Arsip Blog

Upah 72 Perawan dan Wine di Sorga; bukti Islam bukanlah agama Abraham yang benar

Tetapi hendaklah kamu menjadi kudus di dalam seluruh hidupmu sama seperti Dia yang kudus, yang telah memanggil kamu, sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus. (1 Petrus 1:15-16)

BFL_WaytoHeavenArtikel ini akan menunjukan perbedaan ajaran Islam dengan ajaran bangsa Israel dan Kristianiti berdasarkan kitab-kitab suci masing-masing. Meskipun Islam mengaku ajarannya berasal dari Abraham, namun isinya berbeda sama sekali.

Islam mengajar. Para pemimpin Islam menyatakan bahwa para Muslim yang mati berjihad, Allah akan memberi upah tempat di Jannah (Sorga/ Parades) berikut dengan 72 houri (wanita pemuas seksual kaum pria) yang selalu tetap perawan dan minuman wine yang melimpah dan bahkan pria-pria remaja yang cantik. Para Syahada (martyrs) Muslim dijanjikan akanlah diberi kekuatan seks 100 kali lipat ketika mereka tiba di Sorga.

Dari banyak sumber, tersedia linknya di bawah, kita bisa lihat bahwa keyakinan ajaran Islam tentang kehidupan di Sorga ini ternyata ada banyak tertulis di dalam Kuran dan sejumlah Hadis, itu bukanlah rekayasa imajinasi para mubalik Islam, semua beralaskan kitab-kitab suci agama Islam.

  • Surah 78:31-34Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa mendapat kemenangan, (yaitu) kebun-kebun dan buah anggur, dan gadis-gadis remaja yang sebaya, dan gelas-gelas yang penuh (berisi minuman). Pesan sejenis ini juga tertulis pada Surah 56:35-37. Terjemahan Inggrisnya “valuptuous women of equal age.” Valuptuous berarti berpayuda besar dan bertubuh sangat seksi.
  • Surah 55:56 menyatakan gadis-gadis akan diberikan sebagai istri-istri mereka, para perawan yang belum tersentuh oleh pria maupun jin (mahluk roh sejenis malaikat). Juga pada ayat 70-74.
  • Dan Surah 76:19 menulis: “Di sana menunggu mereka para remaja pria yang
    Lukisan anak laki Penari Afganistan Bacha Bazi oleh Vasily Vereshchagin

    Anak laki Penari “Bacha Bazi”

    tidak bisa mati,” nampak di mata mereka seperti “mutiara-mutiara yang berserakan.” Ini seperti praktek kotor di antara tentara Islam di Afganistan yang memakai remaja-remaja pria sebagai budak seks mereka, kombinasi praktek homoseksual dan phidofilia). Anak-anak malang ini dikenal dengan sebutan Bacha bazi (“dancing boy”),

  • Hadis Sahih Muslim 40:6793 menulis “…tidak ada seorangpun tanpa seorang istri di Sorga.”
  • Hadis Sahih Buhkhari 4:54:476 membahas hal yang sejenis.

Alkitab mengajar
1. Martyr/ Mati syahid. Firman Elohim di seluruh Alkitab jelas mengatakan “Jangan membunuh!” siapa yang menumpah darah orang lain maka Elohim akan menuntut darah si pembunuh, “dan orang itu haruslah dilenyapkan dari tengah-tengah bangsanya” (Imamat 17:4). Bagaimana mungkin Islam yang mengaku memiliki ajaran dari Abraham mengajar yang berbeda, bahkan percaya membunuh adalah jalan tol masuk ke Sorga. Stefanus adalah martyr Kristen pertama, ia mati bukan karena ia berjuang membela Tuhannya, ia hanya mempertahankan imannya, tanpa perlawanan senjata apa pun. Ia mati karena dirajam batu oleh orang-orang Farisi yang iri pada kemajuan ajaran Kristianiti. Ini sama sekali beda dengan para Jihadist yang mati berperang dan meledakkan dirinya sendiri untuk membunuh orang-orang yang tidak setuju dengan Islam.

