Category Archives: Kesaksian mantan Muslim

What would be happened when a woman read the Quran and understand it? – a testimony from a beautiful Persian woman

My soul clings to the dust; give me life according to Your word. I have declared my ways, and You hear me; teach me Your statues. … My soul weeps for grief; strengthen me according to Your word (Psalm 199:25-28)

Aynaz Anni Cyrus was raised up from a devoted Muslim family, her father was a sheikh (an ordained religious leader in Islam, higher then a Muslim priest) and her mother was an Islamic teacher of Quran for women. She had been reading the Quran from cover to cover many times much more then her own ages (33); she had read it more then 40 times!! This video is her testimony at “International Terrorism” on October 17, 2017.

Her web site http://liveuptofreedom.com/

Read the rest of this entry

Iklan

Kesaksian Fadil Mulya, Penelitian Kuran membawa imannya kepada Yeshua Ha Mashiah

“Carilah YAHWEH, hai semua orang yang rendah hati di bumi, yaitu orang-orang yang telah melakukan perintah-perintah-Nya. Carilah kebenaran, carilah kerendahan hati, kiranya kamu dilindungi pada hari kemurkaan YAHWEH Zefanya 2:3; ILT

KESAKSIAN akan saya buka dengan Firman Tuhan yang tergenapi oleh diri saya:

Yohanes 15:16 – “Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu.”

Kitab KuranDan saya merasakan bahwa kita-kita ini di pilih untuk menjadi Milik-Nya. Begitu besar kasih Elohim akan hamba-Nya yang berbicara ini tidak dapat saya lukiskan dengan kata – kata secara sempurna. Mungkin Lebih dari 27 tahun saya telah menyangkal ke Illahian (Tuhanan) Yeshua Ha Mashiah, tetapi begitu besar kasih Elohim saya diselamatkan untuk mendapatkan kehidupan yang kekal di alam surgawi. Elohim sudah pilihkan buat saya “Hidup Baru Dalam Ha Mashiah” dan karenanya sebagai tanda pengucapan syukur, saya berikan Kesaksian saya sebelum percaya sampai akhirnya saya bertaobat.

Nama saya Fadilla Mulya biasa dipanggil Fadil, saya dibesarkan di keluarga yang sangat taat dalam keIslaman orang tua saya memberi nama Fadilla Mulya adalah agar saya memiliki keutamaan yang Mulia karena Fadilla dalam bahasa arab berarti keutamaan .

Saya sendiri besar di pondok pesantren dan berlatar belakang pendidikan sekolah islam Muhammadiyah dan selalu aktif dalam kegiatan keagamaan baik masjid ataupun mushollah di daerah rumah maupun di kampus dan saya pernah menjadi ketua Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Universitas Muhammadiyah Jakarta yang didalamnya terdiri dari aktifis-aktifis kampus yang bukan hanya aktif tetapi militan.

Disuatu saat kami mengadakan acara untuk semua mahasiswa baru bertujuan mengenalkan lembaga kami yang didalamnya ada ratusan mahasiswa baru dan kampus kami adalah kampus Islam maka saya selaku ketua LDK berbicara akan agama saya kalian dan yang ada dimuka bumi ini yang benar adalah ISLAM dan saya mengatakan “tiada Tuhan selain ALLAH SWT” [bagian dari kalimat iman agama Islam] saya percaya Allah (Ilah/God) tidak punya anak maka tidak mungkin ada anak Elohim seperti yang diyakini saudara kita yang sesat para orang Kristen jadi saya berbicara Yeshua bukan anak Tuhan, kemudian diantara kerumunan terdengar suara “siapakah Yeshua itu”. saya sedang berbicara Yeshua bukan Tuhan lalu terdengar pertanyaan itu, mungkin mahasisiwa baru atau dosen pengawas namun saya tidak hiraukan .

