pada video di atas

Wartawan: Apakah Israel sebuah negara apartheid?

Wanita Arab Israel: Bukan! Israel bukanlah sebuah negara apartheid. Israel bukanlah sebuah negara apartheid dan setiap orang yang percaya ini haruslah ada malu pada dirinya sendiri. Anda hidup dalam negara ini dan menikmati seluruh keuntungan dari kewarganegaran tersebut, anda bebas untuk bekerja, belajar, mengekpresikan dirimu sendiri dan apapun yang kamu kehendaki. Anda memimpin dan mendidik generasi-generasi berikutnya dalam negara yang menghargai anda. Lihat pada Suriah, Irak, Mesir dan semua negara-negara Arab sisanya, apa yang mereka telah perbuat bagi kebaikan rakyat mereka?

Wartawan: Saya mencoba mengerti – apa yang ada di Israel?

Wanita Arab Israel: Israel adalah sebuah negara demokrat, sebagaimana itu dinyatakan dalam deklarasi kemerdekaannya dan memiliki (kelompok) minoritas seperti Muslim, Druse dan seterusnya.

Pembaca bebas memakai artikel TheCamelSpeaksOut.wordpress.com sejauh tidak merubah tulisan aslinya dan menyertakan link situsnya. Hargailah karya cipta orang lain. Terima kasih, The Camel Speaks Out / Unta Angkat Bicara

Arab Saudi: Apakah Syariah / Hukum Islam hanya berlaku untuk rakyat jelata, pembantu dan orang asing?

Kalau pemerintah memperhatikan kebohongan, semua pegawainya menjadi fasik. Si miskin dan si penindas bertemu, dan YAHWEH membuat mata kedua orang itu bersinar. Raja yang menghakimi orang lemah dengan adil, takhtanya tetap kokoh untuk selama-lamanya. (Amsal 29:12-14)

mesjid-al-nabawi-medina-arab-saudi

Mesjid al-Nabawi, Medina

Negara Arab Saudi adalah pusat lahirnya agama Islam. Dari kota Medina, nabi Muhammad mengajar, menetapkan dan menyebarkan hukum Islamnya ke seluruh Dataran Arab. Setelah kematian Muhammad, para Kalifahnya melanjutkan penyebaran agama Islam ke negara-negara Irak, Aram (Kurdistan, Syria), Israel, Persia dan negara-negara Afrika Utara (dari Mesir sampai ke Marroko)

Keluarga al-Saud, pendiri dari Kerajaan Arab Saudi, adalah keluarga Arab yang melahirkan aliran Islam Wahhabi, suatu aliran Islam yang sangat keras dan kaku. Melalui Osama bin Laden, ajaran Wahhabi menjadi terkenal di dunia Barat. Secara kebetulan saya menemukan situs Syrian Free Press saat membaca artikel “Allah bebaskan kami dari para pria.” Situs ”War Press Info,” ini melaporkan berita tentang Syria yang Marat 2017 ini mencapai 6 tahun Perang Syria. Isinya menarik, banyak yang tidak diberitakan di media Barat, contoh We Had Missed This: “15 December 2016: NATO officers arrested by Syrian Special Forces in a bunker in East Aleppo” . Dari tertangkapnya “14 tentara NATO” di atas kita sekarang mendapat pengertian mengapa sejak awal campur tangan militer Russia di Syria, yang President Putin katakan sebelumnya di Gedung PBB di New York bahwa “kelompok terrorist di Syria” harus dihentikan, pada minggu yang sama jet-jet tempur Russia bukan hanya menghujani sasaran kelompok millisi Islam Sunni Negara Islam Khalifah (NIK/ISIS/ISIL/Daesh) tapi juga menghancurkan kubu-kubu Al Nusra Front, kelompok millisi Sunni dukungan Arab Saudi, Turki, Amerika Serikat dan Perancis; dan Turki menjatuhkan jet tempur Rusia yang melewati daerahnya walah hanya beberapa detik saja.

Baca juga:

Kembali ke masalah praktek Syariah Islam di Arab Saudi. Tulisan yang dibuat oleh orang Syria Artikel yang dibuat oleh orang Syria bernama “NevaehWesh,” ia memuat banyak berita hal-hal yang terjadi dan dilakukan oleh para pangeran dan petinggi Saudi – perbuatan-perbuatan jahat yang bahkan tidak dilakukan oleh orang “penyembah berhala” di Asia dan Afrika. Artikel ini saya pikir ditulis NevaehWesh sebagai serangan balik orang Syria atas campur tangannya Kerajaan Saudi di negaranya, Syria; Saudi  membiayai kelompok-kelompok militan Sunni menumbangkan Presiden Syria yang beragama Siah.