2. Perzinahan. Rasul Yakubus berkata: Sebab Ia yang mengatakan: “Jangan berzinah”, Ia mengatakan juga: “Jangan membunuh”. Jadi jika kamu tidak berzinah tetapi membunuh, maka kamu menjadi pelanggar hukum juga.  (Yak 2:11). Bila berzinah adalah perbuatan terlarang dan keji di bumi ini, bagaimana Islam bisa mengajar bahwa Elohim yang Mahasuci menghadiahkan pelayan-pelayan pemuas sek bagi para pengikut-Nya? Apa itu berzinah? Berzinah menurut Alkitab dan Adonai Yeshua Ha Mashiah adalah:

  • Jika seorang suami/ pria berhubungan badan dengan perempuan yang bukan istrinya sendiri, dan sebaliknya juga berlaku bagi seorang isteri / perempuan. (Ul 22:22, Imam 20:10-12) Kekejian ini juga termasuk hubungan sek sejenis / sodomi (Imam 18:22 & 20:13 & Kej 19)
  • Lalu kata-Nya kepada mereka: “Barangsiapa menceraikan isterinya lalu kawin dengan perempuan lain, ia hidup dalam perzinahan terhadap isterinya itu. Dan jika si isteri menceraikan suaminya dan kawin dengan laki-laki lain, ia berbuat zinah.”  (Mark 10:11-12)
  • Kamu telah mendengar firman: Jangan berzinah. Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya.  (Mat 5:27-28)

3. Siapa yang bisa masuk Sorga dan bagaimana kehidupan di Sorga
Menurut Yeshua Ha Mashiah, para pembunuh pastilah tidak akan masuk Sorga; lihat Wahyu 22:15, hanya mereka yang percaya kepada Dia dan Bapa-Nya yang mengutus Dia, Yohanes 5:24. Alkitab menggolongkan perbuatan-perbuatan ini sebagai “orang-orang yang tidak memiliki pengenalan akan Elohim” yaitu mereka yang: mengutuk, berbohong, membunuh, mencuri, berzinah, melakukan kekerasan dan penumpahan darah menyusul penumpahan darah.  (Hosea 4:1,2). Ayat 6: Umat-Ku binasa karena tidak mengenal Elohim; karena engkaulah yang menolak pengenalan itu maka Aku menolak engkau menjadi imam-Ku; dan karena engkau melupakan pengajaran Allahmu, maka Aku juga akan melupakan anak-anakmu.

Adonai Yeshua berkata tentang pernikahan di Sorga, Kamu sesat, justru karena kamu tidak mengerti Kitab Suci maupun kuasa Elohim. Sebab apabila orang bangkit dari antara orang mati, orang tidak kawin dan tidak dikawinkan melainkan hidup seperti malaikat di sorga.  (Mark 12:24, 25)

Kesimpulan

  • Siapa pun yang percaya membunuh dan membunuh diri demi Elohim akan masuk Jinaah / Sorga adalah sesungguhnya orang yang tidak memiliki pengenalan akan Elohim.
  • Bunuh diri karena motivasi Jihad (berjuang demi Allah) adalah suatu perbuatan terlarang dan keji di mata Elohim, pelakunya akan dimusnahkan, khusunya di api Neraka.
  • Pernikahan dan perbuatan sek tidak ada di Sorga, apalagi pikiran zinah dan perzinahan dengan segala jenisnya.

Jadi dari perbandingan ayat-ayat Alkitab dengan Kuran ditambah Hadis di atas maka kita bisa nyatakan dengan pasti bahwa Islam bukanlah agama Abraham yang benar.

David Wood dan rekannya, Sam Samon pada videonya The Islamic View of Paradise (Jannah), menulis bahwa ajaran tersebut dibuat oleh Muhammad demi “memenangkan banyak pengikut melalui janji upah barang-barang rampasan perang (termasuk wanita-wanita yang tertangkap) jika mereka menang perang, dan houris (bidadari seksi pemuas kepuasan sek) di Sorga jika mereka mati di medan perang.”