Tapi pertanyaan itu terus menghantui saya, Untuk melepaskan beban penasaran dan lebih mengetahui siapa dia, saya membaca Qur’an sekali lagi dan hasilnya: (penebalan ditambahkan)

  1. Dari 114 Surat dan 6666 ayat nama Nabi Muhammad ada di 4 tempat dan Nabi Isa (Yeshua) ada di 25 tempat itu membuat saya bingung, mengapa Al Qur’an lebih mengistimewakan Nabi Isa yang bagi orang Kristen Dia adalah Yeshua anak Tuhan,
  2. Saya tidak melihat nama ibu Muhammad atau nama istri-istrinya atau anaknya didalam Qur’an hanya ada satu nama perempuan yaitu Mariam yang kita tahu mariam adalah ibu dari Nabi Isa (Yeshua) dan tidak ada nama wanita lain .

  3. Kemudian tentang Yeshua ketika saya membaca Qur’an Surat 3 (Ali’Imran) : 45-55 beberapa tentang Nabi Isa.

• Al Qur’an berkata dalam bahasa arab Kalimatullah = firman Allah (Firman Elohim/the Word of God)
Rohullah = Roh Allah (Roh Elohim/the Spirit of God)
Isa Almasih = Yeshua Ha Mashiah
•Jadi menurut Qur’an Isa (Yeshua) = Firman , Roh Elohim dan yang Diurapi
•Kemudian Qur’an berkata Isa (Yeshua) berbicara pada usia 2 hari
•Qur’an berkata bahwa Isa (Yeshua) Menciptakan burung yang hidup dari tanah liat, Dia mengambil tanah liat membentuk burung di tiup lalu menjadi burung hidup.(Dia bisa memberi kehidupan kepada tanah liat dan lumpur)
•Qur’an berkata Isa (Yeshua) menyembuhkan orang yang sejak lahir buta.
•Menyembuhkan orang sakit kusta dan sebagainya…
•Mengherankan Isa (Yeshua) menghidupkan orang yang telah mati.
•Isa (Yeshua) pergi ke surga dan masih hidup, juga dia akan datang kembali.
Baca: Ali’Imran 85 (Surah 3:85) “Kepada siapa orang beriman harus berserah?”
Ketika saya melihat ini di Qur’an saya berfikir Nabi Muhammad bukan Firman bukan Roh Elohim, tidak bicara pada usia 2 hari tidak pernah menciptakan burung dari tanah liat tidak pernah menyembuhkan orang sakit tidak pernah membangkitkan orang mati dan dia sendiri mati, menurut islam dia tidak akan datang kembali jadi ada perbedaan besar diantara 2 Nabi ini.
Terjadi pergumulan besar pada saat itu di dalam diri saya dan dalam kurun waktu 2 tahun saya melakukan ibadah ganda ke masjid juga ke gereja tanpa sepengetahuan keluarga mengapa demikian karena bisa panjang ceritanya jikalau mereka mengetahui saya seperti ini.

Saya tidak memanggil Yeshua adalah Tuhan sebelumnya saya anggap dia adalah Nabi tapi dia Nabi yang lebih besar dari pada Muhammad. Jadi suatu hari saya datang ke guru atau ustad saya dia sudah membimbing saya selama beberapa tahun dalam sebuah kelompok pengajian kecil yang disebut liQo’an atau fersi kita adalah Komsel atau Cool, saya bertanya.