Saya sebagai orang Kristen tertarik untuk mengetahui penerapan Hukum Islam atau Syariah Islam, apakah Syariah Islam ini hanya berlaku untuk rakyat jelata dan orang asing? Dan sementara para Penguasa Kerajaan dan Pemerintah hanya berfungsi sebagai Hakim dan Pengeksekusi Syariah Islam bagi mereka yang melanggarnya?

Dari tulisan NevaehWesh yang berjudul: We will show you how the al-Saud family has created a land of hypocrites Wahhabis perverts, rapists, pedophiles and sadistic psychopathic murderers (Kami akan tunjukan Anda bagaimana keluarga al-Saud telah menciptakan negara para Wahhabi munafik kelainan sex, para pemerkosa, para pedophil dan para pembunuh kejiwaan yang sadis)  – suatu judul yang sangat tidak sopan, namun bukti-bukti (link berita dan video) yang si penulis paparkan nampak bahwa judul itu tidaklah berlebihan. Inilah yang membuat saya ingin tahu dari para pakar Islam Indonesia.

Berikut ini beberapa bukti kejadian yang NevaehWesh (NW) tunjukkan, jika Anda mengerti bahasa Inggris, Anda lebih baik baca langsung pada sumbernya. Di sini saya hanya mengutip sebagian judul-judul berita dan sedikit keterangan dari sumbernya.

  • Pria Saudi mencari Pria (Saudi Arabia Men seeking Men). NW menulis, “Menjadi gay di Saudi seharunya BUKAN ada sebagai kejahatan. … Lebih mudah untuk (para ) Saudi mengklaim mereka adalah Muslim yang mempraktikkan Syariah Islam, tapi sebenarnya, itu tidak menggambarkan fakta-fakta, dan tidak sulit untuk memahaminya mengapa bukan.”
  • Hukuman 20 sabetan untuk minum bir (Punishment of 20 lashes for Drinking Beer; YouTube).
  • Memukuli para pembantu rumah tangga mereka (Saudi Man Beats Servant, YouTube)
  • Gadis Budak Ethiopia disabetin oleh keluarga Saudi (Ethiopian Slave Girl Beaten by Saudi Familes, YouTube).
  • Word Report 2012: Saudi Arabia. Banyak aspek, contoh tenaga kerja: di Saudi ada lebih dari 8 (delapan) juta tenaga kerja imigran, lebih dari separuh tenaga kerja Saudi. Laporan pembela HAM berkata banyak tenaga kerja asing tersebut menderita penyalah gunaan berkali-kali, bahkan seperti kondisi perbudakan.
  • LiveLeak com Gay Party at the Royal Palace in Jeddah , Saudi Arabia Leaked video
  • NW menulis: “Not only do many Saudi men have sex regularly with other men, they have sex with young children, some very young. Rape of a child seems to be practiced by many, and even “enjoyed” by the royals during gay parties in the palace.” pangeran-saudi-khalid-al-saud-menculik-memperkosa-gadis-mayatnya-dibuang-ke-jalananan
  • USA Today reported on the rape in the US by Mazen Alotaibi. Seorang Sersan Angkatan Udara Saudi memperkosa secara brutal laki-laki berusia 13 tahun di kasino Las Vegas, AS
  • Saudi Gazette reported a boy was strangled to death after he resisted being raped by his relative in Najran Saudi
    Pangeran Saudi Khalid bin Saad bin  Abdul Aziz al-Saud menculik, memperkosa gadis, membunuh & akhirnya membuang tubuh gadis Saudi tersebut di jalan, dan para bodyguard-nya bebas di Arab Saudi (Jafria News reports Saudi Prince Kidnap, Rape , Murder & finally Dumps Saudi Girl’s Body on Street , and Escorts free in Saudi Arabia. 9 Jun 2013 Riyadh – Police in Jeddah, Saudi Arabia has confirmed the news that a girl had been raped and murdered by a Saudi prince Khalid bin Sa’ad bin Abdul Aziz al-Saud .
  • Saudi Prince Beats, Bites, Rapes & Murders Male Servant.
  • Video Captures Beating. Prince Saud Abdulaziz bin Nasser al Saud is accused of murdering Bandar Abdullah Abdulaziz in a frenzied sex attack at London’s Landmark Hotel on Feb. 15. Abdulaziz was found beaten and strangled to death in the room the two shared at London’s Landmark Hotel. bayi-perempuan-tiga-tahun-diperkosa-para-pria-saudi
  • Bayi perempuan usia tiga tahun diperkosa beramai-ramai (Emirates24/7 also reports 3-year-old Saudi girl gang-raped). “She has been raped violently by some men. She was found crying of excruciating pain as her body was full of bruises and her sensitive parts were ruptured,” hospital manager Mohammed Ali said, quoted by the Saudi Arabic language daily Okaz.