PERHATIAN: Artikel ini ditulis bukan untuk merendahkan para Muslim, sebaliknya menolong mereka, khususnya Muslim radikal, untuk sadar dan keluar dari pengetahuan yang menyesatkan tersebut. Semua Muslim yang berpikir sehat dan jujur, saya yakin penuh mereka pun tidak setuju dengan segala perbuatan para Jihadists yang saling bunuh bahkan antara sesama Muslim saat-saat ini di seluruh dunia.
Karenanya, saya mengundang Anda yang memang haus akan kebenaran dan rindu akan Sorga yang sejati: Terimalah Adonai Yeshua Ha Mashiah, Tuhan Yesus Kristus dan ikutilah ajarannya hari ini juga!! Berilah diri Anda di Baptis. Maka Anda akan menjadi anak-anak Elohim Yang Mahatinggi dan Anda akan dibangkitkan oleh Yeshua pada hari Kedatangan-Nya yang ke dua kali ke bumi. God bless you all!

Bacaan berkait:

Referensi tentang bukti ajaran dan praktek Islam di atas diambil dari sini:

Pengakuan para Muslim Arab sendiri: Muslim Martyrs explain 72 Virgins in Paradise Promised by Allah in Quran. Ini adalah kumpulan wawancara diambil dari film dokumentasi Pierre Rehov “Suicide Killers.”  CNN sempat mewawancari Pierre Rehov tentang filmnya.

Read the rest of this entry

Iklan

Apakah Allah Kristen, Allah Muslim sama? Berdasar Kitab Suci Alkitab dan Kuran+Hadis

Siapa yang bijak menangani persoalan akan memperoleh kebaikan dan siapa yang mempercayakan diri kepada YAHWEH, berbahagialah dia! Amsal 16:20

Perbandingan Allah Kristen dan Allah Islam menurut Alkitab dan Kuran

Elohim Alkitab (Holy Bible) vs Allah Kuran

Banyak yang bertanya kepada saya, apakah Allahnya Kristen sama atau berbeda dengan Allahnya Muslim. Thema seperti telah banyak ditulis baik dalam bahasa Indonesia terlebih bahasa Inggris, namun umumnya hanya membahas kata asal-usul “Allah,” dan maknanya. Artikel ini membahasnya secara sistimatik namun praktis berdasarkan perbandingan Kitab Suci kedua pihak beserta ajaran dan praktek hidup keimanan keduanya, orang Kristen dan Muslim. Kata Kristen di sini juga mewakili bangsa Israel, sebab kedua group ini percaya Alkitab yang sama dan percaya pada Tuhan yang sama. Tulisan ini bertujuan untuk pendidikan dan diskusi agama. Semoga bisa menjadi berkat untuk semua pembacanya. GBU!

Dalam membahas sebuah ajaran agama, opini pribadi tidaklah menjadi standard sebuah fakta apalagi kebenaran dari agama yang kita bicarakan. Untuk mendapat jawaban yang benar dan jujur maka kita harus melihat langsung kepada Kitab Suci yang bersangkutan dan kemudian meneliti bagaimana ayat-ayat Kitab Suci tersebut diajar dan diaplikasikan dalam kehidupan para penganutnya; setelah itu maka setuju dan tidak setuju tidaklah banyak berarti lagi, sebab kebenaran yang disertai fakta selalu lebih berotoritas dibanding opini manusia.

Kasus: Setuju dan Tidak Setuju tentang Allah Kristen sama dengan Allah Muslim atau Islam. BP, pada SarapanPagi.org percaya bahwa kedua Pribadi tersebut adalah sama, berdasar makna dan sejarah kata “Allah,” dan memberikan analogi pribadi Presiden Suharto, tokoh yang dipuja para pengikut Orde Baru, namun pribadi yang sama ini oleh para mahasiswa dianggap perusak. Dan BP menambahkan, “namun perlu disadari bahwa karena Kitab Suci yang dipercayai keduanya berbeda, maka jelas pula bahwa sekalipun ada samanya, keduanya memiliki banyak perbedaan dalam hal konsep/ajaran/aqidah.[1] Waroy John, percaya bahwa keduanya adalah pribadi yang berbeda, baik wujud dan karakternya, hanya memiliki persamaan nama.[2] Siapakah yang benar?