Saya: Ustad bagaimana Tuhan menciptakan Alam Semesta?
Ustad: Dengan Firman
Saya: Melalui Firman? Firman itu pencipta atau ciptaan? (ini harus diterangkan Firman itu pencipta atau ciptaan), Qur’an berkata isa (Yeshua) itu firman Elohim, ‘bila ustad saya mengatakan firman adalah pencipta itu berarti Yeshua adalah pencipta jadi orang Islam harus jadi Kristen’ , bila dia mengatakan Firman adalah ciptaan dia “terjebak” mengapa? Qur’an berkata semua diciptakan oleh firman, bila dia katakan firman adalah ciptaan bagaimana bisa firman menciptakan ‘TUHAN (YAHWEH)” masa ciptaan menciptakan pencipta, dan dia terdiam dan tidak bisa mengatakan Firman itu pencipta atau ciptaan dia menjadi sangat marah.
Ustad: Firman bukan pencipta atau ciptaan, keluar kamu dari sini…!!!
Saya: Firman bukan pencipta atau ciptaan karena itu orang Kristen berkata Firman adalah Anak Allah (Anak/Putra Elohim/the Son of God).
Ustad: Jika Tuhan punya anak tunjukan istrinya? tidak beristri bagaimana punya anak…
Saya: Elohim dapat melihat tanpa mata, Elohim dapat berbicara tanpa mulut dan lidah, Elohim dapat mendengar tanpa telinga, itu tertulis dalam al Qur’an, jika seperti itu Elohim dapat punya anak tanpa istri atau menikah bahkan tanpa ML, ini menjadi perdebatan besar.

Singkat cerita akhirnya saya bertobat di perkuat oleh ayat yang ketika saya baca merupakan Peringatan akan Muhammad khusunya dan bagi kaum Muslim pada umumnya yaitu :
QS Yunus: 94
فَإِنْ كُنْتَ فِي شَكٍّ مِمَّا أَنْزَلْنَا إِلَيْكَ فَاسْأَلِ الَّذِينَ يَقْرَءُونَ الْكِتَابَ مِنْ قَبْلِكَ ۚ لَقَدْ جَاءَكَ الْحَقُّ مِنْ رَبِّكَ فَلَا تَكُونَنَّ مِنَ الْمُمْتَرِينَ
“Maka jika kamu (Muhammad) berada dalam keragu-raguan tentang apa yang Kami turunkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab sebelum kamu. Sesungguhnya telah datang kebenaran kepadamu dari Tuhanmu, sebab itu janganlah sekali-kali kamu temasuk orang-orang yang ragu-ragu.

Allah telah memperingati janganlah ragu akan kebenaran yang datang dan membaca Kitab-kitab sebelum adanya ajaran Muhammad, juga QS Almaidah: 68
قُلْ يَا أَهْلَ الْكِتَابِ لَسْتُمْ عَلَى شَيْءٍ حَتَّىَ تُقِيمُواْ التَّوْرَاةَ وَالإِنجِيلَ وَمَا أُنزِلَ إِلَيْكُم مِّن رَّبِّكُمْ
“Katakanlah ! hai ahli kitab, kamu tidak pada agama yang sebenarnya, kecuali apabila kamu turuti Taurat dan Injil, dan apa-apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu”.

Baca: ALLAH memerintahkan nabi Muhammad percaya kepada Alkitab – Surah 10

Setelah mencari keselamatan selama 2 tahun dan pada masa-masa itu saya rajin membaca Alkitab dan kegereja juga berikrar dengan segenap hati saya menyatakan bahwa Yeshua Ha Mashiah adalah Tuhan yang kekal dan penolongku dunia dan akhirat. hingga saat ini saya masih memegang teguh keyakinan saya dan terus belajar, dan ketika saya membaca Alkitab yang membuat saya tersentak yaitu Firman Tuhan dalam Yohanes pasal 1 ayat 1 dan seterusnya:
Firman yang telah menjadi manusia: “Pada mulanya adalah firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah”
Qur’an mengatakan Yeshua adalah Kalimatullah = Firman dan Alkitab juga mengatakan Yeshua adalah Firman Allah, saya melihat keduanya mirip dan saya sangat bahagia menemukan itu, lalu saya mendengar lagi Yohanes 1:12 ayat yang sangat menyenangkan saya karena tertulis jika menerima Yeshua maka Yeshua memberi kuasa menjadi anak Elohim, kalian tahu semua ayat dalam Qur’an, Elohim memanggil manusia sebagai budak dan Elohim sebagai tuan, tuan tidak bisa mengasihi budaknya dan budak tidak bisa mengasihi tuannya, hanya Bapa lah yang mengasihi anakya dengan tulus dan tiada pernah terputus cinta-Nya sampai kapanpun karena dalam Kristen hubungan Tuhan dan hamba-Nya adalah hubungan Bapa dengan anak. saya sendiri tidak suka di panggil budak ..Qur’an memanggil saya budak….
Tapi Yohanes 1:12 “Bila engkau percaya pada Yeshua, dia akan memberimu kuasa menjadi anak Elohim”