Bacaan berkait:

Dari banyak kejadian di atas, sepertinya Hukum Islam atau Syariah Islam hanya dipakai diberlakukan kepada rakyat jelata, pembantu, budak dan orang asing. Sementara pelanggaran yang sama – minum bir, berjinah, praktek homosex dll –  tidak dihukum jika itu dilakukan oleh para penguasa dan pangeran Saudi. Bukankah ini suatu ketidak adilan? atau ini suatu praktek Islam yang normal di negara-negara yang asas hukum negaranya adalah Hukum Islam seperti di Aceh, Malaysia, Pakistan, negara-negara Arab dan Iran? Ada yang bisa menjelaskan? Terima kasih sebelumnya.

Read the rest of this entry

Bahaya Kemunafikan

Lalu Abraham berkata: “Aku berpikir: Takut akan Elohim tidak ada di tempat ini; tentulah aku akan dibunuh karena isteriku. (Kejadian 20:11)

am-i-a-hypocrite

Apakah Saya Orang Munafik?

Di negara-negara komunis, sering kali dijumpai narapidana usia anak-anak sampai remaja. Ketika ditanya ”mengapa kamu bisa ada di sini? Apa kesalahan kamu?” Jawaban mereka sering kali memilukan hati kita: “mencuri mainan” dan atau ”mencuri roti karena lapar!” Di kota-kota besar kita bisa melihat hadirnya sejumlah anggota keamanan di mol-mol dan supermarket besar; mereka disewa oleh pemilik toko untuk mencegah pencurian.

”Badan Anti Korupsi” juga dibuat di banyak negara untuk mencegah (atau sedikitnya mengurangi) kerugian ekonomi. Banyak uang dikeluarkan untuk mencegah kerugian barang dan ekonomi, namun seberapa besar kita berani membayar untuk mencegah kerugian akibat praktek kemunafikan? Sedikit orang yang sadar bahwa praktek kemunafikan bukan hanya bisa merugikan barang, harta dan ekonomi negara, lebih dari itu menelan nyawa manusia yang tidak berdosa dan hancurnya sebuah negara. Uraian di bawah ini akan menyadarkan kita, bahwa Kemunafikan adalah sangat berbahaya, jauh melebihi dari efek buruk korupsi yang kelas kakap sekalipun.

Untuk mengerti betapa besarnya bahaya kemunafikan kita perlu mengerti arti sesungguhnya dari kata ”kemunafikan.”

Difinisi kemunafikan:

  • Kemunafikan adalah praktek berpura-pura memiliki kualitas, keyakinan, atau perasaan yang sesungguhnya ia tidak miliki. Seorang dikatakan sebagai seorang munafik adalah seorang yang berpura-pura memiliki kualitas, keyakinan (believe), atau perasaan yang sesungguhnya ia tidak miliki – Collins Cobuild English Language Dictionary
  • Kepura-puraan untuk menjadi seseorang yang adalah bukan, atau percaya sesuatu yang adalah tidak (percaya); secara khusus: assumsi yang palsu dari suatu penampakan kebajikan atau keagamaan – Marriam Webster (online)

Kedua kamus sekuler di atas, khususnya Marriam Webster, menyatakan secara jelas bahwa kemunafikan ini terjadi secara khusus pada bidang keagamaan. Jadi ada baiknya kita melihat Kitab Suci untuk mengerti bagaimana Elohim (God) melihat praktek kemunafikan.

