Arsip Blog

Unrepentant: Kevin Annett and Canada’s Genocide (documentary film)

The brave Christian man, Kevin Annett is exposing horrible practices of churches in Canada. The Churches’ practices are absolutely opposing what the Lord Yeshua (Jesus) commending them to do, “You lack one thing: Go, sell all you have and give to the poor, and you will have treasure in heaven. Then come, follow Me.” (Mark 10:21). About the film, please look to the bottom in English and Bahasa Indonesia

Unrepentant documents Canada’s dirty secret – the planned genocide of aboriginal people in church-run Indian Residential Schools – and a clergyman’s efforts to document and make public these crimes.

First-hand testimonies from residential school survivors are interwoven with Kevin Annett’s own story of how he faced firing, de-frocking, and the loss of his family, reputation and livelihood as a result of his efforts to help survivors and bring out the truth of the residential schools.

This saga continues, as Annett continues a David and Goliath struggle to hold the government and churches of Canada accountable for crimes against humanity, and the continued theft of aboriginal land.

Unrepentant took nineteen months to film, primarily in British Columbia and Alberta, and is based on Kevin Annett’s book Hidden from History: The Canadian Holocaust. The entire film was a self-funded, grassroots effort, which is reflected in its earthy and human quality. The text’s source: Top Documentary Films.com

Terjemahan dalam teks Indonesia. Tidak bertobat mendokumentasikan rahasia kotor Kanada – genosida terencana atas masyarakat asli di Sekolah-sekolah Permukiaman Orang Indian yang dikelola oleh gereja – dan seorang pendeta berusaha untuk mendokumentasikan dan membuat publik kejahatan-kejahatan ini.

Kesaksian-kesaksian tangan pertama dari orang-orang yang selamat yang tinggal di komplek sekolah adalah dijalin dengan cerita pribadi Kevin Annett bagaimana ia telah mendapat serangan, memecat, dan kehilangan keluarganya, reputasi dan mata pencaharian usahanya sebagai akibat dari usaha-usahanya untuk menolong para korban yang masih hidup dan membawa ke publik kebenaran tentang peristiwa di sekolah-sekolah perumahan tersebut

Kisah yang heroik ini berlanjut, sebagaimana Annett meneruskan perjuangan Daud dan Goliat untuk menuntut Pemerintah dan Gereja-gereja Kanada bertanggung-jawab atas kejahatan-kejahatan melawan kemanusian, dan berlanjut mencuri tanah penduduk asli.

(Film dokumentasi) Tidak Bertobat dibuat selama sembilan belas bulan (satu tahun dan 7 bulan) lamanya untuk memfilmkannya, terutama di British Columbia dan Alberta, dan didasari pada buku Kevin Annett Hidden from History (tersembunyi dalam sejarah): Holokos Kanada. Seluruh film adalah biaya sendiri, usaha orang-orang kelas bawah yang tercermin dalam kualitas kesederhanaanya dan manusianya.

Read the rest of this entry

PM Israel Netanyahu menyatakan pesan Selamat Natal regim Iran sebagai puncak kemunafikan

Perhatikan ini baik-baik: Hanya beberapa hari yang lalu, Mentri Luar Negeri Iran men-tweet “Natal yang sangat berbahagia dan damai bagi semua.”

Saya bertanya-tanya apa yang orang-orang Kristen yang dipenjarakan di bulan ini akan berpikir tentang tweet tersebut

Saya bertanya-tanya apa yang remaja Iran akanlah berpikir tentang tweet tersebut, tetapi sedihknya regim melarang Twitter

Terkecuali, tentunya, jika Anda adalah seorang pejabat tingkat tinggi.

Sekarang bayangkan berdoa secara pelan-pelan dalam rumahmu, dikelilingi oleh keluargamu. Dan secara mendadak, orang yang kasar bersenjata menerjang masuk dan menyeret anda keluar masuk penjara. Mereja menyiksa anda hanya karena mempraktekan iman Kristen Anda.

Selamat datang di Iran!

Mengatakan “Selamat Natal” sementara memenjarakan orang-orang Kristen dalam negaramu sendiri adalah puncak kemunafikan

Jika Anda berdiri bagi kebebasan, sebarkan pesan ini

Jika Anda berdiri menentang kemunafikan, sebarkan pesan ini

Dan di atas semuanya, katakan sebuah doa yang hening bagi para saudara dan saudari kita yang sedang menderita di tangan regim Iran yang jahat ini

Kami berdiri bersama kalian, para saudara dan saudari

Dunia berdiri bersama kalian.

Baca juga;

Read the rest of this entry