Isi bahasan: Di bawah ini kita akan membandingkan “Allah Kristen” dengan “Allah Muslim/ Islam” berkaitan dengan titel, nama, kepribadian/ karakter, trinitas, sikap keduanya atas umat mereka dan perintah serta ajarannya; dibahas berdasarkan Alkitab, Kuran + Hadis (Hadith).[3] Ayat Alkitab terambil dari versi KS-ILT, kecuali ditulis lain. Ayat Kuran dari Nobel Qur’an terjemahan Indonesia, kecuali ditulis lain. Keterangan: KS-ILT memakai kata YAHWEH/YHWH untuk TUHAN, Elohim untuk Allah dan Yeshua untuk Yesus. Untuk memudahkan pembahasan, dan mengurangi kebingungan maka “Allah Kristen” untuk seterusnya akan ditulis “Elohim” dan “Allah Muslim/ Islam” akan ditulis “Allah.” “S.” singkatan dari Surah, sejenis sub-katagori dari Kuran.

TITEL

  • Alkitab: Dan Elohim melihat segala yang telah Dia jadikan, dan lihatlah, itu sangat baik. (Kej 1:31a). Kepada Abraham, Dia berfirman: “Akulah El-Shadday, hiduplah di hadapan-Ku dan jadilah sempurna (Kej 17:1). Bumi dengan segala isinya adalah milik YAHWEH; dunia serta segala yang tinggal di dalamnya (Maz 24:1). El-Shadday berarti Mahakuasa.
  • Kuran: Allah menciptakan langit dan bumi dengan kebenaran (S. 29:45). Dia-lah Allah Yang tiada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, … Dia-lah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang … Dia-lah Allah Yang Menciptakan… (S. 59:22-24). Dan nabi Muhammad saat pindah ke Medinah, ia berkata kepada orang Yahudi dan Kristen, “Allah kami dan dan Allahmu adalah Satu, dan kepada Dia kami berserah” (S. 29:46, Pikhtal)

PEMBERI WAHYU DARI KITAB-KITAB SUCI

  • Alkitab: “Inilah firman yang telah Aku katakan …, bahwa seharusnyalah digenapi semua yang telah tertulis di dalam Torah Musa, dan Para Nabi, dan Mazmur mengenai Aku,” Yeshua berkata (Luk 24:44). Dan melalui rasul Yohanes di Pulau Patmos, Yeshua berpesan tentang Kitab Wahyu, kitab terakhir di Alkitab, untuk kita berhati-hati tidak menambahi atau menguranginya (Wah 22:18-21)
  • Kuran: “Dia menurunkan Al Kitab (Al Qur’an) (the Scripture; Pikhtal) kepadamu dengan sebenarnya; membenarkan kitab yang telah diturunkan sebelumnya dan menurunkan Taurat dan Injil. (S. 3:3).[4]

NAMA YANG DISEMBAH

  • Alkitab: Elohim berfirman kepada nabi Musa, “Katakan demikian kepada bani Israel: YAHWEH, Elohim leluhurmu, Elohim Abraham, Elohim Ishak, dan Elohim Yakub, telah megutus aku kepadamu. Itulah Nama-Ku untuk selama-lamanya dan itulah pengingat bagi-Ku turun-temurun (Kel 3:15) dan “Akulah YAHWEH, itulah Nama-Ku,” Firman-Nya melalui nabi Yesaya (Yes 42:9)
  • Hadis: Utusan Allah berkata, ‘Allah memiliki 99 Nama, seratus kurang satu; dan siapa yang mengingat semua itu dalam hati akan masuk Paradis,” (Sahih Bukhari -Vol.9, Buku 93, Hadis 489). Namun semuanya ini hanyalah titel, bukan nama. Sejumlah Muslim percaya bahwa Allah itu adalah Nama bukan jabatan (God/ Al-Ilah). Namun Kalimat Syahada / Shahada: La Ilaha Illallah (tidak ada ilah selain Allah)[5]

ELOHIM DAN ALLAH TENTANG TRINITAS

  • Alkitab: Dan sesudah dibaptis, Yeshua segera keluar dari air. Dan tampaklah langit terbuka bagi-Nya dan Dia melihat Roh Elohim turun bagaikan seekor burung merpati dan datang ke atas-Nya. Dan, perhatikanlah suatu suara dari surga yang mengatakan, “Inilah Putra-Ku Yang Terkasih, kepada-Nyalah Aku berkenan!” (Mat 3:16-17). Ref: Yesaya 42:1, Mat 12:18 & 17:5, Luk 9:35 & 2Pet 1:17. “Siapakah dia yang menaklukkan dunia, jika bukan dia yang percaya bahwa Yeshua adalah Putra Elohim,” rasul berkata (1 Yoh 5:5)
  • Kuran: Dan tidak layak bagi Tuhan Yang Maha Pemurah mengambil (mempunyai) anak (son; terjemahan Inggris) (S. 19:92). Penolakan Islam Allah tidak punya putra (son) sangat jelas: “suatu perkara yang sangat mungkar, hampir-hampir langit pecah karena ucapan itu dan bumi belah, gunung-gunung runtuh, karena mereka mendakwa Allah yang Maha Pemurah mempunyai anak (ay. 88-91). Pikhtal: “Beneficent” untuk kata “Tuhan Yang Maha Pemurah”