Kitab nabi Yesaya 32:6 menulis:

  • “Sebab orang bodoh akan membicarakan kebodohan, dan hatinya akan megerjakan kejahatan, untuk melakukan kenajisan dan untuk mengutarakan kesalahan terhadap YAHWEH untuk mengosongkan jiwa orang yang lapar, dan membuat yang haus kekurangan minuman. (ILT)
  • For the vile person will speak villany, and his heart will work iniquity, to practise hypocrisy, and to utter error against the LORD, to make empty the soul of the hungry, and he will cause the drink of the thirsty to fail (KJV)

Firman-Nya di sini menjelaskan kemunafikan sebagai:

  • Perbuatan dan perkataan “yang bodoh” oleh karena ia adalah “orang bodoh.”
  • orang bodoh” di sini bukanlah orang yang kurang berpendidikan / tidak pintar secara intelektual, tetapi “orang berhati jahat” (hati nuraninya telah rusak atau kotor), tepat seperti pada Alkitab terjemahan King James: “the vile person” kata yang bermakna sama di Alkitab untuk “orang fasik.” Alkitab Indonesia Terjemahan Lama memakai kata “orang fasik” untuk ayat ini.
  • Kejahatannya begitu parah sehingga bahkan orang miskin pun menderita; ia mengosongkan jiwa orang yang lapar dan menyebabkan orang haus gagal untuk minum.
  • Kefasikan orang munafik begitu parah, sehingga ia berani menyalahi dan melawan Penciptanya, Elohim YAHWEH.

John Gill meguraikan to practise hypocrisy  pada ayat ini sebagai: to make men believe he is a very devout and religious man, when he has no good thing in him, and to put others upon a profession of religion that have none; which things are commonly done by foolish and ignorant preachers(Exposition of the Entire Bible) [terjemahan bebasnya: praktek kemunafikan; membuat orang-orang percaya dia adalah seorang yang sangat taat dan orang beragama ketika ia tidak memiliki hal yang baik di dalam dirinya, dan menempatkan orang-orang lain atas profesi agama yang mereka tidak punya; hal-hal mana adalah secara umum dilakukan oleh para pengkotbah bodoh dan tidak perduli]

President Abraham Lincoln tentang Hypocrite atau Orang Munafik.jpgSederhananya kemunafikan bisa didefinisikan dan diartikan sebagai: suatu gaya hidup berpura-pura untuk meyakinkan orang atau pihak lain agar percaya bahwa ia sungguh orang saleh dan beragama, sementara menempatkan orang atau pihak lain untuk memikul tuntutan moral dan keagamaan yang ia sendiri sesungguhnya tidak lakukan.

That the hypocrite reign not, lest the people be ensnared. (Job 34:30, KJV)

Yeshua Ha Mashiah memperingatan bahaya kemunifikan dengan baik sekali dan terperinci, tercatat pada Injil Matius pasal 23.

Dalam kehidupan sehari-hari praktek kemunafikan dan kerugian yang diakibatkannya bisa didaftarkan sebagai berikut:

  • Menempatkan peraturan keagamaannya setinggi mungkin, sehingga tidak sadar bahwa ia / mereka telah menginjak-ginjak Hak Asasi Manusia milik orang di sekitarnya,
  • Menuduh orang lain sebagai menyembah berhala, sementara ia / mereka sendiri telah menjadikan peraturan agamanya sebagai sosok yang disembah alias berhala akibatnya mereka tidak segan-segan membakar atau merusak rumah ibadah orang lain yang tidak sama dengan aturan agamanya, sementara menjadikan rumah ibadahnya sarang penyamun
  • Menyombongkan diri sebagai pembela hukum-hukum Elohim, faktanya si munafik menginjak-nginjak Hukum Elohim yang bahkan paling hakiki dan terpenting – suatu perbuatan yang bahkan tidak umum dilakukan oleh orang yang tidak beragama sekalipun -, yakni: keadilan, belas kasihan dan kesetian (Mat 23:23)
  • Orang munafik sering kali berprilaku lebih berkuasa dan lebih suci daripada Elohim Yang Mahakuasa dan Mahasuci; sehingga mereka cepat menghakimi dan main hakim sendiri
  • Tanpa ia / mereka sadari, ia bertindak seperti pemilik dan penguasa tunggal dari kota atau negara dimana ia / mereka hidup. Akibatnya kerusuhan dan ketidak adilan selalu terjadi.
  • Ia merasa sebagai “pelaku hukum yang 100% benar,” sementara orang lain harus dihukum, ahli hukum yang tidak berpihak kepadanya dituduhnya “orang kafir” dan “orang murtad;” sehingga badan pengadilan bisa lumpuh total.
  • Menempatkan dirinya sendiri / kelompoknya paling benar, siapa pun di luar mereka adalah “kafir” dan “najis/kotor, atau sedikitnya tergolong “tidak murni,” akibatnya mereka menteror siapapun, bahkan lebih sadis lagi kepada saudara-saudari seimannya yang dianggapnya “tidak murni” tersebut. Tidak heran perang saudara selalu terjadi atau sedikitnya negara menjadi terkebelakang dan HAM selalu terabaikan
  • Mereka sendiri tidak perduli dengan Kerajaan Sorga, sekalipun setiap perkataannya selalu menyebut nama ayat-ayat suci dan nama Elohim, parahnya mereka menghalangi rakyat yang rindu hidup kudus dan ingin masuk Sorga (Mat 23:13)

