Arsip Blog

TEAM JIHAD; buku membongkar kualisi Liberal dan Islam untuk menghancurkan Amerika Serikat

Team Jihad buku membahas kualisi Liberal dan Islam menghancurkan Amerika

the Center for Security Policy

Frank Gaffney, Presiden dari the Center for Security Policy sangat antusias dengan buku elektronik baru yang diterbitkannya: Team JIHAD: How Sharia Supremacists Collaborate with Leftists to Destroy the United States.

Mr. Graffney berkata kepada wartawan, “Para Liberal (Leftists) telah bersedia bertoleransi untuk beberapa tingkat kekerasan jihad, tetapi mereka secara khusus santai tentang pendekatan “jihad yang bersifat kemasyarakatan” (“civilizational jihad”), “diam-diam, anti pemerintah” (the “stealthy, subversive”), yang disukai oleh beberapa organisasti tertentu seperti Muslim Brotherhood.”

Matt Vadim, penulis buku ini, mengawali bab pertamanya “The Left, Dawah dan Jihad” dengan mengutip pakar terorist 1970an yang sangat ditakuti negara-negara Barat saat itu:

“Hanya kualisi dari para Marxist dan Islamist dapat menghancurkan Amerika Serikat,” –  Ilyich Ramirez Sanchez, a.k.a. Carlor the Jackal

Pada bab dua, penulis buku menguraikan bahwa Islam dan Marxisme memiliki keterkaitan secara sejarah dan filsafat, ia mengutip karya beberapa nama pemikir Barat dan Islam.

Pada Bab 4 dan 5, buku membahas bagaimana istilah “Islamophobia” dipakai untuk menghancurkan masyarakat Amerika sementara menguatkan aksi kerja jihad

Mr. Graffney memuji penulisnya, “Matt telah membuat sebuah buku yang sangat luarbiasa. Ini tersedia online gratis (PDF file), pada SecureFreedoom.org.” dan menekankan, “Itu sungguh direkomendasikan untuk dibaca pada jaman kita.”

Ketika wartawan menyinggung tentang serangan-serangan terorist di Inggris dan Swedia,

“Kita dapat bungkus itu sebagai diversiti, atau multikulturalisme, atau sensitiviti, atau benar secaral politik untuk masalah tersebut, tetapi pada ujung harinya masalah-masalah tersebut adalah bagaimana sisi lainnya memahaminya.” Mr Graffney menjawab.

“Malangnya, cara mereka memahami itu tidaklah lain yakni sebagai penundukan, dan itu hanya akan meningkatkan bahaya dari jihad diam-diam, tentunya kondisi ini terus berkembang di sini maupun di tempat lainnya. Dan saya kuatir akan jenis kekerasan (jihad)nya juga.”

Read the rest of this entry

Iklan

AS: Bernie Sanders dikecam atas ‘Test Agama’ Kristophobia dalam politik Amerika

“Your own evil will discipline you; your own apostasies will reprimand you. Think it over and see how evil and bitter it is for you to abandon the LORD your God and to have no fear of Me. This is the declaration of the Lord GOD of Hosts. (Jeremiah 2:19, HCSB)

Status Agama dan Negara di Amerika Serikat

Status Agma dan Negara di Amerika Serikat

Sejumlah Pemimpin Kristen Amerika mengecam keras tindakan Senator Bernie Sanders memperlakukan Russell Vought, kandidat pilihan presiden Trump untuk posisi Office of Management and Budget.

Pada rapat dengar pendapat untuk calan pegawai Gedung Putih, Rabu kemarin, Senator Sanders memasukkan ‘Test Agama’ ke meja politik Amerika Serikat, memakai pernyataan masa lalu Russell tentang Muslim.

“Orang Muslim sederhananya tidak hanya kekurangan theologia. Mereka tidak tahu Elohim sebab mereka telah menolak Yeshua Ha Mashiah Putra-Nya, dan mereka berdiri tertuduh,” Russell menulis di blog Kristen The Resurgent tahun 2016. Russell menulis membela alma mater Kampus Kristen, Wheaton College, yang dikritik karena telah memecat seorang professor yang berkata Orang Kristen dan Muslim “menyembah Elohim yang sama.”

Bernie Sanders bertanya pada Russell Vought apakah pernyataannya tersebut adalah Islamophobia.