Islam menganut konsep: Tawheed (absolute oneness/ pure monotheism) dan Tanzeeh (berbeda dari segala/ beyond comparability). “Ayat-ayat Kuran dan Hadis menolak ketiga pribadian Elohim dalam Alkitab.” Dari Tawheed ini menghasilkan praktek ajaran Islam: Ketuhanan, Penyembahan dan Attributes Allah. Dari ketiga pilar ini menghasilkan Islam sebagaimana kita lihat dalam ibadah dan kehidupan sehari-hari umat Islam.[6]

Suatu perbedaan pribadi yang sangat besar antara keduanya. Trinitas dalam ajaran Kristen selalu: Bapa (YHWH), Putra (Yeshua) dan Roh Kudus – tiga pribadi-satu Tuhan; namun dalam Kuran dan ajaran Islam: Allah (dalam arti Bapa), Maryam (bunda Maria) dan Isa al-Masih (Yeshua / Yesus); S.5:116. Islam percaya bahwa Allah adalah satu.

BAGAIMANA ELOHIM DAN ALLAH MENJAGA PERKATAAN MEREKA

  • Alkitab: Elohim bukanlah manusia sehingga Dia berdusta; juga bukan seorang anak manusia sehingga Dia menyesal! Apakah setelah Dia berfirman dan Dia tidak melakukannya; dan setelah Dia berbicara maka Dia tidak menegakkannya? Bil 23:19; baca sampai 26
  • Kuran: Allah menghapuskan apa yang Dia kehendaki dan menetapkan (apa yang Dia kehendaki), dan di sisi-Nya-lah terdapat Umulkitab (Lohmahfuz) (S. 13:39) with Him is the source of ordinance (Pikhtal). Lihat juga S. 2:106. Dan S.16:101 adalah ayat keluhan pengikut Alkitab atas penghapusan kata-kata Allah.[7]

 TENTANG PENYALIBAN YESHUA

Lukas 24 ayat 6 Yeshua telah mati tesalib namun bangkit hidup kembali

Yeshua mati tersalib dan hidup kembali

  • Alkitab: Banyak nabi telah menubuatkan kejadian ini, dan Yeshua sendiri menyatakan itu saat masih hidup. Dan kematian-Nya disaksikan oleh banyak orang, baik para murid-Nya, musuh-Nya baik dari pihak ahli agama Yahudi maupun tentara Romawi. Ketika rasul Petrus menegur guru-Nya karena berkata Dia akan dibunuh, Yeshua balik menegur Petrus dengan sangat keras, “Enyahlah dari-Ku, hai Setan! Engkau adalah sandungan bagi-Ku, karena engkau tidak memikirkan perkara-perkara Elohim, melainkan perkara-perkara manusia.” (Mat 16:23) Yeshua tahu bahwa Dia diutus Bapa-Nya ke bumi untuk mati – demi menebus dosa manusia melalui darah-Nya yang suci, baca Kitab Ibrani 9 dan 10.
  • Kuran: “mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. … Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya (S. 4:157-158). Namun pada S.3:55 dan S. 19:33 tertulis Yeshua akan meninggal dan bangkit kembali.

 HUBUNGAN ELOHIM DAN ALLAH DENGAN UMAT MEREKA MASING-MASING

  • Alkitab jelas menulis bahwa Elohim bukan hanya mendengar dan menjawab doa umat-Nya, lebih lagi Dia berbicara (Kel 34:29-35 & 37:9) bahkan tinggal di dalam pribadi umat-Nya: “Dia tinggal bersama kamu selamanya, yaitu Roh Kebenaran, … Dia tinggal bersama kamu dan akan berada di dalam kamu,” Yeshua berkata (Yoh 14:16-17). Ref: 1 Yoh 4:12-13. Nama Yeshua adalah Imanu’el artinya Elohim beserta kita.
  • Kuran: Maka Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki, dan memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki (S.14:4). Juga pada S. 6:39. Allah lebih mengutamakan kehendak-Nya sendiri daripada apa yang Dia katakan / janjikan.

