Arsip Blog

Dr. David Wood comments on Nadia Hassan’s Women’s March for Islam

This is an interesting comment from David Wood on Nadia Hassan’s speech at The Women’s March on January 2019. Nadia, a Muslim woman activist, whom “her activism has gained her media attention on CNN, Washington Post, Al Jazeera, USA Today and many other media outlets” according a web site which adores her

Nadia told her audients that the Qur’an is sources of inspiration for her and even President Thomas Jefferson. Nadia told also the Qur’an gave humanities for the world: e.g. free speechs, equal rights for women

David Wood in his comment, by quoting many Surahs of the Qur’an, saying that what Nadia told is the opposite around. “11 of 12 countries which the highest level of discrimination against women were Muslim majority countries,” David said based on the report, and he added “18 of 20 worst countries in the world” for the same case “were Muslim majority countries” according Word Economic Forum 2014.

Who is telling the truth here, David or Nadia?

The Women’s March for Islam (Why Feminists Love Muhammad! by David Wood

What are other women from Islamic countries say about women gender equality such:

  • Nonie Darwish (Egypt),
  • Wafa Sultan,
  • Isik Abla (Turkey)
  • Fatemeh Devanbeigi (Iran)
  • Shania Gabo (Somali)
  • Annahita Parsan (Iran),
  • Sandra Solomon (Arab Israel/Palestin)
  • Parvin Darabi, (Iran); Rage Against the Veil: The Courageous Life and Death of an Islamic Dissident
  • Ayaan Hirsi Ali (Somali)

Please give your opinions or comments about this subject, thanks

Pembaca bebas memakai artikel TheCamelSpeaksOut.wordpress.com sejauh tidak merubah tulisan aslinya dan menyertakan link situsnya. Hargailah karya cipta orang lain.
Terima kasih, The Camel Speaks Out / Unta Angkat Bicara

 

 

 

AS: Lebih dari 10 wanita berkelahi saat Parade LGBT “San Francisco Pride 2018” (Breitbart)

Para wanita peserta parade San Francisco LGBT Pride saling berkelahiLebih dari sepuluh wanita berkelahi secara brutal pada Festival Pride of San Francisco pada hari Minggu hanya karena penampilan seorang penyanyi pada acara tahunan ini. Kali ini terjadi pada tanggal 23 dan 24 Juni.

WATCH: More than a Dozen Women Brawl at San Francisco Pride Parade

Sebagaimana biasa, pada setiap parade dan festival, selalu ada disertakan beberapa penyanyi berikut sebuah band untuk menghibur para peserta parade tersebut, itu juga yang terjadi pada Parade LGBT Kebanggaan San Franciso Juni 2018 ini.
Seorang saksi mata, yang merekam perkelahian massal ini bercerita bahawa seorang penonton wanita memanggil penonton wanita lainnya sebagai ”a bitch” panggilan yang sangat kasar “keturunan anjing betina;” “’Kamu memanggil saya a bitch?’ Dari situlah awal argument mereka,” laporan mengutip tulisan Navdeep Thind di Twitternya.

Argumen antara dua wanita tersebut menjadi pertarungan fisik di mana beberapa wanita mulai berteriak, menendang satu sama lain dan membenturkan kepala satu sama lain ke lantai semen. Babi ikut parade di San Francisco LGBT Pride Juni 2018
Navdeep video segera menjadi viral, Selasa sore saja videonya mendapat lebih dari 25.000 tanda “suka” dan 14.000 berkomentar.

Menurut laporan, polisi tidak menahan seorang pun, meskipun keributan itu begitu brutal. Dan pihak pemerintah berkata mereka tidak ada komentar tentang kejadian tersebut. Motto festival kali ini adalah GENERATIONS OF STRENGTH 

Menurut Wikipedia, Perayaan Kebanggaan Lesbian, Gay, Bisexual, dan Transgender (LGBT) San Francisco umumnya dikenal sebagai Parade Kebanggaan San Francisco  adalah sebuah parade kebanggaan LGBT yang sudah terkenal di dunia.

Seorang berinisial “JustinoInRoma” berkomentar, “little known fact – lesbians are the most violent people group on the planet …” (Fakta yang sedikit diketahui – para lesbian adalah kelompok orang yang paling kasar di planet …). Kita tidak tahu apakah ia benar atau tidak, namun ia mendapat 281 kali “suka” dari para pembaca. Read the rest of this entry