“Tidak sama sekali,” Vought menjawab, “Saya seorang Kristen,” Vought memulai, “… dan saya percaya dalam prinsip-prinsip aturan berdasar pada iman saya. Pernyataan saya tersebut untuk membela alma mater saya, Wheaton College, sekolah Kristen yang memiliki sebuah pernyataan iman yang menyertakan pemusatan Yeshua Ha Mashiah untuk keselamatan.”

Bernie memotong Vought dengan tidak sabar, bertanya kembali, “Apakah kamu percaya bahwa orang-orang di Agama Islam berdiri tertuduh?”

“Sekali lagi, senator, saya seorang Kristen,” Vought memulai, “dan saya menulis bagian tersebut …”

“Saya mengerti itu, …” Bernie memotong, kali ini dengan nada kesal, “Saya tidak tahu berapa banyak Muslim di Amerika. Kamu menganggap semua orang tersebut berdiri tertuduh? Bagaimana dengan orang Yahudi? Mereka berdiri tertuduh juga?”

(Ingat, Senator  Sanders adalah seorang Yahudi, namun dikenal sebagai penganut Sosialisme)

“Senator, saya seorang Kristen …” Vought kembali mengingatkan senator Senders

“The idea that religion and politics don’t mix was invented by the Devil to keep Christians from running their own country.” Jerry Falwell (Southern Baptist Pastor of America)

Senator ini kembali memotong kalimat Vought kali ini dengan muka merah dan nada suara yang tinggi ia berkata, “Saya mengerti kamu seorang Kristen!” Ada orang lain yang berbeda agama di negeri ini dan di dunia. Pada penilaianmu, apakah kamu pikir orang-orang itu yang bukan orang Kristen akan ada disalahkan?”

Jawaban Vought kali ini menjelaskan dengan baik bagaimana ajaran Kristen melihat dan harus berlaku terhadap orang-orang bukan Kristen, ia berkata

“Sebagai seorang Kristen saya percaya bahwa semua orang secara individu adalah diciptakan dalam gambar Elohim dan layak akan martabat dan kehormatan diluar keyakinan-keyakinan agama mereka.” Saya percaya, sebagai seorang Kristen begitulah saya harus memperlakukan semua pribadi …” [Lihat: Kejadian 1:26-27; Keluaran 23:9; Imammat 19:9-10; Matius 5:43-48; Mat 22:36-40; Yohanes 15:17; Yakobus 2:8; 1 Petrus 2:8; 1 Yoh. 4:7-8]

Kembali Senator ini memotong kalimat Vought, dan berkata kepada pemimpin rapat:

“Dengan sederhana saya berkata Tuan Pemimpin, bahwa calon ini sungguh bukan seorang yang negeri ini seharusnya menjadi. Saya akan mem-veto ‘Tidak’.”

Senator Senders ini lupa (atau pura-pura lupa) bahwa para pendiri negara Amerika Serikat adalah orang-orang Kristen, dan sesuai Konstitusi Amerika Serikat pada Article VI, bagian 3 tertulis , “… but no religious test shall ever be required as a qualification to any office or public trust under the United States.”

Kritik pedas membanjiri Senator B. Sanders:

Presiden Etik dan Komisi Kebebasan Beragama (ERLC) dari Southern Baptist Convention, Russell Moore, perbuatan senator Sanders ia gambarkan sebagai pengabaian yang mengejutkan, baik pada sisi Konstitusi AS maupun doktrin dasar Kristianiti

“”Senator Sanders’ comments are breathtakingly audacious and shockingly ignorant—both of the Constitution and of basic Christian doctrine.” Situs erlc.com menulis

Mr. Moore mengejek sosialis Sanders akting seperti Kristen theologi, ia berkata: “While no one expects Senator Sanders to be a theologian, we should expect far more from an elected official who has taken an oath to support and defend the Constitution.”

Reverance Penginjil Franklin Graham pada Facebooknya berkomentar singkat namun pedas:

Is Bernie Sanders right? NO. Is he wrong? YES.
Is Russell Vought politically correct? NO. Is he right? YES!

Jesus said, “I am the way, the truth, and the life. No one comes to the Father except through Me.” End of discussion.