BAGAIMANA MEREKA MENYELAMATKAN UMAT MEREKA MASING-MASING?

  • Alkitab: Yeshua, “Sesungguh-sungguhnya Aku berkata kepadamu, siapa yang mendengarkan firman-Ku, dan percaya kepada Dia yang telah mengutus Aku, ia memiliki hidup yang kekal dan tidak masuk ke dalam penghakiman, melainkan telah berpindah dari kematian kepada kehidupan” (Yoh 5:24); keselamatan adalah anugerah Elohim melalui beriman kepada Yeshua dan melakukan firman-Nya. Efesus 2:1-10, 1 Yoh 4:5
  • Allah dalam Islam menuntut umat-nya beribadah dengan sempurna untuk mencapai pembenaran. Pembenaran melalui usaha manusia ini dikenal sebagai “Lima Pilar Islam” (yaitu: menyatakan dua Kalimat Syahada, Sembayang 5x sehari, Sakat (derma), Berpuasa di bulan Ramadan dan Naik Haji sedikitnya 1x selama hidup. Pilar tambahan adalah melakukan Jihad (berjuang bagi Islam) (S. 4:47). Pada akhirnya semuanya Allah akan menimbang: “Dan adapun orang-orang yang berat timbangan (kebaikan) nya, maka dia berada dalam kehidupan yang memuaskan. Dan adapun orang-orang yang ringan timbangan (kebaikan) nya, maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah. Dan tahukah kamu apakah neraka Hawiyah itu? (Yaitu) api yang sangat panas. (S. 101:6-11)

PERNYATAAN IMAN UNTUK KESELAMATAN DAN TATA IBADAH

  • Alkitab: Dan akan terjadi, setiap orang yang berseru kepada Nama YAHWEH, akan diselamatkan; karena di Gunung Zion dan di Yerusalem akan terjadi keselamatan, sebagaimana yang YAHWEH firmankan, dan dari yang tersisa yang sedang YAHWEH panggil (Yoel 3:32). Ini tentang Akhir Jaman, lihat ayat 30 & 31. Merefer Mazmur 14:7 & 53:6. Dinubuatkan lagi Yesaya (Yes 46:13), dikutip oleh Rasul Petrus (Kis 2:19-21), oleh Rasul Paulus (Roma 10:9-13) serta Penulis kitab Ibrani (Ibr 12:22-24). Pusat ibadah adalah bukan tempat, tetapi ”roh dan kebenaran,” meskipun Yerusalem tetap kota suci. (Yoh 4:21-24)
  • Kuran: Barang siapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi. (S. 3:85). Pusat ibadah agama Ibrahim/Abraham berada di Mekkah (tepatnya Bakka / Petra) S. 3:96. Kata ”agama Islam” tidak ada dalam teks Arabnya. Dalam praktek: setiap orang yang ingin menjadi Muslim haruslah menyebut dua kalimah syahada; mengakui hanya pada Allah dan Muhammad nabi Allah.

SIKAP MEREKA KEPADA BANGSA LAIN

  • Alkitab: Dari jauh YAHWEH telah menampakkan diri kepadaku. “Ya, Aku telah mengasihimu dengan kasih yang kekal! Oleh karena itu Aku telah menarik engkau dengan kasih setia (Yer 31:3). Sebab Elohim mengutus Putra-Nya ke dunia tidak untuk menghakimi dunia, sebaliknya supaya dunia dapat diselamatkan oleh-Nya (Yoh 3:17). Di Bumi yang baru, 12 batu penjKontras perintah Elohim di Alkitab dengan Allah di Kuranurunya tertulis 12 nama rasul Yeshua dan 12 gerbangnya akan dinamai sesuai nama 12 suku Israel (Wah 21:12, 14)
  • Kuran: Allah mengusir Orang Yahudi dan Kristen (the People of the Scripture) dari Medinah dan Tanah Arab sebab “mereka menolak Allah dan utusan-Nya.” S. 59:2-4. Surah 59 adalah Kitab Al-Hasy-r (Al-Hashr) artinya Kitab Pengusiran.  Meskipun titel-titel Allah Islam sama (lihat di atas) dengan Allah Yahudi dan Kristen, Allah ini tidak suka kepada Yahudi dan Kristen.