Bacaan barkait:

Segera saya katakan saya perlu Yeshua untuk kesekian kali karena saya ingin menjadi anak Elohim dan saya mulai memanggil Elohim itu Bapa, yang dulu saya tidak pernah tau bisa memanggil Elohim itu Bapa, jika kalian bertanya pada saya bagaimana rasanya memanggil Tuhan itu Bapa itu tidak dapat di ungkapkan dengan kata-kata, saya tidak mampu mengungkapkan suka cita saya memanggil Tuhan itu Bapa dan saya berfikir bahwa pencipta alam semesta ini adalah Bapaku, saya tidak dapat melukiskan suka cita dan perasaaan itu, hanya dapat dimengerti jika dialami .karena itu saya menerima Yeshua .
Tidak mudah untuk memantapkan hati ini karena saya tau konsekwensi saya jika saya mengikuti Jesus, saya akan di kucilkan baik saudara atau teman lalu di coret dari hak waris dan halal darah saya untuk dibunuh namun saya hiraukan, saya hanya bersangkal diri Pikul Salib dan terima Yeshua .
Tidak ada cita-cita saya menjadi KAFIR dan MURTAD tapi apa yang terjadi Yeshua menggenapi Firman-Nya karena bukan Dia (Yeshua) yang memilih kita melainkan Yeshualah yang memilih kita, jadi saya tidak pernah memilih Yeshua namun Yeshua lah yang memilih saya untuk menjadi Anak-Nya menjadi Milik-Nya dan menjadi Serupa dengan-nya…haleluyah
Masuk ke pokok Khotbah kita mengapa kita dipillih menjadi Milik-Nya :
Efesus 1:4-5 Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat dihadapan-Nya. Dalam kasih Ia telah menentukan kita dari semula oleh Yeshua Kristus untuk menjadi anak-anak-Nya, sesuai dengan kerelaan kehendak-Nya.
Baca: Arti Difinisi kata Kafir dalam Kitab Suci Alkitab; Ahok vs Muhammad Asroi
Versi The Message : Long before he laid down earth’s foundations, he had us in mind, had settled on as the focus of his love, to be made whole and holy by his love

Jauh sebelum ia meletakkan dasar bumi. Ia telah memikirkan kita, dan menetapkan kita sebagai fokus dari kasih-Nya, agar kita menjadi utuh dan kudus oleh kasih-Nya (Terjemahan bebas The Message).
1. Apa dasarnya Tuhan memilih kita?
Elohim memilih kita : Bukan berdasarkan kebaikan, kemampuan, penampilan, jabatan, dan latar belakang keluarga kita. Tetapi Elohim memilih kita berdasarkan kedaulatan-Nya, kasih karunia-Nya, dan tugas, tanggung jawab kita adalah meresponi-Nya dengan iman.
Contoh:
-Tuhan memilih Abraham, ia meresponi dengan iman, sehingga ia menjadi Bapa segala bangsa.
-Tuhan memilih Daud, ia meresponi, sehingga ia menjadi seorang Raja yang besar bagi Israel (Maz 78:70)
-Tuhan memilih Ester (yatim-Piatu), ia meresponi, sehingga ia menjadi seorang yang menyelamatkan bangsanya dari permusuhan (Est 4:14)
-Tuhan memilih Rahab (pelacur), ia meresponi, sehingga ia menyelamatkan dua pengintai dan namanya masuk dalam silsilah Tuhan Yeshua.
-Tuhan memilih Maria (miskin), ia meresponi, sehingga ia menjadi ibu yang melahirkan seorang Juru S’lamat dunia (Luk 1:38)

2. Kapan Tuhan memilih kita?
-Ketika kita menerima Yeshua sebagai Tuhan dan Juruselamat
-Sebelum ia meletakkan dasar bumi, sebelum dunia dijadikan (didalam kekekalan)
-Ia telah memilih kita, memikirkan kita, menentukan kita.