Presiden Dewan Penelitian Keluarga (FRC), Tony Perkins. Ia mengajak semua orang Amerika untuk mengisi petisi menuntut Sanders minta maaf  untuk “mengingatkan setiap Senator AS bahwa Konstitusi AS menggaransi tidak adanya test pewarnaan agama. Orang-orang Amerika haruslah tidak ada dipaksa untuk memilih antara iman mereka dan pelayanan masyarakat.”

FRC memperingatkan rakyat Amerika: “Instead of big-picture financials, the debate became a firefight over Vought’s Christian faith — the latest proof that eight years of Obama’s religious hostility still lingers.” Baca: Bern Victim: Sanders Wars against Nominee’s Faith

Read the rest of this entry

Mengapa Gereja Roma / Vatikan senang simbol Ular Naga?

Di kota Roma yang merupakan pusat negara Vatikan dan pusat Gereja Katolik, orang Barat menyebutnya Roman Catholic Church (Gereja Roma Catholic) terdapat banyak ukiran, gambar dan bahkan gedung berbentuk naga. Ular naga nampaknya menjadi simbol kejayaan Gereja Roma dan sekaligus negara Vatikan, apakah Anda tahu mengapa?

Banyak orang telah menulis tentang hal ini, saya tampikan beberapa.

Ukiran ular naga yang besar pada hiasan utama kepausan di Musium Vatikan

Lambang Ular Tenung the Divining Serpent di Musium Vatikan

Michael Scheifler[1] menulis ini adalah lambang ular tenung, logo utama dari mantel tentara Paus Gregory atau Gregorio (Latin) XIII (1572-1585 AD). Paus Gregory adalah paus yang merubah kalender Julian menjadi kalender Gregorian (dari namanya), sistim kalender yang kita pakai saat ini. Paus Gregory indentik dengan Ular Naga, nampak pada bangunan kuburannya.

Medali Paus Gregory XIII. Pada sisi satu terlukis wajahnya dan sisi lainnya bergambar kepala kambing dilingkari oleh ular naga bersayap yang sedang mengigit buntutnya sendiri. Gambar ular naga mengigit buntutnya sendiri (bentuk lingkaran) dikenal sebagai Ouroboros atau Uroboros.

Medali logam Gregory XIII bergambar ular naga bersayap dan kepala kambing

Paus Paulus (Paolo) V (1605-1621 AD) juga memakai logo ular naga bersayap pada perisainya

Ular naga bersayap juga terdapat pada kolam pancuran air / Fountain of Towers di Vatican Gardens

Naga bersayap Taman Vatikan Airmancur Vatican Gardens Fountain of the Eagle Dragon

Naga terbang, lukisan Roma awal abad 16. Logo Ular Naga bersayap telah dipakai oleh Gereja Roma sebelum Kaisar Constantine menjadikan Kristianiti sebagai agama negaranya di tahun 312 AD, logo ini nampak pada lukisan Raffaello (1509-1510 AD) bertitel The Sala di Constantino, Palazzi Vaticani, Rome

Ular Naga terbang lukisan Raffaello di Vatikan, Roma

Gedung modern Auditorium Paus Paulus VI (Paul VI Audience Hall) berbentuk persis kepala ular. Penampakan dalam dari gedung ini nampak seperti ular buas dengan kedua taringnya. Di belakang mimbarnya terdapat ukiran manusia sekaligus tengkorak ular bersayap. Lihat videonya untuk lebih jelas. Gambar diambil dari missiongalacticfreedom 

Bangunan Auditorium Vatikan luar-dalam kepala ular bermata setan.jpg

Kata “Vatican” (bahasa Latin) berasal dari dua kata: Vatis dan Can. Vatis = juru tenung (diviner, fortune-teller);[2] Can = ular (serpent) jadi

Vatikan = Ular Tenung (the Divining Serpent[3]

Kepala kambing dan Naga pada medali Paus Gregory XIII keduanya adalah simbol dari Setan, Michael Scheifler berkata[4]

Di bawah ini dua video yang menarik tentang  Vatikan dan simbul ular naganya

Robin M. Fisher membuat dokumentasi video tentang Ular Naga dan kekuasaan Vatican berjudul Vatican Dragon Babylonian Brotherhood

Video lainnya: Paus Paulus VI (The Paul VI Audience Hall (italia: Aula Paolo VI). 5 Reasons Vatican run by Reptilians. PaulVIAudienceHall 