PERINTAH BAGAIMANA HIDUP DENGAN SAUDARA SEIMAN

  • Alkitab: “Inilah perintah-Ku, supaya kamu mengasihi seorang terhadap yang lain, sama seperti Aku telah mengasihi kamu. (Yoh 15:12). Yeshua menyebut ini “Perintah Baru” sebagai tanda bagi dunia bahwa mereka adalah murid-murid-Nya (Yoh 13:34-35)
  • Kuran: Nabi itu (Muhammad) lebih utama bagi orang-orang mukmin dari diri mereka sendiri dan istri-istrinya adalah ibu-ibu mereka. (S. 33:6)

JIKA SAUDARA-SAUDARI MEREKA MURTAD

  • Alkitab: Jika ada seseorang yang tidak mentaati perkataan kami melalui surat ini, tandailah dan janganlah berkawan dengannya, agar ia dipermalukan, dan janganlah kamu mengganggapnya sebagai musuh, tetapi tegurlah sebagai saudara (2 Tes 3:14-15.
  • Kuran: Maka jika mereka berpaling (dari Islam), tawan dan bunuhlah mereka di mana saja kamu menemuinya (S. 4:89). Hadis: “…The Prophet said, ‘If somebody (a Muslim) discards his religion, kill him.’ “ (Bukhari 52:260) “Allah’s Apostle: ‘During the last days there will appear some young foolish people … and will go out from (leave) their religion … So, wherever you find them, kill them, for whoever kills them shall have reward on the Day of Resurrection.'” Bukhari (84:64-65). Lebih jelas tentang perkara ini silahkan lihat What Does Islam Teach About Apostasy

60% ayat-ayat Kuran berbicara tentang jihad, Jihad telah menjadi dasar kekuatan dan mesin penggerak Islam.[8] Berjihad juga berarti mempertahankan Islam dari mereka yang murtad dan praktek Islam yang tidak sesuai keyakinan kelompok tertentu.

TENTANG KEHIDUPAN DI SURGA

  • Alkitab: Yeshua berkata kepada mereka , “Kamu tersesat, karena tidak memahami kitab suci maupun kuasa Elohim! Sebab, pada waktu kebangkitan, mereka tidak kawin maupun dikawini, tetapi menjadi seperti malaikat-malaikat Elohim di surga (Mat 22:29-30)
  • Hadis: “Rasulullah bersabda, ‘Allah mengawinkan saya di Firdaus dengan Maryam Puteri Imran, dan dengan istri dari Firaun, dan dengan saudara perempuan Musa”.  Al-Tabarani [Ibn Kathir, Qisas al-Anbiya, p.38].[9]

 “Bebek Test” untuk menentukan sebuah pribadi.

Jika itu nampak sebuah bebek, berenang seperti sebuah bebek, dan bersuara seperti sebuah bebek, maka itu kemungkinan besar adalah sebuah bebek.”

Dari penjabaran ayat-ayat Kitab Suci di atas, kita temukan betapa tidak masuk akal dan susah untuk bisa mengatakan bahwa kedua pribadi tersebut adalah indentik meskipun Nama dan klaim Kuran nampak sama, sebab semua karakter keduanya sangat berbeda, juga bagaimana mereka memperlakukan umat mereka masing-masing sangatlah berbeda. Jalan keselamatan dan ibadah serta kehidupan di Surga yang dijanjikan keduanya juga sangat berbeda.