Nampak jelas sekarang bahwa praktek kemunafikan jauh lebih merugikan negara dan bangsa dibanding praktek korupsi. Yeshua Messiah menggolongkan praktek kemunafikan sama seperti penyebaran sel kanker ganas: “Celakalah bagimu, hai para ahli kitab dan orang-orang Farisi, hai munafik (hypocrites!), karena kamu menjelajahi lautan dan daratan, untuk menjadikan seseorang penganut agamamu dan manakala dia sudah jadi, kamu menjadikan dia anak neraka yang dua kali lipat daripadamu.” (Mat 23:15)

Di jaman Yeshua, pemungut pajak dikelompokan sebagai musuh bangsa Israel, sebab ia memungut cukai / pajak dari bangsanya sendiri bagi keuntungan penjajah Romawi, namun Adonai Yeshua tidak pernah mengutuki mereka sekeras Dia mengutuki orang-orang Farisi dan ahli-ahli kitab keagamaan, “Celakalah kamu … orang-orang munafik!” (ITB). Tahukah Anda bahwa Matius adalah bekas pemungut cukai, ketika Yeshua berkata kepadanya “Ikutlah Aku!” Segera Matius meninggalkan pekerjaanya. (Mat 9:9-10) “Memeras” rakyatnya sendiri bukanlah kehendak hatinya, itu hanya profesinya untuk hidup (Lukas 19).

Lebih baik dikenal sebagai orang berdosa daripada orang munafik.jpg

Lebih baik dikenal sebagai orang berdosa daripada orang munafik

“Bagaimanakah engkau dapat berkata kepada saudaramu: Saudara, biarlah aku mengeluarkan selumbar yang ada di dalam matamu, padahal balok yang di dalam matamu tidak engkau lihat? Hai orang munafik, keluarkanlah dahulu balok dari matamu, maka engkau akan melihat dengan jelas untuk mengeluarkan selumbar itu dari mata saudaramu.” (Lukas 6:42)

Adonai Yeshua tidak perlu mengatakan kepada para pemungut cukai: “Hi kamu orang berdosa, kafir, bertobatlah!” Cukup dengan kalimat “Ikutlah Aku!” atau “Aku harus menumpang di rumahmu” kepada Zakheus; itu telah cukup untuk menyadari dosa mereka dan membuat mereka bertobat.

Apa reaksi para pemimpin agama yang munafik dari kejadian ini? Mereka begitu buta rohani, sehingga bukannya malu dan bertobat, sebaliknya, mereka yang telah merebut rumah-rumah janda tua dan orang miskin dan membunuh banyak hamba Tuhan menegur Adonai Yeshua: “Mengapa kamu makan bersama-sama dengan orang berdosa?” Sungguh tidak bisa dipercaya bukan?! Namun itulah fakta kemunafikan mereka yang sesungguhnya!!

Namun itu belumlah klimak dari bahaya kemunafikan mereka. Seperti mungkin Anda telah tahu, mereka memfitnah Yeshua telah menghujat Elohim dan menentang Kaisar Romawi. Pilatus dan Herodes yang tidak percaya Elohim, atau “orang-orang Kafir” jika Anda suka menyebutnya, menyatakan “Yeshua tidak bersalah” (Lukas 23:13-15). Mereka yang dibelakang  punggung penguasa Romawi adalah penghasut untuk jangan bayar pajak dan berontak kepada Kaisar, di sisi lain, menyerahkan Yeshua, seorang dari bangsanya sendiri yang tentang Dia, Bapa Surgawi berkata “Inilah Putra-Ku yang terkasih, dengarkanlah Dia!” (Markus 9:7) untuk disiksa dan di hukum salib oleh bangsa Romawi. Para pengikut Yeshua teraniaya berat dan terpaksa mengungsi bahkan ke negara-negara tentangga.