Nubuatan Alkitab tentang Ular Naga dan Perang Armagedon. Banyak ahli Alkitab berkesimpulan bahwa nubuatan-nubuatan Alkitab tentang binatang yang keluar dari dalam laut adalah Gereja Roma atau Vatikanyang mendapat kuasa dari Setan yang dilambangkan sebagai Ular Naga atau Ular Tua di kitab Wahyu, lihat Wahyu 13:1-2, Wahyu 12:3-4 dan 9 Matius 2:13. Lihat link The Red and Rome by Michael Scheifler

Lalu aku melihat seekor binatang keluar dari dalam laut, bertanduk sepuluh dan berkepala tujuh; di atas tanduk-tanduknya terdapat sepuluh mahkota dan pada kepalanya tertulis nama-nama hujat. … Dan naga itu memberikan kepadanya kekuatannya, dan takhtanya dan kekuasaannya (wewenangnya) yang besar. (Wahyu 13:1-2)

Alkitab juga telah meramalkan bahwa Naga ini melalui perwakilannya akan memerangi Gereja Yeshua (keturunan wanita) yang menuruti hukum Elohim dan memiliki kesaksian Yeshua (Wahyu 12:17); hal ini telah tergenapi. Namun kejadian ini akan terulang lagi kepada bangsa Israel (keturunan Abraham), yang dikenal sebagai “The Great Tribulation,” berlangsung selama 3,5 tahun. Dan masa ini akan diakhiri dengan datangnya Yuruselamat mereka, Messias/ Kristus memerangi si Naga, Anti-Kristus dan Nabi palsunya, dikenal sebagai  “Perang Armagedon” atau orang Ibrani menyebutnya “Perang Her Magido.” Megido adalah sebuah dataran luas di Israel, dimana telah terjadi beberapa kali perang besar di lokasi yang sama, sejarah mencatat.

Lalu aku melihat seorang malaikat turun dari sorga memegang anak kunci jurang maut dan suatu rantai besar di tangannya;ia menangkap naga, si ular tua itu, yaitu Iblis dan Satan. Dan ia mengikatnya seribu tahun lamanya, (Wahyu 20:1-2)

Kenyataan di atas mungkin sangat mengejutkan bagi masyarakat Katolik, namun jika kita amati baik-baik dan berpikir “bagaimana mungkin negara yang tidak lebih besar dari sebuah kota Roma (Vatikan terletak di dalam kota Roma), namun memiliki kekuatan dan kuasa politik yang begitu besar di Eropa, Amerika (Kanada, Amerika Serikat, dan semua negara Amerika Latin) dan Timur Tengah serta beberapa negara Asia.

Footnotes:

  1. Michael Scheifler adalah pemilik situs Kristen ”Bible Light
  2. Lihat Yosua 13:22 , Yesaya 3:2
  3. http://historical.benabraham.com/html/papal_crest_dragon.html
  4. The Red Dragon and Rome

Baan berkait:

Read the rest of this entry

KEJUTAN NASIONAL!! Motif utama Anonymous membongkar skandal jorok Ketua FPI, Habib Rizieq-Firza Husein

rizieq-shihab-berskandal

Ketua FPI, Rizieq Shihab berskandal

Artikel ini menunjukan kepada Anda motif utama dari video yang telah menghebohkan masyarakat Indonesia, khususnya umat Islam dan negara Indonesia.

Video yang memuat percakapan sex di luar pernikahan antara Habib Rizieq Shihab dengan Firza Hussein, Ketua Yayasan Solidaritas Sahabat Cendana (SSC), berdasarkan akun WA- nya Rizieq yang disertai foto-foto selfie bugil Firza telah menjadi viral di media. Namun banyak orang tidak tahu apa sesungguhnya motif utama dari si pembuat video yang menghebohkan tersebut. Motif adalah terpenting di dalam suatu aksi, seorang berani mempertaruhkan reputasi bahkan jiwanya sendiri jika ia pikir motifnya adalah mulia.

Setelah mengamati video ini dari sumbernya http://baladacintarizieq.com/  (jika Anda tidak bisa membukanya, gunakan “anonymous proxy,” banyak tersedia di google) yang berjudul “Pengakuan Kisah Cinta Rizieq – Firza,” saya bisa katakan bahwa ini bukanlah fake-news / berita palsu, yang tepat adalah leak-news / bocoran berita. Itu nampak jelas dari isi WA Rizieq, memuat percakapan romantis mereka disertai foto-foto Firza. Updated: Maber Polri secara resmi menyatakan Percakapan berbau pornografi Rizieq – Firza adalah asli (17 Mei), TV Metro melaporkan.