Pernyataan dua mantan Muslim. Sam Solomon dan Atif Debs, dua pakar Kuran memperingati para Kristen modern untuk berhenti mengasumsikan kedua pribadi ini sama berdasarkan “kesamaan” atau “kesamaan yang cukup” demi tujuan dialog dan mencangkau orang  Muslim, sebab tidak menguntungkan baik untuk para orang Kristen dan juga para Muslim, Asumsi tingkat kesamaan ini tidak menguntungkan seorangpun, sebab itu tidak di dasari pada kebenaran masalah. Sebaliknya itu memudarkan perbedaan menyolok antara Allah Kuran dan Elohim YAHWEH Alkitab, juga klaim-klaim berani Muhammad memiliki (status) telah menggenapi kitab-kitab Suci Alkitab – semua ini menghasilkan kebingungan atas masalah-masalah baik bagi para orang Kristen dan juga para Muslim.”[10]

Dari pihak Elohim, Firman-Nya jelas berkata,

Akulah YAHWEH, itulah Nama-Ku, dan Aku tidak akan memberikan kemulian-Ku kepada yang lain, dan pujian-Ku kepada patung.” (Yes 42:8)

Buku bagus untuk dibaca: Siapakah Allah ini? (Who is This Allah?) oleh G.J.O. Moshay

Catatan Kaki:

  1. Allah islam = Allah kristen? BP (15/3/2007)
  2. Allah: 2 (Dua) pribadi yang memiliki persamaan nama tetapi berbeda wujud & Karakter oleh Waroy John
  3. Hadis adalah kitab yang berisi kumpulan laporan-laporan mulut dari perkataan dan perbuatan Muhammad, dibuat setelah nabi meninggal. Dua Hadis yang dianggap berotoritas adalah Bukhari dan Muslim (diambil dari nama para penulisnya). Hukum Islam lebih banyak berasal dari Hadis dibanding dari Kuran.
  4. Setelah “… kepadamu” pada banyak terjemahan ditambahkan kata “(Muhammad).” Namun jika kita melihat pada Surah 4:47 arti dari ayat ini (S. 3:3) berbeda jauh, berbunyi: “Hai orang-orang yang telah diberi Al Kitab, berimanlah kamu kepada apa yang telah Kami turunkan (Al Qur’an / ke Muhammad; tergantung terjemahan) yang membenarkan Kitab yang ada pada kamu …”. Jadi “Al Kitab” (the Scripture) di sini bukanlah Al Qur’an, tetapi Alkitab (the Holy Bible). Penambahan kata-kata dalam versi-versi di Kuran “(…),” sering kali memberi arah yang jauh berbeda.
  5. Tentang asal-usul nama Allah dan siapa Allah dalam Islam telah menjadi perdebatan panjang. Baca: The Name of God in Islam by Christian Churchers of God, Australia
  6. Sam Solomon & Arif Debs, Not the Same GOD, Is the Qur’anic Allah the Lord God of the Bible? Ringkasan dari hal. 129-141
  7. Pembatalan ayat dalam Kuran bisa dibaca di sini: The Problem of Abrogation in the Quran (Farooq Ibrahim)
  8. Mark A. Gabriel, Ph.D., ISLAM and TERRORISM, What the Quran rally teaches about Christianity, violence and the goals of Islamic jihad. Hal 31, Front Line, 2002
  9. S. 66:5. Dari cerita-cerita beberapa Muslim yang dikumpulkan oleh Tabarani. Dr Salem Abdel Galil, Januari 2017 “Ada ayat-ayat di Kuran yang menganggap di sorga Muhammad akan menikahi Perawan Maria, ibu dai Yeshua, juga Asiya, istri Firaun dan Kultum, saudari dari Musa.” Galil adalah pakar Islam dari universitas Islam terkenal Al Azhar dan juga mantan Menteri Agama Mesir. Program TVnya membuat para Kristen Koptik dan Katolik marah besar: Raymond Ibrahim: Muhammad’s Sexual Fantasies of the Virgin Mary by Jihad Watch. 
  10. Sam Solomon & Arif Debs, Not the Same GOD, Is the Qur’anic Allah the Lord God of the Bible? hal. 20. Solomon besar sebagai Muslim dan dididik Syaria Islam selama 15 tahun sebelum pindah ke Kristen, seorang penasehat HAM di Parlemen Britania maupun Uni Eropa. Dr. Atif Debs adalah professor dan pemimpin usahawan yang juga Muslim setia. Setelah mengadakan study banding yang intensif antara Islam dan Kristen yang Alkitabiah ia menjadi Kristen. Sekarang ia aktif pelayanan secara internasional baik di Gereja maupun Universitas. Informasi dikutip dari buku.

Read the rest of this entry