Apakah hukuman mereka? Dan seberapa besar rakyat Yehuda menderita oleh karena berdiam diri atas kemunafikan pemimpin agama mereka?  Sejarah mencatat: Mereka dibakar hidup-hidup di dalam gedung Bait Elohim oleh tentara Romawi di bawah pimpinan Jendral Titus.  Mereka yang lari keluar dibunuh oleh pedang. Yang terlepas dari pedang tentara Romawi, perut mereka dibelah oleh bangsa lain yang tinggal di sekitar mereka (karena dikabarkan mereka menelan emas saat melarikan diri). Bait Suci mereka diratakan dan semua orang Yahudi yang tinggal di Yerusalem diusir kepembuangan. ‘Negara’ Yudea kembali dikontrol penuh oleh penjajah demi penjajah – dari 70 AD sampai 1948. Suatu harga yang sangat mahal!!

Jadi adakah obat untuk membebaskan bangsa dan negara dari ancaman kemunafikan? Ada!! Firman Elohim memberi jalan keluar.

  • Oleh karena kemunafikan adalah pamer kesombongan semu di muka umum, maka Yeshua tidak menegur mereka secara sembunyi-sembunyi atau empat mata. Ia menegur mereka di muka umum dihadapan banyak orang bahkan dengan suara yang keras: “Celakalah bagimu, hai para ahli kitab dan orang-orang Farisi, hai (para) munafik (hypocrites!). 8 kali Yeshua mengutip kalimat ini sementara mendaftakan kemunafikan mereka.
  • Mereka ditegur-Nya di Bait Suci. Mereka pemimpin keagamaan, Bait Suci adalah tempat kekuasaan mereka tertinggi. Di situlah Yeshua mengkonfrontasi kemunafikan mereka.
  • Lawan kemunafikan dengan “roh yang berlawanan.” Benci hadapi dengan kasih (Mat 5:43-48, Roma 12:9); gossip dan fitnah hadapi dengan nasehat dari hati yang suci dan murni (1 Tim 1:5-7); ibadah yang mengutamakan aturan nenek moyang hadapi dengan ibadah yang beralaskan kehidupan (Roh Kudus) dan kebenaran dan (Yoh 4:23-24) dst.

Kebodohan secara intelektual mudah diperbaiki, namun kebodohan secara rohani haruslah dikonfrontasi secepat mungkin, sebab orang munafik adalah figur teladan yang palsu serta berbahaya bagi manusia yang bersusila. Pengalaman Abraham di Negeb (Kej 20 di atas) membuktikan pada kita bahwa sering kali orang yang tidak mengenal Elohim lebih baik kelakuannya dari orang beragama yang munafik; Abraham diijinkan tinggal di negeri mereka di manapun ia suka, plus dihadiahi sejumlah besar binatang ternak, serta hamba laki-laki dan perempuan; kepada Sara dihadiahkan seribu syikal perak (Kej 20:14-16)

Bacaan menarik lainnya:

Pembaca bebas memakai artikel TheCamelSpeaksOut.wordpress.com sejauh tidak merubah tulisan aslinya dan menyertakan link situsnya. Hargailah karya cipta orang lain. Terima kasih, The Camel Speaks Out / Unta Angkat Bicara

WATCH: Geert Wilders Warns of Liberal Tyranny as Prosecutor Prepares to Punish Him For Immigrant Remarks

Geert Wilders, leader of the Party for Freedom (PVV), has said that the outcome of his “hate speech” trial could show signs of tyranny forming in the Dutch establishment.

The trial of Geert Wilders is close to reaching a conclusion and it appears the populist Dutch politician may be facing a €5,000 fine for remarks he made about Moroccans in the Netherlands at a speech in 2014.

In a video released on YouTube Thursday, he railed against the establishment claiming that the request by the prosecutor to fine him was showing a slide into tyranny by the Dutch establishment and their war on freedom of speech.

“Speaking about one of the biggest problems in our country, the problem with Moroccans, is now punishable according to the elite,” he said adding, “we are slowly but surely losing our freedom of speech.” Read the rest

Read the rest of this entry