Dan bukti kedua dari isi percakapan Firza dengan rekannya yang Firza panggil sebagai “kak Ema” setelah WA Rizieq di sadap dan dimuat di video online; percakapan ini berisi curahan kemarahan Firza kepada Ema atas Rizieq yang berkali-kali meminta Firza membuat foto selfie dengan berbagai pose telanjang, dengan janji akan menikahi Firza. Siapa “kak Ema” ini? ternyata adalah istri dari pamannya Rizieq.

Berikut ini sedikit kutipan perkataan Firza kepada Ema:

“Tadi malam saya gempur habib, … oh saya bilang habib sudah keterlaluan batas yaa saya bilang, …

Saya tidak mau sakit sendiri, saya gituin, ada dia janji mau nikah, dia janji mau nikah ada semua kak, saya kirim ke dia. … “

saya bilang, bib, saya berbuat seperti ini karena perbuatan habib sendiri, nah habib merasa di teror, di ancam, di tekan karena perbuatan habib sendiri

Saya lebih gila bib, teman-teman saya semua menegur saya, saya tidak pernah berkelakuan seperti ini, saya bilang begitu sampai kaki saya jait,habib sudah kelewatan batas sama saya ya, perbuatan habib sudah keterlaluan, saya gituin kak ema,

Motif utama membongkar skandal sex antara habib Rizieq dengan Firza

rizieq-ingin-mendirikan-negara-islam-indonesiaDari isi wawancara antara Anonymous dengan GerilyawanPolitik, “Gerpol” yang dimuat oleh infoteratas.com, kita bisa temukan motif utama Anonymous, Anda bisa baca sendiri pada sumbernya; singkatnya ialah Anonymous seorang Muslim, tapi bukan anggota FPI, ia berbuat itu bukan untuk Ahok maupun tujuan politik, ia pendukung Firza, akunya. Gerpol berhasil membuat Anonymous membuka kartu utamanya, mengapa ia melakukan apa yang ia telah lakukan.

Gerpol: …, mengapa anda membongkarnya?

Anonymous: saya benci kemunafikan, apalagi pake daster agama, Rizieq sdah terlewat batas, saat Rizieq serang Ahok, saya tahan diri, masa bodoooo ini politik. Politik taek! Tapi saat Rizieq mau jadi Imam Besar Umat Islam Indonesia, kirim baiat kemana2, ini sudah keterlauan, cukup sudah dia menipu umat Islam di Indonesia, apalagi ujung2nya Imam Besar Umat Islam Indonesia mau dipake sbg politik. (Trailer Video Perselingkuhan Rizieq Shihab dan Firza Husein)

Gerpol: tujuan politik gmn?

Anonymous: Rizieq mengincar jabatan politik, ini soal 2019, Rizieq punya cita2 Presiden Syariah, mau menegakkan NKRI Bersyariah, mau mengembalikan Piagam Jakarta. Rizieq mau mendirikan Republik Islam Indonesia. Baca saja tesis dia soal sikapnya pada Pancasila, dia mau versi Pancasila Piagam Jakarta, Pancasila Bersyariah. Tapi munafik, kelakuan dia tidak syariah, tapi syahwat. Cukup Rizieq menipu umat Islam di Indonesia dengan berdaster agama, dia preman berjubah. (Perselingkuhan Rizieq Shihab dan Firza Husein (bag 1)

Penekanan ditambahkan.

Analisa: Firza telah bersahabat lama dengan Rizieq dan istrinya. Firza pendukung kuat makar November 2016. Percakapan di WA menunjukkan Rizieq mau menikahi Firza, dan Firza siap “mengasihi anak-anak dari istri pertama Rizieq.” Entah apa terjadi, sehingga Firza merasa “dibuang” oleh Rizieq setelah percakapan sensual tersebut. Anonymous sebagai pendukung Firza jadi geram, dan menekspos skandal selingkuhan tersebut. Apa yang terjadi jika seandainya Rizieq dan Firza menikah, apakah rencana FPI-SSC untuk membangun negara “Pancasila bersyariah” akan terus berlanjut? Elohim Mahatahu, dan Dia mengasihi bangsa Indonesia. Melalui doa-doa syafaat kita dan usaha keras kita, maka rencana Elohim yang sempurna dan indah akan terjadi di bumi yang kita cintai ini.