3. Bagaimana kita yakin kita di pilih oleh Tuhan?
-Saat kita yakin kita sudah menerima Yeshua sebagai Tuhan dan Juruselamat dalam hidup kita.
-Saat kita percaya Yeshua, saat itulah Kristus ada didalam kita.
-Saat Roh Kudus tinggal dalam hidup kita, saat itulah Roh Kudus akan merubah kecenderungan hati kita yang semula memiliki kecenderungan untuk berbuat dosa, sekarang kecenderungan hati kita untuk memuliakan Tuhan.

4. Apa tujuan Tuhan memilih kita?
Kita dipilih supaya menjadi kudus dan tak bercacat cela (Efesus 1:4)

Kekudusan menurut perjanjian baru:
Banyak orang mengukur kesucian berdasarkan perbuatan atau tingkah laku. Tetapi Elohim tidak mengukurnya demikian. Elohim mengukur kekudusan kita berdasarkan Ha Mashiah:

1 Kor 1:30 Tetapi oleh Dia kamu berada dalam Kristus Yesus yang oleh Allah telah menjadi hikmat bagi kita. Ia membenarkan dan menguduskan dan menebus kita.
Kata “menguduskan” atau “kesucian” (Yunani, Hagiasmos) Artinya: Terpisah dari dunia ini, segala sesuatu yang bersifat dunia ini, disisihkan, dipisahkan bagi Elohim. Jadi Elohim tidak mengukur kesucian kita hanya berdasarkan kelakuan kita saja. Dia mengukur kesucian berdasarkan Yeshua. Tuhan menilai kekudusan kita bukan hanya perbuatan kita saja, tetapi karena Yeshua Ha Mashiah. Torah/Taurat tidak bisa membuat kita suci. Hanya di dalam Ha Mashiah, Yeshua menguduskan kita, karena Dia adalah kekudusan kita.

Sekali kita menerima pribadi Yeshua, berarti kita menerima berkat-Nya juga. Sekali kita mendapatkan Yeshua, kita menjadi benar, kudus, ditebus. Ketika orang dunia ini stress, takut, kuatir. Orang percaya seharusnya bisa tenang, damai, tidak takut dan tidak kuatir. Orang dunia hidup secara natural, tetapi orang percaya hidup secara supra natural.

Kekudusan hati, bukan sekedar tindakan luar.
Tuhan mau kita mengalami pembaharuan dari dalam dulu, baru dari luar. Markus 7:21-23 sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan, perzinahan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, kebebalan. Semua hal-hal jahat ini timbul dari dalam dan menajiskan orang. 1 Samuel 16:7

Kita dipilih untuk menjadi milik-Nya (Maz 33:12)
Kita dipilih untuk menghasilkan buah (Yoh 15:16)
Kita dipilih untuk menjadi imam (1 Petrus 2:9)
Kita dipilih untuk memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia (1 Petrus 2:9)
Kita dipilih untuk melayani Tuhan (2 Tawarikh 29:11)
Kita dipilih untuk menjadi serupa dengan Dia (Roma 8:29)
Kita dipilih untuk menjadi fokus kasih-Nya (Efesus 1:4)
Jauh sebelum Ia meletakkan dasar bumi. Ia telah memikirkan kita, dan menetapkan kita sebagai fokus dari kasih-Nya, agar kita menjadi utuh dan kudus oleh kasih-Nya (Terjemahan bebas The Message).

1 Yoh 4:10 Inilah kasih itu; bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allah yang telah mengasihi kita dan yang telah mengutus Anak-Nya sebagai pendamaian bagi dosa-dosa kita.

KARENA YESHUA YANG TELAH MIMILIH KITA, KITA TIDAK PERLU MERASA TIDAK LAYAK. MARI DENGAN PENUH KEBERANIAN KITA DATANG DAN MEMBAWA SELURUH KEHIDUPAN KITA KEPADA-NYA.

