Arsip Blog

Persians speak out! Interviewing Persians At Iran Protest In Los Angeles

This is very interesting video, knowing what do the people of Iran, Persians, really think about and wish to have in Iran.

 

Iklan

Sarah Zoabi wanita Muslim yang tanpa takut membuka kebenaran tentang Israel

Sarah Zoabi Arab, seorang muslim hidup di Israel. Sarah mengeritik orang-orang Muslim yang berlaku tidak adil kepada bangsa dan negara Israel, sebuah negara yang telah merawat ribuan orang Suriah yang terluka selama perang sipil 6 tahun sementara negara-negara Arab menolak untuk menerima mereka untuk perawatan dan menutup perbatasan-perbatasan negara mereka untuk para pengungsi perang dengan tanpa memberi pertolonganan apapun – namun “kamu mengklaim bahwa Israel adalah sebuah negara apartheid,” Sarah berkata.

Dan Sarah memanggil orang-orang dari dunia Arab untuk menyelidiki hati nurani mereka – mereka yang menyadari kesalahan tersebut namun berdiam diri , “Kalian haruslah malu dengan sikap tutup mulut kalian …”

Pembaca bebas memakai artikel TheCamelSpeaksOut.wordpress.com sejauh tidak merubah tulisan aslinya dan menyertakan link situsnya. Hargailah karya cipta orang lain. Terima kasih, The Camel Speaks Out / Unta Angkat Bicara

 

Wanita Arab Israel cerita apa adanya tentang Israel

“Apakah Israel sebuah negara apartheid?” Wartawan TV berbahasa Arab menanyai tamunya seorang wanita Arab yang hidup di Israel.

Terjemahan bahasa Indonesia dibuat berdasarkan text Inggrisnya pada video di atas

Wartawan: Apakah Israel sebuah negara apartheid?

Wanita Arab Israel: Bukan! Israel bukanlah sebuah negara apartheid. Israel bukanlah sebuah negara apartheid dan setiap orang yang percaya ini haruslah ada malu pada dirinya sendiri. Anda hidup dalam negara ini dan menikmati seluruh keuntungan dari kewarganegaran tersebut, anda bebas untuk bekerja, belajar, mengekpresikan dirimu sendiri dan apapun yang kamu kehendaki. Anda memimpin dan mendidik generasi-generasi berikutnya dalam negara yang menghargai anda. Lihat pada Suriah, Irak, Mesir dan semua negara-negara Arab sisanya, apa yang mereka telah perbuat bagi kebaikan rakyat mereka?

Wartawan: Saya mencoba mengerti – apa yang ada di Israel?

Wanita Arab Israel: Israel adalah sebuah negara demokrat, sebagaimana itu dinyatakan dalam deklarasi kemerdekaannya dan memiliki (kelompok) minoritas seperti Muslim, Druse dan seterusnya.

Pembaca bebas memakai artikel TheCamelSpeaksOut.wordpress.com sejauh tidak merubah tulisan aslinya dan menyertakan link situsnya. Hargailah karya cipta orang lain. Terima kasih, The Camel Speaks Out / Unta Angkat Bicara

”Allah, bebaskan kami dari para pria!” Lagu feminist buat masalah bagi Arab Saudi

allah-bebaskan-kami-dari-para-pria-lagu-wanita-saudi-majed-al-esaObservers France24 melaporkan:  Wanita-wanita berpakaian niqab mengendarai sepeda, roller-skate dan mengemudi di jalan dengan skuter, bermain bola basket atau pergi bowling, berdansa seperti tidak ada yang menonton, dan bernyanyi tentang membongkar sistim patriak. Masalah yang cukup membuat panas – setidaknya itulah klip video bagi lagu pop baru di Arab Saudi. Klik di sini untuk lihat videonya.

Lagu ”Hwages” (Perduli) yang dibuat olah Majed Al-Esa, penyanyi wanita Saudi, sedang menjalar di Kerajaan Wahhabi ini, telah ditonton lebih 2 juta di YouTube hanya sedikit lebih dari seminggu (hampir 2,5 juta saat artikel ini ditulis).

Pada bagian pertama video, para wanita yang berpakian niqab ini (pakaian serba hitam wanita Islam yang menutup seluruh tubuh, dan hanya mata yang terlihat) masuk ke dalam mobil, mobil dikendarai oleh bocah laki-laki berpakaian pria Saudi. Bernyanyi sambil bertepuk tangan dalam bahasa Arab yang berarti, ”Seandainya saja Allah berkehendak membabaskan kita dari para pria!” , pernyataan absolut  yang umumnya dipakai di wilayah yang sangat konservativ di Al-Qassim, utara dari ibukota Riyadh.

Dalam video, para wanita berdansa, skate, dan main bola basket, dan lyrik lagunya bahkan lebih provokatif, mereka bernyanyi, ”Para pria membuat kami sakit jiwa” dan ”Mereka membuat kita jadi gila.”

Read the rest of this entry

WATCH: Geert Wilders Warns of Liberal Tyranny as Prosecutor Prepares to Punish Him For Immigrant Remarks

Geert Wilders, leader of the Party for Freedom (PVV), has said that the outcome of his “hate speech” trial could show signs of tyranny forming in the Dutch establishment.

The trial of Geert Wilders is close to reaching a conclusion and it appears the populist Dutch politician may be facing a €5,000 fine for remarks he made about Moroccans in the Netherlands at a speech in 2014.

In a video released on YouTube Thursday, he railed against the establishment claiming that the request by the prosecutor to fine him was showing a slide into tyranny by the Dutch establishment and their war on freedom of speech.

“Speaking about one of the biggest problems in our country, the problem with Moroccans, is now punishable according to the elite,” he said adding, “we are slowly but surely losing our freedom of speech.” Read the rest

Read the rest of this entry