Referensi: Gempar! Video dan Percakapan Skandal Sex Rizieq Shihab FPI dan Firza Husen! (voa-news.net)

Read the rest of this entry

Uskup Katolik menuntut Israel membebaskan Tanah Perjanjian di tahun Yobel ke bangsa Palestina

Awake, awake; put on thy strength, O Zion; put on thy beautiful garments, O Jerusalem, the holy city: for henceforth there shall no more come into thee the uncircumcised and the unclean. (Isaiah 52:1, KJV)

uskup-declan-lang-dengan-topi-ikannya

Uskup GRK Declan Lang

Uskup Gereja Roma Katolik Declan Lang untuk Clifton  dan sekaligus pemimpin Kordinasi Tanah Perjanjian  (Holy Land Coordination) dalam sebuah pernyataan tertulis dan ditandatangani oleh 11 uskup Katolik lainnya berkata, “Selama 50 tahun West Bank, Yerusalem Timur dan Gaza telah lenyap di bawah pendudukan, pelanggaran nilai kemanusian baik orang-orang Palestina dan orang-orang Israel. Ini adalah skandal yang kita harus tidak menjadi terbiasa.” Hal ini terjadi berkaitan dengan beralihnya kekuasaan Kota Yerusalem dari pemerintah Yordania ke pemerintah Israel setelah tentara Israel menang perang pada Perang Enam Hari 1967 (video dokumentasi).

”Begitu banyak orang di Tanah Perjanjian telah menghabiskan seluruh hidup mereka di bawah pendudukan, … Sekarang, lebih dari sebelumnya, mereka layak solidaritas kita.”

Bicara tentang orang-orang yang tinggal di Jalur Gaza, ia berkata, ”mereka masih hidup di tengah-tengah katastrop kemanusian buatan-orang.”

Declan Lang juga meminta jemaat untuk menolak pembangunan rumah-rumah untuk 600.000 orang Israel, dengan alasan tanah tersebut adalah tanah status “Hukum Internasional.”

Ia menutup penyataan ini dengan mengutip ayat Yobel / Jubilee, dimana bangsa Israel membebaskan para budak dan menghapus hutang-hutang setiap 50 tahun: ”Dan kamu harus menguduskan tahun itu, tahun kelima puluh. Dan kamu harus memaklumkan kebebasan di negeri itu bagi seluruh penduduknya. Itu harus menjadi Yobel bagimu.  Dan kamu harus megembalikan setiap orang kepada miliknya, dan kamu harus megembalikan seseoragn kepada kaumnya,” ia mengutip Imamat 25:10

”Selama 50 tahun pendudukan ini kita harus berdoa untuk kebebasan setiap orang di Tanah Perjanjian dan secara praktis mendukung semua yang bekerja membangun perdamaian yang adil,” ia menyimpulkan.

Pernyataan uskup Clifton, Amerika Serikat ini dibantah oleh situs Israel, bahwa Declan Lang salah target dalam banyak point, diantaranya,

“Uskup ini kemungkinan lupa laporan 19 Desember 2016 yang dibuat oleh organisasi Katolik itu sendiri, the National Catholic Report (NCR). NCR menulis: ‘Di 1950, Betlehem dan desa-desa sekitarnya adalah 86% Kristen. 2016, populasi Kristen hanya 12%. Di West Bank, Kristen sekarang kurang dari 2% dari populasi, meskipun 1970, Kristen adalah 5%. Di Betlehem, tempat Yeshua lahir, hari ini hanya 11.000 Kristen.’

“Dari fakta-fakta statistik tersebut, NCR mencoba memindahkan tuduhan ke ‘pendudukan’ Israel (meskipun Betlehem adalah di bawah kekuasaan Pemerintah Palestina) dari intimidasi Muslim – kurang brutal tetapi dibungkus dengan ketidak toleransian dan kebencian yang sama atas serangan-serangan ke orang-orang Kristen di Irak, Syria sampai ke Mesir,” situs Israel ini menulis.

”Sungguh, satu-satunya negara di Timur Tengah dimana komunitas Kristen berkembang dan makmur adalah, secara umum – Israel.”

Baca juga:

Referensi:

Read the rest of this entry