Fadilla Mulya, ST
Filipi 1:21

Bacaan berkait:

Pembaca bebas memakai artikel TheCamelSpeaksOut.wordpress.com sejauh tidak merubah tulisan aslinya dan menyertakan link situsnya. Hargailah karya cipta orang lain. Terima kasih, The Camel Speaks Out / Unta Angkat Bicara

Kumpulan Video Kesaksian Berpindah Iman ke Adonai Yeshua Ha Mashiah

Yeshua Ha Mashiah: “Jangan biarkan hatimu digelisahkan, engkau percaya kepada Elohim, percaya juga kepada-Ku. Di rumah Bapa-Ku ada banyak tempat tinggal, dan jika tidak (tentunya) telah Aku katakan kepadamu. Aku pergi untuk menyediakan tempat bagimu. Dan jika Aku pergi serta menyediakan tempat bagimu, maka Aku datang lagi dan akan menyemput kamu kepada-Ku, supaya di tempat Aku berada, kamu pun berada. Dan kamu telah mengetahui kemana Aku pergi, dan kamu telah mengetahui jalannya.”  Kitab Injil Yohanes 14:1-4, ILT

kesaksian-orang-dari-berbagai-bangsa-tentang-adonai-yeshua-ha-mashiah

  1. Ex Muslim Ahmad, Yesus merubah Al-Fatiha Saat Sholat
  2. Ex Muslim Taufiq Cotman-El asal Pulau Rodhe AS ”Identitas kita bukan Islam, tapi Yeshua!
  3. Ex Muslim Kenangan Fatimah Devanbeigi Berjalan Bersama Yeshua (Muslim iran dgn text)
  4. Ex Muslim murtad setelah bertemu Bapa Anak dan Roh Kudus (Wanita Iran)

 

kesaksian-dan-inspirasi-menemukan-jalan-lurus-ke-sorga

Read the rest of this entry

Kesaksian Ahmad Qoni’Rizqi menemukan keselamatan kekal dalam Yeshua melalui Kuran dan Hadis

“Akulah gembala yang baik dan Aku mengenal domba-domba-Ku dan domba-domba-Ku mengenal Aku sama seperti Bapa mengenal Aku dan Aku mengenal Bapa, dan Aku memberikan nyawa-Ku bagi domba-domba-Ku.” Yeshua HaMashiah (Yohanes 10:14-15)

Sedikit catatan dari moderator: Suatu kesaksian yang meneguhkan bahwa Kuran (Al Qur’an, sumber artikel ini menulisnya) meneguhkan isi Alkitab Perjanjian, khususnya kitab-kitab Injil yang ditulis lebih dari 600 tahun sebelum Kuran hadir. Isa Al Masih (Muslim menyebut) tidaklah lain dari pada Yeshua HaMashiah atau Yesus Kristus di dalam Alkitab; cerita dan indentitas Yeshua tentu lebih lengkap di Alkitab dibanding di dalam Kuran. Kata ”Allah” adalah ”NAMA” ilahi di dalam agama Islam, namun sesungguhnya hanyalah ”JABATAN” dalam Kristianiti, dan agama lainnya. Kata ”Allah” dari kata bahasa Arab “al” dan “ILAH” yang indentik dengan ”The God.” “Al” adalah kata penunjuk terbatas atau pasti (definite article); contoh lainnya: Al-Kitab = Alkitab; Al-Qur’an = Alkuran; Al-Masih = HaMashiah atau The Christ. NAMA dari Allah Yang MahaEsa (Elohim) adalah YAHWEH.
Artikel ini diambil dari sumbernya dan disalin ulang tanpa penambahan atau pengurangan kata. Garis bawah dan [kalimat dalam kurung siku ditambahkan]. Selamat membaca!

Read the rest of this entry

Nabeel Qureshi dari Islam ke Jalan Yeshua

Sumber: SenjataRohani.wordpress.com

Read the rest of this entry